<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Presentasi Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/presentasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/presentasi/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Jul 2023 11:13:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Presentasi Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/presentasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Strategi Jitu Presentasi Skripsi yang Baik Bagi Anda Mahasiswa Akhir</title>
		<link>https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/</link>
					<comments>https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 21:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=193</guid>

					<description><![CDATA[<p>Detik-detik menjelang sidang skripsi adalah saat-saat paling mendebarkan bagi kebanyakan mahasiswa. Tidak sedikit mahasiswa yang stres karena terlalu khawatir, dan bingung bagaimana presentasi skripsi yang...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/">Strategi Jitu Presentasi Skripsi yang Baik Bagi Anda Mahasiswa Akhir</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Detik-detik menjelang sidang skripsi adalah saat-saat paling mendebarkan bagi kebanyakan mahasiswa. Tidak sedikit mahasiswa yang stres karena terlalu khawatir, dan bingung bagaimana presentasi skripsi yang baik dan benar. Namun begitu, sidang skripsi pasti dilalui dan tidak bisa ditolak. Karena ini sudah menjadi bagian dari tugas akademik yang harus ditempuh oleh mahasiswa untuk menyelesaikan kuliahnya. Jadi Anda sebagai mahasiswa akan tetap melakukannya.</p>
<p>Masalah umum yang sering dialami oleh kebanyakan mahasiswa saat sidang skripsi adalah saat presentasi skripsi dan saat menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dewan penguji. Inilah dua hal utama yang sering jadi momok yang ditakuti kebanyakan mahasiswa. Sebenarnya ini tidak perlu terjadi, jika saja para mahasiswa mampu melakukan persiapan dengan baik dan menguasai teknik presentasi skripsi dengan baik.</p>
<p>Berikut ini kami berikan strategi jitu presentasi skripsi yang baik bagi anda mahasiswa tingkat akhir&#8230;</p>
<h3><strong>Kenali Siapa Penguji Anda</strong></h3>
<p>Biasanya, sepekan atau beberapa hari sebelum kita maju seminar atau sidang, kita diberitahu siapa dosen – dosen yang akan menjadi penguji kita. Kita biasa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamati dan mengenali baik – baik siapa dosen penguji kita. Satu hal yang perlu diingat, setiap dosen itu karakter dan preferensinya berbeda – beda. Beberapa hari sebelum sidang, biasanya kita mengumpulkan informasi sebanyak – banyaknya mengenai penguji ini. Bisa dari kakak kelas (senior), atau bisa juga dari pengalaman – pengalaman orang sebelumnya.</p>
<p>Ada dosen penguji yang tipe pertanyaannya detil dan mendalam. Ada tipe dosen penguji yang pertanyaannya umum dan sangat konseptual. Ada tipe dosen yang suka iseng bertanya hal – hal yang sebenarnya tidak nyambung. Mengenali karakter dosen seperti ini, membuat kita biasanya melakukan simulasi dan memperkirakan pertanyaan apa yang sekiranya akan ditanyakan oleh dosen tersebut. Ini sangat membantu kita untuk lebih siap menjawab pertanyaan dari dosen – dosen penguji.</p>
<p>Bagaimana jika kita mendapatkan dosen yang <em>killer </em>dan terkenal sadis dalam memberikan pertanyaan? Yah, kalau kita menganggap dosen – dosen penguji ini adalah simulasi dari bos kita kelak saat berkarir. Ada kalanya kita tidak bisa memilih siapa bos kita, jadi presentasi sidang skripsi ini juga bisa menjadi sebuah simulasi yang menarik ketika kita sudah ada di dunia kerja nanti.</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/belajar.png"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-195 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/belajar.png" alt="belajar" width="320" height="266" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/belajar.png 320w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/belajar-300x249.png 300w" sizes="(max-width: 320px) 100vw, 320px" /></a></p>
<h3><strong>Kuasai Materi Apa Yang Ditulis</strong></h3>
<p>Salah satu hal yang paling kita rasakan manfaatnya sebelum presentasi skripsi adalah banyak membaca buku, jurnal, dan penelitian – penelitian sebelumnya mengenai topik yang sedang kita kerjakan. Kita memiliki prinsip, “ini skripsi kita, maka kita adalah satu – satunya orang yang paling <em>expert </em>di topik ini.” Bahkan kalau bisa, saat presentasi nanti kita memberikan wawasan baru bagi dosen kita, wah pasti seru banget kan itu?</p>
<p>Kuasai materi mulai dari :</p>
<ul>
<li>Mengapa kita memilih <a href="https://unjkita.com/jurus-jitu-mendapatkan-judul-skripsi/">Judul skripsi</a> topik tersebut?</li>
<li>Apa hubungan dari latar belakang dengan masalah skripsi Anda?</li>
<li>Mengapa Anda menggunakan metode atau pendekatan tersebut?</li>
<li>Dasar teori apa yang sudah Anda pelajari dan Anda gunakan dalam penelitian ini?</li>
<li>Apa kebaruan penelitian Anda dibandingkan dengan penelitian sebelumnya?</li>
<li>Apa hasil yang didapatkan? Mengapa hasilnya bisa menjadi seperti itu?</li>
<li>Apakah tinjauan literatur yang digunakan valid dan bisa dipertanggungjawabkan?</li>
</ul>
<p>Nah, apabila Anda sudah memiliki jawaban yang mantap dan benar – benar menguasai materi dengan baik, maka hal – hal berikutnya akan menjadi sesuatu yang mudah. Banyak presentasi skripsi yang berantakan hanya karena kurang persiapan dan penguasaan akan materinya. Menurut kita, ini adalah bagian terpenting dalam mempersiapkan presentasi skripsi yang baik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Back Up File Presentasi dan Skripsi Anda</strong></h3>
<p>Baru beberapa pekan lalu, kita mendengar ada adik kelas kita yang minta doa agar sidang skripsinya dilancarkan. Ternyata, ketika diselidiki, yang bersangkutan baru kehilangan laptop dan semua data skripsi ada di dalamnya! Termasuk buku skripsi, <em>paper, </em>dan juga <em>file </em>presentasinya. Kita benar – benar ngeri membayangkannya, sidang tinggal beberapa hari lagi namun semua datanya hilang begitu saja!</p>
<p>Bayangkan, bagaimana perasaan Anda apabila harus mengulangi kembali apa yang Anda kerjakan mulai dari nol? Jadi, sebelum Anda merasakannya, ada baiknya Anda melakukan <a href="https://unjkita.com/cara-backup-skripsi-agar-tak-hilang/"><em>backup </em>segala hal penting yang berkaitan dengan presentasi skripsi</a> Anda.</p>
<p>Sewaktu kita mengerjakan skripsi dan thesis, kita melakukan <em>backup</em> di <em>online cloud </em>untuk <em>file </em>dokumen dan presentasi tugas akhir kita di Dropbox. Selain Dropbox, Anda juga bisa menggunakan beberapa fasilitas lain, seperti Google Drive, iCloud Drive, Box, atau Microsoft OneDrive. Semuanya gratis kok.</p>
<p>Apabila Anda ingin menyimpannya secara <em>offline, </em>sediakan satu <em>flashdisk </em>khusus untuk membackup <em>file – file </em>Anda. Namun, kita tetap menyarankan <em>online </em>karena apabila kita hanya menyediakan <em>backup offline, </em>khawatir terdapat virus yang bisa jadi merusak atau bahkan menghapus <em>file </em>yang kita miliki di <em>flashdisk </em>tersebut.</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/startup-photos-1.jpg"><img decoding="async" class=" wp-image-118 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/startup-photos-1-300x200.jpg" alt="startup-photos (1)" width="353" height="235" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/startup-photos-1-300x200.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/startup-photos-1-1024x683.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/startup-photos-1-990x660.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/startup-photos-1.jpg 1920w" sizes="(max-width: 353px) 100vw, 353px" /></a></p>
<h4><strong>Berlatih Untuk Maksimalkan Waktu Yang Ada</strong></h4>
<p>Kadang kita merasa bahwa bagian paling kejam dari sidang atau presentasi skripsi adalah kita hanya diberikan waktu 10 – 15 menit untuk mempresentasikan penelitian yang kita lakukan selama berbulan – bulan itu. Sementara yang paling banyak ada di bagian pertanyaan dari penguji. Maka dari itu, kita harus berlatih untuk mengoptimalkan waktu yang ada.</p>
<p>Cara untuk mengoptimalkannya, antara lain adalah dengan mempersiapkan alur cerita yang singkat, logis, dan masuk<strong> </strong>akal saat kita mempresentasikan skripsi kita. Intinya, presentasi kita tersebut memiliki <em>flow </em>yang enak untuk dicerna, dan pas 10 – 15 menit. Mulai dari salam pembukaan, sampai salam penutup.</p>
<p>Kita sering menemui kejadian teman kita yang karena gugup, 2 menit awalnya hilang hanya untuk memperkenalkan diri dan saat waktu sudah habis presentasinya di <em>cut </em>oleh penguji (padahal baru setengah jalan). Berlatih ketepatan waktu ini juga merupakan hal yang esensial, lho.</p>
<p>Hal lain yang umumnya menyebabkan presentasi skripsi kita menjadi terlalu lama karena slide presentasi yang terlalu banyak. Di sini kita harus bisa memilah mana <em>slide </em>yang memang kita masukkan, mana <em>slide </em>yang sekiranya kita jadikan lampiran (untuk dijelaskan apabila ditanya saja). Ini merupakan cara yang cukup efektif untuk mempersingkat waktu presentasi kita walaupun <em>slide </em>yang dibuat banyak.</p>
<h4><strong>Perhatikan Peralatan Yang Kita Gunakan</strong></h4>
<p>Saat presentasi sidang skripsi, biasanya kita menggunakan laptop atau komputer yang disediakan oleh pihak kampus (tidak menggunakan <em>laptop </em>sendiri). Berhati – hatilah apabila ternyata di laptop tersebut memiliki <em>software </em>yang versinya berbeda dengan yang Anda gunakan untuk mengerjakan presentasi Anda. Misalkan Anda mengerjakannya dengan <em>powerpoint </em>2013, sementara di <em>laptop </em>kampus Anda masih menggunakan versi 2007. Bisa jadi, ada beberapa fitur yang tidak didukung dan membuat slide presentasi Anda berantakan. Jadi sebaiknya periksa terlebih dahulu versi <em>software </em>nya dan pastikan sama. Jika tidak memungkinkan, siapkan beberapa <em>file </em>dengan versi yang berbeda – beda.</p>
<p>Jangan lupa mempersiapkan <em>pointer, </em>apabila Anda membutuhkannya. Pastikan Anda memiliki baterai cadangan, apabila ternyata baterai yang lama habis.</p>
<h4><strong>Persiapkan Mental Sebaik Mungkin</strong></h4>
<p>Setelah melakukan persiapan yang segitu banyaknya, seringkali kita masih gugup juga. Begitu juga kita pada waktu menjelang sidang skripsi dan thesis tahun lalu. Padahal, persiapan sudah sebegitu banyaknya.</p>
<p>Tips kali ini memang terdengar klise, tapi sangat ampuh buat kita. Untuk memperkuat mental, kita biasanya berdoa kepada Tuhan, meminta segalanya dilancarkan. Hal utama lainnya yang kita lakukan adalah meminta doa orang tua<strong>. </strong>Ketika kita melakukan dua hal ini, hati kita menjadi lebih tenang. Kenapa? Karena kita merasa bahwa Tuhan berada di belakang kita dan mendukung perjuangan presentasi kita ini.</p>
<p>Maka dari itu, yang merasa ibadahnya masih kurang, atau bahkan menjelang presentasi skripsi nya justru memiliki hubungan yang kurang baik dengan orang tua, perbaiki dari sekarang selagi belum terlambat. Undang kekuatan Tuhan untuk berjuang bersama Anda agar sukses mempresentasikan tugas akhir Anda.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/">Strategi Jitu Presentasi Skripsi yang Baik Bagi Anda Mahasiswa Akhir</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknik Presentasi Efektif yang Wajib Anda Kuasai</title>
		<link>https://unjkita.com/teknik-presentasi/</link>
					<comments>https://unjkita.com/teknik-presentasi/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2020 22:51:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=23055</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika Anda adalah seorang mahasiswa atau memiliki profesi yang sering berbicara di depan umum, teknik presentasi menjadi amunisi yang wajib dikuasai. Tujuannya supaya Anda mampu...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/teknik-presentasi/">Teknik Presentasi Efektif yang Wajib Anda Kuasai</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda adalah seorang mahasiswa atau memiliki profesi yang sering berbicara di depan umum, teknik presentasi menjadi amunisi yang wajib dikuasai. Tujuannya supaya Anda mampu menarik perhatian audiens dan membuat mereka memahami akan materi yang disampaikan.</p>
<p>Mengingat tak semua orang memiliki kemampuan yang baik dalam hal berbicara di depan umum, mungkin juga termasuk Anda, tak ada salahnya untuk mempelajari prinsip teknik presentasi yang tepat.</p>
<p>Saat menyampaikan informasi di depan umum, jangan sampai Anda kelihatan gugup. Pastikan Anda berbicara dengan tertata sehingga audiens dapat menangkap maksud dari pembicaraan yang disampaikan. Dengan begitu, audiens tertarik untuk mendengarkan Anda berpresentasi lagi.</p>
<p>Itulah mengapa sebelum berbicara di hadapan orang banyak, ada baiknya Anda melakukan beberapa persiapan. Salah satunya adalah mempelajari teknik presentasi yang akan dibahas di bawah ini.</p>
<h2>Siapkan Materi yang Singkat, Padat, dan Jelas</h2>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-23056 size-large" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-800x473.jpeg" alt="" width="719" height="425" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-800x473.jpeg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-150x89.jpeg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-1536x908.jpeg 1536w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-100x59.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-700x414.jpeg 700w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6-1600x946.jpeg 1600w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-6.jpeg 1920w" sizes="(max-width: 719px) 100vw, 719px" /></p>
<p>Saat hendak membawakan materi di hadapan orang banyak, Anda perlu memosisikan diri sebagai audiens. Kira-kira menurut Anda, apakah materi yang telah disiapkan akan mudah diterima atau tidak. Materi yang dibawakan juga sebaiknya ditata sehingga tidak membosankan.</p>
<p>Siapkan materi sebaik mungkin. Salah satu trik yang bisa Anda siapkan adalah menyiapkan bahan pembahasan yang singkat, padat, dan jelas.</p>
<p>Menyampaikan materi di hadapan orang banyak tidak harus panjang dan menghabiskan banyak waktu. Audiens biasanya justru tertarik dengan durasi presentasi berkisar antara 60 menit, tetapi semua materi dapat tersampaikan dengan baik.</p>
<p>Inilah yang dimaksud dengan teknik presentasi yang efektif. Menyampaikan materi yang efektif dengan waktu yang efisien akan meminimalisasi risiko audiens yang bosan mendengar Anda berbicara.</p>
<h2>Rangkum Materi dalam PowerPoint Semenarik Mungkin</h2>
<p>Selain menyiapkan materi yang singkat, padat, dan jelas, Anda juga perlu menguasai teknik presentasi dengan <a href="https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/">PowerPoint</a>. Akan tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua materi yang Anda bahas harus dimasukkan ke dalam PowerPoint.</p>
<p>PowerPoint hanya berfungsi sebagai penunjang presentasi untuk menyajikan berbagai informasi atau data visual lain agar audiens menjadi lebih paham akan materi yang disampaikan. Selain itu, tampilan <a href="https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/">PowerPoint</a> akan membantu sehingga audiens tidak cepat bosan selama mendengarkan Anda presentasi.</p>
<p>Ada banyak teknik presentasi <a href="https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/">PowerPoint</a> yang bisa diterapkan untuk menarik atensi dari audiens. Berikut adalah beberapa caranya.</p>
<h3>1. Buat Jumlah<em> Slide</em> Seminimal Mungkin</h3>
<p>Tak hanya materinya saja yang disampaikan singkat, padat, dan jelas. Saat menerapkan teknik presentasi dengan PowerPoint, Anda juga harus membuatnya seefisien mungkin.</p>
<p>Masukkan beberapa poin penting saja di dalamnya. Jika semua materi ada di powerpoint, sama saja Anda tidak bisa berkomunikasi dengan baik kepada audiens karena akan terpacu untuk selalu membaca <em>slide</em> demi <em>slide</em> selama presentasi. Hal ini bisa mengesankan Anda tidak menguasai materinya.</p>
<h3>2. Pilih Huruf yang Mudah Dibaca dan Tentukan Ukuran yang Tepat</h3>
<p>Setelah menentukan jumlah <em>slide</em>, selanjutnya Anda perlu menentukan <em>font</em>. Pilih jenis tulisan yang mudah dibaca. Pastikan ukurannya juga tidak terlalu kecil sehingga mudah dilihat dari kejauhan.</p>
<h3>3. Buat Grafik atau Tabel Infografis sebagai Penunjang Materi</h3>
<p>Jika di dalam materi yang disampaikan terdapat poin-poin penting atau data pendukung sebagai bukti, sebaiknya ditampilkan dalam format tabel atau grafik.</p>
<p>Manfaat teknik presentasi dengan tabel dan grafik adalah supaya audiens lebih mudah memahami materi. Bukan cuma itu, data akan membuktikan bahwa Anda menyajikan materi sesuai fakta.</p>
<h3>4. Gunakan Ejaan dan Tata Bahasa yang Baik</h3>
<p>Salah satu kunci keberhasilan presentasi adalah menggunakan ejaan dan tata bahasa yang bagus dalam PowerPoint. Hal ini bisa menjadi bukti bahwa selain bisa menjadi presenter yang baik, Anda juga kompeten dalam hal-hal kecil yang penting.</p>
<h2>Berbicaralah dengan Baik dan Tampilkan Gestur Tubuh yang Tepat</h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-23057 size-large" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-7-800x529.jpeg" alt="" width="719" height="475" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-7-800x529.jpeg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-7-150x99.jpeg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-7-100x66.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-7-680x450.jpeg 680w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-7.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 719px) 100vw, 719px" /></p>
<p>Sebelum datangnya hari presentasi, sebaiknya Anda berlatih terlebih dahulu. Setelah menyiapkan<strong> teknik presentasi</strong> penguasaan materi dan PowerPoint dengan baik, cobalah untuk melakukan simulasi di depan cermin dan rekam jika perlu.</p>
<p>Setelah selesai, lihat rekaman dan lakukan evaluasi. Apakah Anda sudah berbicara dengan tempo yang baik atau belum. Jika dirasa masih terlalu cepat atau terlalu lambat, berlatihlah lagi sampai temponya pas.</p>
<p>Pastikan saat melakukan presentasi di depan umum secara langsung, Anda sudah menjaga tempo berbicara. Buat audiens nyaman dengan penjelasan yang diberikan.</p>
<p>Selain tempo, perhatikan juga intonasi atau pengucapan Anda. Pastikan setiap kata demi kata diucapkan dengan jelas.</p>
<p>Bisa dibilang, intonasi dapat memengaruhi atensi audiens agar lebih terikat dengan materi yang Anda sampaikan. Yang terpenting adalah jangan menggunakan intonasi datar karena Anda akan terlihat seperti sedang membaca <em>slide</em> PowerPoint secara alih-alih menjelaskan materi.</p>
<p>Selain mengevaluasi suara, Anda juga dapat melihat rekaman untuk melihat apakah gestur yang diberikan sudah tepat atau belum. Jangan sampai di depan banyak orang Anda terlihat kaku dan gugup.</p>
<h2>5. Bawa <em>Cue Card</em> Saat Presentasi Jika Diperlukan</h2>
<p>Membawa <em>cue card</em> bukan berarti Anda tidak menguasai materi. Tulis poin-poin penting saja di dalamnya agar alur pembicaraan tidak berantakan. Mungkin materinya sudah ada PowerPoint, tetapi <em>cue card</em> bisa mengantisipasi jika ada materi yang terlupa.</p>
<p>Apalagi, Anda dituntut untuk tidak terlalu fokus kepada PowerPoint. Dengan adanya <em>cue card</em>, Anda bisa menuliskan beberapa pertanyaan atau bahasan singkat yang tak ditulis di <em>slide</em>.</p>
<p>Namun kalau Anda sudah percaya diri dan mampu menguasai materi dengan baik, tidak menggunakan <em>cue card</em> pun tak menjadi masalah.</p>
<h2>Fokuskan Pandangan ke Beberapa Titik</h2>
<p><img loading="lazy" decoding="async" width="1920" height="1080" class="wp-image-23058" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8.jpeg" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8.jpeg 1920w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8-800x450.jpeg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8-150x84.jpeg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8-1536x864.jpeg 1536w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8-100x56.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8-700x394.jpeg 700w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/07/word-image-8-1600x900.jpeg 1600w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<p>Teknik presentasi selanjutnya berkaitan dengan pandangan mata. Dalam melakukan presentasi, sebisa mungkin Anda perlu memfokuskan pandangan tidak hanya di satu titik saja. Ingat, Anda tidak sedang berbicara satu lawan satu, melainkan berkomunikasi di hadapan orang banyak.</p>
<p>Tentunya semua orang yang ada di situ ingin mendapatkan perhatian Anda. Untuk itu, buatlah kontak mata dengan audiens secara bergantian. Kalau melakukan kontak mata dengan audiens justru membuat Anda tambah gugup, edarkan pandangan ke sekeliling ruangan.</p>
<p>Untuk mengakali agar Anda seperti sedang melakukan kontak mata individual, sejajarkan saja pandangan dengan puncak kepala audiens. Alih-alih gugup, Anda tetap bisa fokus dengan melakukan gestur seperti itu.</p>
<h2>Terapkan Teknik Presentasi dan Berlatih agar Terbiasa</h2>
<p>Itulah beberapa poin mengenai teknik <a href="https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/">presentasi</a> yang berhasil kami rangkum. Hal-hal di atas bisa Anda gunakan sebagai cara <a href="https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/">presentasi</a> yang baik di depan kelas atau saat dipercaya menjadi pemateri di berbagai acara, contohnya seminar.</p>
<p>Apabila Anda merasa kemampuan berbicara di depan umum belum terlalu baik, jangan malas untuk belajar. Teruslah berlatih dan jangan mudah menyerah. Kalau perlu, minta bantuan orang lain dan lakukan presentasi di depannya, kemudian minta ia untuk menilai Anda.</p>
<p>Catat apa saja yang menjadi kelemahan Anda. Setelah itu, carilah cara untuk memperbaikinya. Jika ada yang sudah baik, pertahankanlah. Jadikan<strong> te</strong>knik presentasi pembelajaran ini sebagai pegangan untuk bisa berbicara dengan baik di hadapan orang banyak.</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="https://motivatoracademy.com/3-teknik-presentasi-yang-menarik/">motivatoracademy.com</a></p>
<p><a href="https://www.presentationmagazine.com/effective-presentation-techniques-the-top-10-149.htm">presentationmagazine.com</a></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/teknik-presentasi/">Teknik Presentasi Efektif yang Wajib Anda Kuasai</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/teknik-presentasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kriteria Ideal Cara Membuat Power Point yang Baik</title>
		<link>https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/</link>
					<comments>https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gia Ghaliyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2015 16:19:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Presentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Presenter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kamu disuruh presentasi di depan dosen atau atasan kamu tapi bingung bagaimana caranya membuat powerpoint yang baik dan menarik ? Kamu bisa coba hal &#8211;...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/">Kriteria Ideal Cara Membuat Power Point yang Baik</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><i>Kamu disuruh presentasi di depan dosen atau atasan kamu tapi bingung bagaimana caranya membuat powerpoint yang baik dan menarik ? Kamu bisa coba hal &#8211; hal berikut ini untuk membantu kamu mengetahui lebih tentang cara membuat power point yang baik dan tentunya bisa menarik perhatian dosen, atasan maupun teman kamu.</i></p>
<p><a href="https://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/"><b>Presentasi</b></a> adalah sebuah kompetensi yang dibutuhkan untuk menyampaikan pesan berupa visi, misi, teknik bisnis, laporan proyek, kuliah, dan lain-lain. Namun, presentasi tidak ada pelajaran khususnya. Karena pentingnya pesan yang ingin disampaikan, maka presentasi haruslah dibuat semenarik mungkin. Jika tidak menarik, maka pesan bisa jadi tidak sampai untuk audiens. Maka dari itulah bahan slide powerpoint sangat penting dan kamu harus bisa membuatnya semenarik  dan sebaik mungkin.</p>
<h2>Berikut 12 tips cara membuat Power Point menjadi menarik dihadapan audiens kamu :</h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/wood-coffee-iphone-notebook-1.jpg" rel="attachment wp-att-116"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-116 size-large" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/wood-coffee-iphone-notebook-1-1024x683.jpg" alt="Gambar Laptop" width="719" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/wood-coffee-iphone-notebook-1-1024x683.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/wood-coffee-iphone-notebook-1-300x200.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/wood-coffee-iphone-notebook-1-990x660.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/wood-coffee-iphone-notebook-1.jpg 1920w" sizes="auto, (max-width: 719px) 100vw, 719px" /></a></p>
<p><i>Slide</i> adalah jenis komunikasi visual untuk memperjelas ide, pemikiran, informasi, atau materi <b>presentasi</b>. Slide power point adalah alat bantu visual untuk menunjang ketika kamu presentasi, istilahnya “contekan” atau “pointers” presentasi yang membantu audiens memahami apa yang sedang kamu presentasikan. Berikut ini beberapa kriteria ideal cara membuat ppt yang baik untuk mahasiswa dan memikat hati audiens:</p>
<h3><b>Sederhana Alias Mudah Dipahami</b></h3>
<p><i>Slide</i> sederhana mudah dipahami audiens. Lakukan hal ini dan pastikan pesan yang ingin kamu sampaikan jelas. Jangan gunakan slide yang rumit, sehingga audiens kesulitan memahami maksudnya. Ini mengganggu proses komunikasi visual yang sedang kamu lakukan dalam presentasi. Alih-alih membantu komunikasi, <i>slide</i> tersebut malah menghambat presentasimu. Bahkan tak jarang <i>presenter</i> justru menjadi kesulitan menjelaskan maksud dari <i>slide</i>-nya sendiri. <i>Hayoloh~</i></p>
<h3><b>Cover yang Menarik Perhatian </b></h3>
<p>Selain penampilanmu yang harus menarik sebagai <i>presenter</i>, ternyata <i>cover slide</i> PPT-mu juga harus menarik lho! Caranya, gunakan jenis dan ukuran huruf yang tepat untuk judul materi yang ingin kamu presentasikan. Gunakan satu gambar yang berhubungan dengan judul materi, jika tidak ada, tak masalah. Yang penting, kamu punya selera yang bagus untuk <i>cov</i>er Powerpoint menarik-mu ya!</p>
<h3><b>Sedikit, Tapi Berbobot!</b></h3>
<p>Salah satu indikator <i>slide</i> yang sederhana alias<i> slide</i> yang mudah dipahami adalah tidak terlalu banyak text dalam satu <i>slide</i>, sedikit tapi berbobot.  Ingat <i>Rule of three</i> ya. Idealnya satu <i>slide</i> berisi tiga <i>point</i> saja lho! Namun, banyak diantara kamu hanya “<i>copy paste</i>” seluruh text (materi makalah) ke dalam satu <i>slide</i>. <i>Benarkah?</i> Sebaiknya hindari ya kebiasaan itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/20140204_084857_plagiat-ilustrasi.jpg" rel="attachment wp-att-485"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-485 size-full" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/20140204_084857_plagiat-ilustrasi.jpg" alt="Gambar Copy paste Keyboard" width="680" height="421" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/20140204_084857_plagiat-ilustrasi.jpg 680w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/20140204_084857_plagiat-ilustrasi-300x186.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 680px) 100vw, 680px" /></a></p>
<h3><b>Satu Slide, Satu Pesan Saja</b></h3>
<p>Dalam satu <i>slide</i> fokus pada satu ide. Jadi, tiap <i>slide</i> mewakili sebuah ide yang ingin kamu sampaikan. Jangan mencampur beberapa ide berbeda ke dalam satu <i>slide</i> ya! Audiens akan bingung dan sulit memahaminya. <i>Slide</i> yang fokus pada satu pesan akan lebih mudah diingat dan mampu menjadi alat komunikasi yang efektif.</p>
<h3><b>Hindari Tulisan Berwarna Merah dan Kuning</b></h3>
<p>Selain kamu harus memastikan teks yang digunakan mudah terbaca dengan menggunakan ukuran dan jenis huruf yang tepat, kamu juga harus menghindari penggunaan huruf dengan warna yang sulit untuk dibaca lho! Nah warna merah dan kuning adalah warna yang harus kamu hindari. <i>Kenapa?</i> Warna-warna tersebut cukup sulit dibaca untuk audiens yang sudah tidak muda lagi umurnya, dan selain itu warna-warna tersebut membuat mata kita menjadi cepat lelah, lho! Jadi, kamu harus bisa memadu padankan warna secara serasi dan harmonis dalam <i>slide</i> kamu ya.</p>
<h3><b>Ada SmartArt Jauh Lebih Baik, deh!</b></h3>
<p>Grafik SmartArt sangat membantu sekali untuk <i>slide</i> presentasi yang akan menampilkan bentuk diagram, struktur, matriks, piramida dan lain-lain. Selain membuatnya mudah dan cepat, kamu juga akan terbantu dengan pilihan <i>styles</i> yang bagus dan menarik yang sudah disediakan.</p>
<p>Banyak cara menyampaikan gagasan selain dengan<i> bullet point</i>. Gunakan kreativitas kamu dong! Jangan terpaku menggunakan <i>slide</i> paling<i> standard</i> dan banyak memakai <i>bullet point</i>. Lebih baik gunakan saja SmartArt, karena jauh lebih menarik untuk dilihat audiens lho!</p>
<h3><b>Jangan Terlalu Banyak Animasi</b></h3>
<p>Jangan membanjiri audiens dengan animasi yang berlebihan lho! Karena perhatian audiens ke pokok presentasi kamu malah teralihkan, saking terlalu banyak animasi di <i>slide</i> PPT kamu.</p>
<p><b>Baca juga: </b></p>
<p><a href="http://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/"><b>Strategi Jitu Presentasi Skripsi Bagi Anda Mahasiswa Akhir</b></a></p>
<p><a href="http://unjkita.com/cara-meluluhkan-hati-dosen-pembimbing/"><b>Cara Meluluhkan Hati Dosen Pembimbing</b></a></p>
<h3><b>Ada Gambar yang Memancing Rasa Ingin Tahu</b></h3>
<p>Otak manusia lebih mudah menyimpan gambar daripada tulisan. Dengan menggunakan gambar dan diagram akan membantu audiens memahami ide dengan mudah dan tepat. Aturlah posisi kata dan gambar secara tepat. Gunakan gambar yang memancing rasa ingin tahu audiens. Tapi, hindari penggunaan gambar yang berlebihan dan tidak mendukung bahan materi presentasi kamu ya!</p>
<h3><b>Alur yang Teratur</b></h3>
<p><i>Slide</i> yang baik memiliki alur teratur, dari pembukaan, penjelasan, sampai penutup. Audiens akan melihatnya sebagai satu kesatuan yang harmonis dan sinergis. <i>Slide</i> yang isinya melompat-lompat dari satu topik ke topik yang lain tanpa alur yang jelas akan menyulitkan audiens untuk memahaminya. <i>Mau begitu?</i> nggak dong ya!</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand.jpg" rel="attachment wp-att-671"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-671 size-large" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand-1024x681.jpg" alt="Gambar Simbol Tangan Jempol keatas" width="719" height="478" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand-1024x681.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand-300x199.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand-768x511.jpg 768w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand-990x658.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/hand.jpg 722w" sizes="auto, (max-width: 719px) 100vw, 719px" /></a></p>
<h3><b>Ada Pengulangan dalam Slide </b></h3>
<p>Manfaatkan elemen yang bisa diulang dalam presentasi antar satu <i>slide</i> dengan <i>slide</i> lain. Bisa mengulang warna, pola, tata letak dan banyak hal lain. Pengulangan menciptakan suatu harmoni dalam keseluruhan presentasi.</p>
<p>Salah satu yang paling sering dilakukan oleh kamu adalah <i>background slide</i> yang berbeda-beda. Sebaiknya hindari hal tersebut ya! <i>Background slide</i> yang berbeda-beda –-baik dalam hal warna dan gambar <i>background</i>&#8212; dapat menghilangkan kefokusan audiens. Selain itu, ingat jangan gunakan <i>background</i> yang terlalu gelap dan terlalu terang ya.</p>
<h3><b>Jangan lupa ada Kesimpulan</b></h3>
<p>Selalu buat ringkasan atau kesimpulan dari presentasi powerpoint (PPT) kamu ya. Dengan demikian <i>audiens</i> dengan mudah mengingat kembali <i>point</i> yang telah kamu dibahas.</p>
<h3><b>Kriteria presentasi dinilai sukses.</b></h3>
<p>Slide powerpoint memainkan peranan penting dalam suksesnya sebuah presentasi. Presentasi yang sukses adalah yang dapat dipahami oleh audiens tentang apa yang akan kita sampaikan. Biasanya ditandakan dengan banyaknya audiens di sesi tanya jawab untuk memberikan pertanyaan.</p>
<a href="https://t.me/unjkitacom/42" class="epcl-shortcode epcl-button regular flat red" target="_blank" ><i class="epcl-icon fa fa-download"></i>Template PPT (Gratis)</a>
<p>Walaupun tidak ada pelajaran khusus tentang membuat <i>slide</i> presentasi, tapi kamu bisa membaca kriteria membuat <i>slide</i>yang baik dan menarik seperti di atas. Jika kamu telah menerapkannya dan berhasil, bagikan tulisan ini untuk temanmu, agar semakin banyak <i>presenter</i> yang paham bagaimana caranya memikat hati audiens dengan tampilan slide yang ideal. Semangat presentasi ya! <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/">Kriteria Ideal Cara Membuat Power Point yang Baik</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
