Home Berita

5 Maba FT Alami Penipuan, BEM UNJ Himbau Agar Tetap Waspada

1753
BAGIKAN

UNJKita.com – Lima mahasiswa baru Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta baru saja mengalami peristiwa penipuan Rabu (24/08/16) di sekitar Pos Polisi fly over Utan Kayu. Peristiwa nahas yang dialami Dwiarta Wiguna (D3 elektronika), Dwiki Wibowo (D3 elektronika), Achmad kurniawan N (D3 elektronika), Raden Panzi W (S1 Pend. Teknik Elektro), dan Iqbal Hayatul F (D3 Elektronika) ini terjadi pukul 04.40 WIB saat mereka hendak mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Akademik (MPA) yang diadakan oleh kampus.

Kejadian bermula saat para korban memarkirkan kendaraan mereka di dekat pos polisi Utan Kayu. Karena belum sempat untuk sarapan, ke lima korban pergi ke warung sekitar untuk membeli roti. Dalam situasi yang sepi tersebut, tak lama kemudian korban dihampiri oleh seorang lelaki yang mengaku sebagai senior mereka dengan nama Arizakaria. Lelaki tersbut lantas menunjukkan STNK sebagai bukti identitas yang ditunjukkan kepada para korban. Kelima mahasiswa baru ini pun dengan gampangnya percaya. Modus operandi yang dilakukan pelaku adalah berpura-pura menghukum para korban layaknya senior. Kemudian ia meminta para korban untuk meletakkan tas mereka dan menaruh barang berharga mereka (dompet) di tas. setelah itu, ia menyuruh para korban pergi ke salah seorang petugas TIPE yang sedang berjaga depan SPBU Utan Kayu untuk melaporkan kesalahan mereka. Begitu para korban kembali ke warung untuk mengambil tas mereka, tas mereka telah lenyap dibawa kabur oleh pelaku. Menurut penjelasan korban, pelaku penipuan tersebut memiliki ciri-ciri ; berwajah bulat, berkumis tebal, bermata besar, dan berumur sekitar 20 tahun-an.

Menanggapi kabar tersebut, BEM UNJ selaku organisasi pemerintahan mahasiswa tertinggi di kampus UNJ, menghimbau kepada seluruh maba untuk lebih waspada. seperti dikutip dalam pesan broadcast resmi BEM UNJ yang tersebar melalui Media Sosial Whats App, BEM UNJ menghimbau para maba agar:

  1. Tidak memberikan barang-barang berharga (seperti handphone, dompet, tas, laptop, dll) kepada orang asing.
  2. Tidak mempercayai orang lain selain panitia (ciri panitia yang resmi adalah menggunakan almamater UNJ, nametag panitia, dan jika itu TIPE ada tanda pengenal kuning bertuliskan TIPE di lengan tangannya).
  3. Tidak Membawa barang berharga yang berlebihan.
  4. Tidak berkumpul selepas agenda MPA, segera pulang ke rumah masing-masing. Jika masih menunggu dijemput, tunggu di tempat yg ramai dan aman.
  5. Tidak meletakan/ meninggalkan barang bawaan pribadi nya di sembarang tempat (misalnya, saat wudhu sebaiknya tas tetap dipakai dan saat shalat tas diletakkan di depan tempat sujud kita).

Komentar Kamu?

BAGIKAN
Aktivis Perempuan, Pegiat Dunia Anak, Pecinta Fotografi dan Jurnalistik.