<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prestasi Internasional Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/prestasi-internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/prestasi-internasional/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jul 2018 06:30:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Prestasi Internasional Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/prestasi-internasional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pegunung Himalaya Berhasil Digapai Wanita Indonesia Pertama Ini dari UNJ lho!</title>
		<link>https://unjkita.com/penakluk-pegunung-himalaya-wanita-indonesia-pertama-ini-dari-unj-lho/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Siti Nurhasanah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Dec 2017 01:23:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=18023</guid>

					<description><![CDATA[<p>Unit kegiatan mahasiswa Eka Citra tahun ini betul betul membuat harum Universitas Negeri Jakarta bahkan Indonesia. Pasalnya, enam orang srikandi tangguh, begitu sebutan saya untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/penakluk-pegunung-himalaya-wanita-indonesia-pertama-ini-dari-unj-lho/">Pegunung Himalaya Berhasil Digapai Wanita Indonesia Pertama Ini dari UNJ lho!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Unit kegiatan mahasiswa Eka Citra tahun ini betul betul membuat harum Universitas Negeri Jakarta bahkan Indonesia. Pasalnya, enam orang srikandi tangguh, begitu sebutan saya untuk mereka wanita kuat yang sanggup menggapai pegunung tertinggi di dunia, yakni Pegunungan Himalaya yang terbentang sepanjang lima Negara; Pakistan, India, China, Bhutan dan Nepal. Dan Nepal, menjadi Negara tujuan mereka menggapai gunung setinggi 8.850 mdpl tersebut!</p>
<p>Adalah Nurmaeda dari Fakultas Ekonomi 2014 dan Juniar dari Fakultas Ilmu Sosial 2014. Mereka adalah srikandi tangguh dari kampus pendidikan yang telah mengharumkan nama bangsa ini.</p>
<p>Kegiatan mereka dikisahkan dengan nama program garapan Eka Citra “Indonesia Woman Expedition” yang bertujuan untuk memberikan inspirasi serta motivasi kepada seluruh wanita bahwa wanita Indonesia itu mampu, bisa, bahkan sanggup untuk menggapai cita setinggi tingginya.</p>
<p>Usaha mereka untuk melangsungkan aksi hebat tersebut tidak sia sia. Banyak kendala yang mereka hadapi, baik dari administrasi maupun latihan fisik yang mereka jalani. Bulan Maret sampai dengan Mei 2017 mereka dan tim Eka Citra melakukan penggalangan dana, mengirimkan proposal ke banyak instansi seperti, Menpora, RISTEKDIKTI, Pemberdayaan Wanita, Dinas Pariwisata DKI. Hasilnya, seluruh instansi tersebut mendukung program tersebut, termasuk Rektor PLH UNJ yang saat ini menjabat. Persiapan selanjutnya Mei-Oktober yaitu menjalani latihan fisik dengan pelatih dari Fakultas Ilmu Olahraga dan juga mendaki gunung gunung yang ada di Indonesia. Bagi mereka, setiap latihan yang mereka jalani betul betul menjadi pelajaran serta pengalaman baru untuk mereka.</p>
<p>Mungkin sekilas akan terlihat mudah dan biasa bagi seorang yang sering mendaki gunung untuk menggapai pegunungan tertinggi di dunia tersebut, nyatanya srikandi tangguh tersebut juga mengalami banyak kendala dalam beradaptasi dengan lingkungan disana.</p>
<p>Mereka terbiasa mendaki gunung tropis di Indonesia, sedangkan Pegunungan Himalaya merupakan pegunungan es sesuai nama nya “Hima” yang berarti salju dan “Aalaya” yang berati tempat kediaman. Mereka menyebutnya dengan ‘penyakit ketinggian’ dengan gejala muntah dan pusing, bahkan mereka sempat mengalami <em>frosbite,</em> yaitu proses penurunan suhu tubuh akibat suhu dingin dan menyebabkan membeku nya anggota tubuh yaitu jari tangan mereka karena telah berada diatas lebih dari 4000 mdpl. Namun mereka tetap melanjutkan ekspedisi mereka. Dari situlah mereka benar-benar menebarkan inspirasi serta banyak pelajaran untuk menghadapi apapun tantangan didepan kita. Mereka tentu merasa lelah, namun lelah mereka terbayar dengan rasa bangga, rasa bahagia ditambah terembannya di pundak mereka sebagai pendaki pegunungan Himalaya wanita pertama dari Indonesia.</p>
<p>Tidak hanya sebagai pendaki, mereka juga melakukan beberapa hal bermanfaat lain selama disana dari tanggal 18 Oktober 2017- 5November 2017, yaitu melakukan konservasi lingkungan ke Sagarmatha National Park dan Annapura Conservation Area untuk mempelajari bagaimana pengolalan wisata di Nepal. Selain itu, mereka melakukan sosialisasi Fun-Learning ke salah satu yayasan pendidikan yang ada di Nepal.</p>
<p>Patut diapresiasi prestasi yang telah diraih teman-teman Eka Citra. Semoga selanjutnya akan terus menebar kebermanfaatan di seluruh pelosok dunia!</p>
<div class="epcl-gallery"><ul class="columns-3 grid-container grid-parent np-tablet np-mobile">
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Kunjungan-studi-Eka-Citra-UNJ-ke-Annapurna-Conservation-Area.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title=""><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Kunjungan-studi-Eka-Citra-UNJ-ke-Annapurna-Conservation-Area.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Eka-Citra-UNJ-Perjalanan-di-Dhulagiri-Circuit.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title=""><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/12/Eka-Citra-UNJ-Perjalanan-di-Dhulagiri-Circuit.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-33 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/KMPA-Eka-Citra-UNJ.jpg" class="full-image mfp-image hover-effect" title="Dokumentasi milik Eka Citra UNJ"><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/11/KMPA-Eka-Citra-UNJ.jpg"></span></a>
                           </div>
                        </li></ul><div class="clear"></div></div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/penakluk-pegunung-himalaya-wanita-indonesia-pertama-ini-dari-unj-lho/">Pegunung Himalaya Berhasil Digapai Wanita Indonesia Pertama Ini dari UNJ lho!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Mahasiswa Berprestasi UNJ 2016 Jagoanmu!</title>
		<link>https://unjkita.com/inilah-mahasiswa-berprestasi-unj-2016-jagoanmu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gia Ghaliyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2016 15:33:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Berprestasi UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=2389</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hi sobat unjkita.com! Dengan bangga, tim unjkita.com mempersembahkan profil Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) S1 UNJ tahun ini. Yang mana jagoanmu? Palupi Mutiasih – Fakultas Ilmu Pendidikan Palupi Mutiasih,...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/inilah-mahasiswa-berprestasi-unj-2016-jagoanmu/">Inilah Mahasiswa Berprestasi UNJ 2016 Jagoanmu!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hi sobat <a href="http://unjkita.com">unjkita.com</a>! Dengan bangga, tim <a href="http://unjkita.com">unjkita.com</a> mempersembahkan profil Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) S1 UNJ tahun ini. Yang mana jagoanmu?</p>
<h3><strong>Palupi Mutiasih – Fakultas Ilmu Pendidikan</strong></h3>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class=" wp-image-2395 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0038.jpg" alt="IMG-20160331-WA0038" width="570" height="380" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0038.jpg 1280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0038-150x100.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0038-800x533.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0038-990x660.jpg 990w" sizes="(max-width: 570px) 100vw, 570px" /></p>
<p>Palupi Mutiasih, Mahasiswa Berprestasi pertama dari Jurusan PGSD yang berhasil mewakili Fakultas Ilmu Pendidikan untuk kompetisi MAWAPRES tingkat UNJ. Cita-citanya menjadi guru sekaligus konsultan penidikan ini, mempunyai pendapat bahwa mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang berani keluar dari zona nyamannya.</p>
<p>“Menjadi sebuah rasa syukur yang tak terhingga saat dinobatkan menjadi mawapres utama FIP 2016. Ajang ini membuat saya mengerti bahwa berprestasi adalah keharusan untuk setiap mahasiswa. Jika kuliah dan bidikmisi adalah berkah, maka berprestasi adalah implementasi atas berkah yang kita punya,” ungkap Palupi.</p>
<p>Palupi yang juga merupakan Wakil 1 None Buku Jakarta Pusat 2014 ini sangat menyukai dunia anak-anak dan buku tentunya. Hal ini menjadikan ia untuk menuliskan Karya Tulis Ilmiah MAWAPRES tentang pendidikan yang berdaya saing dengan mengusung konsep <em>fun garden literation</em>, sebuah desain pojok literasi yang menyenangkan bagi anak.</p>
<p>“Sehingga minat baca tumbuh bukan karena paksaan namun karena kebiasaan. Fun Garden Literation tidak hanya sebagai gagasan saja, namun sudah diimplementasikan di comdev Rumbel Ceria dan sedang menggagas penggalangan donasi buku untuk mengimplementasikan FGL di Comdev UNJ, Comdev Teko, dan Lebak Banten. Untuk Lebak Banten, insyaAllah akan diimplementasikan tanggal 17 April di Desa Sajira Lebak. Yuk sumbang buku!” jelas Palupi.</p>
<p>Mahasiswi yang juga mempunyai <em>passion</em> di bidang kepenulisan ini aktif sebagai jurnalis muda di koran Media Indonesia dan SINDO. Palupi juga aktif di kegiatan-kegiatan kepemudaan dan kerelawanan salah satunya adalah menjadi pengajar muda untuk anak-anak TKI di Serawak, Malaysia.</p>
<p>Bagi Palupi, berprestasi bukan hanya tentang siapa kita, tapi tentang banyak orang dibelakang layar yang telah mendorong kita untuk berlari cepat mengejar impian. “Ada orang tua, keluarga, Kak Gita, Kak Annisa, semua dosen, Kak Gia dan seluruh keluarga Comdev yang telah menginspirasiku!” pungkas Palupi.</p>
<h3><strong>Umi Khumairoh – Fakultas Ilmu Sosial</strong></h3>
<p><img decoding="async" class=" wp-image-2397 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039.jpg" alt="IMG-20160331-WA0039" width="571" height="321" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039.jpg 1280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039-150x84.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039-800x450.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039-320x180.jpg 320w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039-1170x660.jpg 1170w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0039-990x557.jpg 990w" sizes="(max-width: 571px) 100vw, 571px" /></p>
<p>Umi Khumairoh adalah Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ilmu Sosial dari Jurusan Ilmu Agama Islam. Mahasiswi asli Betawi ini memiliki hobi menulis dan <em>trevelling</em>. Umi yang akan menginjak semester 6 berhasil mempertahankan IPK 4,00 sampai saat ini lho! Oleh karena itu, Umi ingin sekali menjadi dosen muda dan motivator. Mahasiswi berprestasi ini ternyata sangat aktif sekali di kegiatan organisasinya, seperti Sekretaris Umum BEMJ IAI 2015, NuraniKu, FBM UNJ, BSO-ICA, dan Pusgerak Red Soldier. Saat ini, Umi sedang menjabat sebagai pimpinan redaksi Radio JIAI Online dan Staff Departemen Dalam Negeri BEM UNJ 2016.</p>
<p>Menurutnya, mahasiswa berprestasi adalah seorang mahasiswa yang memiliki nilai lebih daripada mahasiswa lainnya baik dari segi akademik dan non akademik, dan yang memiliki mimpi untuk diraih serta semangat yang tinggi untuk membuat bangga kedua orang tua dan orang-orang disekelilingnya.</p>
<p>“<em>Alhamdulilah</em> rasa syukur atas segala nikmat yang Allah berikan termasuk anugrah sebagai mawapres utama FIS 2016. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu, menyemangati serta mendoakan saya. Yakinlah bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Dan lakukanlah yang terbaik semaksimal mungkin untuk orang-orang yang kita sayang,” ungkap rasa syukur Umi.</p>
<p>Umi mengangkat pembahasan identifikasi budaya Islam Betawi yang ada di Jakarta untuk Karya Tulis Ilmiah yang akan dipresentasikan 21 April 2016 mendatang. Ia menggunakan media aplikasi flip book yang terdiri dari tiga menu utama, diantaranya Tradisi Islam Betawi, Wisata Religi, dan Kesenian Betawi.</p>
<p>“KTI ini bertujuan untuk melestarikan budaya Islam Betawi dan sebagai bentuk sumbangsih kepada pemerintah dalam rangka mengembangkan wisata religi yang ada di Jakarta,” jelas Umi.</p>
<p>Tahun lalu, Umi juga menjadi delegasi UNJ untuk mengajar anak-anak TKI di Serawak Malaysia. Selain itu, saat ini Umi sedang bersiap-siap untuk Student Exchange ke Leipzig University bulan Mei mendatang dalam program <em>Exploring Legal Culture</em>. <em>“Jadilah mutiara yang selalu berkilau, meski dalam tumpukkan pasir sekalipun” (Umi Khumairoh)</em>.</p>
<h3><strong>Wanda Amelia Rahma – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam</strong></h3>
<p><img decoding="async" class=" wp-image-2399 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0027.jpg" alt="Wanda Amelia" width="310" height="414" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0027.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0027-113x150.jpg 113w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0027-450x600.jpg 450w" sizes="(max-width: 310px) 100vw, 310px" /></p>
<p>Wanda Amalia Rahma, perempuan berhijab anggun kelahiran Tasikmalaya, 18 Maret 1995 ini berhasil terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi dari FMIPA UNJ tahun 2016. Perempuan yang sering disapa dengan sebutan Wanda dan merupakan sosok pengagum B. J. Habibie ini merupakan mahasiswa dari Prodi Pendidikan Kimia UNJ yang sangat senang membaca. Salah satu buku favoritnya, yaitu “Sepatu Dahlan”.</p>
<p>Masa kecil Wanda dihabiskan di Kota Tanggerang, Banten. Ayahnya merupakan seorang karyawan swasta sedangkan ibunya adalah seorang pedagang. Kedua orang tuanya sangat memperhatikan pendidikan anaknya, karena itulah Wanda sangat termotivasi untuk terus berprestasi.</p>
<p>“Sosok menginspirasi dalam hidup saya adalah Ibu. Ibu yang selalu mengajarkan bahwa hidup tak sesempit angka di atas kertas. Menebar kebermanfaatan akan jauh lebih mulia. Ibu dengan segudang kisah perjuangannya di masa lalu sehingga berhasil mendorong diri ini untuk terus bangkit dari segala kegagalan yang dialami!” ungkap Wanda.</p>
<p>Prestasi Wanda semakin meningkat ketika memasuki bangku perkuliahan. Mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi ini turut aktif di berbagai perlombaan dan berhasil menjadi yang terbaik. Prestasi yang pernah diraihnya yang menurutnya merupakan prestasi terbesar, yaitu saat berhasil menjadi juara 1 poster tervaforit Olimpiade Sains Nasional Pertamina pada tahun 2014.</p>
<p>Winda juga aktif menulis karya tulis untuk disertakan dalam perlombaan penyusunan karya tulis tingkat nasional yang diadakan beberapa universitas. Beberapa karya tulisnya juga diterbitkan oleh surat kabar nasional SINDO, yaitu “Desa Butuhkan Inovasi Mahasiswa” dan “Enzim Mahasiswa”. Pada kompetisi MAWAPRES tingkat UNJ, Wanda akan mempresentasikan Karya Tulis Ilmiahnya yang berjudul “Video Kalender Kimia Online Berbasis Pembelajaran Kontekstual Pada Materi Asam Basa.”</p>
<p>Impian Wanda selanjutnya adalah segera lulus sarjana. “Mohon doanya, orang tua Wanda berharap bisa lulus cepat, karena sebentar lagi Ayah pensiun. Jadi, Wanda harus segera melanjutkan estafet perjuangan Ayah. Biar adik-adik Wanda bisa sekolah lebih tinggi lagi. Untuk MAWAPRES FMIPA ini, bonus dari Allah. <em>Alhamdulilah</em>,” pungkas Wanda.</p>
<h3><strong>Ines Wahyuniati Riza – Fakultas Teknik</strong></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-2406 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160406-WA0019.jpg" alt="Ines Wahyuniati Riza" width="570" height="428" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160406-WA0019.jpg 852w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160406-WA0019-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160406-WA0019-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160406-WA0019-378x283.jpg 378w" sizes="auto, (max-width: 570px) 100vw, 570px" /></p>
<p>Mahasiswi Berprestasi selanjutnya adalah Ines Wahyuniati Riza. Mahasiswi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik angkatan 2012 ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang bercita-cita menjadi insinyur yang cinta lingkungan. Mahasiswa keturunan Jawa-Padang ini, mempunyai pendapat bahwa mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang dapat menyeimbangkan prestasi akademik, non akademik, serta memiliki kemampuan <em>soft skill</em> yang baik.</p>
<p>Ines yang juga merupakan penerima hibah penuh lelang ide ini sangat menyukai olahraga futsal, menggambar, dan menjahit. Prestasi Ines yang membanggakan lainnya adalah pemakalah dalam ACCMES dan ICENS di Jepang. Untuk kompetisi MAWAPRES tingkat UNJ tahun ini, Ines mempersembahkan Karya Tulis Ilmiah tentang masalah struktur bangunan di kawasan kumuh pada penduduk yang mengabaikan aspek kesehatan, lingkungan, dan hemat energi.</p>
<p>“Salah satu solusinya dengan memodifikasi atap flat jadi atap standar karena bisa memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, dan juga menambah nilai estetika,” jelas Ines.</p>
<p>Perempuan rendah hati ini, berencana untuk melanjutkan S2 di Osaka Univeristy. Ines mempunyai motto “<em>Life is not about gaining more, but giving more</em>.”</p>
<p>“<em>Alhamdulilah</em> jadi mawapres FT, semoga saya dapat menginspirasi dan lebih berkontribusi untuk Indonesia,” pungkas Ines</p>
<h3><strong>Fransiskus Asisi Bagus – Fakultas Ilmu Keolahragaan</strong></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" wp-image-2402 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0026.jpg" alt="Fransiskus Bagus" width="278" height="494" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0026.jpg 540w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0026-84x150.jpg 84w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0026-338x600.jpg 338w" sizes="auto, (max-width: 278px) 100vw, 278px" /></p>
<p>Fransiskus Asisi Bagus Winata, pria kelahiran Depok, 2 Juni 1994 ini berhasil terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi dari Fakultas Ilmu Keolahragaan tahun 2016. Pria yang sering disapa dengan sebutan Bagus, ternyata jago sekali taekwondo dan sepak bola. Prestasinya di bidang sepak bola sudah tidak diragukan lagi, baik tingkat nasional maupun tingkat internasional.</p>
<p>Alumni SD-SMP-SMA Mardi Yuana Depok ini, sedang bekerja sebagai administrasi laboratorium di Laboratorium Sint Carolus sejak 2012.</p>
<p>Bagi Bagus, Mahasiswa Berprestasi adalah mahasiswa yang mampu memberikan dampak manfaat untuk orang-orang di sekitar kita.</p>
<h3><strong>Ajeng Pratiwi  – Fakultas Ekonomi</strong></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-1250 " src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/IMG-20160116-WA0035.jpg" alt="IMG-20160116-WA0035" width="570" height="428" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/IMG-20160116-WA0035.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/IMG-20160116-WA0035-300x225.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/IMG-20160116-WA0035-768x576.jpg 768w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/IMG-20160116-WA0035-378x283.jpg 378w" sizes="auto, (max-width: 570px) 100vw, 570px" /></p>
<p>Mahasiswi berprestasi selanjutnya adalah Ajeng Pratiwi. Mahasiswi jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi angkatan 2013 ini beberapa bulan lalu menjadi delegasi UNJ untuk mengikuti kegiatan VTIC (<em>Volunterism Teaching Indonesian Children</em>) di Serawak, Malaysia. Di sana, Ajeng mengajar dan memotivasi anak-anak TKI untuk mau melanjutkan sekolah setinggi-tingginya.</p>
<p>Cita-citanya yang ingin menjadi dosen Ekonomi Syariah dan pengusaha jasa bimbingan belajar ini, mempunyai pendapat bahwa kunci sebagai mahasiswa berprestasi sebenarnya ada dalam kebermanfaatan untuk orang lain, sehingga prestasinya itu ada dampaknya dan terasa untuk lingkungannya. Mahasiswa berprestasi juga tidak bisa hanya dipandang dari sisi akademis atau non akademis semata, karena Ajeng yakin bahwa setiap individu itu berrprestasi pada bidangnya masing-masing.</p>
<p>“Yang menginspirasi saya sampai saya bisa menjadi MAWAPRES FE adalah Keluarga BSO KSEI UNJ dan Keluarga BEM FE UNJ,” pungkas Ajeng.</p>
<p>Ajeng aktif di kegiatan organisasi, salah satunya sebagai Wakil Kepala Departemen Edukasi BEM FE. Mahasiswi yang mempunyai hobi membaca dan menulis ini, sering mengantarkan ia meraih berbagai prestasi dalam bidang kepenulisan. Motto hidup Ajeng, <em>Faizaa azamta fatawakkal ‘alallah </em>(maka apabila telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah). Ia telah berencana untuk mengejar impiannya untuk bisa berkuliah di jurusan ekonomi syariah, Durham University, UK.</p>
<p>Kecintaannya kepada topik ekonomi syariah, membuat Ajeng mengembangkan sebuah aplikasi yang ia berinama GO ZAKAT. Aplikasi tersebut dituliskannya menjadi Karya Tulis Ilmiah untuk Kompetisi MAWAPRES tingkat UNJ.</p>
<h3><strong>Dina Chaerani – Fakultas Bahasa dan Seni</strong></h3>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-2404 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0043.jpg" alt="IMG-20160331-WA0043" width="405" height="405" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0043.jpg 1280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0043-150x150.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0043-600x600.jpg 600w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0043-320x320.jpg 320w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/IMG-20160331-WA0043-990x990.jpg 990w" sizes="auto, (max-width: 405px) 100vw, 405px" /></p>
<p>Sama seperti Palupi, Dina Chaerani Sinaga merupakan MAWAPRES pertama dari Jurusan Bahasa Jerman yang berhasil mewakili Fakultas Bahasa dan Seni untuk kompetisi MAWAPRES tingkat UNJ.</p>
<p>“<em>Alhamdulilah…</em> Dinobatkan menjadi mapres FBS adalah salah satu <em>wish list</em> Allah kabulkan untuk saya di tahun ini. Semoga saya bisa memberikan hasil yang terbaik untuk semuanya. <em>Well actually the biggest challenge after reach this succsess is shutting up about it</em>. Sukses untuk kita semua!” ungkap Dina.</p>
<p>Tahun 2013, Dina berangkat ke New York sebagai <em>Indonesian Representative</em> in International Day of The Girl United Nations Youth Take Over Malala Day. Selain itu, Dina juga menjadi delegasi Indonesia dalam ajang Jakarta-Berlin Sister City 2014 di Berlin, Jerman!</p>
<p>Mahasiswi yang pernah mewakili UNJ untuk lomba debat Mahasiswa TVone ini, juga aktif sebagai <em>Youth Advisory Panel</em> di Plan Indonesia dan <em>Youth Anti-Corruption Ambbasador</em>. Dan beberapa waktu lalu, Dina juga menjadi <em>youth panelist to speech</em> in Ministerial Conference on Civil Registration and Vital Statistics in Asia and The Pacific, UNESCAP di Bangkok.</p>
<p>Seorang Dina tentu mempunyai sosok inspirator dalam hidupnya. “<em>My Father is the best creature that Allah has ever made and sent to me. </em>Beliau gak pernah maksain kehendak. Beliau selalu ada di saat aku susah dan senang. Mulai dari adegan ketabrak motor kerena harus jalan subuh-subuh buat visa ke USA. Sampai rela-rela jemput tengah malam sehabis ikut kegiatan. Aku gak butuh alasan buat selalu bikin beliau bangga. Tugasku cuma satu, bikin beliau gak sedih dan selalu terkaget-kaget dengan perkembanganku. <em>No one could even compare him</em>.”</p>
<p>“Karya Tulis Ilmiahku tentang festival anak-anak di ASEAN dalam rangka menghadapi MEA. Kalau pengen tahu lebih lanjut datang tanggal 21 April 2016 ya!” pungkas Dina.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Yuk, sobat <a href="http://unjkita.com">unjkita.com</a> jangan lupa hadir Kompetisi Mahasiswa Berprestasi UNJ pada tanggal 21 April 2016 ya! Sekali lagi yuk dukung MAWAPRES jagoanmu!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/inilah-mahasiswa-berprestasi-unj-2016-jagoanmu/">Inilah Mahasiswa Berprestasi UNJ 2016 Jagoanmu!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Retno Wulandari, Mahasiswi UNJ yang juga Kuliah di Gyeongsang National University, Korea</title>
		<link>https://unjkita.com/retno-wulandari-mahasiswi-unj-yang-juga-kuliah-di-gyeongsang-national-university-korea/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gia Ghaliyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2016 06:35:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa FIP]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=2047</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hi sobat UNJKita.com! Masih ingat dengan 7 Mahasiswa Cantik nan Berprestasi UNJ tahun 2016? Salah satunya ada Retno Wulandari dari FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan) lho! Ternyata...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/retno-wulandari-mahasiswi-unj-yang-juga-kuliah-di-gyeongsang-national-university-korea/">Retno Wulandari, Mahasiswi UNJ yang juga Kuliah di Gyeongsang National University, Korea</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hi sobat <a href="http://unjkita.com">UNJKita.com</a>! <em>Masih ingat dengan <a href="http://unjkita.com/7-mahasiswi-cantik-nan-berprestasi-unj-tahun-2016/">7 Mahasiswa Cantik nan Berprestasi UNJ tahun 2016</a>?</em> Salah satunya ada Retno Wulandari dari FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan) lho! Ternyata Retno baru saja pulang dari Korea. <em>Wah ngapain ya dia di sana? </em></p>
<p>Ternyata Retno kuliah di Korea. Yuk, kita simak hasil wawancara Retno dengan Tim <a href="http://unjkita.com">UNJKita.com</a> tentang pengalaman kerennya bisa berkuliah di Korea.</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12814637_1138250149519899_903229870097461202_n-1.jpg" rel="attachment wp-att-2050"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2050 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12814637_1138250149519899_903229870097461202_n-1.jpg" alt="12814637_1138250149519899_903229870097461202_n" width="960" height="875" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12814637_1138250149519899_903229870097461202_n-1.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12814637_1138250149519899_903229870097461202_n-1-300x273.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12814637_1138250149519899_903229870097461202_n-1-768x700.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /></a></p>
<h5><strong><em>Hi Retno! Katanya kemarin abis dari Korea ya? Kamu ngapain di sana?</em></strong></h5>
<p>Iya, <em>alhamdulilah</em>. Kemarin aku terpilih sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam <em>Global Korea Scholarship for Forign Exchange Students</em> di Gyeongsang National University, Korea selama satu semester, dari tanggal 7 September sampai 18 Desember 2015.</p>
<h5><strong><em>Wow keren ya! Kok bisa terpilih? Memang apa yang telah kamu lakukan, Retno?</em></strong></h5>
<p>Nah yang mengadakan beasiswa untuk <em>exchange students</em> adalah National Institute for Internatioanl Education (NIIED) atau Kemendikbud kalau di Indonesia. GNU (Gyeongsang National University) ditunjuk sebagai <em>host university</em>-nya. GNU sudah punya MOU di beberapa universitas di dunia, termasuk Indonesia lho, yaitu Universitas Negeri Jakarta dan Universitas Jember.</p>
<p>Jadi ceritanya, pada bulan Agustus 2015 dan dengan rantang waktu satu minggu, aku mempersiapkan semua <em>required documents</em> sebelumnya ke kaprodi BK-yang memberitahu tentang beasiswa ini- dan didukung juga oleh wakil dekan 1 FIP untuk daftar.</p>
<p>Setelah berkas selesai dan diserahkan ke WR 4 UNJ, setelah itu WR4 menyeleksi <em>applicants</em> dari UNJ dan hanya dikirim dua orang untuk selanjutnya diseleksi di tingkat internasional oleh NIIED. Dan<em> alhamdulilah</em>, sekitar bulan September awal aku mendapatkan email, kalau aku lolos jadi <em>exchange student</em> di Korea. <em>Alhamdulilah</em>, jadi delegasi pertama UNJ yang lolos ke GNU, Korea.</p>
<h5><strong><em>Lalu, apa saja yang Retno lakukan selama di Korea? </em></strong></h5>
<p>Yang paling utama aku lakukan adalah kuliah, seperti <em>students</em> lainnya. Tapi tidak hanya kuliah saja sih, aku juga melakukan beberapa program, seperti<em> buddy program, international festival, culture festival,</em> dan banyak banget deh.</p>
<h5><strong><em>Ooo jadi kuliah juga ya. Kamu kan jurusan Bimbingan dan Konseling (BK), nah di GNU Korea kuliah tentang BK juga kah?</em></strong></h5>
<p>Di GNU emang nggak ada major BK, tapi ada yang mirip, yaitu <em>General Education</em> a.k.a <em>Pedagogy</em>. Di sana aku ambil kuliah 10 SKS karena maksimal sekitar 12 SKS.</p>
<h5><strong><em>Retno, boleh ceritakan yang tentang Buddy Program? Di program itu apa yang kamu lakukan?</em></strong></h5>
<p>Jadi, karena pas pertama kami sampai di Korea dan buta sekali dengan Bahasa Korea, GNU inisiatif untuk membuat <em>buddy program</em>, jadi ada <em>student</em> Korea yang selama satu semester menemani dan membantu baik dalam administrasi akademik maupun kegiatan di luar kampus. Di akhir semester juga kami dapat mentor lho, mirip <em>buddy</em>, hanya saja bedanya bukan students, tapi <em>employee GNU</em>.</p>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o.jpg" rel="attachment wp-att-2048"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-image-2048 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o.jpg" alt="12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o" width="1000" height="384" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o.jpg 1000w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o-300x115.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o-768x295.jpg 768w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/12823421_1138250116186569_6966130450099278712_o-990x380.jpg 990w" sizes="auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></a></p>
<h5><em><strong>Oke, nah terkait dosen di GNU. Gimana nih pendapat Retno? Mungkin dari segi perngajarannya, atau hal yang lainnya. Dan sebenarnya bagaimana sih sistem perkualiahn di GNU? Samakah dengan di UNJ?</strong></em></h5>
<p>Dosennya super <em>open-minded</em>, ya walaupun metode mengajarnya ada beberapa yang masih ceramah, tapi disiplin banget baik waktu, tugas, dan ujian. Sistemnya gak jauh beda, ada presentasi juga, tapi bedanya tiap satu jam pelajaran akan ada <em>break</em> 10 menit untuk sekadar ke toilet atau rehat sejenak. Dan, <em>it was so helpful</em>.</p>
<p>Sarana prasarananyapun sudah canggih, itu sih salah satu yang paling mencolok selain dosennya. Sulitnya itu ketika dosennya bicara Bahasa korea dan aku nggak ngerti, jadi cuma bisa bilang “Im okay” (dalam Bahasa korea) hahaha.</p>
<h5><em><strong>Manfaat yang telah Retno dapatkan, apa saja nih selama berkuliah di GNU?</strong></em></h5>
<p>Manfaat yang aku dapatkan banyak, mulai dari merasakan kuliah di kelas internasional, kuliah dengan dosen Korea yang kadang aku nggak ngerti dia ngomong apa, merasakan sistem pembelajaran di luar negeri dengan dosen yang bukan hanya dari Korea, tapi juga dari US dan UK, belajar intensive Bahasa Korea di kelas dan langsung di  lapangan, mengenalkan budaya dan Bahasa sendiri, bangun jejaring, eksplorasi budaya, dan banyaaaaak deh.</p>
<p>Dan aku satu-satunya foreign student di<em> Faculty of Education</em> dan satu-satunya yang pakai jilbab, <em>you can’t really imagine what it feels</em>. Tapi ajaibnya aku nggak merasa berbeda, karena mereka nggak men-<em>treat</em> aku berbeda, jadi kalau jago nyari temen gampang lah buat adaptasi di hari-hari pertama.</p>
<h5><em><strong>Oia, pengalaman apa nih yang paling seru selama di sana?</strong></em></h5>
<p>Ohiya, aku mau menceritakan dua pengalaman aku tentang mengenalkan budaya Indonesia. Pertama, ada <em>int’l food festival</em>, nah kami menjual pempek, pecel, indomie goring, dan bandrek. Dan pertama kali buat aku jadi <em>main chef</em> dan masakanku dimakan bule <em>and they loved it</em> dan bahkan minta resep pempeknya ke aku.</p>
<p>Satu lagi, yaitu <em>int’l student association day</em>. Jadi setiap 10 negara menampilkan pertunjukkan seninya untuk memperebutkan juara 1 sampai 3. Kami menampilkan teater musical dengan aku dan mahasiswa S3, namanya mas Arya sebagai pemain utama, di dalam ceritanya kami menampilkan lagu dan tarian, lagu yang dinyanyikan itu miliknya Peterpen judulnya Di Atas Normal, Tari Gandrung, dan Tari Sajojo sebagai penutup, dan aku jugu turut nari dalam cerita itu. Dan <em>surprisingly</em>, kami menyabet juara 2 setelah India dan Uzbek, Kazakhtan, China, dan Peru, dan lain-lain. Dan itu adalah kali pertama sepanjang sejarah Indonesia masuk sebagai juara. <em>What a day!</em></p>
<h5><em><strong>Wah terima kasih Retno atas ceritanya yang sungguh menginspirasi. Semoga kamu terus membawa nama baik UNJ di kancah Internasional ya <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></strong></em></h5>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/retno-wulandari-mahasiswi-unj-yang-juga-kuliah-di-gyeongsang-national-university-korea/">Retno Wulandari, Mahasiswi UNJ yang juga Kuliah di Gyeongsang National University, Korea</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
