<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dies Natalis Mahasiswa UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/dies-natalis-mahasiswa-unj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/dies-natalis-mahasiswa-unj/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jun 2016 13:56:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Dies Natalis Mahasiswa UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/dies-natalis-mahasiswa-unj/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kawan, Perjuangan Itu Berbuah Manis</title>
		<link>https://unjkita.com/kawan-perjuangan-itu-berbuah-manis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 May 2016 15:16:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis Mahasiswa UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Literasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=3184</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pagi ini, hirup pikuk keramaian kembali menyelimuti suasana kampus hijau. Berbagai pelajar berseragam abu-abu berlalu-lalang membawa map-map berwarna yang dipeluknya penuh kebanggaan. Sorot mata penuh...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kawan-perjuangan-itu-berbuah-manis/">Kawan, Perjuangan Itu Berbuah Manis</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pagi ini, hirup pikuk keramaian kembali menyelimuti suasana kampus hijau. Berbagai pelajar berseragam abu-abu berlalu-lalang membawa map-map berwarna yang dipeluknya penuh kebanggaan. Sorot mata penuh harapan terlihat dari para orang tua yang menemani sang anak untuk daftar ulang ke kampus impiannya. Ya benar, hari ini merupakan waktu pendaftaran ulang bagi calon mahasiswa baru seluruh perguruan tinggi di Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain kehadiran calon mahasiswa baru jalur SNMPTN, pagi ini kampus juga diramaikan dengan para peserta ujian SBMPTN. Beberapa mahasiswa pun tak mau kalah meramaikan kampus dengan berbagai kegiatan. Ada yang menjadi pusat informasi untuk calon mahasiswa baru, ada yang menjadi pemandu lokasi untuk peserta ujian, dan ada yang berjualan karena melihat adanya peluang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa lokasi yang menjadi titik ramai di kampus hari ini, salah satunya adalah bank. Para calon mahasiswa baru diwajibkan untuk melakukan pembayaran UKT sebagai salah satu persyaratan daftar ulang. Siang ini, saya sedang berada di Bank BNI kampus untuk mencetak buku tabungan. Sambil menunggu antrian, saya memperhatikan setiap anak dan orang tua calon mahasiswa baru yang memasuki bank. Mereka sibuk sekali mengisi formulir dan melengkapi berkas pendaftaran. Ketika sedang asyik memperhatikan, ada seorang ibu yang masuk dan tersenyum sambil duduk di samping saya. Sambil menunggu antrian, saya pun bercakap-cakap dengan ibu tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Nganter anaknya daftar ulang yah bu?” Tanya saya</em><br />
<em> “Iya nih dek, Alhamdulillah bisa masuk negeri.” Jawab ibunya sambil tersenyum</em><br />
<em> “Jurusan apa bu anaknya?” Tanya saya lagi</em><br />
<em> “Jurusan fisika dek.” Jawab ibunya sambil memperhatikan anaknya yang sedang mengambil nomor antrian.</em><br />
<em> “Wah lumayan mahal bu di fakultas itu, dapet golongan berapa bu UKT nya?”</em><br />
<em> “Iya dek, awalnya saya masuk ke golongan 6 karena waktu pengisian online anak saya salah masukkin data. Pas tau bayarannya 7,3 juta saya langsung mikir kok negeri mahal banget ya. Tadinya saya ragu masukkin anak saya kesini. Tapi kasian anaknya, akhirnya saya mengajukan keringanan ke kampus. Akhirnya bisa di masukkin ke golongan 3, trus saya juga dikabarin anak saya kalo kemarin kakak-kakak tingkatnya pada demo nuntut diturunin UKT nya. Alhamdulillah banget bayarannya pun jadi turun.”</em> Jawab ibu tersebut sambil tersenyum</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika mendapat jawaban tersebut, seketika saya teringat perjuangan kawan-kawan yang melakukan aksi kemarin. Untuk pertama kalinya saya melihat langsung buah dari perjuangan aksi.<br />
<em>“Alhamdulillah yah bu, iya bu kemarin kita mengadakan aksi besar-besaran di depan rektorat menuntut dicabutnya kebijakan baru tersebut.”</em> Kata saya melanjutkan percakapan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah saya menjawab, tiba-tiba ibu tersebut memegang tangan saya untuk bersalaman.<br />
<em>“wah adek mahasiswa yang kemarin ikut aksi? Terima kasih banyak dek, pas tadi tau bayarannya turun saya langsung seneng, anak saya bilang kakak kelasnya berhasil. Tolong bilangin temen-temennya yah dek, terima kasih banyak.”</em> Tutur ibu itu sambil tersenyum dan air muka bahagia.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya terharu ketika mendengar jawaban ibu tersebut. Sorot mata ibu tersebut benar-benar menunjukkan kebahagiaan yang tak terkira. Untuk pertama kalinya saya melihat langsung apresiasi yang diberikan untuk sebuah aksi. Bukan perkataan sinis atau kalimat pesimis yang biasa dilontarkan oleh para pragmatis.</p>
<p style="text-align: justify;">Percakapan kami pun berlanjut ke berbagai topik seputar kampus pendidikan ini. Sampai akhirnya anak ibu tersebut datang dan menghampiri kami. Mereka bersiap naik ke lantai dua untuk mengantri pembayaran. Sebelum menutup percakapan dan mengucap salam, saya berseloroh santai,<br />
<em>“Bu, nanti anaknya jangan dilarang jadi aktivis sama aksi yah.”</em><br />
<em> “Iya dek.”</em> Jawabnya sambil tersenyum.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada hari ini sungguh ada sebuah pelajaran yang saya dapatkan. Inilah buah dari sebuah perjuangan. Aksi yang dilakukan oleh mahasiwa kemarin hari berbuah manis. Namun, uniknya manisnya buah tersebut bukan dirasakan oleh kawan-kawan yang melakukan aksi. Tetapi orang lain, orang banyak, yang pada episode ini dirasakan oleh adik-adik calon mahasiswa baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada hari ini saya tersadar sebuah hal kawan, apa yang kita dapatkan hari ini, di negeri ini, di kampus ini bukanlah sebuah harta yang diwariskan oleh para pejuang atau pendahulu kita di masa lalu melainkan sebuah hutang yang wajib kita bayar kepada adik-adik kita dan generasi yang akan datang.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Oleh : Septian Wijaya</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kawan-perjuangan-itu-berbuah-manis/">Kawan, Perjuangan Itu Berbuah Manis</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Aliansi Mahasiswa UNJ Berhasil Hapus Uang Pangkal dan Turunkan UKT</title>
		<link>https://unjkita.com/perjuangan-aliansi-mahasiswa-unj-berhasil-hapus-uang-pangkal-dan-turunkan-ukt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Syahiidah Muthmainnah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 May 2016 13:04:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis Mahasiswa UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=3164</guid>

					<description><![CDATA[<p>unjkita.com &#8211; Ribuan mahasiswa UNJ menggelar aksi untuk rasa pada hari ini, senin (30/5/2016) atas kebijakan Kampus UNJ yang ingin menaikkan UKT dan mengadakan uang pangkal...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/perjuangan-aliansi-mahasiswa-unj-berhasil-hapus-uang-pangkal-dan-turunkan-ukt/">Perjuangan Aliansi Mahasiswa UNJ Berhasil Hapus Uang Pangkal dan Turunkan UKT</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">unjkita.com &#8211; Ribuan mahasiswa UNJ menggelar aksi untuk rasa pada hari ini, senin (30/5/2016) atas kebijakan Kampus UNJ yang ingin menaikkan UKT dan mengadakan uang pangkal sebesar 15 juta untuk mahasiswa baru UNJ angkatan 2016 . Ribuan massa yang terdiri dari berbagai elemen mahasiswa UNJ ini menuntut agar pihak rektorat turunkan biaya UKT dan tiadakan uang pangkal.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjuangan para mahasiswa yang dimulai sejak pagi hingga sore ini akhirnya membuahkan hasil. Pada hari ini, Senin 30 Mei 2016, pukul 17.00 Bapak Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof. Djaali dan perwakilan mahasiswa berhasil menandatangani kesepakatan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Uang Pangkal bagi mahasiswa jalur mandiri 2016 <strong>DITIADAKAN.</strong></li>
<li style="text-align: justify;">UKT kategori 3 sama dengan UKT kategori 3 tahun lalu, tahun 2015.</li>
<li style="text-align: justify;">UKT kategori 4 adalah rata-rata besaran UKT kategori 3 dan besaran UKT kategori 5 tahun 2016.</li>
<li style="text-align: justify;">Sesuai dengan peraturan perundang-undangan, <strong>TIDAK DIPERKENANKAN</strong> adanya pungutan <strong>DILUAR UKT.</strong></li>
<li style="text-align: justify;">Akibat dari perubahan UKT, koreksi terhadap UKT dan penghapusan uang pangkal, maka tentu akan berpengaruh terhadap kemampuan keuangan UNJ sehingga akan terjadi penyesuaian dalam pelaksanaan program dan kualitas pelayanan di lapangan.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-3173" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/05/Berita-Acara-Rektor-UNJ.jpg" alt="Berita Acara Rektor UNJ" width="722" height="1280" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/05/Berita-Acara-Rektor-UNJ.jpg 722w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/05/Berita-Acara-Rektor-UNJ-85x150.jpg 85w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/05/Berita-Acara-Rektor-UNJ-338x600.jpg 338w" sizes="(max-width: 722px) 100vw, 722px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini menjadi saksi sejarah dimana ribuan mahasiswa UNJ lintas angkatan, lintas jurusan, lintas fakultas, dan lintas organisasi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu berhasil merayakan ulang tahun UNJ di depan Rektorat Universitas Negeri Jakarta. Aliansi Mahasiswa UNJ yang memprakarsai aksi mengajak seluruh mahasiswa sama-sama merayakan kematian nurani petinggi kampus yang tahun ini kembali menaikan nominal Uang Kuliah Tunggal, dan mewajibkan mahasiswa yang lolos Penmaba (Ujian Mandiri UNJ) untuk membayar UANG PANGKAL sebesar 15 Juta.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini menjadi saksi bahwa peluh keringat ribuan mahasiswa terbayarkan sudah. Perjuangan mahasiswa masih tetap hidup dan harus tetap hidup dalam melawan kebathilan dan kedzaliman sampai kapanpun itu. Hingga akhirnya suara ananda mahasiswa masih terdengar cukup kencang dalam istana sang ayahanda.</p>
<p style="text-align: justify;">#HidupMahasiswa</p>
<p style="text-align: justify;">#HidupRakyatIndonesia</p>
<p style="text-align: justify;">#DiesNatalisMahasiswaUNJ</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/perjuangan-aliansi-mahasiswa-unj-berhasil-hapus-uang-pangkal-dan-turunkan-ukt/">Perjuangan Aliansi Mahasiswa UNJ Berhasil Hapus Uang Pangkal dan Turunkan UKT</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
