<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pergerakan Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/pergerakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/pergerakan/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Aug 2017 03:53:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Pergerakan Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/pergerakan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kamu Tidak Sendirian, Palestina!</title>
		<link>https://unjkita.com/kamu-tidak-sendirian-palestina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Aug 2017 03:53:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=12312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hampir dua minggu setelah awal mula ketegangan yang terjadi di masjid Al-Aqsa pada 14 Juli 2017. Ketegangan yanag kemudian menjadi bentrokan-bentrokan ini diawali oleh tiga...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kamu-tidak-sendirian-palestina/">Kamu Tidak Sendirian, Palestina!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hampir dua minggu setelah awal mula ketegangan yang terjadi di masjid Al-Aqsa pada 14 Juli 2017. Ketegangan yanag kemudian menjadi bentrokan-bentrokan ini diawali oleh tiga orang Arab-Israel yang menembak mati dua petugas polisi di kompleks suci tersebut. Kemudian tiga orang ini lari kedalam kompleks suci, termasuk Al-Aqsa dan Kubah Shakhrah.</p>
<p>Dengan alasan itu kemudian Al-Aqsa ditutup yang menyebabkan umat muslim tidak bisa menjalankan sholat jum’at. Penutupan tetap dilakukan pada esok harinya. Kemudian kebijakan penutupan dicabut berganti dengan intruksi dari Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, untuk meggunakan alat detektor logam pada tanggal 16 Juli 2017 untuk memeriksa sesiapa yang akan beribadah ke masjid Al-Aqsa.</p>
<p>Hal tersebut menyebabkan protes dari umat muslim yang kemudian menolak beribadah di dalam Al-Aqsa, melainkan di jalan masuk menuju ke sana, sampai tidak ada lagi pemeriksaan menggunakan alat deketktor. Sebab kebijakan sewenang-wenang ini disinyalir sebagai konspirasi Israel untuk memegang kendali lebih terhadap kiblat pertama umat muslim tersebut.</p>
<p>Dari tanggal 16-20 Juli bentrok sporadis terus pecah setelah ibadah. Pada 18 Juli 2017, dilansir di republika.co.id, Imam Masjid Al-Aqsa, Syeikh Ikrema Sabri cedera akibat tertembak peluru karet polisi Israel setelah menunaikan sholat di luar gerbang Masjid Al-Aqsa. Pada tanggal 20 Juli 2017, Recep Tayyip Erdogan turut mendorong Israel untuk kemudian mencopot kebijakan penggunaan alat detektor.</p>
<p>Dalam berita yang dilansir di sindonews.com pada 24 Juli 2017. Lebih dari 900 warga Plestina terluka akibat tindakan represif dari pasukan Israel dalam kurun waktu 10 hari terakhir di kompleks Masjid Al-Aqsa. Data diklaim dari rilis Bulan Sabit Merah Palestina. Begitulah narasi singkat mengenai ketagangan antar Israel dengan muslim Palestina yang sampai pada 28 Juli 2017 dinukil dari pemberitaan sindonews.com, Pasukan Israel melarang jamaah di bawah 50 tahun untuk sholat Jum’at yang kemudian wajar bila gelombang protes bermunculan dari berbagai negara, termasuk Indonesia.</p>
<p>Desakan untuk segera mengakhiri konflik ini pun bermunculan dari berbagai elemen bangsa kita, termasuk petinggi-petinggi negara. Pun aksi-aksi solidaritas terus berlanjut di Indonesia, mulai dari aksi penggalangan dana sampai aksi penyampaian aspirasi yang menuntut langkah konkret dari pemerintah Indonesia terkait nasib rakyat Palestina yang berulang kali dirampas hak-haknya oleh Israel. Wajar ketika Indonesia kemudian mendesak untuk mengakhir konfilik yang terjadi di sana sekaligus mendukung kemerdekaan Palestina yang tanahnya dirampas oleh Israel yang pada 1948 mendeklarasikan kemerdekaannya, sebagaimana yang diutarakan oleh Wapres RI, Jusuf Kalla, baru-baru ini. “Indonesia akan selalu berpihak pada Palestina. Kita terus mendukung kemerdekaan mereka.” Kata wapres RI, Jusuf Kalla.</p>
<p>Lalu, Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan mengenai hal ini, “Warga Palestina berhak untuk beribadah di tanah dan masjidnya sendiri. Penutupan Masjid Al-Aqsa dan penggunaan kekerasan oleh Israel jelas melanggar HAM,”. pun ia mendukung kemerdekaan Palestina. “Indonesia berdiri bersama perjuangan rakyat Palestina meraih kemerdekaan. Ini adalah solidaritas keagaaman sekaligus solidaritas kemanusiaan.” Pungkasnya.</p>
<p>Perlu diketahui, terkait kemerdekaan Palestina, 177 Negara mendukung Palestina untuk akhirnya dapat menentukan nasibnya sendiri. Angka 177 ini di dapat dari jumlah negara yang mendukung resolusi yang berjudul “Hak Bangsa Plestina untuk Menentukan Nasibnya Sendiri” pada Majelis Umum PBB yang berlangsung di New York, 19 Desember 2016.</p>
<p>Apa yang terjadi pada Palestina memunculkan sikap solider lintas bangsa yang mewujud kerjasama. Menurut Hasan Shadily (1993: 143-145), kerjasama adalah proses terakhir dalam penggabungan. Proses ini menunjukkan suatu golongan keloompok dalam hidup dan geraknya sebagai suatu badan dengan golongan kelompok lain yang digaungkan itu. Kerjasama merupakan penggabungan antar individu dengan individu lain, atau kelompok dengan kelompok lain sehingga bisa mewujudkan suatu hasil yang dapat dinikmati bersama.”</p>
<p>OKI, Organisasi Kerjasama Islam rencananya akan duduk bersama dalam pertemuan Open-Ended Emergency Meeting of The Executive Committee pada tanggal 1 Agustus 2017 mendatang di Instanbul, Turki, untuk membahas situasi di Al-Aqsa. Rencana untuk duduk bersama ini memang perlu untuk diagendakan sesegera mungkin, untuk membahas langkah strategis yang kemudian akan diambil OKI.</p>
<p>Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang semula bernama Organisasni Konferensi Islam ini pun dibentuk berdasarkan keputusan pertemuan tingkat tinggi yang diadakan di Rabat, Maroko, pada tanggal 25 September 1967 sebagai respon atas krisis yang terjadi di Masjid Al-Aqsa. Mengingat semangat yang akhirnya membentuk organisasi ini, diharapkan OKI terus komitmen untuk memperjuangkan kedaulatan Palestina.</p>
<p>Bagi Indonesia, dukungan atas kemerdekaan ini bukan saja tanggung jawab moral yang dimana Indonesia jelas menolak segala bentuk penjajahan sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Fakta historis bahwa Palestina yang mendukung kemerdekaan Indonesia tak bisa dilupakan. Melalui Mufti Besar Plestina, Amin Al-Husaini, yang pada saat Indonesia membutuhkan pengakuan atas lemerdekaannya kemudian menggalang negara-negara Islam untuk memberikan pengakuan.</p>
<p>Mendukung kemerdekaan Palestina adalah jalan yang mesti diambil oleh Indonesia dengan penuh komitmen, menolak segala bentuk penjajahan di dunia sebagaimana pembukaan Undang-Undang Dasar, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus segera dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”. Juga, “Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”</p>
<p>Kemerdekaan Palestina adalah suatu yang terus diupayakan banyak negara termasuk Indonesia. Langkah tersebut ialah suatu langkah yang tepat untuk memutus mata rantai kekerasan yang sering menimpa rakyat Palestina yang dilakukan oleh Palestina. OKI harus kontinyu mendukung kemerdekaan Palestina dengan langkah-langkah strategis yang diambil. Pun Indonesia yang memiliki semangat anti penjajahan sekaligus “saudara” lama Palestina yang dahulu mereka dukung kedaulatan bangsa ini mesti menjadi penggerak dalam OKI maupun dalam ranah-ranah strategis lainnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.</p>
<p>“Kemerdekaan itu dekat, Palestina, semoga.”<br />
“Kamu Tidak Sendirian, Palestina!”</p>
<p>Wallahu ‘alam bishowab.</p>
<p><strong> Asrul Pauzi Hasibuan</strong><br />
asrulfh@gmail.com</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kamu-tidak-sendirian-palestina/">Kamu Tidak Sendirian, Palestina!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliansi Selamatkan Anak Indonesia Ajak Masyarakat Evaluasi Program Televisi</title>
		<link>https://unjkita.com/aliansi-selamatkan-anak-indonesia-ajak-masyarakat-evaluasi-program-televisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2016 07:47:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[ASA Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1456</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJkita.com &#8211; Aliansi Selamatkan Anak (ASA) Indonesia turut mengajak masyarakat untuk sama-sama membantu KPI melakukan evaluasi terhadap program-program yang selama ini disiarkan oleh stasiun TV...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/aliansi-selamatkan-anak-indonesia-ajak-masyarakat-evaluasi-program-televisi/">Aliansi Selamatkan Anak Indonesia Ajak Masyarakat Evaluasi Program Televisi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>UNJkita.com</strong> &#8211; Aliansi Selamatkan Anak (ASA) Indonesia turut mengajak masyarakat untuk sama-sama membantu KPI melakukan evaluasi terhadap program-program yang selama ini disiarkan oleh stasiun TV Indonesia.</p>
<p>&#8220;Seringkali kita dapati program-program televisi memiliki kualitas yang rendah yang tidak mengandung nilai-nilai membangun bagi para penontonnya,&#8221; ujar Halimah Syofarah Koordinator Pusat ASA muda.</p>
<p>Ia menambahkan, kekhawatiran kerap kali muncul ketika anggota keluarga terlebih anak-anak kita menonton program-program tersebut. Saat ini Komisi Penyiaran Indonesia mengajak masyarakat untuk turut serta menentukan arah penyiaran di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Hal ini bertepatan dengan Evaluasi Dengar Pendapat yang dilakukan oleh Komisi Penyiaran Indonesia karena -ternyata, untuk Anda yang belum tahu- televisi dan radio memiliki masa izin berjangka: televisi 10 tahun dan radio 5 tahun, Perizinan ini harus dilakukan oleh stasiun-stasiun TV di Indonesia untuk memperpanjang hak siar mereka secara legal ke tengah masyarakat, &#8221; terang Halimah.</p>
<p>Berkaitan dengan hal tersebut, Aliansi Selamatkan Anak Indonesia mengajak masyarakat untuk sama-sama membantu KPI dan memanfaatkan momentum ini dalam melakukan evaluasi terhadap program-program yang selama ini disiarkan oleh stasiun TV Indonesia. Kirimkan saran/kritik terhadap isi siaran tersebut ke ujipublik@kpi.go.id sebelum 31 Januari 2016.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/aliansi-selamatkan-anak-indonesia-ajak-masyarakat-evaluasi-program-televisi/">Aliansi Selamatkan Anak Indonesia Ajak Masyarakat Evaluasi Program Televisi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni dan Mahasiswa UNJ berbagi Kiat Sukses Daftar Forum Indonesia Muda 18</title>
		<link>https://unjkita.com/alumni-dan-mahasiswa-unj-bebagi-kiat-sukses-daftar-forum-indonesia-muda-18/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2016 04:16:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Indonesia Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Forum Indonesia Muda 18 udah sebentar lagi nih. Kamu perlu mempersiapkan diri sebelum melakukan pendaftaran FIM 18, berikut kiat sukses yang coba penulis kumpulkan dari...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/alumni-dan-mahasiswa-unj-bebagi-kiat-sukses-daftar-forum-indonesia-muda-18/">Alumni dan Mahasiswa UNJ berbagi Kiat Sukses Daftar Forum Indonesia Muda 18</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Forum Indonesia Muda 18 udah sebentar lagi nih. Kamu perlu mempersiapkan diri sebelum melakukan pendaftaran FIM 18, berikut kiat sukses yang coba penulis kumpulkan dari alumni FIM yang berasal dari UNJ:</p>
<h4><strong><span style="color: #339966;">Ahmad Sajali &#8211;  Presiden FIM Dejapu 2015</span></strong></h4>
<p><strong>1. Ceritakan Visi kamu untuk Indonesia</strong></p>
<p>Berbagi tentang konsep diri dan mimpi tentang negeri bisa jadi hal yg menarik untuk FIM menerimamu untuk bergabung berkontribusi bagi negeri.</p>
<h4><strong><span style="color: #339966;">Syafrida Yanti Pulungan &#8211;  FMIPA</span></strong></h4>
<p><strong>2. Lengkapi Berkasmu</strong></p>
<p>Buat teman-teman yg mau daftar FIM 18, perhatikan kelengkapan berkas jangan sampai ada berkas yang tidak lengkap, belum terisi, belum tersubmit, yg lengkap itu lebih baik. Menyegerakan boleh tapi jangan terburu-buru. Isi kelengkapan berkas dengan baik, benar &amp; sungguh &#8211; sungguh. Jangan lupa berdoa, positif thingking, semangat dan jangan menyerah sebelum ditolak 21 kali.</p>
<h4><strong><span style="color: #339966;">Lisfatul &#8211; Aktivis Komunitas Peduli Anak Marjinal</span></strong></h4>
<p><strong>3. Kontribusi untuk Masyarakat</strong></p>
<p>Track record kontrubusi kita ke masyarakat sebelum jadi keluarga FIM akan memberi peluang kamu untuk lolos.</p>
<div class="epcl-gallery"><ul class="columns-3 grid-container grid-parent np-tablet np-mobile">
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/jali-forum-indonesia-muda.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Sajali - FIS"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/jali-forum-indonesia-muda.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/rida-forum-indonesia-muda.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Syafrida - FMIPA"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/rida-forum-indonesia-muda.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/lisfa-forum-indonesia-muda.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Lisfatul - FIP"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/lisfa-forum-indonesia-muda.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/ferly-forum-indonesia-muda.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Ferly - FE"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/ferly-forum-indonesia-muda.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/halimahi-forum-indonesia-muda-copy.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Halimah - FBS"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/halimahi-forum-indonesia-muda-copy.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/ihsan-forum-indonesia-muda.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Ihsan - FMIPA"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/ihsan-forum-indonesia-muda.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li></ul><div class="clear"></div></div>
<h4><strong><span style="color: #339966;">Ferly &#8211; Co Founder UNJkita.com </span></strong></h4>
<p><strong>4. Kenali Potensi dan Karaktermu</strong></p>
<p>Mari kenali potensi dan karakter dirimu. Setelah kenali potensi dan karakter diri, lalu tuangkan dalam form pendaftaran yang cukup banyak tersebut secara lengkap dan seksama namun tidak dalam tempo yang sesingkat-singkatnya ya. Ingat, hal yang terburu-buru itu tidak baik. Kamu harus pastikan seluruh isian CV dan esai dalam form pendaftaran terisi dengan lengkap dan detail.</p>
<p>Maksimalkan waktu satu bulan pada masa pendaftaran tersebut. Dalam mengisi form pendaftaran FIM, biasanya ada tiga komponen utama yang perlu dituliskan yaitu pengalaman berorganisasi, pengalaman kepanitiaan, dan daftar prestasi serta keterampilan atau wawasan yang dimiliki.</p>
<p>Tips mendasar untuk ini adalah cantumkan kegiatan-kegiatan dan prestasi yang sedikit banyak memiliki keterkaitan satu sama lain. Jadi apabila kamu punya banyak kegiatan, tak perlu dicantumkan semua, pilihlah yang terbaik dan punya korelasi satu sama lain. Hal ini akan membuat CV yang kamu tulis semakin kuat karena dengan jelas menunjukkan apa passion atau minat kamu. Isian dalam tiap-tiap butir pertanyaan pada form pendaftaran yang sangat detail tersebut menggambarkan kapabilitas calon peserta apakah layak atau tidak bergabung dalam pelatihan FIM ini.</p>
<p><strong>5. Jaga Integritas Diri.</strong></p>
<p>Setelah kita pastikan seluruh isian CV dan esai motivasi dalam form pendaftaran terisi dengan lengkap dan detail. CV dan esai motivasi adalah komponen paling lengkap dalam form pendaftaran FIM. Selain dengan lengkap dan detail, isian CV dan esai motivasi tersebut juga harus benar-benar dan apa adanya (jujur). Disini integritasmu diuji, jangan sekali-kali menulis CV yang dilebih-lebihkan dengan poin-poin pencapaian organisasi dan prestasi yang tidak sesungguhnya, esai motivasi yang copy-paste artikel di internet, apalagi dengan melampirkan surat rekomendasi yang palsu alias hoax. Apa kata dunia jika kita notabene kita yang merupakan calon pemimpin bangsa tapi langkah awal saja sudah kita kotori dengan perbuatan-perbuatan yang tidak sepatutnya.</p>
<p><strong>6. Jangan Mudah Menyerah.</strong></p>
<p>‘’Jangan menyerah sebelum GAGAL 21 kali…!!!’’ Sebuah Quotes dari Pak Elmir Amien (Founder Forum Indonesia Muda) yang selalu menyemangati perjuangan dalam tiap langkah kebaikan kami. Quotes tersebut yang juga selalu tersemat dalam akhir proses pendaftaran.</p>
<p>Dengan total pendaftar hingga 7.000 lebih mahasiswa penjuru negeri dengan kapasitas peserta yang hanya diterima sebesar 120 orang. Artinya probabilitas kemungkinan kita diterima dalam 1 kali periode pendaftaran FIM hanya sebesar 2% atau 1 calon peserta yang bersaing dengan 60 calon peserta lain. Sungguh luar biasa bukan…?? Maka tak heran jika tak sedikit dari para peserta yang lolos pendaftaran FIM adalah peserta yang sudah berjuang lebih dari 1x (2,3,4 hingga 5 kali mendaftar).</p>
<h4><strong><span style="color: #339966;">Halimah &#8211; Kordinator Pusat ASA Muda</span></strong></h4>
<p><strong>7. Tunjukkan Kelebihanmu dengan Jujur</strong></p>
<p>Tunjukkan kelebihan dirimu -yang pasti harus jujur ya- dan apa saja yang sudah kamu lakukan untuk sekitarmu. Isi tiap kolom dalam form dengan seksama!</p>
<h4><strong><span style="color: #339966;">Ihsan &#8211; Founder UNJkita.com &amp; Kampung Sarjana</span></strong></h4>
<p>8. <strong>Cari tahu Alumninya</strong></p>
<p>Cari tahu siapa saja yang pernah lolos pendafaran FIM, seperti apa orangnya, apa pretasinya, bagaimana prinsip hidupnya, seperti apa karakternya. Setelah mengumpulkan beberapa data tersebut kamu akan tahu orang &#8211; orang seperti apa yang memiliki peluang besar lolos pendaftaran FIM.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/alumni-dan-mahasiswa-unj-bebagi-kiat-sukses-daftar-forum-indonesia-muda-18/">Alumni dan Mahasiswa UNJ berbagi Kiat Sukses Daftar Forum Indonesia Muda 18</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
