Home Suara Anda Ruang Publik

Pernyataan Sikap Aliansi Lembaga Dakwah Universitas Negeri Jakarta

2573
BAGIKAN

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

ISLAM merupakan agama yang memberi rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan, jin, apalagi sesama manusia. Islam adalah agama rahmatan lil’alamin yang berdasarkan dengan firman Allah SWT dalam surat Al Anbiya ayat 107 _”Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam”_

Negara kita, Indonesia, pun sangat menjunjung tinggi persatuan dan kerukunan. Semboyan Bhineka Tunggal Ika menggambarkan persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan yang sudah lama tertanam dalam bangsa ini. Artinya, bangsa ini begitu menjunjung tinggi semangat toleransi dan semangat keberagaman.

Tetapi, akhir-akhir ini publik dikejutkan dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, yang begitu melukai perasaan umat Islam, dengan menyatakan “…Dibohongin pakai surat Al-Maidah 51, macem macem itu…”. Apa yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama dalam pernyataannya di Kepulauan Seribu pada hari Selasa, 27 September 2016 yang sangat mengancam rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Apalagi dari pernyataan tersebut, MUI dengan tegas menyatakan hal tersebut merupakan bentuk penistaan terhadap agama Islam, di mana agama Islam menjadi agama dengan pemeluk terbesar di negara ini.

Pernyataan Basuki Tjahja Purnama sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang gubernur yang seharusnya mengayomi dan memelihara kerukunan. Selain itu, hal tersebut juga akan memicu retaknya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia yang sudah lama tertanam dalam bangsa ini. Untuk menyikapi hal tersebut, dan sebagai bentuk pembelaan kami sebagai pemuda yang mencintai agama ini, kami, ALIANSI LEMBAGA DAKWAH Se-UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA dengan ini menyampaikan sikap sebagai berikut:

  1. Mengecam keras perbuatan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahja Purnama dalam kapasitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta, serta semua pihak yang membenarkan dan membela pernyataan tersebut.
  2. Mendukung penuh pendapat dan sikap keagamaan yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia sebagai representasi keagamaan umat Islam di Indonesia.
  3. Mendesak aparat penegak hukum agar melakukan penegakan hukum secara tegas, cepat, dan profesional dalam menyelesaikan masalah ini. Sehingga rasa keadilan dalam diri umat terpenuhi, serta agar menghindari tidak terjadinya tindakan yang bertentangan dengan hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.
  4. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat DKI Jakarta, untuk menjaga keharmonisan kehidupan beragama dan tetap berpegang teguh kepada Al Quran dan As Sunnah sebagai pedoman hidup, di samping tetap mengawasi segala bentuk provokasi yang memicu perpecahan dalam kehidupan berbangsa.*

TTD
Ketua Lembaga Dakwah Kampus Salim UNJ

ABD. MUGHNI (085648581872)

Komentar Kamu?

BAGIKAN
Ruang Publik Kepada Seluruh Civitas Akademika UNJ untuk menyampaikan kritik, & Saran. Yuk Kirimkan Buah Pikiranmu