<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aksi 4 November Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/aksi-4-november/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/aksi-4-november/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Nov 2016 03:07:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Aksi 4 November Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/aksi-4-november/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa dan Aksi Damai 4 November</title>
		<link>https://unjkita.com/mahasiswa-dan-aksi-damai-4-november/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hadi Azolla]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2016 02:08:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi 4 November]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=4925</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta (UNJkita.com) – Aksi damai 4 November 2016 memberikan makna tersendiri bagi segenap rakyat Indonesia. Ratusan ribu rakyat di seluruh pelosok Indonesia serentak memenuhi jalanan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mahasiswa-dan-aksi-damai-4-november/">Mahasiswa dan Aksi Damai 4 November</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jakarta (UNJkita.com) – Aksi damai 4 November 2016 memberikan makna tersendiri bagi segenap rakyat Indonesia. Ratusan ribu rakyat di seluruh pelosok Indonesia serentak memenuhi jalanan kota-kota besar seperti Surabaya, Medan, Malang, Solo, Makasar. Takbir menggema lantang menggantikan suara klakson mobil yang biasanya terdengar bising. Lautan manusia berpakaian putih menjadi bukti kokohnya persatuan rakyat Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI).</p>
<p style="text-align: justify;">Semua elemen turut serta menuntut dituntaskannya kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama atau yang dikenal Ahok. Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya telah mengeluarkan fatwa bahwa Gubernur Ahok telah memasukan ranah politik ke dalam ranah agama dan melakukan penistaan terhadap Al- Quran. Fatwa tersebut kemudian didukung oleh berbagai organisasi islam terbesar di Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama.</p>
<p style="text-align: justify;">Kota Jakarta menjadi saksi begitu besarnya antusias rakyat dalam mendukung fatwa MUI tersebut. Berbagai tokoh turun ke jalan, mulai dari pejabat tinggi seperti pimpinan DPR, para ulama kharismatik seperti Aa Gym, Ustad Yusf Mansyur, Ustad Arifin, Ustad Bachtiar Nasir, Habib Rizik. Bahkan Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi turut serta dalam aksi. Hal tersebut menjadi bukti bahwa aksi damai 4 November bukanlah aksi berkedok politik melainkan aksi menuntut diselesaikannya kasus penistaan agama.</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4933 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November.jpeg" alt="aksi-4-november" width="384" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November.jpeg 384w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November-120x150.jpeg 120w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November-481x600.jpeg 481w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November-336x420.jpeg 336w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November-640x799.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Aksi-4-November-681x850.jpeg 681w" sizes="(max-width: 384px) 100vw, 384px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu elemen yang turut menyukseskan jalannya aksi damai adalah mahasiswa. Bagus Tito Wibisono selaku Ketua BEM UNJ sekaligus Ketua BEM Seluruh Indonesia dengan semangatnya mengajak seluruh mahasiswa untuk turut meramaikan aksi damai tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kami mengecam tindakan Basuki Tjahaja Purnama yang mengebiri ke-bhineka-an dan semangat nasionalisme karena telah menistakan Agama Islam sebagai salah satu agama yang diakui konstitusi. Kami menuntut kepada presiden dan aparat penegak hukum untuk bersikap tegas dalam mengadili sesuai konstitusi negara”</em>, tegas Bagus sebagaimana termuat dalam pernyataan sikapnya yang tersebar luas di berbagai media.</p>
<p style="text-align: justify;">Mahasiswa tumpah ruah turut menyukseskan aksi damai tersebut tanpa menggunakan alamamater dan atribut kampus. Hal tersebut sesuai dengan intruksi Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti Nomor 350/B/SE/2016 yang melarang mahasiswa menggunakan atribut universitas dalam aksi damai.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu mahasiswa juga mengadakan gerakan penghimpunan dana. Penghimpunan dilakukan dengan cara menyebarkan pesan singkat melalui aplikasi What Apps yang berisi nomor rekening. Dana yang terkumpul mencapai 9 juta hanya dalam waktu 1 jam yakni dimulai pukul 23.00 WIB hingga 24.00 WIB.</p>
<p style="text-align: justify;">Dana tersebut disumbangkan langsung malam itu juga kepada pengurus aksi di Masjid Istiqlal mengingat banyaknya masyarakat yang menginap setelah seharian melakukan aksi damai. Sumbangan diberikan dalam bentuk konsumsi dan uang tunai yang diserahkan langsung oleh Muhamad Zidni Rizki Ardani selaku perwakilan mahasiswa UNJ kepada petugas masjid.</p>
<p style="text-align: justify;">Aksi berlangsung tertib dan lancar. Bahkan jalanan tampak bersih karena ada tim khusus yang bertugas membersihkan sampah. Sempat terjadi kekisruhan pasca aksi damai yang diakibatkan oleh oknum provokator. Setelah diselidiki ternyata provokator tersebut bukan bagian dari GNPF MUI. Hal tersebut menunjukan adanaya oknum yang sengaja ingin memperburuk citra aksi damai dengan mengacaukan aksi damai 4 November.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mahasiswa-dan-aksi-damai-4-november/">Mahasiswa dan Aksi Damai 4 November</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Adili Ahok dan Stop Melukai Para Ulama! ; Pernyataan Sikap LDK Salim UNJ</title>
		<link>https://unjkita.com/adili-ahok-dan-stop-melukai-para-ulama-pernyataan-sikap-ldk-salim-unj/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2016 02:08:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi 4 November]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=4923</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sungguh Ironi melihat kondisi Aksi Bela Islam II yang terjadi pada hari Jumat, 4 November 2016 di Istana Negara. Pasalnya, Jutaan umat islam yg menyuarakan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/adili-ahok-dan-stop-melukai-para-ulama-pernyataan-sikap-ldk-salim-unj/">Adili Ahok dan Stop Melukai Para Ulama! ; Pernyataan Sikap LDK Salim UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sungguh Ironi melihat kondisi <strong>Aksi Bela Islam II</strong> yang terjadi pada hari Jumat, 4 November 2016 di Istana Negara. Pasalnya, Jutaan umat islam yg menyuarakan keadilan untuk umat islam tidak disambut dengan baik oleh Presiden dan aparat kepolisian.</p>
<p style="text-align: justify;">Aparat kepolisian seharusnya bersikap lebih bijak dan santun terhadap para ulama, bukan melakukan tindakan represif akibat provokasi pihak tertentu hingga melukai sejumlah ulama. Padahal mereka adalah pewaris para nabi bukan preman jalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebab itu, kami Lembaga Dakwah Kampus Salim UNJ menyatakan sikap:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Menuntut Presiden dan aparat penegak hukum segera bersikap tegas dan adil terhadap segala bentuk penistaan agama.</li>
<li style="text-align: justify;">Mengecam segala macam bentuk provokasi dan tindakan anarkis yang dilakukan oleh aparat dan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memperburuk citra islam dan aksi damai.</li>
<li style="text-align: justify;">Mengutuk sikap dan tindakan represif aparat kepolisian yang telah melukai sejumlah umat islam dan ulama.</li>
<li style="text-align: justify;">Menghimbau kepada seluruh umat islam untuk tetap tenang dan senantiasa berdoa untuk kebaikan umat islam.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Hidup Mahasiswa!!!<br />
Allahu Akbar!!!</p>
<p style="text-align: justify;">TTD<br />
Ketua LDK Salim UNJ</p>
<p style="text-align: justify;">Abd. Mughni<br />
(085648581872)</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/adili-ahok-dan-stop-melukai-para-ulama-pernyataan-sikap-ldk-salim-unj/">Adili Ahok dan Stop Melukai Para Ulama! ; Pernyataan Sikap LDK Salim UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
