Home Berita

Pengumuman Pemenang Pesta Literasi UNJKITA 2017

485
BAGIKAN

UNJKita.com – Pesta Literasi UNJKITA 2017 adalah acara yang digelar lembaga citizen journalism UNJKITA dalam rangka menyambut Dies Natalis UNJ. Acara yang dihelat selama satu bulan ini, kini memasuki tahap pemilihan pemenang. Dari total 35 peserta dengan 38 karya, berikut hasil Pesta Literasi UNJKITA 2017:

Juara 1:

Kampus Kehidupan: Kisah Kakek Penyapu di Kampus UNJ oleh Aji Setiawan dari Ilmu Agama Islam 2015.
(Selengkapnya: Kampus Kehidupan: Kisah Kakek Penyapu di Kampus UNJ)

Juara 2:

Ditelan Zaman oleh Dian Fitriani dari Pendidikan Kimia 2016.
(Selengkapnya: Ditelan Zaman)

Karya Terfavorit:

Seandainya Saya Menjadi Mahasiswa UNJ oleh Mega Zulaila Dinni dari SMA 1 Setu Bekasi.
(Selengkapnya: Seandainya Saya Menjadi Mahasiswa UNJ)

Dalam paparannya, Pimpinan Redaksi (Pimred) UNJKITA Gia Ghaliyah berpendapat bahwa karya Ditelan Zaman menjadi sebuah refleksi tentang sebuah makna pendidikan. Terlebih lagi UNJ sebagai kampus penghasil tenaga kependidikan (LPTK) dengan motto: Building Future Leader harus mampu menjawab tantangan zaman.

“Artikel karya Dian Fitriani yang berjudul “Ditelan Zaman” merefleksi para pembaca untuk tidak membiarkan pendidikan mulai runtuh karena termakan oleh waktu. Melalui artikel ini, Dian seperti memberikan suntikan optimis, bahwa UNJ, sebagai kampus para pendidik, mampu untuk membangun pemimpin masa depan. Selain itu, ia juga menyerukan untuk membudayakan membaca agar bangsa ini tidak lagi rentan di telan zaman. Sungguh, karya Dian merupakan tulisan refleksi yang mampu memberikan energi positif bagi siapapun yang membacanya.” Paparnya.

Sementara untuk pemenang juara 1, CEO UNJKITA Ferly Ferdyant berpendapat bahwa karya Aji Setiawan seakan mengangkat sebuah isu yang sering luput dari pandangan civitas akademika kampus.

“Ditengah hiruk pikuk kampus dengan segala budaya, heterogenitas dan dinamika didalamnya. Tulisan Aji Setiawan mampu mengangkat sisi lain dari itu semua. Semua mungkin kenal tokoh kampus mulai dari ketua Opmawa, hingga dosen dan birokrat. Tapi siapa yg mengenal kakek penyapu di kampus UNJ? Sosok pejuang sunyi minim apresiasi ini begitu sarat inspirasi akan kehidupan dan pengabdiannya untuk kampus dan seisinya. Diksi dan alur nya cukup apik membungkus kontennya yang menyentuh hati dan memotivasi para pembaca untuk merenung dan mengambil inspirasi kejujuran dan kegigihan sosok Pak Sadri, kakek penyapu kampus UNJ. Semangat trus menginspirasi dengan literasi Aji…” paparnya.
Pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, kaos/tote bag ekslusif UNJKITA, User ID UNJKITA, serta bingkisan sponsor dari: Kripik pisang Bananen Crips, buku Abroad Youth, bingkisan dariL Faraasyah Gallery, Zada Food (Frozen Food), Makaroni TheMit, Coklat Jodoh Duren Sawit, @artvotary (Note Book Custom & Scrapframe), dan Kiran’s Cake n Cookies.

Dan untuk ke 32 peserta lainnya akan mendapatkan e-sertifikat sebagai peserta Pesta Literasi UNJKITA 2017. Mewakili panitia Pesta Literasi kami ucapkan terima kasih bagi seluruh peserta dan pihak sponsor yang mendukung acara ini sejak awal pelaksanaan. Semoga dengan hadirnya Pesta Literasi UNJKITA 2017 bisa menjadi pemantik budaya literasi kampus UNJ. Dan akhir kata, sampai jumpa di Pesta Literasi 2018 sobat UNJKITA.

Komentar Kamu?

BAGIKAN