<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pemilu UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/pemilu-unj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/pemilu-unj/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Nov 2019 22:55:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Pemilu UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/pemilu-unj/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menanggapi Mosi Tidak Percaya kepada KPU Fakultasku</title>
		<link>https://unjkita.com/menanggapi-mosi-tidak-percaya-kepada-kpu-fakultasku/</link>
					<comments>https://unjkita.com/menanggapi-mosi-tidak-percaya-kepada-kpu-fakultasku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Nov 2019 02:35:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=22226</guid>

					<description><![CDATA[<p>“UNJ yang sekarang adalah ceminan dari Indonesia saat ini” – Penulis Mosi Terminologi ini sangat menarik melihat banyak mahasiswa aktivis di UNJ memandang kampus sebagai...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/menanggapi-mosi-tidak-percaya-kepada-kpu-fakultasku/">Menanggapi Mosi Tidak Percaya kepada KPU Fakultasku</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>“UNJ yang sekarang adalah ceminan dari Indonesia saat ini” – Penulis Mosi</p>
<p>Terminologi ini sangat menarik melihat banyak mahasiswa aktivis di UNJ memandang kampus sebagai miniatur suatu negara. Kampus UNJ merupakan tempat di mana berbagai macam pola pikir, ideologi, paradigma, dan berbagai gerakan saling berpadu dalam menjalankan dinamika sosial kampus. Tidak heran berbagai kelompok kampus memunculkan ide untuk melakukan manuver-manuver politik untuk mencapai suatu wadah yang strategis untuk mengkoptasi pergerakan simbolis mahasiswa dalam kampus. Wadah yang tidak sekedar melayani, tetapi mengayomi berbagai elemen-elemen mahasiswa. Secara awam kita melihat bahwa indikator Organisasi Pemerintahan Mahasiswa (Opmawa) yang sangat sederhana adalah adakah rasa percaya kepada opmawa atau sebaliknya, sehingga untuk menganalisis hal tersebut perlu mencari faktor-faktor yang timbul dari permasalahan kegiatan opmawa di UNJ terlepas dari politic interest yang dimiliki oleh masing-masing mahasiswa yang tergabung dalam opmawa.</p>
<p>Sebagai masyarakat intelektual yang ada di dalam kampus, sistem yang demokratis merupakan hal yang wajib diimplementasikan untuk membuka kembali batasan-batasan pemikiran yang membuat cakrawala pandangan terasa sempit. Secara harafiah demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan di mana masyarakat khususnya masyarakat yang ada di UNJ dapat memiliki hak yang setara dalam pengambilan suatu keputusan untuk menentukan langkah ke depan visi-misi UNJ sendiri. Di ranah yang lebih dekat dengan mahasiswa terlihat dari kegiatan-kegiatan opmawa yang melibatkan elemen mahasiswa di luar opmawa seperti kelompok studi, komunitas, mahasiswa rebahan, mahasiswa toxic gaming, mahasiswa nongki santuy, dll. Dari sistem yang membentuk pemikiran yang demokratis, opmawa menghasilkan berbagai produk kegiatan untuk menjalankan demokrasi kampus salah satunya adalah Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira).</p>
<p>Seperti yang dijelaskan sebelumnnya, sistem yang demokratis melibatkan seluruh elemen mahasiswa untuk berpartisipasi dan Pemira adalah produk demokrasi yang dijalankan mahasiswa. Pemira dilakukan dengan tujuan untuk memilih pemimpin baru dari Opmawa untuk regenerasi yang katanya adalah ‘menyerahkan tongkat estafet gerakan’ kepada generasi yang baru. Sederhananya Indonesia sudah ada Pemilu, kita ngekor juga punya Pemira, namanya juga demokrasi. Melalui pengambilan suara, pemimpin dapat dipilih dan ditetapkan menjadi pemimpin baru untuk menjalakan roda pemerintahan dalam bentuk Opmawa. Mereka yang kemudian masuk ke dalam kabinet Opmawa memiliki posisi strategis sebagai social control dan inisiator gerakan kampus.</p>
<p>Pemira UNJ dilaksakan oleh lembaga independen yang disebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang beranggotakan mahasiswa baik itu Opmawa dan non Opmawa. KPU sendiri memiliki berbagai tingkatan dari KPU tingkat program studi, fakultas, hingga universitas. Sepaket untuk menjalankan Pemira, KPU juga diawasi oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) yang terdiri dari Opmawa yang bergerak di bidang legislatif. Namun, masyarakat UNJ khususnya mahasiswa perlu berpartisipasi pula dalam rangka menyukseskan Pemira. Baik menjadi Tim Sukses Calon, anggota KPU, atau pemberi kritik dan saran terkait dengan penyelenggaraan Pemira.</p>
<p>Tidak bisa dipungkiri bahwa beberapa unit KPU dari berbagai tingkatan memiliki beberapa masalah yang tidak boleh dipandang sederhana. Tulisan yang jadi trending untuk kita simak salah satunya adalah “Mosi Tidak Percaya kepada KPU Fakultasku” yang ditulis dari salah satu mahasiswi (saya tidak ingin sebutkan namanya, mohon cari sendiri) yang berasal dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS). Menurut saya, tulisan dari mahasiswi tersebut perlu kita lihat substansi dan data-data yang perlu dipaparkan sehingga kita dapat yakin bahwa tulisan tersebut sreg dengan realita yang ada. Terlepas dari itu semua, penulis mengapresiasi segala bentuk tujuan yang sifatnya adalah memberi kritik dan transparasi permasalahan yang terjadi di suatu kegiatan mahasiswa secara publik sehingga dapat memberi trigger bagi mahasiswa yang lain untuk mengkawal jalannya KPU semua tingkatan.</p>
<p>Secara jurnalistik, tulisan “Mosi Tidak Percaya kepada KPU Fakultasku” tidak memiliki masalah yang berarti. Sistematika penulisan juga sudah rapi. Yang cukup menarik dalam tulisan ini adalah data pendukung berupa PKPU, chat, dan kronologi sudah terlampir di tulisan sehingga hampir tidak memunculkan skeptis pembaca untuk melihat relevansinya. Namun, untuk lebih relevan lagi, perlu ditambahakn data berupa survei ke mahasiswa calon pemilih untuk mengetahui apakah sistem yang dikatakan bermasaslah pada tulisan tersebut berdampak kepada mahasiswa calon pemilih atau tidak. Karena sejatinya tulisan ini secara narasi bertujuan mengajak mahasiswa di FBS maupun dari fakultas lain untuk bergerak bersama mengkawal jalannya KPU sehingga substansi kesadaran massa melihat sistem yang bermasalah benar-benar harus dibangun.</p>
<p>Susbstansi yang perlu di-highlight dalam mosi tersebut adalah point peraturan bagi calon ketua Opmawa Fakultas yang harus pernah menjabat sebagai pengurus Opmawa prodi sebelumnya. Diksi yang dipermasalah adalah “pernah mengurus”. “Pernah mengurus” diartikan sebagai telah menjabat, bukan sedang menjabat. Pertanyaan yang muncul di sini adalah, apakah sudah menjabat itu sudah benar-benar menyelesaikan 1 periode? Atau hanya sekedar “icip-icip” dalam waktu yang lama sebelum menjelang Pemira? Banyak interpretasi yang muncul dari kalangan mahasiswa berbagai daerah fakultas yang menginterpretasi makna RPKPU Fakultas pasal 5 point 1 tersebut. Transparasi dan sosialisasi dari regulasi tersebut juga dibahas dalam mosi tersebut, namun belum memberikan data yang spesifik berupa hasil survei entah dari wawancara, jajak pendapat, dsb. Saya dapat memunculkan skeptis pada tulisan mosi ini. Mosi yang sudah disebar di berbagai sosial media masih bisa diperdebatkan dan di-counter oleh mahasiswa lainnya.</p>
<p>Sebagai bentuk skeptis saya kepada mosi ini, saya mencoba menelisik dari salah satu mahasiswa FBS. Ada yang mengatakan kepada saya bahwa banyak juga pengurus Opmawa sekalipun yang belum memahami regulasinya. Saya mencoba membuka media sosial Instagram milik KPU FBS UNJ di hari dialog kandidat calon ketua FBS. Hal unik yang ditemui di Instagram tersebut adalah penetapan calon kandidat sudah H-3 sebelum dialog kandidat sementara timeline dari pencalonan hingga penetapan ketua BEM baru diunggah pada hari dialog kandidat. Kepala kelakar saya mengatakan “apakah saya harus lulus S3 terlebih dahulu untuk mengatakan bahwa ini adalah sosialisasi yang salah?” atau “harus sebodoh apa saya untuk membiarkan hal ini terjadi?”. Ini merupakan evaluasi yang cukup signifikan dan dapat diterima di berbagai kalangan mahasiswa. Bukan dicarikan suatu pembenaran yang tidak masuk akal untuk dibela.</p>
<p>Andaikata saya boleh menebak, respons KPU, Panwaslu, beserta perangkat Pemira Fakultas yang lain bisa saja melakukan represivitas kepada penulis mosi tersebut. Hal ini membuat demokrasi yang ada di kalangan mahasiswa sangat gak santuy. Sementara kritik dan auto-kritik yang berkembang di ruang akademik antar sesama mahasiswa ditendang dengan sentimen yaitu menarasikan bahwa pengkritik adalah mereka yang menyebarkan kebencian. Kritik dibalas dengan kritik. Frans Magnis-Suseno menyampaikan bahwa kritik itu memiliki sifat yang bisa membangun dan bisa menjatuhkan. Artinya baik dan buruk suatu kritik ditanggapi dengan arif dan bijaksana. Penerima kritik bisa saja menerima, mem-filter, dan menanggapi suatu kritik. Bukan membangun sentimen yang anti kritik.</p>
<p>Alih-alih membuat sentimen, seharusnya kita sebagai masyarakt yang berpartisipasi dalam Pemira ini berfokus dengan performa penyelenggaraan Pemira. Apa yang akan terjadi ketika sistem demokrasi yang kita anut dalam penyelenggaraan Pemira masih membuat kita terbatas untuk memberi kritik? Apakah Opmawa tidak takut akan timbulnya distrust masyarakat UNJ khususnya mahasiswa? Baik saya maupun penulis mosi mengharapkan tidak adanya represivitas pemikiran dan dapat memberikan kritik dalam bentuk apapun sebagai dialektika yang harus kita jaga di kampus. Semakin tinggi intensitas kritik dari masyarakat UNJ seharusnya beriringan dengan tingginya evaluasi dan performa penyelenggara Pemira. Hal ini akan menimbulkan tranparasi yang konkret dan mampu menyentuh berbagai kalangan mahasiswa lainnya sebagai masyarakat intelektual.</p>
<p>Saya menunggu tulisan-tulisan yang dapat meng-counter mosi tersebut karena sejatinya mahasiswa bisa melihat titik kuat dan titik lemah dalam penulisan mosi tersebut. Hal tersebut merupakan bentuk dialektika yang sehat dalam kritik dan auto-kritik baik dari masing-masing pihak. Sejak mahasiswa baru kita diajarkan untuk menumbuhkan sikap skeptis itu sendiri dalam memandang berbagai fenomena, sistem, maupun pemikiran seharusnya memiliki pandangan yang lebih luas untuk menanggapi berbagai hal yang ditangkap di telinga kita. Tulisan inipun sangat terbuka dan berharap diberikan feedback sehingga terbentuklah ruang disksusi yang bisa terjadi di mana saja.</p>
<p>Melawan sesuatu yang salah adalah kewajiban. Melawan dengan tulisan adalah senjata mahasiswa yang masih relevan. Mencari pembenaran atas suatu kesalahan bukanlah suatu alasan. Ruang yang demokratis seharusnya bisa menjadi ruang yang santuy untuk bertukar pendapat, memberi maupun menerima kritik, dan breakdown kembali kesalahan teknis yang cenderung membuat mahasiswa tertekan. Ruang demokrasi publik di ranah mahasiswa harus menjadi kepentingan bersama, bukan menjadi kepentingan politik antar golongan. Mari kita buka kembali esensi kritik dan dialektika dalam berbagai koridor dan ruangan. Tulisan dan mosi ini masih bisa dibantah sehingga jangan kehilangan peluang dan kesempatan. Karena argumen dalam bentuk tulisan masih bisa diberi tanggapan.</p>
<p>Tulisan ini sebagai bentuk apresiasi dan kritik kepada penulis “Mosi Tidak Percaya kepada KPU Fakultasku”. Tulisan ini juga mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi secara bebas dan kritis di ruang akademik kampus.</p>
<p>check the link</p>
<p>Salam Rebahan<br />
Mahasiswa Rebahan Santuy UNJ</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/menanggapi-mosi-tidak-percaya-kepada-kpu-fakultasku/">Menanggapi Mosi Tidak Percaya kepada KPU Fakultasku</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/menanggapi-mosi-tidak-percaya-kepada-kpu-fakultasku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemira UNJ 2018: Akankah Kaya Gagasan dan Membawa Perubahan?</title>
		<link>https://unjkita.com/pemira-unj-2018-akankah-kaya-gagasan-dan-membawa-perubahan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Asrul Pauzi Hasibuan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2018 02:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Pemira UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=21598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sabtu, (03/11/18) &#8211; Semarak Pemilihan Umum Raya (Pemira) di UNJ tengah bergulir, tepat pada hari Rabu (17/10) KPU Pusat UNJ 2018 membuka pendaftaran sekaligus pengambilan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/pemira-unj-2018-akankah-kaya-gagasan-dan-membawa-perubahan/">Pemira UNJ 2018: Akankah Kaya Gagasan dan Membawa Perubahan?</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, (03/11/18) &#8211; Semarak Pemilihan Umum Raya (Pemira) di UNJ tengah bergulir, tepat pada hari Rabu (17/10) KPU Pusat UNJ 2018 membuka pendaftaran sekaligus pengambilan berkas Calon Kandidat Ketua dan Wakil Ketua BEM UNJ Periode 2019. Satu pekan setelah (24/10) dibukanya pendaftaran ialah hari terakhir pengembalian berkas, meskipun akhirnya karena satu dan lain hal pendaftaran dan juga pengambilan-pengembalian berkas diperpanjang hingga Senin (29/10). Menurut Sigit Galih, selaku Koor Sie Administrasi dan Hukum (Adhum) KPU Pusat UNJ, perpanjangan ini disebabkan karena para Calon Kandidat Ketua dan Wakil Ketua BEM UNJ belum mengumpulkan berkas pendaftaran.</p>
<p>Sejauh ini, sejak tulisan ini ditulis, Sabtu (27/10) sudah ada tiga pasang calon yang memberanikan diri untuk mendaftar dan mengambil berkas, yaitu Muhammad Abdul Basit (FT 2015) dan Rizki Dwi Perkasa (FBS 2015); Latu Marta Caraka (FIP 2015) dan Al Ba’is Basyari (FIS 2015); dan Fajar Subhi (FIS 2015) dan Akbar Kurnianto (FE 2015). Masing-masing yang awal disebut merupakan Calon Kandidat Ketua dan yang kedua merupakan Calon Kandidat Wakil Ketua. Hingga sampai hari Senin (29/10) hanya dua nama awal pasangan kandidat yang mengembalikan berkas.</p>
<p>Sebelum lebih jauh, Pemira tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi KPU Pusat UNJ, tantangan ini ihwal membaiknya jumlah suara masuk pada Pemira tahun 2017.  Dilansir dari instagram resmi KPU Pusat UNJ, KPU Pusat UNJ 2017 mendapati 12.020 mahasiswa yang memberikan suara dari total mahasiswa yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 23.756 mahasiswa, artinya ada 50,6% yang memberikan suaranya pada Pemira tahun 2017, membaik jika dilihat tahun tahun sebelumnya, disitir dari laman unjkita.com pada Pemira tahun 2016 hanya 46,43% (10.891 dari 23.456), juga pada dua tahun sebelumnya berturut-turut (2015 dan 2014) persentase hanya menyentuh angka sekitar 43%.</p>
<p><a href="https://unjkita.com/rilis-survei-unjkita-menakar-elektabilitas-calon-ketua-wakil-bem-unj- 2017-evaluasi-kinerja-bem-unj-2016/">Menakar Elektabilitas Calon BEM UNJ 2017</a></p>
<p>Menariknya ialah bagaimana kita melihat kepengurusan BEM UNJ 2018 yang dalam dinamikanya, Ketua dan Wakilnya, yakni Mohammad Wildan Habibi dan Prasetyo Setiawan berhasil memenangkan Pemira tahun 2017 dengan kondisi persentase suara masuk mengalami peningkatan dari jumlah DPT seperti yang sebelumnya disinggung dan kaitannya dalam membangun gerakan kolektif. Wildan dan Prasetyo berhasil meraup 6361 suara dari jumlah suara masuk (12.020), yang jika dikalkulasi Wildan dan Prasetyo unggul dari kompetitornya, Kholilurrohim dan Imam Bagja, dengan persentase 52,92%. Sedangkan jika kalkulasi suara untuk Wildan dan Prasetyo dibanding dengan jumlah DPT hanya mendapat persentase 26,80%.</p>
<p>Kendati pun, ada peningkatan jumlah partisipasi pemilih, yang perlu juga kita –setidaknya penulis-apresiasi, agar KPU dapat bergerak lebih baik lagi untuk mewujudkan alam demokrasi yang cukup baik dalam pemerintahan mahasiswa &#8211;itu pun jika KPU dapat melihat hal ini memang perlu diberikan perhatian lebih, agaknya angka 26.80% menjadi suatu gambaran bahwa hanya sebanyak itu lah yang awalnya menggantungkan harapan pada Wildan dan Prasetyo. Representasi mahasiswa? Sila pembaca menilainya!. Meski soal angka-angka tersebut bisa jadi membaik dalam perjalanan mereka menjabat sebagai Ketua dan Wakil ketua BEM UNJ 2018, maksudnya ada mahasiswa di luar persentase tersebut yang kemudian ikut menggantungkan harapan dan bersedia untuk terlibat aktif dalam pergerakan-pergerakan yang mereka inisiasi. Untuk hal itu pun harus ada syarat yang perlu digenapkan, yang entah sudah atau tidaknya dilakukan oleh mereka, silakan pembaca menilainya, yaitu: demokratis!</p>
<p>Pada tulisan penulis soal Pemira pada tahun sebelumnya, berdasarkan apa yang diuraikan Moh. Hatta dalam bukunya “Kedaulatan Rakyat, Otonomi dan Demokrasi” diuraikan, jika pemerintahan yang tidak mudah oleng dari duduknya ialah pemerintahan yang dimana suara rakyat dilibatkan dalam menentukan arah geraknya, karena dengan itu, rakyat, dalam hal ini mahasiswa secara umum –jika tidak disebut civitas akademika yang lebih luas artinya, besar kemungkinan mahasiswa akan secara kolektif untuk bersama-sama mewujudkan UNJ yang lebih baik dalam soal-soal kepentingan massa banyak atau juga bicara soal perubahan-perubahan Indonesia yang di dalamnya ada ikhtiar para pemuda.</p>
<p>Baca Juga <a href="https://unjkita.com/bisikkan-pada-telinga-mereka-memimpin-itu-menderita-kawan/">Memimpin Itu Menderita</a></p>
<p>Mengingat betapa pentingnya Pemilu dalam proses berdemokrasi, ada beberapa hal yang seharusnya jadi perhatian penyelenggara pemilu (Yuliani Widianingsih, 2017), yang merujuk pada <em>International Electoral Standards, Guidelines for Reviewing the Legal Framework of Elections</em>, (Stockholm: International Institute for Democracy and Electoral Assistance, 2002), yaitu:</p>
<ol>
<li>strukturisasi kerangka hukum,</li>
<li>sistem pemilu,</li>
<li>penetapan daerah pemilihan/unit pemilu,</li>
<li>hak memilih dan dipilih,</li>
<li>lembaga penyelenggara pemilu,</li>
<li>pendaftaran pemilih dan daftar pemilih</li>
<li>akses suara bagi partai politik dan kandidat,</li>
<li>kampanye pemilu yang demokratis,</li>
<li>akses media dan keterbukaan informasi dan kebebasan berpendapat,</li>
<li>dana kampanye dan pembiayaan kampanye,</li>
<li>pemungutan suara,</li>
<li>perhitungan suara dan tabulasi,</li>
<li>peran keterwakilan partai politik dan kandidat,</li>
<li>pemantau pemilu,</li>
<li>kepatuhan dan penegakan hukum pemilu</li>
</ol>
<p>Tentu ada beberapa hal yang perlu dikontekstualisasikan pada tataran kampus, khususnya UNJ, semisal poin 13 yang dimaksudkan menjadi keterwakilan partai mahasiswa, yang di UNJ belum atau sejauh ini tidak memilki sistem kepartaian. Bicara Pileks (Pemilihan Eksekutif) di UNJ ada beberapa hal yang perlu dipenuhi oleh Calon Kandidat Ketua dan Wakil Ketua BEM UNJ, yaitu,</p>
<ul>
<li>Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;</li>
<li>Terdaftar aktif sebagai mahasiswa UNJ;</li>
<li>Telah lulus Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Universitas;</li>
<li>Pernah menjabat sebagai pengurus OPMAWA UNJ;</li>
<li>Bersedia nonaktif dari semua jabatan di kelengkapan OPMAWA/UKM UNJ saat lolos sebagai Kandidat Ketua BEM UNJ dan Wakil Ketua BEM UNJ dan bersedia melepas semua jabatan di kelengkapan OPMAWA/UKM UNJ saat ditetapkan sebagai Ketua BEM UNJ dan wakil Ketua BEM UNJ terpilih;</li>
<li>Bukan pengurus partai politik;</li>
<li>Memiliki IPK minimal 2,75</li>
<li>Memiliki wawasan organisasi yang luas dan bersih dari korupsi, kolusi dan<br />
nepotisme.</li>
<li>Loyalitas dan berdedikasi terhadap almamater</li>
<li>Bersedia mendengarkan dan/atau melaksanakan aspirasi Mahasiswa UNJ tanpa<br />
memandang SARA</li>
<li>Tidak sedang dicabut hak pilihnya;</li>
<li>Tidak sedang terancam DO;</li>
<li>Mendapat dukungan minimal 35 mahasiswa dari pemilih disetiap fakultas;</li>
<li>Memenuhi persyaratan administratif yang ditetapkan oleh KPU Pusat;</li>
<li>Bersedia untuk menyelesaikan amanah bilamana terpilih dan menunda kelulusan<br />
sampai akhir kepengurusan</li>
</ul>
<p>Yang dalam beberapa hal ada poin-poin yang menjadi diskursus menarik bagi beberapa kalangan mahasiswa, seperti poin soal C di atas. Penulis pikir, perlu adanya terobosan baru dari KPU atau MTM sebagai badan legislatif tertinggi di Opmawa Kampus untuk merumuskan sesuatu hal yang baru mengenai poin tersebut.</p>
<p>Pemira kadung berjalan, sedikit banyaknya, tidak dinafikkan BEM UNJ menjadi sesuatu yang penting dalam membangun mozaik gerakan mahasiswa di UNJ itu sendiri atau dalam skala yang lebih luas. Saya pikir calon-calon yang dimaksud tidak ada salahnya<br />
merenungi apa maksud dari tulisan ini. Tawarkan pada mahasiswa UNJ gagasan-gagasan baru dan sertakan i’tikad baik di dalamnya, tidak menjadi pengasong kata-kata kosong, ini belum terlambat. Gerakan-gerakan yang dibangun tentu akan ganjil jika tidak membaca banyak hal di depan. Pengawalan Pilrek; Ihwal masa depan bangsa ini dengan memudahkan akses pendidikan dimana ada kabar perubahan porsi jalur-jalur masuk PTN; termasuk di dalamnya SPU, dan bahkan pengawalan Pilpres dan hingga persoalan-persoalan lainnya patut akhirnya diperhatikan. Untuk penyelenggara pemilu, semoga tak kurang maksud-maksud dari tulisan ini dipahami. Pun, lembaga legislatif, yuk, kita genapkan mozaik-mozaik pergerakan mahasiswa, ya meskipun butuh merubah apa yang telah biasa dilakukan, seperti ngaji isu bareng <em>gitu lha</em>.</p>
<p>Boleh saya menuliskan ulang kutipan dari Belanda yang kerap kali dikutip oleh pejuang-pejuang bangsa ini?</p>
<blockquote><p>“<em>Leiden is Lijden</em>, Memimpin Adalah Menderita”</p></blockquote>
<p><em>Wallaahu ‘alam bishsowab</em></p>
<ul>
<li>Kepustakaan, Hatta, Mohammad, (2014) “Kedaulatan Rakyat, Otonomi dan Demokrasi”. Bantul: Kreasi Wacana</li>
<li>http://bit.ly/PeraturanPemiluUNJ2018</li>
<li>http://jurnal.unswagati.ac.id/</li>
<li>https://unjkita.com/bisikkan-pada-telinga-mereka-memimpin-itu-menderita-kawan/ diakses pada Sabtu, 03 November 2018</li>
<li>https://unjkita.com/rilis-survei-unjkita-menakar-elektabilitas-calon-ketua-wakil-bem-unj-2017-evaluasi-kinerja-bem-unj-2016/ diakses pada Sabtu, 27 Oktober 2018</li>
</ul>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/pemira-unj-2018-akankah-kaya-gagasan-dan-membawa-perubahan/">Pemira UNJ 2018: Akankah Kaya Gagasan dan Membawa Perubahan?</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPU UNJ Rilis Hasil Perhitungan Suara Pemilu Ketua &#038; Wakil BEM UNJ 2018-2019</title>
		<link>https://unjkita.com/kpu-unj-rilis-hasil-perhitungan-suara-pemilu-ketua-wakil-bem-unj-2018-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fauzi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2017 14:14:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=18017</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Pemilu UNJ memang telah usai setelah dilakukan pencoblosan pada 27-29 November lalu. Publik UNJ tentu menunggu-nunggu siapa figur terpilih yang akan melanjutkan tongkat...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kpu-unj-rilis-hasil-perhitungan-suara-pemilu-ketua-wakil-bem-unj-2018-2019/">KPU UNJ Rilis Hasil Perhitungan Suara Pemilu Ketua &amp; Wakil BEM UNJ 2018-2019</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Pemilu UNJ memang telah usai setelah dilakukan pencoblosan pada 27-29 November lalu. Publik UNJ tentu menunggu-nunggu siapa figur terpilih yang akan melanjutkan tongkat estafet kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa kampus Rawamangun.</p>
<p>Maka dari itu, pada Selasa (5/11) dilaksanakan lah Sidang Penetapan Hasil Pemilu UNJ 2017 di Sekretariat MTM UNJ. Sidang dihadiri anggota KPU Pusat UNJ, Panwaslu UNJ, DKPP dan Peserta Pemilu UNJ 2017.</p>
<p>Dari sidang tersebut, menghasilkan 2 keputusan yaitu <strong>penetapan pasangan M. Wildan Habibi dan Prasetyo Setiawan sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM UNJ Terpilih </strong>dengan rincian penghitungan suara sebagai berikut:</p>
<p><strong>Kandidat no 1</strong><br />
<strong> WILDAN-PRAS</strong></p>
<p><strong>FIP 660</strong><br />
<strong> FBS 1431</strong><br />
<strong> FMIPA 396</strong><br />
<strong> FIS 1054</strong><br />
<strong> FT 1597</strong><br />
<strong> FIO 156</strong><br />
<strong> FE 754</strong><br />
<strong> FPPsi 313</strong></p>
<p><strong>TOTAL 6361</strong></p>
<p><strong>Kandidat no 2</strong><br />
<strong> KHOLIL-IMAM</strong></p>
<p><strong>FIP 1582</strong><br />
<strong> FBS 189</strong><br />
<strong> FMIPA 1163</strong><br />
<strong> FIS 908</strong><br />
<strong> FT 381</strong><br />
<strong> FIO 165</strong><br />
<strong> FE 505</strong><br />
<strong> FPPsi 273</strong></p>
<p><strong>TOTAL 5166</strong></p>
<p><strong>Suara sah 11.527</strong><br />
<strong> Abstain 93</strong><br />
<strong> TOTAL SUARA MASUK 12.020</strong></p>
<p>Jumlah total suara masuk sendiri mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Pada perhelatan Pemilu tahun 2016, total suara masuk sebesar 10.891 atau terjadi kenaikan 1.129 suara. Namun secara akumulatif belum dapat dikatakan sebagai peningkatan dikarenakan pada pemilihan tahun ini tidak diketahui berapa jumlah pasti Daftar Pemilih Tetap (DPT) seperti tahun-tahun sebelumnya. Seperti keterangan Ketua KPU UNJ, Sulistiawan.</p>
<p>&#8220;Sampai hari ini kita dari KPU Pusat belum mendapatkan jumlah pasti DPT. Hal tersebut dikarenakan dari BAAK sedang melakukan pembenahan.&#8221; terangnya ketika ditemui beberapa hari sebelum pemungutan.</p>
<p>Sebelumnya tim redaksi UNJKita telah mengeluarkan rilis h+2 setelah perhitungan suara di setiap fakultas secara Quick Count di: <a href="http://unjkita.com/hasil-quick-count-pemilu-ketua-bem-unj-2018-2019/">Hasil Quick Count Pemilu Ketua dan Wakil BEM UNJ 2017-2018</a> dengan <strong>Margin Error sebesar dikisaran 0,22 &#8211; 0,78%.</strong></p>
<p>Selain menetapkan Ketua dan Wakil Ketua BEM UNJ 2018-2019. Sidang juga menetapkan hasil aggota-anggota MTM UNJ masa jabatan 2018 atas nama:</p>
<p><strong>a. Nur Fadilah Zahidah</strong><br />
<strong> b. Rani Melvia</strong><br />
<strong> c. Eva Fariha</strong><br />
<strong> d. Miqdad Al Farisyi</strong><br />
<strong> e. Gusti Rama</strong><br />
<strong> f. M. Rizal</strong><br />
<strong> g. Nur Fauziah P.</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kpu-unj-rilis-hasil-perhitungan-suara-pemilu-ketua-wakil-bem-unj-2018-2019/">KPU UNJ Rilis Hasil Perhitungan Suara Pemilu Ketua &amp; Wakil BEM UNJ 2018-2019</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hasil Quick Count Pemilu Ketua BEM Fakultas se-UNJ 2018-2019</title>
		<link>https://unjkita.com/hasil-quick-count-pemilu-ketua-bem-fakultas-se-unj-2018-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fauzi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2017 23:40:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17960</guid>

					<description><![CDATA[<p>Norma tertinggi demokrasi bukan “jangkauan kebebasan” atau “jangkauan kesamaan”, tetapi ukuran tertinggi partisipasi. (A. d. Benoist) Halo-halo sobat UNJKITA, kemarin adalah hari terakhir pemungutan suara...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/hasil-quick-count-pemilu-ketua-bem-fakultas-se-unj-2018-2019/">Hasil Quick Count Pemilu Ketua BEM Fakultas se-UNJ 2018-2019</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Norma tertinggi demokrasi bukan “jangkauan kebebasan” atau “jangkauan kesamaan”, tetapi ukuran tertinggi partisipasi. (A. d. Benoist)</p></blockquote>
<p>Halo-halo sobat UNJKITA, kemarin adalah hari terakhir pemungutan suara dalam Pemilu Universitas Negeri Jakarta. Pada penghujung hari, dilaksanakan lah penghitungan suara baik di tingkat Prodi, Fakultas, dan Universitas.</p>
<p>Untuk menyambut dan menyemarakkan pesta demokrasi kampus UNJ. Maka tim redaksi UNJKITA menghadirkan <strong>“<em>Quick Count</em> Pemilihan Ketua dan Wakil BEM UNJ dan Ketua BEM Fakultas se-UNJ”.</strong></p>
<h5><strong>Baca Juga : <a href="http://unjkita.com/hasil-quick-count-pemilu-ketua-bem-unj-2018-2019/">Hasil Quick Count Pemilu Ketua BEM UNJ 2018-2019</a></strong></h5>
<p><em>Quick count</em> ini dilakukan oleh tim redaksi UNJKita.com dengan cara manual yaitu mendatangi langsung TPS fakultas. Penasaran bagaimana hasilnya? Berikut hasil quick count Ketua BEM Fakultas se-UNJ untuk masa jabatan 2018-2019:</p>
<p><strong>Fakultas Ekonomi</strong><br />
1. Akbar Kurnianto : 275 (21,1%)<br />
2. Iman Tri Widodo : 239 (18,1%)<br />
<strong>3. Fiko Alfiantoro : 594 (45,5%)</strong><br />
4. Ahmad Maulana F. : 200 (15,3%)</p>
<p><strong>Fakultas Ilmu Pendidikan</strong><br />
1. Erfan Kurniawan : 967 (43,7%)<br />
<strong>2. Latu Marta C. : 1248 (56,3%)</strong></p>
<p><strong>Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</strong><br />
<strong>1. Bayu Mukti S. : 871 (55,4%)</strong><br />
2. Wisnu Adi N. : 700 (44,6%)</p>
<p><strong>Fakultas Ilmu Sosial</strong><br />
1. Al Bais Basyari : 389 (18,9%)<br />
<strong>2. Mohammad Roushan D.: 1664 (81,1%)</strong></p>
<p><strong>Fakultas Teknik </strong><br />
1. Naufal Ibnu Salam : 430 (21,6%)<br />
<strong>2. Muhammad Abdul B. : 1561 (78,4%)</strong></p>
<p><strong>Fakultas Pendidikan Psikologi</strong><br />
<strong>1. Yugo Trie Kurnianto : 333 (56,4%)</strong><br />
2. Assyeggaf Kurnia S. : 270 (43,6%)</p>
<p>Tim Redaksi UNJKITA mengucapkan selamat kepada para calon yang telah terpilih sebagai Fakultas se-UNJ 2018-2019 versi Quick Count UNJKITA, Semoga amanah dan mampu merealisasikan janji, visi misi dan grand desain yang telah ditorehkannya hingga mampu membuat lingkungan fakultas, kampus UNJ, Kota Jakarta dan Indonesia lebih baik lagi pastinya.</p>
<p><strong>*Note: Sampai tanggal 29 November 2017, Fakultas Ilmu Olahraga dan Fakultas Bahasa dan Seni belum melaksanakan pemungutan suara untuk pemilihan ketua BEM Fakultas.</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/hasil-quick-count-pemilu-ketua-bem-fakultas-se-unj-2018-2019/">Hasil Quick Count Pemilu Ketua BEM Fakultas se-UNJ 2018-2019</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kenalan dengan Calon Ketua Bem FE UNJ 2018-2019</title>
		<link>https://unjkita.com/kenalan-dengan-calon-ketua-bem-fe-unj-2018-2019/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Fakhrul Muttaqien]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2017 00:47:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17351</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemira UNJ adalah Agenda tahunan yang selalu ditunggu oleh segelintir mahasiswa unj. Mahasiswa tersebut biasanya mempunyai status sebagai anak organisasi atau anak yang tertarik dengan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kenalan-dengan-calon-ketua-bem-fe-unj-2018-2019/">Kenalan dengan Calon Ketua Bem FE UNJ 2018-2019</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemira UNJ adalah Agenda tahunan yang selalu ditunggu oleh segelintir mahasiswa unj. Mahasiswa tersebut biasanya mempunyai status sebagai anak organisasi atau anak yang tertarik dengan perpolitikan kampus. Fakta taun lalu dilansir dari KPU UNJ hanya sekitar 46 % yang menggunakan hak pilihnya. Hal itulah yang coba UNJKITA minimalisir dengan mengenalkan calon ketua BEM baik ditingkat Universitas maupun ditingkat Fakultas. Tak terkecuali di Fakultas Ekonomi dimana itu adalah Fakultas tempat penulis menimba Ilmu. Terdapat 4 calon ketua Bem FE pada pemira tahun ini, mau tau mereka siapa aja? Disimak ya Sobat !</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-17816 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto.jpeg" alt="" width="854" height="1280" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto.jpeg 854w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto-100x150.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto-400x600.jpeg 400w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto-280x420.jpeg 280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto-640x959.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Akbar-Kurnianto-681x1021.jpeg 681w" sizes="(max-width: 854px) 100vw, 854px" /></p>
<p>#Profil Nomor urut 1</p>
<p>Nama lengkap : Akbar Kurnianto<br />
IPK : 3, 61<br />
Riwayat Organisasi :</p>
<p>Staf Departemen Kesejahteraan Mahasiswa BEM Prodi Akuntansi Periode 2016 – 2017<br />
Staf Divisi Pusat Studi dan Pergerakan PANDAWA FE UNJ Periode 2016 – 2017<br />
Staf Divisi Pusat Studi dan Pergerakan Green Force UNJ Periode 2016 -2017<br />
Kepala Divisi Propaganda PANDAWA FE UNJ 2017<br />
Staf Departemen Sosial dan Politik BEM FE UNJ 2017</p>
<p>Visi :<br />
Mewujudkan BEM FE UNJ sebagai wadah perjuangan guna mewujudkan cita-cita bersama<br />
bagi FE UNJ dan Indonesia.<br />
Misi :<br />
1. Membangun BEM FE berdasarkan Ketuhanan, Kekeluargaan dan Profesionalitas.<br />
2. Membangun kolaborasi yang aktif dan dinamis bersama seluruh elemen yang berada didalam ataupun diluar FE UNJ.<br />
3. Mampu menjadi media aspirasi yang dapat memberikan Advokasi dan Kesejahteraan serta mampu menempatkan posisi lebih dekat kepada mahasiswa.<br />
4. Mampu menyikapi permasalahan bangsa dengan aktif mengkaji isu eksternal dan internal.<br />
5. Menciptakan wadah pengembangan diri guna mewujudkan FE yang prestatif dan kompetitif baik dikancah Universitas, Nasional, maupun Internasional.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-17813 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo.jpeg" alt="" width="854" height="1280" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo.jpeg 854w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo-100x150.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo-400x600.jpeg 400w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo-280x420.jpeg 280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo-640x959.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Iman-Tri-Widodo-681x1021.jpeg 681w" sizes="(max-width: 854px) 100vw, 854px" /></p>
<p>#Profil Nomor Urut 2</p>
<p>Nama lengkap : Iman Tri Widodo<br />
IPK : 3,42<br />
Riwayat Organisasi:</p>
<p>Staf Biro Dana dan Usaha BEM Prodi Ekonomi &amp; Administrasi Periode 2016 – 2017<br />
Staf Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa BEM FE UNJ Periode 2017</p>
<p>VISI<br />
“Mengembangkan Fakultas Ekonomi menjadi Fakultas yang unggul dalam prestasi, mampu mengkolaborasikan keberagaman budaya dari Civitas Akademika Fakultas agar lebih bersinergi dalam menciptakan inovasi .”</p>
<p>MISI<br />
1. Mendengar, menampung, merangkul dan merealisasikan aspirasi dari berbagai kalangan Civitas Akademika FE UNJ<br />
2. Memberdayakan secara optimal segala potensi yang terdapat dalam lingkungan Fakultas Ekonomi<br />
3. Mengembangkan SDM yang ada di internal BEM FE UNJ agar lebih interaktif dan menjaga hubungan baik dengan Civitas Akademika FE UNJ<br />
4. Membangun hubungan yang baik serta kuat kepada pihak internal maupun eksternal UNJ.<br />
5. Merangkul BEM Prodi/Hima dan lembaga kemahasiswaan serta komunitas yang ada didalam lingkungan Fakultas Ekonomi.<br />
6. Optimalisasi kepedulian dan pelayanan BEM FE UNJ terhadap kondisi kampus, masyarakat, bangsa dan negara.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-17807 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro.jpeg" alt="" width="854" height="1280" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro.jpeg 854w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro-100x150.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro-400x600.jpeg 400w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro-280x420.jpeg 280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro-640x959.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Fiko-Alfiantoro-681x1021.jpeg 681w" sizes="(max-width: 854px) 100vw, 854px" /></p>
<p>#Profil Nomor Urut 3</p>
<p>Nama Lengkap : Fiko Alfiantoro<br />
IPK : 3,36<br />
Riwayat Organisasi :</p>
<p>Ketua Sahabat Muslim FE Angkatan 2015<br />
Staf Departemen Learning Center BSO Al-Iqtishodi Periode 2016 – 2017<br />
Staf Departemen Religious and Social HIMA Manajemen Periode 2016 – 2017<br />
Staf Divisi Internal Green Force UNJ Perode 2016 – 2017<br />
Commision 3 HIMA Manajemen 2017<br />
Komandan PANDAWA 2017</p>
<p>VISI<br />
“Menjadikan BEM FE UNJ sebagai lembaga yang interaktif kepada mahasiswa FE UNJ<br />
serta civitas akademika FE UNJ untuk berkolaborasi menciptakan budaya ilmiah dan<br />
pergerakan”.</p>
<p>MISI<br />
1. Membangun nuansa kekeluargaan dan menciptakan profesionalisme di lingkungan internal BEM FE UNJ.<br />
2. Berkolaborasi dengan OPMAWA/ORMAWA dilingkungan FE UNJ maupun Universitas.<br />
3. Memberikan pelayanan kepada mahasiswa FE UNJ melalui pemanfaatan media aspirasi dan advokasi.<br />
4. Menjadi wadah pengembangan minat bakat, keilmuan, wirausaha, maupun karakter mahasiswa FE UNJ di kancah universitas, nasional, dan internasional.<br />
5. Membudayakan kajian ilmiah dan membangun kerjasama strategis dengan setiap unsur penggerak dalam upaya pemecahan masalah kampus dan nasional.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17810 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi.jpeg" alt="" width="854" height="1280" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi.jpeg 854w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi-100x150.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi-400x600.jpeg 400w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi-280x420.jpeg 280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi-640x959.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Ahmad-Maulana-Farizi-681x1021.jpeg 681w" sizes="auto, (max-width: 854px) 100vw, 854px" /></p>
<p>#Profil Nomor Urut 4</p>
<p>Nama Lengkap : Ahmad Maulana Farizi<br />
IPK : 3,06<br />
Riwayat Organisasi :<br />
Staf Biro Maaly BSO Al-Iqtishodi Periode 2016 – 2017<br />
Staf Departemen Kaderisasi BEM Prodi Akuntansi Periode 2016 – 2017<br />
Ketua BEM Prodi Akuntansi 2017</p>
<p>VISI<br />
“Menjadikan BEM FE UNJ sebagai lembaga yang interaktif dengan civitas akademika dan<br />
berkolaborasi untuk menciptakan inovasi”.<br />
MISI</p>
<p>1. Membangun iklim internal BEM FE UNJ yang solid dan harmonis untuk meningkatkan produktivitas lembaga<br />
2. Memberikan pelayanan terbaik bagi civitas akademika FE UNJ<br />
3. Menjadi wadah dalam meningkatkan prestasi mahasiswa FE UNJ<br />
4. Membangun gerakan yang dinamis dan partisipatif<br />
5. Membangun kerjasama yang baik dengan semua elemen dalam upaya pemecahan masalah internal kampus dan eksternal kampus.</p>
<p>Itulah mereka, 4 orang yang siap menjadi pemimpin dalam Bem FE UNJ 2018-2019. Penulis menjuluki mereka sebagai “Fantastic Four”. Karena mereka telah mewakafkahkan dirinya untuk menjadi calon orang memiliki amanah yang cukup berat dalam memajukan Bem FE UNJ. Siapapun yang menang, pasti yang terbaik. Jadi, pastikan kamu memilih ya, calon Ekonom-Ekonom hebat ! karena satu suara mu, akan menentukan nasib BEM FE dalam satu tahun kedepan.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kenalan-dengan-calon-ketua-bem-fe-unj-2018-2019/">Kenalan dengan Calon Ketua Bem FE UNJ 2018-2019</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mari Memilih, Calon Kandidat Ketua BEM FIS, Untuk FIS 2018 yang Lebih Baik.</title>
		<link>https://unjkita.com/mari-memilih-calon-kandidat-ketua-bem-fis-untuk-fis-2018-yang-lebih-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tri Lestari]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Nov 2017 00:42:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17678</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tidak terasa pemilu UNJ sudah memasuki masa tenang. Diliput dari laman instagram @kpuunj  bahwa saat ini pemilu UNJ sudah memasuki masa tenang (25-26 November 2017),...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mari-memilih-calon-kandidat-ketua-bem-fis-untuk-fis-2018-yang-lebih-baik/">Mari Memilih, Calon Kandidat Ketua BEM FIS, Untuk FIS 2018 yang Lebih Baik.</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terasa pemilu UNJ sudah memasuki masa tenang. Diliput dari laman instagram @kpuunj  bahwa saat ini pemilu UNJ sudah memasuki masa tenang (25-26 November 2017), begitu juga dengan KPU FIS yang melaksanakannya bersamaan dengan timeline KPU UNJ yakni hari pemungutan suara jatuh pada tanggal 27-29 November 2017. Tidak ada salah nya sebagai pemilih yang cerdas untuk me<em>review</em> kembali calon kandidat Ketua BEM FIS 2018.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17789 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari.jpg" alt="" width="720" height="751" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari.jpg 720w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari-144x150.jpg 144w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari-575x600.jpg 575w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari-403x420.jpg 403w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari-640x668.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Al-Bais-Basyari-681x710.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p><strong>Kandidat Nomor Urut 1</strong></p>
<p>Nama                 : Al Bais Basyari</p>
<p>Nama Panggilan  : Bais / Ari</p>
<p>TTL                     : 26 November 2016</p>
<p>Riwayat Pendidikan   :</p>
<p>2002 – 2003 TK Al Iman Jatibening 11</p>
<p>2003 – 2009 SDN Jatikramat 1</p>
<p>2009 – 2012 SMPN 20 Bekasi</p>
<p>2012 – 2015 SMAN 6 Bekasi</p>
<p>2015 – sekarang Prodi Ilmu Agma Islam  FIS UNJ</p>
<p>Pendidikan Non Formal :</p>
<p>Pondok Pesantren Salafiyah Insan Cita Al Mukasyafah</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Riwayat Organisasi :</p>
<p>2008 – 2009 Pramuka SDN 1 Jatikramat</p>
<p>2011 – 2012 Rohis SMPN 20 Bekasi</p>
<p>2013 – 2014 Staff Kreativitas Islam Rohis SMAN 6 Bekasi</p>
<p>2014 – 2015 Staff Syiar Rohis SMAN 6 Bekasi</p>
<p>2016 – 2017</p>
<ul>
<li>Wakadept KPSDM BEMP IAI FIS UNJ</li>
<li>Ketua BEMP IAI FIS UNJ</li>
<li>Staff Pembinaan Forum Alumni Ponpes Salafiyah Insan Cita Al Mukasyafah 2</li>
</ul>
<p>2017 – 2018 Staff Internal Reds Soldier FIS UNJ</p>
<p>Prestasi :</p>
<p>Juara Nasyid se-Jawa &amp; Bali</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Visi : </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Menjadikan Badan Eksekutif Mahasiswa FIS UNJ yang lebih (ASIKS) Aspiratif, Konstributif dan Sinergis</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Misi :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Mencetak kader serta tokoh mahasiswa yang cerdas, berakhlak, dan dewasa dalam bersikap</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Menjadikan BEM FIS UNJ sebagai wadah aspirasi organisasi yang bermanfaat dan progresif</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Memaksimalkan fungsi pergerakan mahasiswa BEM FIS UNJ yang kontributif, demi terwujudnya BEM FIS UNJ sebagai barometer pergerakan mahasiswa di UNJ</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Terdepan dalam informasi, pembelaan dan advokasi kemahasiswaan dengan melakukan sinergisasi gerakan dengan mahasiswa, elemen prodi, BSO, karyawan dan birokrat FIS UNJ</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Melakukan pengembangan potensi, minat dan bakat dalam bidang akademik maupun non-akademik untuk mahasiswa FIS UNJ</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17786 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir.jpg" alt="" width="720" height="749" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir.jpg 720w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir-144x150.jpg 144w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir-577x600.jpg 577w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir-404x420.jpg 404w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir-640x666.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Roushan-Dhamir-681x708.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p><strong>Kandidat Nomor Urut 2</strong></p>
<p>Nama: Mohammad Roushan Dhamir</p>
<p>Nama Panggilan: Roushan / Ochan</p>
<p>TTL: 20 Januari 1996</p>
<p>Riwayat Pendidikan :</p>
<p>2010 – 2013 SMA 31 Jakarta</p>
<p>2013 – 2015 Universitas Bakrie</p>
<p>2015 – sekarang Universitas Negeri Jakarta</p>
<p>Pendidikan Non Formal :</p>
<p>2011 – 2012 ACCES CCE-Program</p>
<p>2015 – sekarang</p>
<ul>
<li>Ubedillah Politic School</li>
<li>Sekolah Pemikiran Islam, Islamic Centre Al-Ijtima’I, FIS, UNJ</li>
</ul>
<p>Riwayat Organisasi :</p>
<p>2011 – 2012 Rohis SMA 31 Jakarta</p>
<p>2013 – 2014 Staff Departemen Debat Klub Debat Universitas Bakrie</p>
<p>2014 – 2015 Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen Universitas Bakrie</p>
<p>2015 – 2016</p>
<ul>
<li>Staff Pusgerak Reds Soldier</li>
<li>Staff Departemen Sospol BEMP Sosiologi</li>
</ul>
<p>2015 – sekarang Staff Departemen Penelitian Pusima FIS UNJ</p>
<p>2016 – sekarang</p>
<ul>
<li>Presidium 1 Himpunan Mahasiswa Sosiologi Jawa</li>
<li>Kadiv Internal Reds Soldier FIS UNJ</li>
</ul>
<p>2017 – sekarang Ketua BEMP Sosiologi</p>
<p>Prestasi :</p>
<p>Peserta Terbaik Sociology Leadership Camp 2015</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Visi :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Terwujudnya BEM FIS sebagai wadah kolaborasi mahasiswa FIS UNJ yang SOLUTIF dan PROGRESSIF untuk FIS UNJ, Jakarta, dan Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Misi :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Meningkatkan Budaya Universitas (Baca, Tulis, Diskusi, Penelitian, Aksi) dengan semangat berkarya untuk Indonesia</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Menjadi garda terdepan aspirasi yang berani, responsif dan solutif</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Meningkatkan persaudaraan yang asik, solid dan kondusif</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Satu suara akan sangat menentukan nasib fakultas mu di masa depan. Mari menjadi pemilih cerdas. Gunakan hak suara mu untuk FIS, untuk UNJ, dan untuk Indonesia yang lebih baik. Mahasiswa Anti Golput.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mari-memilih-calon-kandidat-ketua-bem-fis-untuk-fis-2018-yang-lebih-baik/">Mari Memilih, Calon Kandidat Ketua BEM FIS, Untuk FIS 2018 yang Lebih Baik.</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rilis Survei UNJKita ; ”Menakar Elektabilitas Calon Ketua BEM UNJ &#038; BEMF se-UNJ 2018&#8221;</title>
		<link>https://unjkita.com/rilis-survei-unjkita-menakar-elektabilitas-calon-ketua-bem-unj-bemf-se-unj-2018/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2017 13:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17600</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com – Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan pesta demokrasi kampus Universitas Negeri Jakarta di penghujung tahun. Serta untuk mengetahui elektabilitas dan popularitas calon ketua BEM UNJ...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/rilis-survei-unjkita-menakar-elektabilitas-calon-ketua-bem-unj-bemf-se-unj-2018/">Rilis Survei UNJKita ; ”Menakar Elektabilitas Calon Ketua BEM UNJ &#038; BEMF se-UNJ 2018&#8221;</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com – Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan pesta demokrasi kampus Universitas Negeri Jakarta di penghujung tahun. Serta untuk mengetahui elektabilitas dan popularitas calon ketua BEM UNJ dan BEM Fakultas, maka UNJKita.com sebagai media yang menginisiasi pendidikan politik kepada para pembaca tercinta mengadakan sebuah survei. Dimana dalam survei ini ada tiga pokok bahasan utama yakni <strong>Elektabilitas calon ketua dan wakil ketua BEM UNJ 2018-2019, </strong> <strong>Elektabilitas calon ketua BEM Fakultas se-UNJ 2018-2019 </strong>serta <strong>Evaluasi Komisi Pemilihan Umum UNJ</strong> sebagai penyelenggara Pemilihan Umum di kampus hijau ini.</p>
<p>Survei KITA UNJ sendiri dilaksanakan selama 5 hari pada tanggal 20-24 November 2017. Metode survei yang digunakan adalah <em>Simple Random Sampling</em>. Dalam rentan 5 hari tersebut, terhitung 207 responden yang tersebar dari 8 fakultas yang ada di Universitas Negeri Jakarta.</p>
<p>Sebelum survei ini dilakukan, kami telah membuat Infografis serta artikel profil dan grand desain para pasang calon yang kamu bisa lihat di : <strong><a href="http://unjkita.com/kenali-yuk-calon-ketua-dan-wakil-bem-unj-2018-2019/">Kenali Yuk Calon Ketua dan Wakil BEM UNJ 2018-2019</a>.</strong></p>
<p><em>Anyway,</em> Penasaran bagaimana hasilnya? Berikut ini adalah rilis survei tim Redaksi UNJKita yang sudah kami kumpulkan dan sajikan untuk sobat semua :</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17603 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide1-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /> Responden kami secara mayoritas (lebih dari 50%) menilai bahwa nama-nama kandidat calon ketua &amp; wakil BEM UNJ 2018 – 2019 belum dikenal dan diketahui. Namun apakah diketahui namanya saja sudah cukup? Mari kita cek hasil survei dibawah ini.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17606" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide2-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17609 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide3-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17612 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide4-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Ternyata dikenal namanya saja tidak cukup. Dari hasil diatas menunjukkan bahwa lebih dari 60% mahasiswa aktif yang merupakan pemilih belum mengetahui <em>background</em> &amp; <em>track record,</em> serta visi misi dan <em>grand design </em>para kedua pasang calon Ketua &amp; Wakil BEM UNJ 2018 – 2019. Bahkan lebih dari 60% menurut para responden memilih abstain ketika ditanya apakah visi – misi dan Grand Design calon ketua &amp; wakil BEM UNJ 2018 – 2019 sesuai dengan kondisi kampus saat ini dan mampu memberikan perubahan?</p>
<p>Ini merupakan pekerjaan rumah (PR) besar bagi para calon terutama para tim sukses untuk lebih mendekatkan dan mengenalkan diri kepada para konstituen nya nanti baik sebelum pemilihan apalagi setelah terpilih nantinya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17615 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide5-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Proses kampanye yang singkat dan tidak diketahui oleh banyak publik membuat lebih dari 60% respon memandang proses kampanye yang telah dilakukan belum berjalan secara efektif dan efisien.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17618" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide6-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17621 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide7-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17624 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide8-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17627" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide9-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17630 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide10-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Dari beberapa pertanyaan dalam survei diatas kami simpulkan bahwa pasangan Kholil dan Imam unggul dalam elektabilitas dengan perolehan 30%, sementara jika kami lakukan <em>breakdown</em> pada masing-masing baik ketua maupun wakil baik Kholil dan Imam masih mengungguli pasangan Wildan dan Prasetyo dalam popularitas perorangan. Namun para respon yang mengisi Abstain alias tidak menjawab kedua-duanya jauh lebih unggul yakni sebesar 48%. Artinya <em>Swing Voters </em>(pemilih yang belum menetapkan pilihannya) cukup besar dan masih bisa diraih suaranya bagi kedua pasang calon.</p>
<p>Wildan dan Prasetyo dalam survei ini diatas kertas memang belum unggul, namun pasangan ini masih bisa berkesempatan untuk menang dengan catatan mampu meraih basis massa mayoritas yang belum menentukan pilihannya <em>(Swing Voters)</em> sebesar 48% yang belum menentukan.<em> </em>Pasangan Kholil dan Imam yang sudah diatas angin dalam survei ini juga tak boleh cepat puas dan harus mempertahankan bahkan juga meyakinkan para pemilihnya yang masih ragu dan bimbang untuk menentukan pilihan di hari pencoblosan nanti.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17633" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide11-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17636 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide12-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17639 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide13-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17642 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide14-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /> <img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17645 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide15-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-17648" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16.jpg" alt="" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Slide16-681x511.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Sayangnya sampai saat ini Untuk FBS dan FIO sampai survei ini diturunkan, belum ada calon Ketua BEM masing-masing fakultas yang dinyatakan lolos.</p>
<p>Dari sejarah yang ada, beberapa tahun terakhir Pemilu UNJ sangat disayangkan tidak pernah bisa lebih dari 50% total pemilih dibandingkan dengan total mahasiswa aktif (total DPT – Daftar Pemilih Tetap). Tahun 2016 memperoleh total suara sebesar 10.891 mahasiswa. Dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) nya sekitar 23.456 mahasiswa aktif UNJ, maka persentasi partisipasi publik yang memilih hanya sebesar 46,43% dari total DPT Mahasiswa aktif.  Sisanya? Ya, jelas tidak menggunakan hak pilihnya. Dan lagi-lagi ini yang perlu menjadi catatan dan autokritik bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) UNJ sebagai penyelenggara pemilu.</p>
<p>Di penghujung narasi survei ini, kami tim Redaksi UNJKita dan mahasiswa UNJ pasti berharap Ketua dan Wakil yang terpilih mampu lebih baik dari sebelumnya. Semoga visi misi dan Grand Desain yang telah tertuang dan dijanjikan mampu teraktualisasikan dengan baik. Kami tunggu kreasi, inovasi dan kolaborasi kongkrit untuk UNJ, Jakarta dan Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/rilis-survei-unjkita-menakar-elektabilitas-calon-ketua-bem-unj-bemf-se-unj-2018/">Rilis Survei UNJKita ; ”Menakar Elektabilitas Calon Ketua BEM UNJ &#038; BEMF se-UNJ 2018&#8221;</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aku Bukan Pelacur Idealisme!</title>
		<link>https://unjkita.com/aku-bukan-pelacur-idealisme/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2017 02:47:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17525</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#8220;Jangan pikir hargaku semurah orang-orang yang melacurkan Idealismenya. Memilihmu karna tampan, berwibawa, atau bahkan terkenal se-antero jagat! Kenal saja tidak. Lalu kenapa juga harus aku...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/aku-bukan-pelacur-idealisme/">Aku Bukan Pelacur Idealisme!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Jangan pikir hargaku semurah orang-orang yang melacurkan Idealismenya. Memilihmu karna tampan, berwibawa, atau bahkan terkenal se-antero jagat! Kenal saja tidak. Lalu kenapa juga harus aku berikan Rumahku pada orang yang tidak sama sekali aku kenal ? Maaf hargaku tidak semurah itu.&#8221;</em></p>
<p>Belakangan ini kampus kita kedatangan banyak semut, bukan tanpa sebab semut-semut ini datang, melainkan ada hal yang membuatnya datang, Gula! Ya para semut ini dijanjikan gula oleh seseorang yang hari ini menjelma menjadi Sosok pahlawan baru yang sengaja menebarnya di pekarangan fakultas. Untuk apa ? Jelas untuk memuluskan tahta yang sedang dikejar oleh si Pahlawan baru ft konco-konconya.</p>
<p>Sudah menjadi hukum alam bahwa pada setiap masa memang harus punya pemimpin baru, karna Sesukses apapun torehan pemimpin yang lama, tetap saja kita diwajibkan menggantinya dengan yang baru, tanpa terkecuali. terutama untuk bagian yang ini.</p>
<p>Mereka bilang kampus kita sedang pesta demokrasi, pemilihan umum tengah bergulir di Era kepemimpinan yang baru, Universitas, Fakultas, Jurusan, Prodi dan tak ketinggalan lembaga ORMAWA di kampus pun ikut memeriahkan demokrasi yang bertajuk &#8220;LUBERJURDIL&#8221; a.k.a ( lu bener jadi pemimpin adil )<br />
Setiap lembaga yang ada dikampus tentunya selalu memberikan slogan bahwa tempatnya adalah rumah bagi seluruh umat yang ada di Kampus bukan ? maka sebagaimana mestinya untuk orang yang menjadi pemilik rumah tanpa kami rumah itu kami minta dengan sendiri pastinya kami berhak juga untuk tahu siapa yang akan mengurus rumah kami nantinya.</p>
<p>Hari ini setiap rumah sedang ramai-ramainya melalukan pencarian pemimpin baru untuk mengurus segala keperluan yang dibutuhkan demi kenyamanan umat yang mendiami rumah-rumah tersebut, kabarnya juga demi menjaga jalannya tradisi kuno yang ada didalam masing-masing rumah, termasuk juga yang Rumah kami, UNJ yang hari ini sedang berbenah, entah diperbaiki, atau di kearah manakan bentuk rumah ini nantinya, yang pasti semua tergantung pemimpin baru UNJ nanti, harapan tentu ada yang utama pada mengantarkan pada Masa Keemasan tapi tidak juga menutup kemungkinan justru rumah kami malah membuat kami tak nyaman atau bahkan bila nanti ada survei Kampus UNJ ini malah berada di Titik terbawah klasemen dari universitas ternamaan lainnya.</p>
<p>Rumah kami sangat tergambar kunonya. Gambarannya sangat terlihat dari situasi gedung-gedung tua yang masih melekat ditambah nuansa lusuh yang entah sengaja dibuat atau memang sudah menjadi Icon utama bagi Kampus UNJ ini, dengan sengaja dibiarkan menua agar orang-orang penghuni rumah ini tidak tertukar saat pulang ke menuju Rumahnya.</p>
<p>Tidak lagi bertele-tele, kita akan kembali pada fokus utama tentang wacana Pelacuran idealisme yang dilakukan oleh para kaum semut, penggemar manis-manis yang selalu berakhir tragis.</p>
<p>Pelacuran idealisme tidak akan kamu temukan di KBBI, yang ada adalah kata &#8220;pe·la· cur·an&#8221; dan kata &#8220;ide·al· is·me&#8221; yang jika dikawinkan maka keduanya akan melahirkan sebuah gagasan mentereng dengan makna bahwa orang yang menyandang gelar sebagai Pelacur Idealisme dapat digambarkan sebagai sosok orang yang mendukung sesuatu tanpa memiliki dasar yang dapat dipertanggung jawabkan, juga dibekali dengan semangat ketidak tahuannya, Ia akan terus bersih keras terhadap apa yang di anggap benar terhadap apa yang didukungnya, atau bahkan yang paling parah adalah mendukung atas dasar ketampanan, keteranaran, Asal yang sama, atau bahkan sicalon lebih berwibawa dari pada calon yang lainnya.</p>
<p>Dengan dasar tersebut para pemilik gelar pelacur idealisme juga tergolong kedalam kaum yang rela mengeluarkan tenaga, emosi, dan materil demi mulusnya sebuah perjalanan calon Pemimpin baru tanpa melalui tahap Pencerdasan terlebih dahulu. Persoalan pelacuran idealisme adalah persoalan lama yang bergulir dan seringkali kita temukan dalam setiap perhelatan Demokrasi, baik ditingkat Nasional &#8220;pemilihan Presiden&#8221; sampai tingkat tingkat yang paling kecil Pemilihan Ketua Murid. Tapi dalam lingkup UNJ tentunya akan menjadi sangat menarik untuk dibicarakan.<br />
UNJ sebagai kampus ternamaan di pusat Kota ini tentunya selalu menjadi panutan untuk ditiru kampus-kampus lain dalam melakukan kegiatan Kemahasiswaan yang ada, apalagi dalam melaksanaan pesta Demokrasi dilingkungan kampus. Isi kampus yang pastinya didominasi oleh Mahasiswa cerdas dengan dibuktikan oleh penerima beasiswa yang banyak merupakan bukti yang real bahwa prestasi mahasiswanya tidak diragukan, wong dapet beasiswa kan gagampang. Jadi pastilah cerdas-cerdas.</p>
<p>Tapi apakah kecerdasan mereka sesuai dengan kebutuhan kampusnya ? Bahkan kalau dilihat-lihat malah banyak yang salah arti, para Pelacur Idealisme ini seringkali beranggapan bahwa pemimpin adalah Sosok yang harus mempunyai wajah tampan, bersih, rapih, wibawa, dan konco-konconya yang lain itu, jelas ini adalah perihal fisik semata karna memang realitasnya seperti itu, coba saja kita bertaruh. Kalau ada calon yang tidak dikenal pasti dengan mudahnya kita menjatuhkan pilihan pada fisik mereka bukan ? &#8220;Pilih yang paling cakep aja, kalo gaada yang cakep yang mirip mantan gue aja&#8221; pasti begitu. Sudah pasti saya benar, karna kalaupun salah juga jawabannya harus benar.</p>
<p>Inilah realitas yang dihadapi mahasiswa kampus UNJ, dimana mahasiswanya dipaksa memilih peimpin baru yang sama sekali tidak mereka kenal, pun tanpa terlebih dahulu mendapatkan pencerdasan. Bahkan terkesan memaksa mahasiswa menjadi menjadi Pelacur Idealisme, dengan memilih salah seorang kandidat tanpa mengenal sisi lain Pemimpin mereka, padahal lebih jauh setelah terpilihnya Pemimpin baru mereka nantinya akan melakukan pekerjaan yang tidak mudah. Bahkan bisa berpotensi menjadi bumerang bagi rumah tempat tinggal mereka, misalnya dengan tidak terwujudnya iklim yang sesuai harapan, dan tidak berkembangnya kampus kearah yang lebih baik adalah tanda bahwa dominasi kaum Pelacur Idealisme lebih mendominasi dibanding kaum-kaum yang tercerdaskan.</p>
<p>Hingga sampai pada sebuah titik sebagai mahasiswa kampus UNJ yang ada dibarisan tercerdaskan rasanya sangat disayangkan bila masih banyak orang menganut faham Fisikisme dalam memilih calon Pemimpin atas dasar ukuran fisik semata. Dengan Dan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada teman kaum Fisikisme yang juga penyangdang gelar Pelacur Idealisme, mari kita sama-sama beranjak untuk menjadi pemilih yang cerdas. Yang memilih bukan atas dasar fisik semata, melainkan karna memang sosok pemimpin tersebut adalah sosok yang paling dibutuhkan oleh semua umat di lingkungan kampus kita.<br />
Lalu bagaimana jika saya merasa bahwa bukanlah seorang Pelacur Idealisme ? Dan saya merasa bahwa sosok tersebut saya pilih atas dasar pencerdasan yang saya dapatkan. Dan tidak sama sekali merasa digiring atau diarahkan untuk memilihnya ? Ini jawabannya</p>
<p><em>&#8220;Pada umumnya sifat Manusia itu cenderung memihak. Lantas memihak pada hal yang bagaimana ? Tentunya manusia akan cenderung berpihak pada yang paling benar. Benar seperti apa ? Benar seperti makna kesusilaan dalam diri masing-masing orang&#8221;</em> Jadi tidak masalah saat kita memihak pada sesuatu. Tentunya memihak dengan cara yang tidak berlebihan. Agar keberpihakan tidak berpotensi menjadi pemicu perpecahan dalam lingkup yang paling sederhana atau lingkup yang lebih besar, sebuah Negara.</p>
<p>Dan semoga kita tetap bisa menjaga kewarasan kita sehingga terhindar dari bahaya melacurkan Idealisme masing-masing. Jaga hartamu karna ia bagian berharga dari yang seorang pemuda miliki &#8220;IDEALIS&#8221; maka jangan sampai kamu lacurkan Idealismu. -Tan Malaka</p>
<p><strong>Oleh : Berkat Zhahir Baibar</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/aku-bukan-pelacur-idealisme/">Aku Bukan Pelacur Idealisme!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Kenal dengan Calon Ketua BEM FPPsi 2018? Kenal dan Lebih Dekat dengan Mereka, Yuk!</title>
		<link>https://unjkita.com/sudah-kenal-dengan-calon-ketua-bem-fppsi-2018-kenal-dan-lebih-dekat-dengan-mereka-yuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saudah .]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2017 02:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Hai, Sobat UNJKita ! Pemilu Raya (Pemira) adalah momen yang harus dimanfaatkan mahasiswa sebagai perwujudan praktik demokrasi di dunia kampus. Hak pilih...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/sudah-kenal-dengan-calon-ketua-bem-fppsi-2018-kenal-dan-lebih-dekat-dengan-mereka-yuk/">Sudah Kenal dengan Calon Ketua BEM FPPsi 2018? Kenal dan Lebih Dekat dengan Mereka, Yuk!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h6>Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh..</h6>
<h6>Hai, Sobat UNJKita !</h6>
<p>Pemilu Raya (Pemira) adalah momen yang harus dimanfaatkan mahasiswa sebagai perwujudan praktik demokrasi di dunia kampus. Hak pilih bagi mahasiswa layaknya hadiah yang sepatutnya digunakan karena sejatinya, perubahan diciptakan bukan hanya dengan berdiam diri, namun dengan suatu tindakan.</p>
<p>Lalu, gimana sih, cara mahasiswa UNJ sendiri agar dapat melaksanakan praktik demokratis dengan baik?</p>
<p>Tentunya, yang paling utama adalah dengan memilih calon legislatif dan eksekutif yang dirasa mampu membawa perbaikan dong.</p>
<p><em>Tak kenal maka Ta&#8217;aruf</em></p>
<p>Sudah kenal dengan calon Ketua Umum BEM Fakultas Pendidikan Psikologi Periode 2018?</p>
<p>Kalau belum, yuk kenalan dengan mereka!</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17555 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto.jpg" alt="" width="800" height="1066" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto-113x150.jpg 113w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto-450x600.jpg 450w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto-315x420.jpg 315w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto-640x853.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Yugo-Trie-Kurnianto-681x907.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<h5><strong># Kandidat No. 1 </strong><strong>Yugo Trie Kurnianto</strong></h5>
<p>Nama : Yugo Trie Kurnianto</p>
<p>Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 6 Desember 1996</p>
<p>Agama : Islam</p>
<p>Status : Mahasiswa</p>
<p>No. Handphone : 083806577920</p>
<p>Motto Hidup : Bahagia itu sederhana ketika kita bisa bermanfaat untuk orang lain</p>
<p><strong>Riwayat Organisasi</strong></p>
<ol>
<li>Wakil Ketua MPK SMAN 33 Jakarta</li>
<li>Ketua Ekstrakulikuler Band SMAN 33 Jakarta</li>
<li>Staff Divisi Eksternal PSDM Kemapsi 2016</li>
<li>Kepala Divisi Eksternal PSDM BEM FPPsi UNJ 2017</li>
</ol>
<p><strong>Riwayat Kepanitiaan</strong></p>
<div dir="auto">1. Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat 2015</div>
<div dir="auto">2. Departemen Logistic Psychology Expo 2016</div>
<div dir="auto">3. Divisi Perlengkapan Mental Health Week 2016</div>
<div dir="auto">4. Divisi Acara Kaderisasi Prodi Psikologi 2016</div>
<div dir="auto">5. Divisi Logistic Psychology Expo 2017</div>
<div dir="auto">6. Divisi Perlengkapan Mental Health Week 2017</div>
<div dir="auto">7. Ketua Pelaksana Kaderisasi Fakultas Pendidikan Psikologi UNJ 2017</div>
<p><strong>Riwayat Prestasi</strong></p>
<ol>
<li>Peserta Terbaik Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Jurusan Psikologi 2015</li>
<li>Juara 1 Festival Acoustic Radio Era FM Se-UNJ</li>
</ol>
<p><strong>VISI</strong></p>
<h5 style="text-align: center;"><em>Menjadikan dan mengoptimalkan BEM Fakultas Pendidikan Psikologi sebagai wadah aspirasi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan TinggI</em></h5>
<p><strong>MISI</strong></p>
<ol>
<li>Mendengar, memahami, serta menyalurkan aspirasi civitas FPPsi UNJ yang sesuai dengan kebutuhan</li>
<li>Bersinergi dengan menjadi sahabat, keluarga dan rekan kerja, seluruh civitas FPPsi UNJ dan Ilumpusi, yang terbuka dan terpercaya</li>
<li>Mengoptimalkan pelayanan mahasiswa yang responsif, solutif, serta terealisasi</li>
<li>Meningkatkan apresiasi yang mendukung minat dan bakat mahasiswa FPPsi UNJ</li>
<li>Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang soft skill dan hard skill</li>
<li>Melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis ilmu pskikologi</li>
</ol>
<p><strong>PROGRAM UNGGULAN</strong></p>
<ol>
<li>Pengabdian Masyarakat berbasis Ilmu Psikologi</li>
<li>Apresiasi Prestasi</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-17552 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy.jpg" alt="" width="721" height="955" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy.jpg 721w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy-113x150.jpg 113w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy-453x600.jpg 453w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy-317x420.jpg 317w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy-640x848.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/Assyeggaf-Kurnia-Sandy-681x902.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 721px) 100vw, 721px" /></p>
<p><strong># Kandidat No. 2 Assyeggaf Kurnia Sandy</strong></p>
<div dir="auto">Nama : Assyeggaf Kurnia Sandy</div>
<div dir="auto">Tempat, Tanggal Lahir : Lamongan, 16 februari 1997</div>
<div dir="auto">Alamat : Perum Depok Alam Lestari</div>
<div dir="auto"></div>
<div dir="auto"><strong>Riwayat Organisasi</strong></div>
<div dir="auto"></div>
<ol>
<li>Osis SMAN 1 Tarakan Kaltara sebagai Kepala Sekbid Kepemimpinan</li>
<li>Staf Departemen Bakat dan Minat Kemapsi 2015-2016</li>
<li>Kepala Divisi Bakat dan Minat BEM Fppsi periode 2016 &#8211; 2017</li>
</ol>
<p><strong>Riwayat Kepanitiaan</strong></p>
<ol>
<li>Ketua Pelaksana Psychocup eksternal Fppsi 2016</li>
<li>Ketua Pelaksana Halimun Festival 2017</li>
<li>Peserta PKMP Fppsi 2015</li>
<li>Peserta PKMF Fppsi 2016</li>
<li>Staff Acara PKMF Fppsi 2017</li>
<li>Staff Logistic Psychology Expo 2015</li>
<li>Staff Production Psychology Expo 2016</li>
<li>Staff Logistic Psychology Expo 2017</li>
<li>Staff Logistic Mental Health Week 2017</li>
<li>Tim Dispilin Keamanan (TDK) KADERISASI 2017</li>
</ol>
<p><strong>Riwayat Prestasi</strong></p>
<ol>
<li>Juara 1 Catur Dekan Cup FIP</li>
<li>Juara 1 Psychofair Futsal UIN 2016</li>
<li>Juara 1 Futsal Psypshoria UNTAR 2017</li>
<li>Juara 2 Psychofair UIN 2015</li>
<li>Juara 3 Futsal Psychology Expo 2015</li>
<li>Juara 2 Futsal Psycholimpic Atmajaya 2016</li>
</ol>
<p><strong>VISI</strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Mewujudkan BEM FPPsi UNJ sebagai lembaga yang Aspiratif, Solutif, Profesional dan Menyenangkan</em></p>
<p><strong>MISI</strong></p>
<ol>
<li>Membangun internal organisai bersifat profesional, solid, kedekatan, dan menyenangkan</li>
<li>Membangun kedekatan dan memperkuat hubungan antar civitas akademika, alumni, dan mahasiswa</li>
<li>Membangun sikap kritis dalam menanggapi isu internal dan eksternal FPPsi dengan mengoptimalkan partisipasi mahasiswa.</li>
</ol>
<p><strong>PROGRAM UNGGULAN</strong></p>
<ol>
<li>Jum&#8217;at Ilmu</li>
<li>Study Visit</li>
<li>Pengmas (Pengabdian Masyarakat) Halimun</li>
</ol>
<p><strong>#CERIA</strong> <em><strong>(Cerdas, Edukatif, Revolusioner, Integritas bersama Assyeggaf)</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/sudah-kenal-dengan-calon-ketua-bem-fppsi-2018-kenal-dan-lebih-dekat-dengan-mereka-yuk/">Sudah Kenal dengan Calon Ketua BEM FPPsi 2018? Kenal dan Lebih Dekat dengan Mereka, Yuk!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
