<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tips Akademik Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/tips-akademik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/tips-akademik/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2020 23:15:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Tips Akademik Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/tips-akademik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jurus Andalan Tepis Salah Jurusan</title>
		<link>https://unjkita.com/jurus-andalan-tepis-salah-jurusan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2017 02:13:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Masuk PT]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Memilih Jurusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=7369</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berbeda dari SMA, SMK, atau sederajat, kalian yang baru lulus dan akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi tentulah tengah pusing menghadapi beragam jurusan yang tersedia....</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/jurus-andalan-tepis-salah-jurusan/">Jurus Andalan Tepis Salah Jurusan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berbeda dari SMA, SMK, atau sederajat, kalian yang baru lulus dan akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi tentulah tengah pusing menghadapi beragam jurusan yang tersedia.</p>
<p>Ingin kuliah sesuai cita-cita, tapi masih kelimpungan memilih jurusan yang pas? Atau hendak masuk perguruan tinggi favorit yang didesaki saingan, namun takut salah jurusan dan tak cocok dengan pilihan?</p>
<p>Setiap orang yang akan berkuliah pasti pernah merasa kebingungan dalam menentukan jurusan. Biar enggak jadi menyesal karena jurusan, cobain hal berikut deh!</p>
<h3><strong>1. Kumpulin Info Sebanyak-banyaknya</strong></h3>
<p>Informasi akan memandumu memahami jurusan-jurusan yang ada di bangku perkuliahan. Tentulah di kampus, ada beberapa nama jurusan yang mungkin tidak sesuai dengan bobot perkuliahan namun masih berkaitan. Agar mendapat gambaran detail, coba mulai menggali tentang jurusan yang sedang kamu inginkan lewat internet, media sosial, tanya para alumni yang kalian kenal, atau berdiskusi pada senior di sekolah yang sedang berkuliah di jurusan tersebut.</p>
<h3><strong>2. Perhatikan Potensi Diri Sendiri</strong></h3>
<p>Bicara jurusan, pasti mengarah pada profesi idaman. Buatlah sesegera mungkin <em>list</em> prestasi apa saja yang sudah kamu capai, dan tulis pula jurusan yang berhubungan dengan minat dan aktivitas penunjang prestasimu. Setelah itu, hubungkan dengan jurusan yang telah kamu ketahui yang menurutmu sesuai.</p>
<h3><strong>3. Sering-seringlah Berdiskusi dengan Guru BK</strong></h3>
<p>Gunanya guru Bimbingan Konseling di sekolah, kerap diartikan sebagai guru yang menangani kenakalan siswa. Padahal enggak demikian lho! Kamu yang sedang galau jurusan, mintalah saran dari guru Bimbingan Konselingmu di sekolah. Karena mereka telah berpengalaman mengurus rangkaian seleksi penerimaan mahasiswa baru bagi siswanya dari tahun ke tahun, tentulah pandangan dan pengetahuan mereka tentang jurusan lebih luas dan pasti akurat.</p>
<h3><strong>4. Lihat Nilai Akademik</strong></h3>
<p>Beberapa jurusan memiliki syarat sesuai nilai mata pelajaran khusus. Semisal, kalian meminati jurusan teknik, maka yang perlu diperhatikan adalah nilai pada mata pelajaran IPA.</p>
<h3><strong>5. Catat Beragam Syarat</strong></h3>
<p>Setiap universitas dengan jurusan tertentu mutlak memberi ketentuan bagi calon mahasiswanya dalam menentukan kelulusan CAMABA (Calon Mahasiswa Baru), kalau kalian ingin mendapat jurusan sesuai keinginan, jangan pernah melupakan apalagi mengabaikan syarat-syarat yang telah diberikan. Baik itu syarat dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi, tes, wawancara, ataupun hal lainnya.</p>
<h3><strong>6. Bertekad kuat</strong></h3>
<p>Saat menentukan jurusan yang kita inginkan, seseorang tak hanya menghadapi ego dirinya sendiri, tetapi juga mesti bertanya pada diri sendiri dan membuat perjanjian. Kuliah tak lagi seperti sekolah, banyak waktu yang mesti dikorbankan, apalagi ketika terjun ke dunia skripsi, maupun kesabaran menghadapi tuntutan jurusan yang memiliki tenggat masa perkuliahan. Kalau tidak memiliki komitmen tinggi, meski awalnya terdapat kesesuaian antara keinginan dan jurusan, nantinya seseorang bisa saja bosan kemudian berhenti di tengah jalan.</p>
<h3><strong>7. Jangan Terpaku dan Terlalu Kaku</strong></h3>
<p>Jurusan dalam perkuliahan tak mutlak jadi penentu dalam masa depan. Banyak faktor lain yang bisa dijadikan acuan seseorang dalam mewujudkan impian selain jurusan. Kalau kamu masih setia menunggu dan berjuang demi jurusan yang kamu harapkan, baiknya diperkuat dengan doa serta usaha yang lebih. Namun, tak ada salahnya membuka diri dengan menyiapkan jurusan lain yang masih berkesinambungan dengan cita-cita kamu. Selain usia tidak terbuang hanya untuk menunggu, bisa jadi memang takdir yang menuntunmu sukses meski dengan berpindah haluan.</p>
<p>Sekian motivasi tentang memilij jurusan dari Tim UNJKita. Apapun keinginan dan jurusan yang hendak ditekuni, perkuatlah motivasi sobat ya!</p>
<blockquote><p><strong>Perkuliahan sejatinya gerbang kedewasaan, bukan hanya memaksakan keinginan pada satu jurusan.</strong></p></blockquote>
<p><strong>Oleh: Dian Pertiwi Joshua (PKK, Fakultas Teknik 2012)</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/jurus-andalan-tepis-salah-jurusan/">Jurus Andalan Tepis Salah Jurusan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Skripsi Biasa</title>
		<link>https://unjkita.com/bukan-skripsi-biasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Puteri Sarah Ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2017 00:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Essay]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Akademik]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=5800</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com – Skripsi, merupakan tugas akhir yang memberatkan bagi sebagian orang, tetapi skripsi juga bisa dijadikan bahan untuk berprestasi. Seperti Irfan Teguh Prima (FE UI, 2012)...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/bukan-skripsi-biasa/">Bukan Skripsi Biasa</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com –<strong> </strong>Skripsi, merupakan tugas akhir yang memberatkan bagi sebagian orang, tetapi skripsi juga bisa dijadikan bahan untuk berprestasi. Seperti Irfan Teguh Prima (FE UI, 2012) skripsi yang ia kerjakan menjadi jalan bagi ia untuk berprestasi di dunia Internasional, skripsi yang ia ia kerjakan dipublikasikan dan kemudian dipresentasikan di beberapa <em>conference</em> tingkat internasional.</p>
<p>Beberapa hari yang lalu di forum “Road Show Bakti Nusa 7” kak irfan selaku narasumber memaparkan tips menulis yang baik agar dapat difahami orang banyak.</p>
<p>Dan berikut cara menulis essay yang baik ala kak irfan:</p>
<h3><strong>Biasakan Untuk Menulis Sesuatu Secara Logis dan Sesuai Kronologis.</strong></h3>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-3725" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor.jpg" alt="" width="712" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor.jpg 712w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-150x101.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-800x539.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-990x667.jpg 990w" sizes="(max-width: 712px) 100vw, 712px" /></p>
<p><em>“Teman-teman yang mahasiswa pasti sudah terbiasa dalam menulis sesuatu kan, mulai itu dari menulis jawaban soal, tugas kuliah, sampai menulis email dan sms. Meskipun begitu, kebanyakan dari kita belum terbiasa dalam menulis secara logis dan runut. Tips menulis yang baik dan paling sederhana adalah cara menulis yang sudah kita pelajari sejak zaman SD, jadi saya rasa ini bukan hal yang baru. Nah, tips menulis yang baik dan sederhana itu dimulai dari kita harus bisa membuat kalimat yang lengkap dan memiliki Subjek, Predikat, Objek (minimal). Jika teman-teman tidak bermasalah dengan peraturan itu, maka aturan selanjutnya dalam menulis adalah teman-teman harus bisa membuat paragraf yang hanya memiliki satu ide di setiap paragrafnya. Biasanya kita yang sangat pintar dan tau banyak hal ini sangat sulit untuk menulis, tapi sekalinya punya ide untuk menulis maka semua hal rasanya ingin kita sampaikan. Hal itu membuat kita menjadi ingin menyampaikan semua hal dalam satu kalimat ataupun dalam satu paragraf. Nah, try to keep in mind bahwa dalam menulis kita harus membiasakan menulis secara concise. Concise ieu teh apa bro? Concise itu kalau dalam Bahasa Jawa adalah expressing or covering much in few words; brief in form but comprehensive in scope.”</em> Ujar kak Irfan</p>
<h3><strong>Fokus dalam Membuat Judul</strong></h3>
<p><em>“Bagian utama dalam menulis esai yang sering kita lupakan, sama kaya saya barusan, adalah membuat judul. Tips saya soal membuat judul adalah fokus.  Fokus dengan apa yang kalian mau utarakan. Jangan menghabiskan waktu untuk mencari judul yang WoW ataupun sophisticated. Judul yang terbaik adalah kalau dari membaca judul esai kalian saya ga perlu baca esai kalian lagi #eh, sorry, maksudnya setelah membaca judulnya orang jadi tau kalian akan membicarakan apa. Judul terlalu panjang akan bikin pembaca langsung bosan, judul yang terlalu pendek ga membuat orang jadi penasaran juga, bisa jadi malah ilfeel. Hehe”</em> Ujarnya lagi</p>
<h3><strong>Buat Pendahuluan yang Meyakinkan, dan Akhiri Dengan <em>Ending</em> yang Mengesankan.</strong></h3>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-4416" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/09/Politik.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/09/Politik.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/09/Politik-150x100.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/09/Politik-631x420.jpg 631w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Menurut kak Irfan pendahuluan merupakan bagian tersulit dalam menulis esai. Ia menyarankan untuk menaruh perhatian lebih di bagian ini. Pendahuluan yang kuat menjadi awal untuk memastikan tulisan dan pastikan menuliskan sesuatu yang<em> stand out from the crowd</em> (hal yang unik yang berbeda dari yang lain). Lalu buat penutup dengan kesan yang kuat, artinya pembaca yakin bahwa penutup yang kalian buat itu “benar” atau “bisa dicapai” dalam kasus esai beasiswa.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Jadilah Diri Sendiri</strong></li>
</ol>
<p>Artinya jangan menuliskan sesuatu dari tulisan orang lain. Kalau memang butuh referensi lain maka baca tulisan orang tersebut sampai selesai, lalu tuliskan poin pentingnya. Pakai poin yang sudah ditulis untuk menulis esai kita sendiri. Pembaca yang tidak kenal dengan kalian akan tau kalau tulisan kalian itu merupakan gaya bahasa kalian atau gaya bahasa orang lain.</p>
<h3><strong>Baca Lagi Secara Menyeluruh Tulisan Kita</strong></h3>
<p>Baca dan periksa kalimat per kalimat. Kalau perlu ketika membaca juga dibunyikan biar kalian mendapatkan feel apakah kalimat yang kalian tulis sudah tepat, masuk akal, runut, ataupun mudah dipahami pembaca. Lalu, coba cari teman yang bisa kalian minta tolong untuk membantu mengoreksi esai kalian. Minta mereka baca, secara serius ya, dan minta tolong kasih pointer di setiap kesalahan atau masukan. Gunakan itu sebagai bahan perbaikan esai kalian.</p>
<p>“<em>Fase terpenting dalam menulis, yaitu Revised, Rewrite, Revised. Jadi jangan merasa bosan dalam membaca esai kalian lagi. Saya sendiri biasanya ketika menulis itu bisa membaca esai saya sampai puluhan kali untuk memeriksanya. Jadi jangan cepat merasa bosan.</em>” Ujar kak Irfan sebagai kalimat terakhir sebagai penutup dari pemaparannya terkait tips membuat essay.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/bukan-skripsi-biasa/">Bukan Skripsi Biasa</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Menghadapi Semester Baru di 2017</title>
		<link>https://unjkita.com/tips-menghadapi-semester-baru-di-2017/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2017 10:59:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Semester Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Akademik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=5566</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; 2017 sebuah angka baru di awal tahun ini mengartikan sebuah awal yang baru dan tentunya semester yang baru. Banyak persiapan yang harus kita...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tips-menghadapi-semester-baru-di-2017/">Tips Menghadapi Semester Baru di 2017</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; 2017 sebuah angka baru di awal tahun ini mengartikan sebuah awal yang baru dan tentunya semester yang baru. Banyak persiapan yang harus kita persiapkan agar matang dan sesuai dengan ekspektasi kita di tahun 2016 sebelumnya agar realitanya nanti tidak cuma sekedar ekspektasi saja ya, hehe. Persiapan apa saja sih yang harus dipersiapkan kita untuk memulai semester yang baru ini secara mental dan fisik saja belum cukup? Mungkin hal – hal berikut ini bisa menjadi gambaran untuk kalian yang ingin lebih baik di semester depan, <em>so let’s check it out</em> :</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>1. Persiapkan mental liat nilai di SIAKAD</strong></h6>
<p>Anak UNJ pasti sudah tidak asing mendengar kata SIAKAD kan? Siakad yang merupakan singkatan dari sistem informasi akademik yang dibuat untuk membantu kita dalam kegiatan administrasi akademik secara online, penerimaan mahasiswa baru, pembuatan kurikulum, pengisian KRS dan liat nilai kita di KHS. Nah kenapa melihat nilai di SIAKAD salah satu hal penting yang harus kita lakukan, karena kita bisa mendapat gambaran dan menilai sendiri bila masih ada kelemahan atau kekurangan di mata kuliah apa yang harus kita tingkatkan, atau bila nilainya bagus semua kita juga bisa mengetahui potensi kita lebih kuat dimana hitung-hitungan, hafalan atau <em>softskill</em> lainnya. Sehingga tentunya lebih pede dong kalau sudah tau kekuatan kita di awal lembaran kisah 2017 ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>2. Mulai mereview pelajaran dan coba buat Jadwal serta skala prioritas</strong></h6>
<p>Setelah kita tahu bulat dengan potensi kita, mulai deh persiapan terbaiknya yaitu mulai me-<em>review</em> pelajaran di semester lalu. Jangan dianggap sepele loh karena semester depan dan semester lalu selalu berhubungan layaknya kisah asmara yang tak bisa dipisahkan. Coba buat jadwal dan skala prioritas kita untuk bisa mengatur diri dalam Akademik, Keluarga, Kegiatan Kampus, Bermain, dan lain – lain selain memudahkanmu kita menjadi lebih hidup dengan teratur.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>3. Bersosialisasi dengan kakak tingkatmu dan mahasiswa baru</strong></h6>
<p>Eits jangan salah maksud disini bukan modus ya. Bersosialisasi disini ada baiknya kalau bisa ke segala arah baik kakak tingkat ataupun adik tingkat nanti. Memperbanyak sosialisasi akan memperluas relasi kalian. Setidaknya kalian bisa lebih paham situasi semester baru ini dari kakak tingkat kalian yang sudah lebih awal menaklukan semester itu dan kalian juga bisa menjadi figur yang membantu adik tingkat kalian juga dan siapa tau kalian bisa tertular oleh semangat adik tingkat kalian yang masih memiliki semangat tinggi untuk berkuliah. Simbiosis mutualisme kan? Hehe.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>4. Kenali dosen dan dosen pembimbingmu</strong></h6>
<p>Sebenarnya untuk memahami dosen dan dosen pembimbingmu sudah harus kalian lakukan dari semester – semester awal. Tapi tenang tidak ada kata terlambat, Karena terlambat 15 menit masih dibolehkan masuk sama dosennya hehe. Kenali dosen dan dosen pembimbingmu dengan baik. Karena dosen juga manusia punya rasa punya hati wehehe… Kalian akan selalu membutuhkan jasa beliau dari praktek PKL, KKL, KKN, SUP, sampai ke Sidang Skripsi nantinya. kebayang dong kalau kita belum kenal dosennya dan kita gak tau keadaan apa yang bikin beliau marah atau kesal. Wah bisa – bisa sulit ketemu nanti. Karena kenal dengan dosen bukan hal tabu loh, siapa tau beliau bisa menjadi sahabat atau orang tua kita di kampus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>5. Pelajari mata kuliah yang menurut kamu menakutkan.</strong></h6>
<p>Apa nih yang paling menakutkan bagi kalian, hitung hitungan? Hafalan? Presentasi ke depan? Menulis panjang? Hehe. Tenang jangan takut karena sebenarnya hal yang paling menakutkan kadang menjadi senjata terkuat kita dalam menghadapi semester baru ini loh, siapa tau kamu yang awalnya takut hitung hitungan setelah menemukan polanya jadi ketagihan atau kamu yang takut presentasi ke depan malah nantinya jago bahkan seperti pembawa acara di televisi. Intinya untuk menguasai apapun yang menakutkan bagi diri kita adalah menguatkan alam sadar kita dari sugesti menjadi motivasi kita nantinya ini bukan hipnotis loh. Karena semua hal yang menakutkan menurut kamu selalu ada cara untuk mengatasinya dan seperti poin sebelumnya jangan lupa juga untuk minta sarannya ke dosen pembimbing, kakak dan adik tingkat, keluarga agar kamu tau cara mengatasi atau meminimalisirnya.</p>
<p>Jadi sudah siap menghadapi semester baru di tahun 2017 ini?</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tips-menghadapi-semester-baru-di-2017/">Tips Menghadapi Semester Baru di 2017</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
