Home Mahasiswa Belajar

Dekorasi Kue: Jenis-jenis Bahan untuk Menghias Kue

65476
BAGIKAN

Kue merupakan kudapan atau makanan ringan yang bercita rasa manis namun ada pula yang gurih dan asin. Kue juga seringkali diartikan sebagai makanan ringan yang dibuat dari adonan tepung. Pada kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan jenis-jenis kue yang cukup mengundang lidah untuk mengicipinya seperti kue bolu, cup cakes, kue kering atau cookies, kue pai, rainbow cake, red velvet, brownies, muffin dan banyaaaak lagi.

Tak hanya itu, kue biasa dihias dengan berbagai macam ornamen dan hiasan untuk mempercantik tampilannya. Hmm… mau tahu jenis-jenis bahan apa saja sih untuk menghias kue? Nih, unjkita.com kasih tahu.

Butter cream

buttercream-narayu
Tak hanya untuk mempercantik cake, namun dapat juga dijadikan “si penyampai pesan”

Butter cream pada dasarnya merupakan campuran dari mentega, gula dan susu yang dikocok hingga lembut. Butter cream biasa digunakan untuk menghias kue tart, cup cakes, rainbow cake, dan masih banyak lagi. Jenis mentega yang dapat digunakan membuat butter cream yakni mentega tawar (unsalted butter) dan mentega putih (shortening). Teknik pembuatan butter cream ada dua, tanpa dimasak dan dimasak.

Prinsip butter cream tanpa dimasak adalah gula yang digunakan tidak melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Gula yang digunakan harus berbentuk bubuk seperti gula halus (icing sugar) agar dapat tercampur merata dengan mentega pada saat pengocokan.

Sedangkan, butter cream yang dimasak adalah gula yang digunakan harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Prinsip dasar teknik ini adalah gula yang digunakan adalah gula pasir yang akan dimasak dengan air mendidih sebanyak 25-30% dari total gula hingga membentuk sirup gula yang kental.

Kedua teknik tersebut sama-sama menggunakan kecepatan mixer yang rendah pada saat pengocokan untuk hasil butter cream yang halus dan lembut.

Royal Icing

icingsugar-rukmana
Cookies yang dihias dan ornamen dari royal icing

Royal icing merupakan lapisan gula putih murni yang mengering dengan halus dan bertekstur keras pada akhirnya. Warna yang cantik, membuat menjadi royal icing menjadi favorit para profesional yang menggunakannya tidak hanya untuk hiasan cake dan kue kering, tetapi juga untuk hiasan dekorasi kue (bunga, renda, dan huruf). Royal icing merupakan jenis pelapis yang memiliki sifat cepat kering. Sehingga saat penggunaannya harus cepat. Cara lain untuk mencegah pembentukan kerak pada permukaan lapisan gula adalah dengan menambahkan beberapa tetes gliserin (gliserol) ke dalam royal icing. Gliserin memiliki rasa manis, tidak berbau, dan beraroma alkohol yang berasal dari lemak dan minyak. Teknik pembuatan royal icing ada dua, yakni putih telur dan menggunakan meringue powder.

Royal icing yang menggunakan putih telur, pengocokkan dapat menggunakan mixer elektrik atau hand mixer. Putih telur dikocok terlebih dahulu hingga kaku, kemudian ditambahkan gula halus sambil dikocok dengan kecepatan rendah hingga adonan tercampur rata dan halus, terakhir masukan perasan air lemon dan kocok rata kembali. Royal icing perlu segera digunakan atau digunakan ke dalam wadah kedap udara karena royal icing cepat mengeras bila terkena udara. Tutup atau bungkus plastik bila royal icing tidak digunakan. Sedangkan royal icing yang menggunakan meringue powder. Pertama, campur meringue powder dengan gula halus hingga rata. Tambahkan air dan kocok dengan kecepatan tinggi hingga lembut dan kaku selama lima sampai tujuh menit. Untuk mengatur konsistensinya, dapat juga menambahkan air bagi yang menginginkan tekstur encer atau gula halus bagi yang menginginkan tekstur yang kental.

Fondant atau Plastic Icing

fondant-yuliananda
Cup cakes yang dihias dengan fondant

Fondant atau juga dapat disebut plastic icing merupakan bahan dekorasi kue yang cenderung elastis sehingga sangat mudah dibentuk sesuai dengan keinginan. Biasanya fondant digunakan untuk mengcover cake dan dapat juga untuk membentuk ornament-ornamen pada kue seperti pita, bunga, figur juga renda. Bahan-bahan untuk membuat fondant antara lain gula, air, glucose, gelatin, dan gliserin. Gula memiliki presentase yang besar dalam pembuatan fondant sehingga rasanya manis. Biasanya juga fondant ditambahkan gum agar adonan yang dibuat menjadi lebih kokoh.

Namun, dalam membuat fondant cukup merepotkan sehingga disarankan untuk membeli fondant yang sudah jadi di toko-toko bahan kue. Cara penyimpanan fondant pun tidak boleh di dalam kulkas atau freezer karena dapat merusak tekstur fondant (mengeras). Jika ingin digunakan, fondant dapat diuleni terlebih dahulu dengan ditambahkan sedikit tepung maizena dan cara merekatkan ornamen cukup menggunakan air saja.

Gum Paste

ornamengumpaste-mutiarak
Ornamen dari gum paste

Gum paste merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk mendekorasi cake. Saat menjadi adonan, teksturnya akan seperti fondant, namun jika didiamkan ia akan mengeras. Gum paste biasanya ditujukan untuk mempercantik dekorasi saja dan tidak digunakan sebagai cover pada cake, sehingga membentuk gum paste hanya hiasan berupa ornamen-ornamen. Biang gum paste, merupakan istilah yang digunakan untuk membuat adonan dasar gum paste.
Bahan-bahan untuk membuat biang gum paste antara lain: 50 gr gelatin bubuk, 50 gr glukosa, 200 ml air, dan 50 gr gula halus ayak.

Cara membuatnya adalah gelatin, glukosa dan air dilarutkan dan aduk hingga rata, diamkan. Setelah larutan sudah mencapai suhu ruang, masukan gula halus dan kocok dengan rata menggunakan mixer. Tuang adonan ke dalam wadah bertutup dan simpan di dalam freezer selama 24 jam. Adonan siap digunakan.
Dalam menguleni biang gum paste harus menggunakan tepung maizena dan cara merekatkan ornamen menggunakan putih telur.

Coklat

sachercake-devi
Kue dengan hiasan coklat

Coklat adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao. Coklat telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia. Coklat juga dapat dijadikan bahan untuk menghias cake. Coklat padat akan dicairkan dengan cara di tim dan akan kembali dibekukan jika sudah dicetak atau dibentuk. Coklat juga dapat diolah menjadi ‘coklat modeling’. Coklat modeling merupakan istilah adonan coklat yang sudah ditambahan dengan cairan glucose dan sedikit tepung maizena. Prinsip coklat modeling seperti fondant namun berbahan dasar dari coklat.

Nah, sekarang sudah tahu dong bahan-bahan yang digunakan dalam menghias kue? Sekarang, giliran kamu yang sudah membaca artikel ini untuk datang ke acara “Cartoon’s Day: Cake Decoration Exhibition”, Selasa 29 Desember 2015 di Lt. 1 Gedung SERGUR, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Acara ini merupakan pameran dekorasi kue yang diselenggarakan oleh Kelas Sie 2 Pendidikan Tata Boga 2013 looh. Selain melihat pameran aneka dekorasi kue dengan tema “kartun”, kamu bisa icip-icip kuenya juga loh! Asik kan? Yuk datang, ditunggu kehadiranmu!

oleh: Mutiara Kinanti (Tata Boga FT 2013)
justmuti.blogspot.com

Komentar Kamu?

BAGIKAN

Ruang Publik Kepada Seluruh Civitas Akademika UNJ untuk menyampaikan kritik, & Saran. Yuk Kirimkan Buah Pikiranmu