Home Suara Anda

MPA 2016 dalam Kacamata Seorang Maba

884
BAGIKAN

Perasaan bingung, resah, dan mencoba ingin tahu adalah perasaan yang dirasakan saat seorang siswa SMA beralih menjadi seorang mahasiswa baru di suatu kampus. Perubahan nama dari seorang siswa menjadi mahasiswa inilah yang membuat perasaan kaget dan bingung para mahasiswa baru. Para mahasiswa baru akan berusaha untuk menggali informasi lebih banyak untuk mengenal dunia kampusnya. Tetapi sangat disayangkan, sebuah ekspektasi akan mendapatkan informasi yang banyak mengenai kampusnya tidaklah sebanyak yang diharapkan. Para mahasiswa baru ini tidak mampu berdiri sendiri dalam mencari informasi-informasi mengenai dunia kampus. Maka dari itu, diadakanlah Masa Pengenalan Akademik.

Masa pengenalan akademik atau yang biasa yang disebut dengan MPA ini adalah masa dimana para mahasiswa baru akan dibimbing oleh dosen, senior, dan segala civitas akademika yang berada di kampus dalam mengenal lebih dalam dunia kampus. Di dalam Masa Pengenalan Akademik ini banyak informasi baru yang didapatkan oleh mahasiswa baru. Dari mulai wawasan kebangsaan, langkah-langkah menjalankan akademik di kampus, cara menjadi mahasiswa yang berprestasi, hingga informasi mengenai organisasi-organisasi yang ada di kampus.

Di Universitas Negeri Jakarta sendiri, Masa Pengenalan Akademik dilaksanakan dengan baik. Walaupun sudah dilaksanakan dengan baik, menurut saya sebagai mahasiswa baru UNJ 2016, MPA tahun ini kurang berkesan di hati saya. Adanya kelebihan dan kekurangan yang saya rasakan saat MPA 2016 ini.

Kelebihanya adalah MPA tahun ini tidak dilakukan seketat MPA tahun lalu seperti yang saya dengar oleh kakak-kakak tingkat saya. Misalnya, seperti harus datang sangat pagi dan membawa segala keperluan yang sangat merepotkan. Tetapi, pada MPA 2016 ini para mahasiswa baru tidak dipersulit dalam mengikuti MPA dikarenakan MPA 2016 ini dipegang oleh dosen dan tidak lagi dipegang oleh mahasiswa.

Selain kelebihan tadi, tentunya ada beberapa informasi yang saya dapatkan dari MPA 2016 ini. Sedangkan kekurangannya adalah karena banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di dalam kelas membuat saya sebagai mahasiswa baru merasa ngantuk dan bosan. Akibat lebih banyaknya kegiatan di dalam ruang kelas, membuat para maba lebih susah beradaptasi dan mengenal teman-teman barunya. Selain itu saya kurang mengetahui lingkungan kampus karena tidak adanya pengenalan lingkungan kampus saat MPA tahun 2016. Mahasiswa baru lebih banyak dikenalkan dengan kegiatan akademiknya saja.

Harapan saya untuk MPA tahun selanjutnya, yaitu Masa Pengenalan Akademik bisa dibuat lebih direncanakan dengan baik dan lebih mengesankan untuk para mahasiswa barunya. Dan tentunya lebih dikenalkan dalam berbagai banyak hal dari mulai hal kecil hingga hal yang besar.

Selain menuliskan pendapat saya tentang MPA 2016 yang diadakan di UNJ, saya juga akan menjelaskan pendapat dari salah satu teman saya.

“Pendapat saya tentang MPA ini yang pertama saya merasakan bahwa MPA ini lebih teroganisir dengan dosen dibandingkan dengan mahasiswa. Menurut saya kita lebih dikenalkan dengan para dosen-dosen kita dibandingkan kita mengenal di lingkungan universitas. Kelebihan dan kekurangan untuk MPA 2016 ini yaitu, kelebihannya kita tidak terlalu dipaksakan untuk bercapai di luar ruangan karena kita lebih banyak di dalam ruangan. Selain itu, kita tidak terlalu diberatkan oleh kegiatan MPA seperti tidak membawa sesuatu yang aneh aneh karena memang tahun ini diorganisir oleh para dosen dibanding dengan mahasiswa.

Untuk kekurangannya, menurut saya acaranya jangan terlalu banyak di dalam kelas karena itu bisa membuat mahasiswa baru bosan. Dan harapan saya untuk MPA tahun depan adalah semoga MPA tahun depan lebih seru dibandingkan tahun ini, mungkin nanti diselingi dengan beberapa sesi mengelilingi lingkungan sekitar jadi mahasiswa baru bisa tau gedung yang akan mereka gunakan di sebelah mana dan juga nantinya akan mengenal senior-senior yang lainnya,” ungkap Hasanudin, Maba FE UNJ.

Komentar Kamu?

BAGIKAN