<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sosial politik Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/sosial-politik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/sosial-politik/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Nov 2019 22:55:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>sosial politik Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/sosial-politik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rilis Aksi Gruduk DPRD DKI</title>
		<link>https://unjkita.com/rilis-aksi-gruduk-dprd-dki/</link>
					<comments>https://unjkita.com/rilis-aksi-gruduk-dprd-dki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fauzi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2019 11:13:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[sosial politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=21920</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Jadebek melakukan Aksi Gruduk DPRD DKI Jakarta. Aksi tersebut dihadiri oleh lebih kurang 100 orang dari berbagai...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/rilis-aksi-gruduk-dprd-dki/">Rilis Aksi Gruduk DPRD DKI</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Jadebek melakukan Aksi Gruduk DPRD DKI Jakarta. Aksi tersebut dihadiri oleh lebih kurang 100 orang dari berbagai kampus seperti UNJ, UI, STEI SEBI, STIE IGI, dan Polimedia.</p>
<blockquote><p>“FSLDK akan terus mengawal isu ini, sampai benar benar saham bir di DKI Jakarta dilepas”</p></blockquote>
<p> Terang Mujahid, Ketua Pusat Komunikasi Daerah FSLDK Jadebek, didepan gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/3).</p>
<p>Aksi tersebut dimulai pukul 13.30 WIB yang diawali dengan berjalan kaki dari depan Balaikota menuju Gedung DPRD DKI. Dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Totalitas Perjuangan dan orasi ilmiah dari Ketua LDK serta pembacaan puisi dan teatrikal.</p>
<p>Pada pukul 14.00 WIB perwakilan FSLDK antara lain Mujahid UNJ, Firdaus UNJ, Suhandi UNJ, Bayu UI, Fuad STIE IGI melakukan audiensi dengan Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD DKI, yaitu Syarifudin dari fraksi Partai Hanura, Komisi B (Perekonomian). Hasil audiensi tersebut sebagai berikut:</p>
<p><strong>1. Pernyataan penolakan penjualan saham bir hanya pernyataan individu, bukan pernyataan DPRD.</strong></p>
<p>“Pernyataan kontroversial yg dilakukan oleh Ketua DPRD DKI Edi Marsudi dari Fraksi PDIP dan Bestari dari Fraksi Nasdem bukanlah merupakan suara DPRD secara kelembagaan, melainkan suara mereka sebagai individu” Terang Syarifudin.</p>
<p><strong>2. Belum ada pembahasan mengenai penjualan saham bir di Badan Musyawarah karena surat belum diterima Komisi B DPRD dari Sekretaris Dewan.</strong></p>
<p>Aksi ditutup oleh ketua Puskomda FSLDK Jadebek Mujahid Robbani Sholahuddin dengan pernyataan sikap sebagai berikut:</p>
<p>1. Mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk segera menjual saham milik Pemprov DKI Jakarta di produsen Anker Bir, PT Delta Djakarta Tbk (DLTA);</p>
<p>2. Mendesak DPRD DKI Jakarta untuk segera menyetujui rencana Pemprov dalam menjual saham perusahaan bir karena rakyat DKI Jakarta lebih membutuhkan air bersih, sekolah dan fasilitas publik lainnya daripada air beralkohol;</p>
<p>3. Menolak caleg-caleg dari parpol di DPRD DKI Jakarta yang menolak penjualan saham bir milik Pemprov DKI Jakarta;</p>
<p>4. Mengajak rakyat DKI Jakarta untuk tidak memilih caleg-caleg dari parpol di DPRD DKI Jakarta yang menolak penjualan saham bir milik Pemprov DKI Jakarta karena terbukti tidak mendengarkan aspirasi rakyat.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/rilis-aksi-gruduk-dprd-dki/">Rilis Aksi Gruduk DPRD DKI</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/rilis-aksi-gruduk-dprd-dki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mendorong Debat yang Mencerahkan</title>
		<link>https://unjkita.com/mendorong-debat-yang-mencerahkan/</link>
					<comments>https://unjkita.com/mendorong-debat-yang-mencerahkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2019 07:08:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[sosial politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=21723</guid>

					<description><![CDATA[<p>Debat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) putaran pertama telah digelar pada Kamis (17/1). Tanggapan positif dan negatif bergulir pada kedua pasangan calon. Bahkan,...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mendorong-debat-yang-mencerahkan/">Mendorong Debat yang Mencerahkan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;">Debat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) putaran pertama telah digelar pada Kamis (17/1). Tanggapan positif dan negatif bergulir pada kedua pasangan calon. Bahkan, kritik atas format debat pemilihan presiden (pilpres) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak terbendung hingga KPU merespons hal itu dengan membuka peluang untuk dirumuskannya kembali format debat pada putaran selanjutnya.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> “Selain kritik bocoran kisi-kisi, KPU juga akan mengevaluasi teknis dan mekanisme debat selanjutnya,” Ungkap Wahyu Setiawan (18/1) selaku Komisioner KPU disitir dari laman </span></span><a href="https://nasional.sindonews.com/read/1371724/12/kpu-terima-banyak-masukan-format-debat-capres-berpotensi-diubah-1547824406"><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"><i>sindonews.com</i></span></span></a><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;">.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> Debat pilpres merupakan sarana baik untuk mencerahkan publik, salah satunya terkait penjelasan visi dan misi yang komprehensif dari masing-masing calon pasangan. Harapannya, visi dan misi kontenstan akan dieksplorasi saat debat hingga ke akar-akarnya. Visi dan misi akan tereksplorasi dengan format debat yang baik. Pada gilirannya, diharapkan pula bahwa kontestan akan saling bertanya dan menjawab sebagai bentuk uji kualitas satu sama lain mengenai ide besar yang diusung.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> Namun, debat pilpres putaran pertama tidak menghadirkan itu sehingga KPU selaku formatur debat menuai banyak kritik. Selain itu, juga tak kalah penting ialah pada debat tersisa performa masing-masing calon harus cerdas dan kritis sehingga akhirnya membuka tabir pembeda yang ditawarkan oleh kedua pasangan calon.</span></span></p>
<blockquote><p>Pada debat pertama, publik kurang tercerahkan karena muncul pertanyaan dan jawaban diklaim berbasis data. Namun, ketika dilakukan crosscheck tidak lebih berangkat dari tendensi.</p></blockquote>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> Contohnya, pertanyaan yang di dalamnya mempertanyakan tentang caleg eks napi korupsi, capres Joko Widodo menyebut Partai Gerindra paling banyak terkait hal itu dengan mengklaim menukil data dari </span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"><i>Indonesia Corruption Watch</i></span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> (ICW). Namun, ternyata dihimpun dari beberapa media, rilis data dari ICW terbaru malah menunjukkan Partai Golkar sebagai penyumbang tertinggi jumlah caleg eks-napi korupsi.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> Kemudian soal </span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"><i>tax ratio</i></span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> yang Prabowo Subianto katakan bahwa sekarang hanya menyentuh 10% bahkan kurang. Sedangkan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat bahwa pada tahun 2018 </span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"><i>tax ratio </i></span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;">sebesar 11,5%. Ini yang dimaksud publik menjadi kurang tercerahkan pada debat pertama. Ini mengkhawatirkan karena bisa publik saja mengonsumsinya mentah-mentah, mengingat literasi bangsa ini belum atau masih jauh dari kata baik. Hal semacam itu seharusnya dihindari, karena berpotensi memperkeruh suasana.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> Untuk memunculkan iklim debat yang diharapkan tampaknya bisa dilakukan beberapa hal di antaranya; pertama, KPU dapat mengonsep format debat hingga dapat mengeksplorasi </span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"><i>Grand Design</i></span></span><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> kedua pasang calon sesuai tema yang diangkat.</span></span></p>
<p><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;"> Kedua, kontestan pilpres harus bijak, beritikad baik sebagai negarawan dalam debat, hingga tidak lagi keluar data-data keliru sebagai bentuk tanggungjawab mencerahkan calon pemilih dan mencerahkan kondisi masyarakat yang sempat keruh di tengah kontestasi politik ini.</span></span></p>
<p><em><span style="font-family: Times New Roman, serif;"><span style="font-size: medium;">Suntingan setelah dipublikasi di koran sindo dalam rubrik “Poros Mahasiswa” pada Kamis (24/1/19)</span></span></em></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mendorong-debat-yang-mencerahkan/">Mendorong Debat yang Mencerahkan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/mendorong-debat-yang-mencerahkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Debat Sosial &#038; Politik (DESOS) BEM FE UNJ 2016</title>
		<link>https://unjkita.com/debat-sosial-politik-desos-bem-fe-unj-2016/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2016 01:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Agenda Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[sosial politik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=4475</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/debat-sosial-politik-desos-bem-fe-unj-2016/">Debat Sosial &#038; Politik (DESOS) BEM FE UNJ 2016</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun. -Ir. Soekarno</em></p>
<h3 style="text-align: center;">  *OPEN REGISTRATION*</h3>
<h3 style="text-align: center;">  DESOS NASIONAL 2016</h3>
<h3 style="text-align: center;">Think Global,  Act Local For Better Indonesia</h3>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>DESOS ( Debat Sosial &amp; Politik)</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Merupakan sebuah ajang perlombaan Debat Ilmiah Tingkat Nasional mengenai Isu hangat dari sudut pandang Ekonomi, maupun Sosial &amp; Politik berbahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh BEM FE UNJ dan diperuntukkan bagi seluruh mahasiswa/i aktif perguruan tinggi (negeri/swasta) Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>TIMELINE:</strong></p>
<ul>
<li>Registration: 1 September s.d. 15 Oktober 2016</li>
<li>Technical Meeting: 22 Oktober 2016</li>
<li>Debate: 29 &amp; 30 Oktober 2016</li>
</ul>
<p>Kampus A Universitas Negeri Jakarta</p>
<p>Rp. 300.000,- / team</p>
<p>(1 team terdiri dari 3 orang)</p>
<p>Hadiah Jutaan Rupiah</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Syarat dan Ketentuan Peserta</strong></h6>
<ol>
<li>Peserta merupakan mahasiswa jenjang D3/S1 yang terdaftar sebagai mahasiswa aktif, dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Surat Keterangan Mahasiswa Aktif</li>
</ol>
<ol start="2">
<li>Peserta dalam satu tim wajib berasal dari universitas yang sama</li>
</ol>
<ol start="3">
<li>Peserta wajib mengikuti alur pendaftaran dan rangkaian acara</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Cara Pendaftaran</strong></h6>
<ol>
<li>Melakukan pendaftaran via _whatsapp_ dengan format : Nama Instansi/Universitas_Nama Ketua Kelompok_Angkatan_L/P_No.tlp Ke Nadya Rizma (087888220013)</li>
</ol>
<ol start="2">
<li>Mendownload formulir di website bemfe.org Lalu diisi sesuai dengan informasi anggota kelompok</li>
</ol>
<ol start="3">
<li>Mengirim formulir yang telah diisi ke email desosfeunj16@gmail.com</li>
</ol>
<ol start="4">
<li>Melakukan pembayaran ke nomor rekening 7086201776 (Bank Syariah Mandiri) a.n Afriani Habibah Sebesar Rp300.000,- perkelompok dan</li>
</ol>
<ol start="5">
<li>Melakukan konfirmasi kembali dan menyertakan bukti pembayaran ke Nadya Rizma (087888220013)</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Further Information:</strong></h6>
<ul>
<li>Nadya Rizma : 087888220013(whatsapp)</li>
<li>Feri widia astuti : 082244436420 (line/wa)</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<p>#DESOS2016</p>
<p>#SandyaSadajiwa</p>
<p>#BEMFEUNJ</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<ul>
<li>Instagram : @BEMFE_UNJ</li>
<li>Twitter : @BEMFE_UNJ</li>
<li>Line :@ http://line.me/ti/p/%40lfd9135f</li>
<li>Email : bemfeunj@gmail.com</li>
<li>Website : www.bemfeunj.org</li>
</ul>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/2796.png" alt="➖" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>©BEM FE UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/debat-sosial-politik-desos-bem-fe-unj-2016/">Debat Sosial &#038; Politik (DESOS) BEM FE UNJ 2016</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
