Mengulik Keistimewaan Besi dalam Al-Quran dan Hadits

992

Segala sesuatu yang telah diciptakan Allah di langit dan bumi tidak ada yang sia-sia dan sangat bermanfaat. Salah satunya adalah besi, siapa yang tidak mengetahui besi? Dalam tubuh manusia, zat besi memiliki fungsi yang sangat penting yaitu salah satunya untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan. Besi dalam ilmu kimia merupakan unsur dengan lambang Fe dan memiliki nomor atom 26. Eksistensi besi tidak hanya melanglang dalam kehidupan ilmu sains, ternyata keistimewaan besi telah dibuktikan dalam Al-Quran dan Hadits, lho. Lalu, sudah tahukah kamu apa keistimewaan unsur besi dalam Al-Quran dan Hadits serta manfaatnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini!

“….Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu)… (Q.S. Al-Hadid (57): 25)

Surat Al-Quran ini merupakan salah satu dari sekian ayat yang berbicara mengenai besi. Kata “besi” dalam Alquran disebut 9 kali dalam 6 ayat yang berbeda. Dalam ilmu kimia, besi atau Fe mempunyai 8 isotop, di mana hanya 4 isotop saja yang stabil, yaitu dengan simbol Fe-54, Fe-56, Fe-57 dan Fe-58. Bukan suatu kebetulan semata bahwa Surah Al-Hadid yang berarti Besi merupakan surah ke-57 dalam Al-Quran dan 57 adalah salah satu isotop besi. Sedangkan, jika dihitung dari surah akhir Al-Quran merupakan surah ke-58 yang juga merupakan salah satu isotop besi lainnya, yaitu 58.

Peneliti Alquran dari kelompok Fakir 60 di Amerika Serikat menjelaskan bahwa banyaknya kata dalam surat ini seluruhnya adalah 574 kata, bilangan 574 menunjukkan Fe-57 adalah salah satu isotop yang stabil dari 4 isotop yang ada. Sedangkan banyaknya kata dari awal surat sampai dengan ayat ke-25 (kata pertama) adalah 451.  Bilangan 451, banyaknya kata  adalah  jumlah  bilangan  nomor  simbol  ke delapan  isotop  besi:  Fe-52,  Fe-54,  Fe-55,  Fe56,  Fe-57,  Fe-58,  Fe-58,  sampai  Fe-60;  yaitu 52 +  54 +  55 +  56 +  57+  58 +  59 +  60 =  451.

Tidak hanya keistimewaan dalam Al-Quran saja, besi juga memiliki manfaat melimpah bagi kehidupan bahkan sejak zaman Rasulullah SAW. Besi dalam kehidupan dapat digunakan sebagai perabot rumah tangga, misalnya kursi. Maka Rasulullah Saw. pun mendatangiku dan memutuskan khutbahnya. Ketika beliau sampai di dekatku, diberikanlah sebuah kursi– aku memperkirakan kaki-kakinya terbuat dari besi- untuk beliau duduki…(HR. Muslim, No.1450). Pembuatan menjadi perabot rumah tangga dilakukan secara bertahap oleh ahli dalam mengolah besi, dimulai dari mengolah bijih besi, melelehkannya sampai mengubah bentuk asli besi menjadi sesuatu yang diinginkan.

Besi juga digunakan sebagai perlengkapan perang seperti yang dijelaskan dalam HR. Muslim No. 1482 “…Rasulullah SAW. pun menemuinya dan bersabda: “Biarkanlah mereka berdua.” Ketika ia tidak mengindahkan lagi, maka saya pun memberi isyarat pada kedua budak wanita itu sehingga keduanya pun keluar. Kemudian pada hari raya, orang-orang berkulit hitam bermain baju besi dan tombak…”

Dalam tulisan Ibnu Hajar Al Asqalani, hadits ini menjelaskan tentang kisah Aisyah dan Rasulullah yang dihibur oleh dua orang budak wanita yang bernyanyi, kemudian di waktu lain dihibur dengan permainan tombak besi dengan menggunakan baju dari besi. Tombak dan baju besi yang digunakan untuk menghibur Rasulullah SAW adalah tombak besi dan baju besi yang biasa dipakai untuk pergi berperang. Baju tersebut juga diterangkan dalam QS. Anbiya:80 di mana Nabi Daud diberitahu oleh allah SWT mengenai pembuatan baju perlindungan dari besi yang dapat di pakai dalam peperangan “dan setelah kami ajarkan kepada Dawud pembuatan baju perisai (dari besi) untuk kamu, untuk memeliharamu dalam peperanganmu; maka apakah kamu tidak bersyukur?” (QS. Anbiya:80).

Siapa yang menyangka bahwa mahar pernikahan dalam bentuk cincin tidak hanya berupa logam emas saja, lho. Tetapi juga diperbolehkan mahar dalam bentuk cincin besi seperti pada zaman Rasulullah SAW.. Dalam HR.  Bukhari, No.  4697 secara singkat diterangkan bahwa “…Rasulullah Saw. Bersabda: “Cobalah kamu cari, walaupun hanya cincin dari besi…”. Wah, ternyata memang segala sesuatu tidak perlu dipusingkan, ya terutama jika sedang memiliki keterbatasan uang. Hal ini tentu saja dapat menjadi solusi alternatif untuk para mempelai lelaki dalam memilih mahar.

Nah, manfaat besi dalam hadits lainnya ada dalam HR. Muslim Kitab Salam bab 73 yang menjelaskan mengenai manfaat besi sebagai alat untuk pengobatan “…telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Jabir dia berkata; “Rasulullah SAW pernah mengirim seorang tabib kepada Ubay bin Ka’ab. Kemudian tabib tersebut membedah uratnya dan menyudutnya dengan besi panas..”.

Wah ternyata besi begitu istmewa dalam Al-Quran dan Hadits, MasyaAllah bukan? Ternyata Al-Quran dan hadits memang merupakan sumber pengetahuan yang perlu dijadikan sebagai pedoman umat Islam, agar selain menambah wawasan dalam segi ilmu pengetahuan, tetapi juga diselaraskan dengan ketakwaan diri kita kepada-Nya. Karena sebagai khalifah bumi, manusia dianjurkan untuk melakukan penelitian dan lebih membuka mata terhadap apa yang telah Allah ciptakan, “lakukanlah penelitian secara intensif mengenai apa yang ada di langit dan dibumi.” (QS. Yunus:101)

Sumber:

Ibnu Faizal, 2016. Skripsi: Kajian Tentang Besi Dan Manfaatnya Bagi Kehidupan Manusia Dalam Perspektif Sains Dan Qs. Al-Hadid/57:25. UIN-SU.

Salmah, 2016. Besi Dalam Perspektif Hadis. Batusangkar International Conference: IAIN Batusangkar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.