Home Berita

Pasca Banjir Jakarta, 900 KK Mengungsi di Cipinang Melayu

346
BAGIKAN

 

UNJKita.com – Bencana banjir kembali melanda Jakarta. Akibat hujan deras, air menggenang diratusan titik di Ibu Kota. Banjir kali ini terjadi karena berbagai faktor seperti air kali yang meluap, tanggul jebol, atau tersendatnya saluran air (gorong-gorong).

Dan salah satu daerah yang terkena dampak banjir paling besar adalah Cipinang Melayu. Dalam bencana yang terjadi pada senin-selasa lalu (19-20 Februari 2017), diperkirakan 900 KK terkena imbas dari jebolnya tanggul penahan aliran sungai.

Karena banyaknya warga yang terkena dampak banjir di keca Cipinang Melayu, maka pemerintah setempat pun membuka posko pengungsian yang terletak di Masjid Universitas Borobudur, Kalimalang, Jakarta Timur.

Korban banjir Cipinang Melayu yang mengungsi

“Ada sekitar 900 KK di kecamatan Cipinang Melayu yang terkena korban banjir.” ujar Taufik Relawan Baznas

Ia pun menambahkan untuk penanganan korban dapat dilakukan dengan sigap. Selain banyaknya lembaga semisal Baznas dan ACT, langkah sigap pemerintah juga dapat meminimalisir korban banjir baik saat kejadian maupun pasca kejadian.

“Untuk bantuan alhamdulillah banyak, seperti baju-baju dan makanan. Tapi mereka masih membutuhkan logistik lainnya berupa makanan, selimut, perlengkapan mandi, dan lain lain.” tambahnya.

Sedangkan menurut para korban, terhitung ada 10 RW yang terkena musibah banjir. Namun sebelum banjir datang, sudah ada beberapa warga yang mengungsi akibat cemas akan jebolnya tanggung.

“10 rw yang terkena banjir. Ketinggian diatas kepala bagi beberapa rw, dan sebagian rw mengungsi karena cemas atas tanggul sudah luber. Mengungsi sejak hari sabtu dengan membawa sanak saudara, namun ada beberapa yang masih menyinggahi rumah pribadinya. Di tempat pengungsian di sini cukup aman karena seluruh pengungsi di data dari dinas dan juga untuk pembagian makanan yang di jatah 1,2 dan 3 perkeluarga.” ujar Liana dan Nur korban banjir.

Untuk meringankan nasib para korban banjir Cipinang Melayu, maka sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Mapastra (Mahasiswa Pecinta Sastra) Rawamangun melakukan penggalangan dana untuk para korban. Donasi yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk bahan makanan pokok dan peralatam keseharian seperti alat mandi, selimut, dll.

Bagi yang ingin memberikan donasi, bisa lewat cara transfer ke rekening 0357471474 (BNI) atas nama Fitri Annisa. Kemudian bisa hubungi 0895335635131 (Fitri) untuk konfirmasi transfer donasi.

Komentar Kamu?

BAGIKAN