Apakah Anda ingin kuliah di Surabaya? Jika iya, pertimbangkan Unair sebagai salah satu kampus tujuan karena ada banyak jurusan di Unair yang bisa Anda pilih.

Khusus untuk jenjang sarjana regular atau strata satu (S1), daftar jurusan selengkapnya bisa Anda simak pada uraian di bawah ini.

Baca Juga: Info Lengkap Jurusan Berbagai Kampus di Indonesia

Profil Singkat Unair

Mantul! UNAIR Kembangkan 5 Senyawa untuk Sembuhkan Corona - Minews ID

Universitas Airlangga Surabaya sebelumnya merupakan sekolah kedokteran bentukan pemerintah kolonial Belanda dengan nama Netherlandsch Indische Artsen School.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, nama sekolah tersebut lalu diganti menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran RI.

Nama Universitas Airlangga baru disahkan Presiden Soekarno pada tanggal 1 November 1954. Tanggal tersebut sekaligus diresmikan sebagai hari jadi perguruan tinggi negeri ini.

Ketika baru berdiri, Unair hanya memiliki lima fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pendidikan, Fakultas Kedokteran Gigi, dan Fakultas Sastra.

Namun, dalam perkembangannya, Unair kini menaungi 17 fakultas.

Perguruan tinggi tertua di Jawa Timur ini bahkan memiliki tiga kampus di Surabaya dengan kampus utama beralamatkan di Jalan Mulyorejo, Surabaya.

Selain itu, ada juga Program Studi di Luar Kampus (PSDKU) di Banyuwangi yang juga berkegiatan di dua kampus.

Jurusan di Unair

Graduation fail: Student attempts backflip while wearing cap and gown

Dies Natalis ke-66 tahun 2020 menandai perkembangan Unair yang makin maju. Jumlah fakultas yang ada kini meningkat dari lima menjadi 15.

Tentu saja, pilihan jurusan di Unair saat ini juga jauh lebih bervariasi sebagaimana bisa Anda pelajari di bawah ini.

Jurusan Saintek

Rumpun sains dan teknologi, terutama bidang medis, menjadi program studi terfavorit bagi mahasiswa yang hendak menempuh pendidikan di Unair.

Daftar berikut memuat berbagai jurusan di Unair saintek yang berada di bawah naungan sembilan fakultas.

  1. Kedokteran: memiliki dua jurusan, yaitu kebidanan dan kedokteran (berada di Kampus A, Jl. Mayjen Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya).
  2. Kedokteran Gigi: menyediakan program studi kedokteran gigi (Kampus A).
  3. Farmasi: menaungi jurusan farmasi (Kampus B, Jl. Airlangga 4-6, Surabaya).
  4. Kedokteran Hewan: memiliki satu jurusan, yaitu kedokteran hewan (Kampus C).
  5. Kesehatan Masyarakat: menaungi prodi kesehatan masyarakat dan gizi (Kampus C).
  6. Keperawatan: hanya memiliki satu jurusan di Unair untuk jenjang S1, yaitu keperawatan.
  7. Sains dan Teknologi: menaungi 6 jurusan di Unair, yaitu matematika, sistem informasi, statistika, kimia, biologi, fisika, teknik lingkungan, dan teknik biomedis.
  8. Perikanan & Kelautan: menyelenggarakan perkuliahan untuk program studi akuakultur dan teknologi industri perikanan.
  9. Teknologi Maju dan Multidisiplin atau Fakultas Teknik Unair: memiliki 5 prodi, yaitu
    • teknik elektro,
    • teknologi sains data,
    • rekayasa nanoteknologi
    • teknik industri, serta
    • teknik robotika dan kecerdasan buatan.

Jurusan Soshum

Sementara itu, di rumpun soshum atau sosial dan humaniora, Unair menyediakan 18 jurusan untuk jenjang S1.

Berikut daftar jurusan di Unair tersebut menurut fakultasnya masing-masing.

  1. Hukum: menyediakan program studi ilmu hukum, menempati Kampus A.
  2. Ekonomi dan Bisnis: memiliki empat jurusan, yaitu akuntansi, manajemen, ekonomi pembangunan, dan ekonomi Islam, berpusat di Kampus B.
  3. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: juga menempati Kampus B, menaungi tujuh jurusan di Unair, yaitu
    • ilmu politik,
    • sosiologi,
    • ilmu administrasi negara,
    • ilmu hubungan internasional,
    • antropologi,
    • ilmu komunikasi, serta
    • ilmu informasi dan perpustakaan.
  4. Psikologi: satu-satunya program studi di fakultas ini adalah Psikologi, baik untuk jenjang S1, magister, maupun doktoral.
  5. Ilmu Budaya: menaungi prodi bahasa dan sastra Indonesia, ilmu sejarah, bahasa dan sastra Inggris, dan studi kejepangan, yang berpusat di  Kampus B.

Biaya Kuliah S1 di Unair

Alumnus Sistem Informasi FST UNAIR Berikan Kuliah Tamu | Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Kisaran UKT (uang kuliah yunggal) di Unair cukup bervariasi, tergantung jurusan yang dipilih. Selain itu, nominalnya juga ditentukan oleh jalur masuk atau jalur pendaftaran yang Anda pilih.

Berikut ulasan selengkapnya yang dirangkum dari laman resmi PPMB Unair.

Jalur SNMPTN dan SBMPTN

Besarnya UKT setiap jurusan di Unair untuk pendaftar jalur SNMPTN dan SBMPTN terbagi menjadi empat golongan.

Golongan pertama dibagi lagi menjadi tiga kelompok rentang biaya. Berikut nominal UKT per semester untuk tiap-tiap golongan.

  • 1A : Rp500.000,00
  • 1B    : Rp1.000.000,00
  • 1C    : Rp2.400.000,00
  • 2        : Rp3.750.000,00–Rp10.000.000,00
  • 3        : Rp6.000.000,00–Rp15.000.000,00
  • 4        : Rp9.000.000,00–Rp25.000.000,00

Jalur Mandiri

Pendaftaran jalur mandiri diselenggarakan sendiri oleh pihak kampus Unair.

Besaran UKT untuk jalur mandiri berkisar di angka Rp6.000.000,00 sampai Rp7.500.000,00 untuk rumpun soshum, sementara untuk saintek dari Rp7.000.000,00 hingga Rp15.000.000,00.

Selain UKT, mahasiswa dari jalur mandiri juga dibebani UKA atau uang kuliah awal yang dibayarkan pada saat pertama kali masuk kuliah.

Nominal biaya UKA ini berada di rentang antara Rp20 juta hingga Rp99 juta, tergantung pilihan prodinya.

Daya Tampung dan Passing Grade Setiap Jurusan di Unair

PPMB Universitas Airlangga
Pada tahun ajaran 2020/2021, Unair telah menetapkan daya tampung untuk mahasiswa baru dengan kapasitas total sebanyak 6.629 kursi

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.359 kursi disediakan untuk peserta SNMPTN, 1.937 kursi untuk peserta SBMPTN, serta 3.333 kursi untuk peserta dari jalur mandiri I dan II.

Sementara itu, untuk tingkat keketatan atau passing grade setiap jurusan di Unair pada tahun yang sama, pihak kampus belum merilis data resminya.

Namun, Anda dapat mencermati angka tingkat keketatan program S1 Unair tahun sebelumnya sebagai acuan.

Rumpun Saintek

  • Teknobiomedik    : 4.30%
  • Ilmu Gizi            : 4.58%
  • Pendidikan Dokter      : 5.39%
  • Sistem Informasi        : 5.90%
  • Farmasi                : 5.98%
  • Kesehatan Masyarakat        : 6.24%
  • Ilmu dan Teknologi Lingkungan    : 6.67%
  • Pendidikan Dokter Gigi        : 6.91%
  • Matematika                : 8.04%
  • Kimia                    : 8.70%
  • Pendidikan Kebidanan        : 8.78%
  • Biologi                    : 9.04%
  • Akuakultur                : 12.24%
  • Fisika                    : 15.08%
  • Kedokteran Hewan            : 16.23%
  • Teknologi Hasil Industri Perikanan  : 16.59%

Rumpun Soshum

  • Ilmu Komunikasi          : 5.87%
  • Ilmu Hubungan Internasional : 5.89%
  • Psikologi                : 6.17%
  • Manajemen                : 7.15%
  • Ilmu Administrasi Negara        : 7.35%
  • Akuntansi                : 7.92%
  • Ilmu Informasi dan Perpustakaan    : 8.62%
  • Sosiologi                : 10.14%
  • Antropologi Sosial            : 11.19%
  • Sastra Inggris                : 11.21%
  • Ilmu Hukum                : 12.62%
  • Ekonomi Pembangunan        : 12.79%
  • Sastra Jepang                : 13.29%
  • Ilmu Politik                : 13.64%
  • Ekonomi Islam            : 15.85%
  • Ilmu Sejarah                : 18.00%
  • Sastra Indonesia            : 18.60%

Data tersebut menunjukkan dua jurusan di Unair, yaitu teknologi hasil industri perikanan dan sastra Indonesia memiliki tingkat persaingan masuk yang paling ketat.

Perhitungan persentase tersebut berasal dari perbandingan antara jumlah pendaftar yang diterima dengan jumlah peminat (yang mendaftar).

Demikian pembahasan mengenai jurusan di Unair untuk program S1 berikut informasi lain yang juga penting diketahui. Semoga bermanfaat untuk Anda yang berencana kuliah di Unair.

Referensi: