<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Itikaf Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/itikaf/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/itikaf/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Aug 2016 10:39:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Itikaf Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/itikaf/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Asyik Mengisi Sepuluh Malam Terakhir di Bulan Ramadhan</title>
		<link>https://unjkita.com/cara-asyik-mengisi-sepuluh-malam-terakhir-di-bulan-ramadhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jun 2016 03:52:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Itikaf]]></category>
		<category><![CDATA[RamadhanDiKampus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=3418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Alhamdulillah gak terasa ya kita udah masuk ke tanggal 20 Ramadhan. Itu artinya kita masih punya kesempatan untuk berpuasa sembilan atau sepuluh hari lagi nih....</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/cara-asyik-mengisi-sepuluh-malam-terakhir-di-bulan-ramadhan/">Cara Asyik Mengisi Sepuluh Malam Terakhir di Bulan Ramadhan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Alhamdulillah gak terasa ya kita udah masuk ke tanggal 20 Ramadhan. Itu artinya kita masih punya kesempatan untuk berpuasa sembilan atau sepuluh hari lagi nih. Selain itu mulai sore nanti kita akan memasuki 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Nah ini nih yang paling ditunggu-tunggu sama umat Muslim di seluruh dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena istri <em>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ‘Aisyah radhiallahu ‘anha</em> menceritakan kebiasaan beliau di sepuluh malam terakhir, yaitu :<br />
<em>“Rasulullah Shallallaahu &#8216;alaihi wa Sallam bila memasuki sepuluh hari (yaitu sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan) mengencangkan kain sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (Muttafaq Alaih)</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Emang kenapa sih kok kita disuruh i’tikaf sama Rasulullah di sepuluh malam terakhir? Karena di salah satu malam itu ada suatu malam yang lebih baik dari 1000 bulan! Bahasa kerennya sih Lailatul Qadar atau Malam Kemuliaan. Nah buat kamu para sobat yang belum pernah beri’tikaf atau yang ingin i&#8217;tikaf mu lebih asyik lagi, yuk cek tips beberapa tips yang tim unjkita buat untukmu:</p>
<h6 style="text-align: justify;">1. Cari Masjid yang Bikin Program I’tikaf.</h6>
<p style="text-align: justify;">Karena salah satu rukun I’tikaf adalah kita harus ngelakuin di masjid jami’. Dan kenapa kita harus cari masjid yang bikin program I’tikaf sebenernya balik lagi ke masalah perut hehe. Karena kalo kita I’tikaf di masjid yang gak ada program I’tikaf, otomatis kita akan kesulitan untuk mencari makanan berbuka dan sahur. Kalo kita I’tikaf di masjid yang ngadain program I’tikaf insya Allah kita bisa lebih tenang dalam beribadah karena udah ada yang menjamin makanan kita selama di sana. Biasanya ada masjid yang menetapkan infaq yang harus kita bayar per sekali makan, tapi ada juga masjid yang memperbolehkan infaq seikhlasnya.</p>
<h6 style="text-align: justify;">2. Cari Teman Selama I&#8217;tikaf.</h6>
<p style="text-align: justify;">Buat kamu-kamu yang masih amatir (peace hehe) dalam hal I’tikaf. Wajib kudu mesti cari temen yang bisa nemenin kamu di malam-malam terakhir bulan Ramadhan yang indah. Karena kebiasaan Rasulullah adalah senantiasa menghidupkan malam, bukan mengisi malam dengan agenda bobo bareng di masjid ya hehe. Temen itu salah satu faktor penting bagi kita untuk melawan rasa kantuk ketika kita sedang menghidupkan malam. Tapi kalo gak ada temen gimana? Lanjut aja I’tikafnya ya bro.</p>
<h6 style="text-align: justify;"></h6>
<h6 style="text-align: justify;">3. Tentuin Target I’tikaf</h6>
<p style="text-align: justify;">Mungkin udah tabiat manusia kali ya kalo gak ada target terkadang kegiatan yang kita lakuin terasa hambar dan gak termotivasi. Di sepuluh malam terakhir yang istimewa ini bakal rugi banget kalo kita gak punya targetan ibadah karena kemungkinan besar kita justru jadi males buat ibadah ketika I’tikaf. So, apa target ibadah kamu ketika I’tikaf tahun ini?</p>
<h6 style="text-align: justify;">4. Jangan Keseringan Main Hape</h6>
<p style="text-align: justify;">Nah ini nih musuh besar bagi para mu’takif (sebutan bagi orang-orang yang beri’tikaf). Dengan alasan biar gak ketinggalan info-info penting atau supaya masih bisa ngasih kabar ke keluarga justru bikin kita keseringan main hp. Tau sendiri kan kalo kita main hape pasti bawaannya di hp ada lemnya, jadi bikin tangan gak bisa lepas dari hape hehe. Tips biar gak keseringan main hape adalah :</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Bawa hape jadul dengan fitur minim, atau</li>
<li style="text-align: justify;">Bawa smartphone tapi jangan aktifin paket data.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Nah itu dia sedikit tips buat kamu-kamu yang ingin sepuluh malam terakhirnya bisa lebih bermanfaat. Karena terlalu disayangkan kalo kamu cuma ngisi sepuluh malam terakhir dengan nonton tivi atau jalan-jalan ke mall aja. Dan buat kamu yang tinggal di deket kampus tercinta kita. Jadi, mau i’tikaf dimana? Artikel berikut ini bisa jadi rekomendasi pilihan UNJkita untukmu melaksanakan ibadah i&#8217;tikaf di 10 malam terakhir sob&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga : 5 Masjid Favorit Mahasiswa UNJ Untuk I’tikaf</strong></p>
</blockquote>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/cara-asyik-mengisi-sepuluh-malam-terakhir-di-bulan-ramadhan/">Cara Asyik Mengisi Sepuluh Malam Terakhir di Bulan Ramadhan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Masjid Favorit Mahasiswa UNJ Untuk I’tikaf</title>
		<link>https://unjkita.com/5-masjid-favorit-mahasiswa-unj-untuk-itikaf/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2016 04:32:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Itikaf]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[RamadhanDiKampus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=3369</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak terasa semarak Ramadhan kali ini mulai memasuki 10 hari penghujung Ramadhan. Ada hal yang menarik jika sudah memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, yakni...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/5-masjid-favorit-mahasiswa-unj-untuk-itikaf/">5 Masjid Favorit Mahasiswa UNJ Untuk I’tikaf</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak terasa semarak Ramadhan kali ini mulai memasuki 10 hari penghujung Ramadhan. Ada hal yang menarik jika sudah memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, yakni masyarakat mulai berbondong-bondong menuju rumah Allah, memenuhi Masjid bermunajat menunaikan ibadah-ibadah sunnah di waktu yang diutamakan pada bulan suci Ramadhan. Kita sering kali mengenalnya dengan beri’tikaf.</p>
<p style="text-align: justify;">I’tikaf secara bahasa memiliki arti menetapi suatu kebaikan atau kejelekan, dan secara ilmu fiqh berdiam diri dalam masjid dengan ketentuan-ketentuan tertentu, diantara ketentuan tersebut adalah islam, berakal sehat, dan dalam keadaan suci. Sementara, rukun i’tikaf yang harus dipenuhi adalah; pertama Niat untuk untuk berdiam diri di dalam masjid, dan bagi mereka yang bernadzar untuk I’tikaf, maka diwajibkan baginya untuk mengucapkan kata fardu di dalam niat I’tikafnya. Dan kedua berdiam diri dalam masjid dalam rentang waktu lebih dari lamanya thumaninah dalam sholat.</p>
<p style="text-align: justify;">Itikaf sangat dianjurkan dilakukan di sepuluh malam terakhir. Dengan alasan sebagai usaha untuk mencari dan menemukan malam lailatul qadar yang memiliki keistimewaan 1:1000 keistimewaan bulan selain bulan Ramadhan. Tidak heran jika sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi malam-malam yang dinantikan muslim dan muslimah. Kegiatan ini memang dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW dan keluarganya menjelang akhir Ramadhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Suasana meriahnya i’tikaf di 10 hari terakhir Ramadhan juga dirasakan di Jakarta. Dimanakah masjid-masjid yang menjadi favorit untuk didatangi? Berikut ini masjid favorit yang menjadi tempat itikaf favorit mahasiswa UNJ versi UNJKita :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong>Masjid Labschool Terdekat dengan Kampus</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3400 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/image-2.jpg" alt="Masjid Labschool" /></p>
<p style="text-align: justify;">Siapa yang tidak tahu Masjid Labschool. Hampir seluruh mahasiswa UNJ familiar dengan masjid tersebut karena letaknya yang sangat dekat dengan kampus. Masjid ini semakin ramai dikunjungi pada 10 malam terakhir Ramadhan, terkhusus untuk mahasiswa-mahasiswa UNJ yang masih memiliki kegiatan organisasi dan anak kost yang jaraknya tidak jauh dari area masjid. Beberapa alasan mereka gemar beritikaf di sini karena letaknya terdekat dengan kampus sehingga bagi mahasiswa yang memiliki kegiatan di kampus bisa ikut serta. Selain itu, kenyamanan dan hidangan berbuka ataupun sahur yang disediakan membuat masjid ini semakin dilirik.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li><strong>I’tikaf di Istiqlal Mirip di Masjidil Haram</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-3382 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/istiqlal.jpg" alt="istiqlal" width="720" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/istiqlal.jpg 720w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/istiqlal-150x100.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/istiqlal-800x533.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/istiqlal-990x660.jpg 990w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai masjid yang konon termegah di Asia Tenggara, di sepuluh hari terakhir Ramadhan tak pernah sepi oleh umat islam dari seantero Jakarta. Ada yang khas dari masjid Istiqlal ini adalah suasananya yang amat mirip dengan Masjidil haram, dimana qiyamulail yang dilaksanakan menjelang jam 01.30 dan berakhir sedikit lebih dari pukul 03.00. Bacaan Sholat yang panjang dan merdu dari imam hafidz terpilih menambah hening dan syahdu suasana malam. Tiga belas rakaat total termasuk witir menjadi kebiasaan di masjid ini. Ditambah lagi dengan berbagai jamaah dari luar negeri yang berbeda perawakan, dan berbeda kulit yang biasa berasal dari Afrika dan Timur Tengah.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li><strong>Masjid At Tin Memiliki Kajian Ba’da Tarawih Yang Menarik</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3381 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/at-tin.jpg" alt="at tin" width="900" height="662" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/at-tin.jpg 900w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/at-tin-150x110.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/at-tin-800x588.jpg 800w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Masjid yang berada dalam satu lingkungan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ini selalu menjadi &#8216;incaran&#8217; para pemburu malam mulia. Jika tidak datang cepat, jamaah bakal tak kebagian tempat. Bahkan untuk cari parkir saja susah. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat anak-anak UNJ untuk beritikaf di sana. Sebagian dari mereka bertutur bahwa itikaf di Masjid At-tin memiliki kajian-kajian dengan pembahasan dan pengisi kajian yang menarik serta interaktif sangat cocok untuk seusia mahasiswa. Biasanya panitia masjid ini sudah mempublikasi jadwal beserta pengisi materi sebelum 10 malam terakhir. Sehingga kita bisa memilih waktu yang tepat untuk beritikaf di sana. Terlepas dari itu, keunikan tempat ini adalah menyediakan tempat khusus untuk para lansia ber’itikaf. Jadi jangan khawatir jika ingin mengajak kakek dan nenek kita.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li><strong>Masjid Bank Indonesia Khatamkan Quran dalam 10 Hari</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3385 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/masjid-BI.jpg" alt="masjid BI" width="620" height="348" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/masjid-BI.jpg 620w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/masjid-BI-150x84.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/masjid-BI-320x180.jpg 320w" sizes="(max-width: 620px) 100vw, 620px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pemandangan kemeriahan iktikaf juga terlihat di Masjid Baitul Ihsan. Masjid yang berada di komplek Bank Indonesia ini tak luput dari serbuan mahasiswa-mahasiswa UNJ. Masjid BI dipilih karena targetnya yang menghatamkan quran selama 10 malam terakhir saat sholat tahajud. Sekali shalat tahajud bacaan yang dibaca mencapai 3 juz tiap malamnya, berlanjut hingga malam terakhir Ramadhan. Bisa dipastikan, hanya dalam 10 malam kita bisa menghatamkan 30 juz quran. Tempat ini juga paling menjadi incaran para wanita karena tempat wanita yang terpisah dan suasananya yang lebih kondusif untuk wanita.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="5">
<li><strong>Qiyamullail di Masjid Agung Sunda Kelapa Dipimpin oleh Imam Besar</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="398" class="size-full wp-image-3387 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/sunda-kelapa.jpg" alt="sunda kelapa" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/sunda-kelapa.jpg 600w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/sunda-kelapa-150x100.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) terletak di Jakarta Pusat, tepatnya di kawasan Menteng tidak jauh dari kawasan Taman Suropati. Tempat ini akan menjadi incaran mahasiswa-mahasiswa UNJ dikarenakan pada Ramadhan kali ini qiyamullail di MASK akan dipimpin oleh dua Imam Besar. Qiyamullail malam tanggal 21 Ramadhan hingga 29 atau 30 Ramadhan dipimpin secara bergantian  oleh dua orang imam dari Madinah, yakni  Syekh Essam Al Megjazi  dan Syekh  Abdul Aziz Al Arifi. Seusai qiyamullai para jamaah bisa menyantap hidangan sahur yang disediakan gratis oleh panitia penyelenggara MASK.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/5-masjid-favorit-mahasiswa-unj-untuk-itikaf/">5 Masjid Favorit Mahasiswa UNJ Untuk I’tikaf</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
