Seiring dengan berkembangnya teknologi, melakukan apa pun menjadi lebih mudah, tak terkecuali menjalankan bisnis. Termasuk bagi Anda yang masih menempuh pendidikan di universitas, tak ada salahnya untuk mencoba. Apalagi, ada banyak jenis usaha untuk mahasiswa yang bisa dilakukan.

Bahkan, ada beberapa bisnis yang bisa dijalankan tanpa memerlukan modal. Anda hanya perlu memilih usaha sesuai dengan minat dan carilah peluang.

Jika masih bingung ingin memulai usaha dalam bidang apa, intip beberapa rekomendasi usaha untuk mahasiswa di bawah ini. Siapa tahu ada salah satu yang bisa menarik perhatian.

1. Fashion

Apabila Anda adalah pencinta fashion, mengapa tak mencoba berbisnis di bidang ini? Tidak punya modal? Tenang saja, Anda bisa melakukan sistem dropship atau reseller. Jadi, Anda tidak perlu memiliki stok barang sendiri.

Anda hanya perlu mencari penyuplai barang dengan harga miring dan tepercaya. Jalinlah komunikasi yang baik dengan penyuplai. Anda bahkan dapat meminta foto produk untuk digunakan sebagai sarana penawaran secara daring.

Tambahan lagi, sistem reseller atau dropship cocok pula dijadikan sebagai usaha untuk mahasiswa kos karena tak perlu menyiapkan tempat untuk stok barang. Modal yang diperlukan hanya telepon seluler dan kuota internet saja.

Makin lama bisnis dijalankan, Anda tentunya akan semakin memahami kebutuhan pasar. Untuk mengembangkan usaha, tak ada salahnya jika Anda kelak ingin membangun brand sendiri.

Misalnya dengan membangun clothing line sendiri. Modalnya mungkin memang tidak sedikit, tetapi Anda bisa menggunakan keuntungan berjualan sebagai reseller atau dropshipper untuk menyediakan stok atau hal-hal penunjang yang diperlukan.

Lakukanlah promosi dengan baik dan buatlah semenarik mungkin. Usaha di bidang fashion, terutama dengan mengusung brand sendiri ini bisa menjadi salah satu jenis bisnis jangka panjang untuk mahasiswa.

2. Desain Grafis

Alih-alih membutuhkan modal, membuka usaha sebagai desainer grafis hanya membutuhkan keterampilan. Sangat cocok dijadikan sebagai usaha untuk mahasiswa yang memiliki uang saku pas-pasan.

Di era modern ini, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk promosi, terutama secara online. Untuk pemula, media sosial sepertinya merupakan sarana yang tepat. Anda bisa mengunggah portofolio, baik itu di Instagram, Twitter, maupun Facebook.

Apabila promosi berhasil, biasanya calon konsumen menginginkan konsultasi tentang konsep hingga bujet untuk membuat desain. Anda bisa melakukannya melalui fitur yang telah disediakan oleh media sosial tersebut, yaitu direct message.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa memberi informasi kontak pribadi, seperti WhatsApp atau surel kepada konsumen. Pastikan konsumen bisa berkomunikasi dengan mudah sehingga terjalin kesepakatan yang baik di antara kedua belah pihak.

Mungkin tidak sedikit orang yang memilih dunia desain grafis sebagai jalan bisnisnya. Untuk itu, persaingan antara desainer satu dengan yang lainnya cenderung sangat ketat. Agar tidak kalah saing dengan pelaku bisnis lain, Anda dituntut untuk tetap kreatif dan jangan ragu berinovasi.

Bukan hanya dari segi desain, dalam hal promosi pun sebisa mungkin dilakukan secara kreatif untuk menarik minat calon konsumen.

Tidak ada salahnya jika Anda ingin berkonsultasi dengan orang yang lebih ahli di bidang ini. Jangan lelah untuk mempelajari hal baru dan mencari tahu tren pasar.

3. Preloved Barang

Punya banyak barang yang sudah tidak terpakai tetapi kondisinya masih bagus? Daripada hanya disimpan saja, lebih baik diubah menjadi pundi-pundi rupiah.

Kumpulkanlah barang-barang yang masih layak pakai atau berfungsi dengan baik. Misalnya, benda-benda fashion seperti baju, sepatu, atau tas.

Selain bisa mempromosikannya melalui media sosial pribadi, saat ini juga banyak situs atau aplikasi yang ditujukan khusus untuk sarana jual beli barang bekas. Situs aplikasi ini bisa jadi dapat menjaring calon konsumen lebih banyak karena keamanannya.

Sebagian besar situs atau aplikasi tersebut menerapkan sistem rekening bersama. Jadi, setiap konsumen melakukan pembelian, mereka akan mentransfer uang ke rekening bersama tersebut. Jika barang sudah diterima, baru uang hasil penjualan akan dikirim ke rekening pribadi penjual.

Namun, tidak ada salahnya juga jika ingin memasarkan barang preloved di media sosial atau akun online shop pribadi. Untuk melebarkan bisnis, Anda juga bisa menyediakan jasa titip barang dari orang lain untuk dijualkan. Anda bisa mengambil keuntungan untuk setiap barang orang lain yang terjual.

4. Jasa Titip Barang

Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan jasa titip beli barang, bukan? Bisnis seperti ini sudah banyak sekali ditemukan dan cukup populer di media sosial, khususnya Instagram.

Usaha untuk mahasiswa ini sangat cocok dijalankan bagi Anda yang gemar jalan-jalan dan belanja. Salah satu contoh usaha ini adalah menyediakan jasa titip beli barang yang tersedia di pusat perbelanjaan, seperti mal.

Setiap jalan-jalan ke mal, Anda bisa mengunggah story di Instagram berisikan barang-barang yang ingin dijual. Tanyakan kepada followers Anda, apakah mereka berminat membeli atau tidak. Cara ini bisa menjadi solusi bagi calon konsumen yang malas atau tidak sempat pergi berbelanja sendiri.

Jika ada yang berminat, barulah belikan barang tersebut dan jangan lupa pasang tarif jasa titipnya, ya! Untuk lebih amannya, mintalah konsumen untuk melakukan pembayaran via transfer terlebih dulu sebelum barang Anda belikan.

Selain tidak perlu menggunakan uang sendiri, hal ini juga bertujuan untuk meminimalisasi risiko konsumen membatalkan pesanan setelah barang dibeli. Jadi, Anda tidak akan rugi karena pembelian barang tidak dilakukan dengan uang pribadi.

Selain saat sedang berjalan-jalan ke mal, usaha jasa titip barang juga bisa dilakukan ketika Anda pergi berlibur. Kunjungi pusat perbelanjaan khas dari daerah tujuan. Jangan lupa beri tahu calon konsumen jika Anda akan mengunjungi tempat tersebut.

Dengan menjalankan jenis usaha untuk mahasiswa ini, Anda membantu calon konsumen yang ingin membeli suatu barang dari daerah, tetapi memiliki keterbatasan waktu sehingga belum bisa mengunjunginya.

Jika ada konsumen yang belum menentukan pilihan akan membeli apa, ketika di lokasi Anda bisa mengambil foto dari barang dagangan yang ada. Lakukan promosi semenarik mungkin untuk menarik minat calon pembeli.

5. Bisnis Makanan

Jika kebetulan Anda memiliki hobi mengolah makanan, cobalah untuk terjun di usaha untuk mahasiswa di bidang kuliner. Siapa tahu banyak teman Anda yang menyukainya kemudian bisa merekomendasikannya ke orang lain. Dengan begitu, pasar Anda akan makin luas.

Ada banyak sekali usaha makanan yang cocok untuk mahasiswa. Tinggal pilih saja satu atau beberapa menu masakan yang paling Anda kuasai. Bisa berupa menu lauk atau kudapan yang memang banyak disukai anak kuliahan.

Kalau tidak memiliki bujet besar di awal untuk menjalankan usaha  pun tidak masalah. Sebelum memulai, Anda bisa menyisihkan uang jajan. Jika sudah terkumpul, jadikan tabungan tersebut sebagai modal usaha mahasiswa untuk berbisnis makanan kecil.

Baca Juga: Dropship, Bisnis Tanpa Modal untuk Mahasiswa

Itulah tadi beberapa rekomendasi usaha untuk mahasiswa yang berhasil kami rangkum. Di antara kelima jenis di atas, adakah salah satu yang Anda minati?

 

Sumber:

www.berdesa.com/

www.cermati.com/

www.kolomsatu.com/