Home Mahasiswa Karya

[PKM UNJ 2016] Pelatihan Membuat Lele (Electronic Learning) untuk Menunjang Profesionalisme Guru se-Kelurahan Rawabunga

736
BAGIKAN

Hi sobat unjkita.com! Selamat! Ada 18 tim PKM UNJ yang lolos didanai DIKTI tahun ini lho!

Nah, salah satunya adalah Tim PKM dari Endang Rahmawati yang mengusung PKM-M (Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat). Judul PKM-M yang diusung oleh Endang dan kawan-kawan adalah “Pelatihan Membuat Lele (Electronic Learning) untuk Menunjang Profesionalisme Guru se-Kelurahan Rawabunga.”

Wah Pelatihan Membuat Lele yang dimaksud tuh apa ya?

Daripada penasaran, yuk disimak PKMM dari Endang dan tim berikut ini.

Baca juga: [PKM UNJ 2016] Limbah Cucian Beras Sebagai Bahan Baku Katalis Asam Heterogen Dalam Pembuatan Biodisel Dari Minyak Biji Karet

Apa sih Pelatihan Membuat Lele (Electronic Learning)?

Pelatihan ini merupakan pelatihan pembuatan bahan ajar berbasis elektronik yang diperuntukkan untuk menunjang profesionalisme guru SD se-Kelurahan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Dalam pelatihan ini guru-guru dilatih membuat bahan ajar elektronik menggunakan aplikasi Moodle. Dengan menggunakan aplikasi Moodle, guru dapat memasukan materi pelajaran baik berupa teks, animasi, multimedia, ebook, teks power point, diskusi, maupun ujian secara online.

Siapa saja pihak yang terlibat dalam Pelatihan Membuat Lele?

Peserta dari pelatihan Lele adalah 20 guru yang berasal dari empat sekolah yang diikut sertakan yaitu, SDN Rawa Bunga 01 Pagi, SDN Rawa Bunga 11 Pagi, SDN Rawa Bunga 12 Pagi, dan SDN Balimester 06. Sasaran dari pelatihan Lele adalah guru-guru muda dan tidak gagap teknologi, keempat sekolah ini dipilih sebagai peserta pelatihan Lele karena memenuhi kriteria tersebut yaitu memiliki kualifikasi yang mumpuni dengan keberadaan guru-guru muda yang patut didukung dengan memperkenalkan teknologi kedalam sistem pendidikan berupa e-learning. Selain itu, keempat sekolah ini memiliki sarana dan prasarana yang mendukung seperti ketersediaan wifi dan laboratorium multimedia, namun penggunaannya belum digunakan secara maksimal.

Narasumber dalam pelatihan Lele, yaitu Nur Indah Pratiwi atau sering dipanggil kak Wiwi. Kak Wiwi adalah Staf PUSTIKOM UNJ, beliau sangat berpengalaman dalam melatih pembuatan e-learning berbasis Moodle dan pastinya tidak diragukan lagi kemampuannya dalam melatih guru-guru SD.

Mengapa diadakan Pelatihan Membuat Lele (Electronic Learning)?

Teknologi masih jarang diikutsertakan sebagai salah satu penunjang guru dalam mengajar dalam kenyataannya di sekolah–sekolah terutama pada Sekolah Dasar. Penggunaan buku masih merupakan media utama guru mengajar. Padahal, dalam era serba digital seperti sekarang ini seharusnya media pembelajaran dapat ikut berkembang.

Penerapan Elektronic Learning  pada proses belajar di kelas, dapat mempermudah guru dalam membuat bahan ajar selama satu atau dua semester ke depan, karena guru dapat menyimpan bahan ajar berupa materi yang akan diajarkan. Manfaat lainnya dapat mempermudah guru dalam memberikan latihan yang akan dikerjakan siswa. Tanpa harus bertatap muka, siswa dapat langsung mengakses ke dalam aplikasi Moodle.

Aplikasi Moodle adalah aplikasi yang digunakan dalam pelatihan ini. Hal lainnya, guru dapat melaksanakan ujian online dengan soal yang telah lama dipersiapkan secara matang. Hal ini dapat mengurangi kecurangan siswa saat ujian berlangsung. Manfaat terpenting dari pelatihan LeLe, penerapan Elektronik Learning  berbasis Moodle ini dapat menyimpan dan mengakumulasi hasil dari tugas dan ujian yang siswa kerjakan.

Bagaimana proses kegiatan Pelatihan Membuat Lele (Electronic Learning)?

Pelatihan ini adalah pelatihan pembuatan bahan ajar elektronik berbasis aplikasi Moodle dalam pelatihan ini guru-guru dilatih untuk membuat bahan ajar dimulai dari proses penginstalan Moodle, selanjutnya adalah mengganti tema bahan ajar, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan membuat user guru dan siswa, dan setelah itu guru-guru diajarkan untuk memasukan materi pelajaran beserta membuat ujian online.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini guru-guru dapat membuat bahan ajar elektronik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efesien juga dapat meningkatkan kreativitas guru-guru dalam membuat bahan ajar sehingga profesionalisme guru-guru dalam mengajar dapat ditingkatkan secara maksimal.

Sudah sampai manakah Kegiatan Pelatihan Lele ini dilaksanakan?

Saat ini tim pelatihan Lele telah melatih guru-guru sampai pada tahap memasukan bahan ajar dan kuis ujian online. Ada beberapa guru juga yang sudah selesai membuat bahan ajar dan ujian online, jadi diharapkan pada satu bulan mendatang guru-guru yang mengikuti pelatihan ini sudah dapat mensimulasikan produk e-learning di kelas dan SD se-Kelurahan Rawabunga.

Berikut ini contoh produk e-learning berbasis Moodle:

Pelatihan Lele

 

Wah ternyata PKMM dari Tim Endang sangat bermanfaat sekali yah! Demi menunjang profesionalisme guru se-Kelurahan Rawabunga, Tim Endang menginisiatifkan sebuah pelatihan yang diberinama Pelatihan Lele (Electronic Learning).

Yuk, sobat unjkita.com kita dukung Tim PKMM UNJ (Endang dan kawan-kawan) agar tembus PIMNAS tahun ini! Aamiin. Dukungan serta doa dari kamu semua sangat berarti untuk Tim Endang. Mari kita apresasi karya-karya Tim PKM UNJ tahun ini 🙂

Oleh: Endang Rahmawati

Komentar Kamu?

BAGIKAN
Pendidik muda yang jatuh cinta dengan dunia jurnalistik