<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karya Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/karya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/karya/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 Oct 2018 07:40:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Karya Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/karya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Reds Soldier Terbitkan Buku Pergerakan</title>
		<link>https://unjkita.com/reds-soldier-terbitkan-buku-pergerakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fauzi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2018 06:24:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=18953</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam dunia pergerakan mahasiswa, tentu secara umum dikenal tiga jenis pergerakan, yaitu gerakan sosial, gerakan jalanan (demonstrasi), dan gerakan intelektual. Untuk gerakan yang terakhir sendiri...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/reds-soldier-terbitkan-buku-pergerakan/">Reds Soldier Terbitkan Buku Pergerakan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia pergerakan mahasiswa, tentu secara umum dikenal tiga jenis pergerakan, yaitu gerakan sosial, gerakan jalanan (demonstrasi), dan gerakan intelektual.</p>
<p>Untuk gerakan yang terakhir sendiri dapat dijabarkan menjadi tiga jenisnya, yaitu membaca, menulis, dan berdiskusi.</p>
<p>Baca juga: <a href="https://unjkita.com/menjadi-mahasiswa-aktivis-era-milenial-a-la-ubedilah-badrun/">Menjadi Mahasiswa Aktivis Era Milenial A La Ubedilah Badrun</a></p>
<p>Universitas Negeri Jakarta secara historis dikenal sebagai kampus pergerakan intelektual. Hal tersebut tercermin dalam periode Nasionalisasi Kehidupan Kampus (NKK/BKK) di periode Orde Baru. Saat dimana-mana kampus berada dalam kungkungan pemerintah, UNJ atau saat itu bernama IKIP Jakarta, tetap memelihara kultur perlawanan tersebut lewat budaya menulis dan diskusi.</p>
<p>Hal tersebut tercermin dalam potongan Mars IKIP Jakarta: <em>&#8220;Belajar sanggup, mendidik bisa, mengkritik boleh, aksi pun jadi &#8230; Dengan dilandasi kesadaran kritis, serta penuh tanggung jawab moral &#8230;&#8221;</em></p>
<p>Namun teruntuk menulis sebagai bentuk sebuah gerakan mulai bisa terjadi di kampus Rawamangun.</p>
<p>Baca Juga: <a href="https://unjkita.com/berkelana-bersama-fajar-subhi/">“Berkelana” Bersama Fajar Subhi</a></p>
<p>Untuk kembali membangkitkan budaya tersebut, Tim Aksi Fakultas Ilmu Sosial Reds Soldier menerbitkan buku antologi tulisan yang berjudul <strong>Red&#8217;s Progress: Catatan Jalan Juang</strong>.</p>
<p>Berikut wawancara tim redaksi UNJKITA dengan komandan Reds Soldier 2016-2017, Fajar Subhi (Sosiologi Pembgunan 2015):</p>
<h5><em><strong>Apa yang teman-teman Reds ingin angkat dalam buku Red&#8217;s Progress ini?</strong></em></h5>
<p>&#8220;Lewat buku ini, kami percaya bahwa pergerakan dalam hal literasi sangat penting yaitu sebagai bentuk catatan pergerakan kita, karena memang pergerakan tidak selalu dalam bentuk aksi turun jalan, kita bisa tuangkan dalam bentuk tulisan.&#8221;</p>
<h5><em><strong>Untuk buku ini sendiri, apa konten-konten yang ada di dalamnya?</strong></em></h5>
<p>&#8220;Buku Red&#8217;s Progress: Catatan Jalan Juang sendiri merupakan antologi essai dan sastra. Esai yang dimaksud ialah berbagai tulisan baik yang bersifat opini atau ilmiah yang lahir dari pandangan teman-teman Reds dalam menyikapi dinamika yang terjadi di dalam atau pun luar kampus. Sedangkan untuk sastra sendiri mencangkupi sajak atau pun puisi, karena kita tidak monoton terhadap tulisan yang bersifat opini saja.</p>
<p>Di dalam antologi tersebut tidak hanya sekadar aksi literasi mahasiswa, tetapi juga dituangkan kajian yag diadakan oleh red soldier semisalnya kenaikan dan hari perempuan. Kami meminta dari lembaga yang kredibel untuk menjadi nara sumber dari kajian ilmiah kami seperti dihari perempuan diambil dari Direktor Woman Riset Institut, sedangkan untuk data kenaikan tarif dasar listrik dari Indonesia Tax Care (INTAC).&#8221;</p>
<h5><em> <strong>Kira-kira apa tujuan khusus tersendiri dari kawan-kawan Red&#8217;s dari buku ini?</strong></em></h5>
<p>&#8220;Kami yakin dalam buku ini tidak sempurna dan masih banyak saran dan kritik dari pembaca karena memang belum sempurna. Tetapi, ada hal lain yang ingin kami sampaikan, karena di UNJ dunia literasi masih sangat kurang, kita hanya bertatanan dengan idealita, yaitu diskusi. Diskusi di UNJ sudah cukup baik dan dari berbagai diskusi yang ada seharusnya bisa dituangkan dalam sebuah bundelan atau bahkan sampai ke tahap kajian ilmiah hingga menjadi buku.</p>
<p>Kami menginiasi buku ini sehingga akhirnya bagaimana teman-teman pergerakan mahasiswa UNJ menghidupkan dunia literasi dan juga terkhusus mahasiswa yang mengikuti OPMAWA (BEM) seharusnya bisa menerbitkan atau membuat sebuah karya atau dalam bentuk kajian ilmiah, dan lain-lain. Kami ingin pergerakan mahasiswa di UNJ menjadi hidup dan vital kembali dengan cara berkarya dalam bentuk buku, itulah sejatinya yang harus dilakukan mahasiswa. Buku ini adalah sebagai tanggung jawab untuk masyarakat, apa yang telah kita lakukan kepada masyarakat dan percuma apabila tidak dituangkan dalam tulisan sekaligus merapihkan sebuah catatan pergerakan yang dituangkan dalam bentuk buku. Sebab dunia literasi harus hidup kembali dan sebuah tanggung jawab sosial bagi pergerakan mahasiswa di UNJ.</p>
<p>Tidak sebatas menerbitkan karya tanpa tujuan, Red Soldier ingin memantik pergerakan mahasiswa di UNJ bagaimana bisa bergerak dan menyikapi problema di UNJ. Kita juga ingin menumbuhkan kesadaran mahasiswa yang sejatinya harus bergerak membuka wawasan dan hati untuk bisa merapihkan jejak, atau bahkan resistensi sesuai dengan <em>passion</em> mereka bisa dalam bentuk seni atau sastra dan sebagainya.&#8221;</p>
<p>Baca Juga: <a href="https://unjkita.com/berkelana-bersama-fajar-subhi/">“Berkelana” Bersama Fajar Subhi</a></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/reds-soldier-terbitkan-buku-pergerakan/">Reds Soldier Terbitkan Buku Pergerakan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menebar Semangat Melalui Sosok Si Gendhuk</title>
		<link>https://unjkita.com/menebar-semangat-melalui-sosok-si-gendhuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Salsabila Audria Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2017 13:40:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karya]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=18290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melakukan kebaikan merupakan hakikat setiap manusia. Maka, yang dilakukan Dita Nurul Abidah mahasiswa asal Jombang yang mengubah niat baiknya menjadi aksi baik. Ia mencurahkan ide-idenya...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/menebar-semangat-melalui-sosok-si-gendhuk/">Menebar Semangat Melalui Sosok Si Gendhuk</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Melakukan kebaikan merupakan hakikat setiap manusia. Maka, yang dilakukan Dita Nurul Abidah mahasiswa asal Jombang yang mengubah niat baiknya menjadi aksi baik. Ia mencurahkan ide-idenya melalui kreasi seri gambar si Gendhuk.</p>
<p><strong>Gendhukstory</strong> merupakan representasi dari perempuan muda Jawa. Dibuat menjadi karakter sederhana dengan beragam tingkah laku seperti perempuan muda pada umumnya dengan beragam konflik keseharian.</p>
<p>“Saya berpikir mengapa tidak sekalian membuat gambar yang bisa bermanfaat buat banyak orang. Dan isinya pun tidak usah berat berat seperti hadits karena setiap orang terkadang mempunyai perbedaan pendapat mana yang sahih dan mana yang tidak. Saya pikir membuat yang <em>simple</em> saja asal mengena seperti kehidupan sehari-hari saya yang saya ambil hikmah dari setiap kejadian atau apa yang sedang ramai dikalangan anak muda,” ucap Dita saat menjelaskan alasan terbentuknya Gendhukstory.</p>
<p>Alasannya mengangkat tokoh anak muda karena ia berpikir mereka harus tahu bahwa kenyatannya hidup itu butuh berjuang, butuh meminta kepada Tuhan dan rendah hati, seperti yang selalu ia sampaikan dalam cerita gendhukstory. Anak muda juga di harapkan bisa mengimplementasikan ajaran-ajaran agama yang baik dan berproses menjadi lebih baik.</p>
<p>Gendhukstory hadir untuk anak muda yang sedang ditimpa kegalauan atau penyemangat untuk menjadi lebih baik, dan membantu sebagai pengingat. Dita ingin melalui gendhukstory ini, mampu menjadi menyadarkan anak muda dan melangkah bersama menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.</p>
<p>Menurut dita penguna sosial media saaat ini tidak melulu menulis status mengeluh, bahkan banyak juga berdakwah melalui gambar, komedi, animasi dan lainnya. Oleh karena itu, ia berharap bisa mengambil andil disana. Ia ingin menebar hal positif dengan cara mengunggah hal-hal yang bermuatan positif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Sukanya saya punya karya yang bermanfaat dan bisa mengungkapkan apa yang sedang saya pikirkan dengan leluasa. Senang karena ada yang suka, bisa menyalurkan bakat saya. Dukanya kalau gendhuknya di <em>copy paste</em> orang lalu di buat iklan <em>endorse</em> tanpa seizin saya. Tetap istiqomah karena setiap hari pasti ada kejadian unik dan banyak kisah yang saya dengar lalu saya simpulkan untuk saya bagikan hikmahnya dengan teman-teman,” ujarnya saat ditanya suka duka dalam pembuatan gendhukstory.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-18479" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2.jpg" alt="" width="3307" height="3307" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2.jpg 3307w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2-150x150.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2-600x600.jpg 600w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2-420x420.jpg 420w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2-640x640.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Ghenduk-2-681x681.jpg 681w" sizes="(max-width: 3307px) 100vw, 3307px" /></p>
<p>Melalui Gendhukm karya visual yang mudah dikonsumsi dan muda disampaikan bertujuan supaya para penikmat karyanya ikut berbenah diri dan semangat untuk bermanfaat. Karya-karya gendhukstory bisa diakses pembaca setiap harinya melalui Instagram @gendhukstory. Setiap sabtu selalu ada karya baru dan senyum baru yang dibuat oleh Dita lho, sobat UNJKita.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/menebar-semangat-melalui-sosok-si-gendhuk/">Menebar Semangat Melalui Sosok Si Gendhuk</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
