Home Konten Pilihan

Klarifikasi Pembatalan RUBRIK Edisi Spesial Pemilu

640
BAGIKAN

Assalamualaikum.

Selamat malam semua rekan2 peserta diskusi Ruang Terbuka UNJKita (Rubrik) edisi spesial Pemilu. Saya disini sebagai admin, serta CEO UNJKita.com ingin menginfokan beberapa hal terkait dinamika diskusi yang bahkan belum dimulai ini.

Malam ini, tepatnya h-30 menit (Pukul 19.00) Solehudin sebagai Calon Ketua BEM UNJ No.urut #1 membatalkan secara sepihak untuk hadir dalam diskusi Rubrik kali ini. Dengan alasan bahwa pasangan no.urut 2 (Miqdad memiliki agenda yang lebih penting, red : Liqo, sehingga harus digantikan oleh Calon Wakilnya Hafizh di pembukaan dan Miqdad akan menyusulnya kemudian), sehingga Soleh juga memutuskan cancel secara sepihak tepat pukul 19.00 malam ini. Seluruh panitia Rubrik sudah mencoba untuk telpon, whatsapp, dll hingga berkali-kali namun tidak ada respon dan bahkan direject.

Padahal kami sudah mengontaknya sejak hari senin tanggal 19 Desember pukul 11 siang, dan Soleh serta Muad sudah confirm dan mengatakan kesediannya untuk hadir dalam diskusi online ini. Sampai beberapa kali saya yakinkan yang bersangkutan untuk siap dan komit untuk tidak cancel seperti diskusi publik yang diadakan oleh FORMASI UNJ. Hari selasa saya contact kembali bahwa beliau masih menyatakan kesiapannya. Bahkan kemarin (kamis), soleh sempat menanyakan mekanisme diskusi, rundown, peraturan diskusi.

Namun apa daya rekan-rekan sekalian. Sayang seribu sayang… Professionalisme itu hilang bahkan ketika sebelum menjabat dan amanah. Janji tinggalah janji.

Maka dengan ini, saya dan tim redaksi UNJKita serta seluruh peserta yang mendaftarkan diri (lebih dari 250 peserta lintas fakultas UNJ) menuntut professionalisme dan bertanggung jawab atas kerugian materiil dan immateriil atas ketidakprofesionalan ini. Jika sampai batas waktu 1x12jam sampai besok jam 08.00. Jika tidak bertanggung jawab, maka siap-siap sanksi sosial dan moral akan kami berikan atas tindakan amoral ini.

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha melihat”. (QS. An Nisa : 58).

Ferly Ferdyant
CEO UNJKita.com

Baca Juga: Klarifikasi Solehudin Kandidat Ketua BEM UNJ 2017/2018 Atas RUBRIK

Komentar Kamu?

BAGIKAN
Ruang Publik Kepada Seluruh Civitas Akademika UNJ untuk menyampaikan kritik, & Saran. Yuk Kirimkan Buah Pikiranmu