Home Suara Anda Opini

Haruskah Public Figure Memiliki Background Pendidikan yang Baik ?

762
BAGIKAN

Menjadi seorang public figure di tengah kalangan masyarakat memberikan suatu penghargaan tersendiri bagi seseorang. Ia akan dikenal dan selalu dipuji-puji, sehingga membuat masyarakat selalu meng-update berita terkini artis idolanya.

Namun, menjadi seorang public figure memiliki beberapa tantangan, diantaranya adalah harus selalu menampakkan kepribadian yang terbaik di layar kaca. Kepribadian yang baik dapat dilihat dari luar yang disebut dengan outer beauty dan juga kepribadian yang baik dari dalam diri (inner beauty). Kepribadian yang baik dari luar dapat dilihat secara kasat mata yaitu dengan melihat bentuk fisik, seperti penampilan, kecantikan, cara berbusana, dll. Sementara itu, kepribadian yang baik dari dalam dapat dilihat dari cara berbicara, menanggapi orang lain, santun, dll.

Tetapi, sebagian masyarakat hanya menilai dan menyukai seorang public figure dari luarnya saja dan mengabaikan perilaku atau kepribadian dari seorang public figure tersebut. Hal ini terjadi karena kalangan penonton terbesar di Indonesia lebih memilih tontonan yang menghibur dari seorang artis hingga akhirnya melupakan esensi dari sebuah tayangan yang berkualitas. Yang dimaksud dengan tayangan televisi yang berkualitas di sini adalah yang dapat memberikan sebuah tontonan dengan metode penyampaian yang mendidik tetapi dengan gaya yang menghibur, tanpa menggunakan objek vital lain sebagai bahan gurauan agar rating tayangan tersebut naik.

Lantas untuk melakukan proses penyampaian hiburan yang mendidik perlukah seorang public figure memiliki latar pendidikan yang baik. Jawabannya adalah iya. Seseorang akan bisa melakukan suatu hal yang besar apabila ia berada dalam lingkungan yang dapat mendukung tujuannya. Jadi, ia akan bisa memberikan hal terbaik sesuai dengan bidangnya. Selain itu, memang seharusnya seseorang memperoleh pendidikan yang baik agar dapat melakukan kontrol atas dirinya sendiri dan terlebih bagi orang lain. Dengan begitu, ia akan bisa menyebarkan sikap positif kepada orang lain. Sehingga, menjadikan orang lain terinspirasi untuk melakukan hal yang baik.

Ayu Wulandari Apriyanti

Mahasiswa FE UNJ

Komentar Kamu?

BAGIKAN
Ruang Publik Kepada Seluruh Civitas Akademika UNJ untuk menyampaikan kritik, & Saran. Yuk Kirimkan Buah Pikiranmu