Home Berita Media Sosial dan Generasi Millenial di Simposium Nasional UNJ 2018

Media Sosial dan Generasi Millenial di Simposium Nasional UNJ 2018

80

UNJKita.com – Jakarta, (03/10/2018), Memperingati perayaan Dies Natalis Fakultas Pendidikan Psikologi UNJ 2018, Fakultas Pendidikan Psikologi UNJ menghadirkan sebuah agenda publik berupa “Simposium Nasional”.

Dengan mengusung tema “Pengaruh Media Sosial terhadap Aktualisasi Dini Generasi Millenial” yang dimeriahkan oleh 3 pembicara dengan latar belakang berbeda yaitu Abdul Rahman Shaleh, S.Ag., M.Psi. (Sekretaris Jenderal Asosiasi Psikologi Positif Indonesia), Nova Riyanti Yusuf, SpKI (Ketua Himpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa DKI Jakarta), Shafa Tasya Kamila (Youth Influencer).

Aula Bung Hatta Kampus A UNJ Rawamangun menjadi saksi dari sudut pandang setiap pembicara yang siap membahas tema dari sudut pandang keahliannya akan pentingnya pengaruh media sosial dalam kehidupan generasi millenial saat ini.

“Simposium Nasional merupakan sebuah acara yang bertujuan untuk mengangkat suatu isu hangat di masyarakat yang akan dibedah hingga ke akar permasalahan oleh para pembicara dengan latar belakang berbeda untuk menggali sudut pandang baru dalam menemukan wawasan dan menghadirkan solusi. Kami mengangkat tema media sosial bertujuan menjadikannya sebagai peluang untuk meningkatkan potensi dan aktualisasi diri bagi masyarakat khususnya generasi millenial saat ini.” sambut Fikry Alviansyah, Ketua Pelaksana SIMPOSIUM NASIONAL 2018.

Acara dibuka dengan pembacaan tilawah dan saritilawah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UNJ serta sambutan oleh Dr. Gantina Komalasari, M.Psi disusul oleh sambutan dan pemukulan gong oleh Rektor yakni, Prof. Intan Ahmad, Ph.D.

Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Abdul Rahman Shaleh, S.Ag., M.Psi selaku Sekretaris Jenderal Asosiasi Psikologi Positif Indonesia. Beliau menyampaikan dalam materinya bahwa media sosial merupakan suatu hal yang harus dimiliki sebagai wadah untuk mengambangkan potensi diri dan menjalin hubungan dengan berbagai pihak yang bisa membantu dalam kehidupannya. Media sosial menjadi sebuah peluang tergantung sudut pandang masyarakat dalam mengendalikan teknologi dan diri untuk menguasai berbagai platform yang sebenarnya menjadi acuan untuk menjadi pribadi yang semakin berkembang dikemudian hari.

“Generasi millenial sendiri menjadi salah satu pelopor yang mampu memberikan potensi media sosial sebagai bentuk yang mampu meningkatkan berbagai peluang seperti dunia usaha, komunikasi, hubungan sosial, edukasi publik, dan perpanjangan informasi kepada masyarakat luas.” tutur Ibu Nova Riyanti Yusuf, SpKI Selaku Ketua Himpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa DKI Jakarta.

Shafa Tasya Kamila selaku Youth Influencer juga turut menyampaikan bahwa generasi millenial mampu untuk mengaktualisasikan diri melalui media sosial dengan saling berbagi energi positif dan meminimalisir segala ancaman dari media sosial sendiri seperti hoax, ujaran kebencian, dll. Hal ini dilakukan dengan cara memulai untuk membuka diri terhadap berbagai dimensi dari literasi yang salah satunya adalah literasi digital.

Komentar Kamu?