Home Mahasiswa Belajar

Tips Sukses Microteaching

2305
BAGIKAN

Hi, teman-teman pendidik di seluruh Indonesia! Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagai tulisan serial pendidikan yang InsyaAllah akan terbit setiap hari Sabtu. Semoga bermanfaat!

Baca juga: 10 Prinsip Dasar Mengajar

Salam Inspirasi Pendidikan!

Kabarnya awal bulan November cukup banyak teman-teman mahasiswa pendidikan yang melaksanakan ujian PKM (Praktik Keterampilan Mengajar) di sekolah. Nah, bagaimana persiapan teman-teman?

Ujian PKM atau biasa juga disebut Microteaching haruslah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Karena ujian ini akan mengukur sejauh mana kualitasmu sebagai seorang guru di kelas.

Teman-teman pendidik yang saat ini sedang melamar pekerjaan sebagai guru, tentu harus melewati seleksi microteaching dari sekolah yang dituju. Ya kan? Dan itu tidaklah mudah. Pihak sekolah akan menilai dari awal bagaimana kualitas teman-teman sebagai calon guru di sekolah tersebut. Mau sukses saat microteaching? Yuk, simak baik-baik beberapa tips sukses microteaching.

Saya akan membagi dua tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan, teman-teman pendidik harus mempersiapkan semua hal administrasi untuk keperluan microteaching.

Tahap Persiapan

1. Mempersiapkan RPP Sesuai dengan Materi yang Akan Diajarkan

Tentu, teman-teman pendidik harus mempersiapkan RPP sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, termasuk saat microteaching. Mulai dari perumusan indikator pembelajaran, tujuan pembelajaran, menentukan materi yang akan diajarakan, stategi pembelajaran yang akan digunakan, alokasi waktu, sampai penilaian pembelajaran. Untuk alokasi waktu, biasanya maksimal hanya sampai 30-40 menit saja. Jadi, rancang RPP selama 30-40 menit pembelajaran ya!

Nah, semua hal tersebut harus tersaji dengan baik di dalam RPP yang akan teman-teman pendidik bawa saat masuk kelas. RPP harus sesuai EYD, komunikatif, sistimatis, dan juga rapi.

Teman-teman pendidik harus mempersiapkan RPP ini dengan sangat baik. Karena RPP merupakan salah satu penilaian yang cukup besar saat ujian microteaching nanti. Bukan seberapa tebal RPP yang teman-teman pendidik buat, tapi isinya yang sesuai dan berkualitas.

2. Menentuan Alat Bantu dan Media Pembelajaran

Menentukan alat bantu dan media pembelajaran sebenarnya sudah masuk ke dalam RPP yang teman-teman pendidik buat. Namun, butuh persiapan yang sangat matang saat penggunaan alat bantu dan media pembelajaran. Pastikan materi yang akan diajarkan sebaiknya menggunakan alat bantu dan media pembelajaran yang sesuai agar materi yang teman-teman ajarkan menjadi semakin menarik dan interaktif.

Alat bantu dan media pembelajaran yang biasa digunakan, diantaranya video, animasi, PPT, dan LKS (Lembar Kerja Siswa). Spidol warna-warni juga sangat membantu teman-teman mendidik ketika mengajar di kelas. Siswa semakin antusias melihat tulisan dengan berbagai warna di papan tulis. Jadi, jangan lupa membawa spidol extra dan kalau bisa warnanya yang beragam ya!

Setelah teman-teman pendidik melewati tahap persiapan, selanjutnya adalah tahap pelaksanaan. Ada 8 hal penting yang harus teman-teman pendidik perhatikan pada tahap ini.

Tahap Pelaksanaan

1. Menyampaikan Apersepsi dan Tujuan Pembelajaran

Sebelum dimulai kegiatan Microteaching, sebaiknya teman-teman pendidik menyiapkan kondisi pembelajaran di kelas. Pastikan kelasnya bersih, siswa memakai seragam dengan rapi, dan sebagainya. Di awal pembelajaran, teman-teman pendidik harus menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan saat itu agar siswa mempersiapkan diri dengan baik ketika belajar di kelas.

Nah, seperti yang sudah saya sampaikan di tulisan sebelumnya “Apersepsi: Kunci Agar Kelas Semakin Diminati”, betapa pentingnya menyampaikan apersepsi pada kegiatan awal pembelajaran. Jadi lakukanlah dengan sangat baik ya! Ingat, menit-menit pertama dalam proses belajar adalah waktu yang terpenting untuk satu jam pembelajaran selanjutnya. Jika teman-teman pendidik mampu menghadirkan nuansa yang penuh kenyamanan saat memulai pembelajaran di kelas, maka sudah bisa dipastikan menit-menit berikutnya akan menjadi milik teman-teman pendidik semua.

2. Melaksanakan 5 M

Pada RPP yang sudah dipersiapkan oleh teman-teman pendidik, tentu harus merancang kegiatan pembelajaran 5M, yaitu mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. Pastikan kegaitan pembelajaran 5M dilaksanakan dengan komplit saat Microteaching ya. Karena itu sangat mempengaruhi penilaian kamu sebagai calon guru. Selain itu, gunakanlah model pembelajaran yang sudah ditetapkan di RPP-mu ya!

3. Menggunakan Bahasa yang Komunikatif

Selama pembelajaran di kelas, teman-teman pendidik harus pandai menggunakan bahasa yang komunikatif agar tercipta kondisi yang nyaman untuk siswa. Ingat, jangan menggunakan bahasa buku, karena siswa tidak menyukai itu!

4. Menguasai dan Mengembangkan Materi Pokok

Tentu teman-teman pendidik harus menguasai materi pokok sesuai kurikulum. Akan lebih baik lagi, teman-teman juga mengembangkan materi pokok tersebut dan kaitkan materi dengan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Siswa akan lebih cepat mengerti jika teman-teman pendidik mengajar dengan pendekatan yang nyata dalam kehidupan mereka. Jadi, kelolalah materi yang akan disampaikan dalam pembelajaran dengan semenarik mungkin ya!

Selain itu, teman-teman pendidik dapat mengembangkan materi yang akan diajarkan sesuai dengan kemajuan IPTEK, serta memanfaatkan ICT untuk kebutuhan belajar siswa.

5. Harus Mampu Mengelola Kelas dengan Sangat Baik

Kemampuan mengontrol kelas adalah salah satu kompenen penilaian yang cukup besar dalam kegiatan Microteaching. Teman-teman pendidik harus bisa memperhatikan semua siswa tanpa terkecuali. Mulai dari memancing siswa untuk bertanya, merespon dengan baik pertanyaan siswa, sampai memberikan penguatan terhadap pendapat siswa ketika pembelajaran langsung.

Persiapkan reward berupa sticker atau makanan kecil bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik. Tujuannya agar siswa semakin terpacu semangatnya ketika belajar, karena usahanya dihargai oleh gurunya sendiri. Dan mereka sangat menyukai itu.

Teman-teman pendidik dituntut harus mampu membuat suasana belajar yang menyenangkan sehingga tercipta interaksi dengan siswa dalam belajar. Pembelajaran di kelas harus menjadi hidup! Jika itu mampu dilakukan, maka teman-teman pendidik mampu menaklukan kelas tersebut. Maka, jadilah pusat perhatian bagi siswa. Dan, jangan sungkan untuk menegur siswa yang tidak mau belajar, pastikan mereka tahu, “who is the boss in the class?”

6. Menggunakan Alat Bantu atau Media Pembelajaran

Seperti yang sudah dijelaskan pada tahap persiapan, teman-teman pendidik harus menggunakan alat bantu atau media pemebaljaran yang sesuai dengan materi pokok pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan harus jelas, menarik, dan interaktif. Ingat, jangan membuat siswa kesulitan memahami media pembelajaran yang disajikan oleh teman-teman pendidik. Nantinya, siswa akan merasa jenuh karena ketidakpahaman mereka.

Selain itu, teman-teman pendidik juga dapat memanfaatkan sumber belajar dalam pembelajaran, seperti mengakses internet untuk memperoleh materi pembelajaran, menggunakan perpustakaan, media cetak, atau lingkungan sekolah. Jika itu dapat mendukung proses pembelajaran, maka lakukanlah dengan baik. Pastikan semua siswa mengikuti instruksi yang teman-teman berikan ya!

7. Sesuai dengan RPP

Sebaiknya, teman-teman pendidik menggunakan metode pembelajaran sesuai dengan indikator yang telah teman-teman rancang dalam RPP. Metode pembelajaran tersebut harus mampu meningkatkan aktivitas dan interaktif siswa. Pastikan teman-teman pendidik sangat menguasai metode pembelajaran tersebut ya!

8. Mengajak Siswa Menyimpulkan Materi

Kegiatan penutup pada proses pembelajaran juga mempunyai nilai yang cukup besar dalam kegiatan Microteaching. Teman-teman pendidik harus mampu mengajak siswa menyimpulkan materi, ingat bukan teman-teman yang menyimpulkan sendiri lho ya! Nah, caranya bisa dengan melakukan sebuah permainan. Pokoknya rancang dengan sebaik-baiknya ya!

Dan jangan lupa, setelah menyimpulkan materi, teman-teman pendidik dapat memberikan tes akhir ataupun memberikan tugas rumah kepada siswa. Terakhir, sampaikanlah topik materi selanjutnya, agar siswa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sebelum pembelajaran selanjutnya dimulai.

Itulah dua tahap yang harus teman-teman perhatikan sebelum melakukan kegiatan microteaching, baik untuk Ujian PKM atau untuk melamar pekerjaan di sekolah yang dituju. Persiapkanlah dengan sangat baik point-point penting di atas agar teman-teman pendidik sukses melewati kegiatan microteaching. Semoga bermanfaat!

Komentar Kamu?

BAGIKAN
Pendidik muda yang jatuh cinta dengan dunia jurnalistik