<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/unj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/unj/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Aug 2017 09:09:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/unj/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ikatan Alumni Manajemen UNJ Gelar Musyawarah dan Silaturrahim Akbar</title>
		<link>https://unjkita.com/ikatan-alumni-manajemen-unj-gelar-musyawarah-dan-silaturrahim-akbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Puteri Sarah Ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Aug 2017 09:09:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=12726</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com – Berawal pada tahun 2013, atas dasar inisiatif dosen-dosen manajemen dan para alumni dibentuklah Ikatan Alumni Manajemen (IAM) FE UNJ. Sebagai wadah silaturahmi dan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/ikatan-alumni-manajemen-unj-gelar-musyawarah-dan-silaturrahim-akbar/">Ikatan Alumni Manajemen UNJ Gelar Musyawarah dan Silaturrahim Akbar</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com – Berawal pada tahun 2013, atas dasar inisiatif dosen-dosen manajemen dan para alumni dibentuklah Ikatan Alumni Manajemen (IAM) FE UNJ. Sebagai wadah silaturahmi dan kontribusi terhadap jurusan dan almamater, IAM FE UNJ telah banyak memberikan manfaat untuk mahasiswa aktif dan masyarakat dalam kurun waktu 5 tahun perjalanannya. Beberapa kegiatan seperti <em>Management Charity</em>, Seminar dan Pelatihan <em>Softskill</em> menjadi langkah konkrit IAM dalam memberikan kebermanfaatan untuk mahasiswa aktif dan masyarakat.</p>
<p>Pada hari Sabtu, 05 Agustus 2017, Ikatan Alumni Manajemen FE UNJ telah menggelar Musyawarah Besar dan Silaturahmi Akbar, di Aula M. Latief, Gedung Dewi Sartika UNJ.</p>
<p>Tujuan diadakannya Musyawarah Besar dan Silaturahmi Akbar ini antara lain adalah untuk membangun sinergi antara alumni dengan Manajemen FE UNJ, serta melakukan pemilihan ketua Ikatan Alumni Manajemen yang baru, dan acara ini pun sangat didukung oleh jajaran dekanat Fakuktas Ekonomi, dosen-dosen Manajemen, serta ibu Umi Mardiyati selaku pembina Ikatan Alumni Manajemen.</p>
<p>Musyawarah Besar dan Silaturahmi Akbar ini melibatkan Himpunan Mahasiswa Manajemen guna memberdayakan anggota Himpunan yang dikenal sebagai wajah dari Mahasiswa Manajemen lainnya agar dapat dikenal oleh para Alumni Manajemen UNJ.</p>
<p>Dalam rangkaian acaranya, Mubes IAM yang dihadiri oleh beberapa Dosen Manajemen FE UNJ dan Alumni dari angkatan 2005 sampai 2013 ini diawali dengan sesi talkshow yang membahas tentang &#8220;<i>Harapan adanya Ikatan Alumni Manajemen FE UNJ</i>&#8220;. Dari masing-masing angkatan diminta untuk mengeluarkan pendapatnya tentang harapan yang ingin dicapai dengan adanya Ikatan Alumni Manajemen FE UNJ agar IAM FE UNJ menjadi wadah yang lebih bermanfaat dari sebelumnya.</p>
<p>Beberapa harapan yang ingin dicapai dalam IAM selanjutnya adalah alumni dapat membuka jalan bagi para alumni &#8220;baru&#8221; untuk memasuki dunia kerja, alumni dapat membuat suatu bantuan atau beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa aktif Manajemen UNJ yang berprestasi, dan lain sebagainya.</p>
<p>Selain <i>talkshow</i>, agenda utama yang menjadi puncak pada acara Musyawarah Besar IAM FE UNJ kali ini adalah acara pemilihan ketua Ikatan Alumni Manajemen yang baru, hal ini dilakukan sebagai bentuk regenerasi dari Ikatan Alumni Manajemen sebelumnya. Para alumni diminta untuk mengajukan beberapa nama dan menyampaikan beberapa pandangan tentang calon ketua IAM FE UNJ selanjutnya, kandidat yang dicalonkan adalah <b>Muhammad Fadlan</b> (2010) dan <b>Chairul Mukmin Wibowo</b> (2011), setelah melakukan beberapa diskusi panjang, akhirnya para alumni memutuskan untuk memilih <b>Muhammad Fadlan</b> sebagai ketua Ikatan Alumni Manajemen berikutnya.</p>
<p>Selanjutnya, diadakan simbolisasi serah terima jabatan dari Donny (Ketua IAM sebelumnya) ke Muhammad Fadlan selaku Ketua IAM yang baru.</p>
<p>Dan kemudian, acara ditutup dengan doa secara khidmat agar kepengurusan Ikatan Alumni Manajemen FE UNJ selanjutnya dapat berjalan dengan baik.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/ikatan-alumni-manajemen-unj-gelar-musyawarah-dan-silaturrahim-akbar/">Ikatan Alumni Manajemen UNJ Gelar Musyawarah dan Silaturrahim Akbar</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seminar Nasional Fisika 2016</title>
		<link>https://unjkita.com/seminar-nasional-fisika-2016/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gia Ghaliyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2016 14:21:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Agenda Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=2433</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seiring perkembangan zaman, Ilmuwan Fisika telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Penemuan dan inovasi dikembangkan mulai dari teknologi analog hingga...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/seminar-nasional-fisika-2016/">Seminar Nasional Fisika 2016</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring perkembangan zaman, Ilmuwan Fisika telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Penemuan dan inovasi dikembangkan mulai dari teknologi analog hingga digital, dari konsep fisika mekanik hingga fisika kuantum, dari penemuan energi berbahan fosil hingga energi terbarukan, dan lain sebagainya. Pesatnya perkembangan penemuan-penemuan ini perlu diimbangi dengan penyampaian informasi yang luas kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai fenomena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi beserta dampak dan pemanfaatannya.</p>
<p>Seminar Nasional Fisika 2016 Universitas Negeri Jakarta kali ini akan mengangkat tema<em><strong> “Back to fundamental physics to get comprehensive understanding on science, education and technology”</strong></em>, dimana kegiatan ini akan mengupas berbagai pandangan mengenai ilmu fisika dan berbagai penemuannya dari sudut pandang pemerintah, peneliti/pemerhati teknologi dan akademisi/pendidik. Seminar Nasional Fisika 2016 ini merupakan wadah temu ilmiah berkala yang diadakan oleh Prodi Pendidikan Fisika dan Prodi Fisika FMIPA UNJ sebagai fórum interaksi, kolaborasi dan integrasi antara pendidik, peneliti dan praktisi.</p>
<p>Peserta seminar Nasional Fisika 2016 adalah para pendidik dan peneliti yang meliputi dosen, guru dan mahasiswa serta para praktisi dari dalam maupun luar negeri.</p>
<h3><strong>Pembicara Kunci:</strong></h3>
<ol>
<li>Prof. Dr. Thomas Djamaluddin (LAPAN, Indonesia)</li>
<li>Prof. Dr. Yusaku Fujii (Gunma University, Japan)</li>
<li><span class="text_exposed_show">Prof. Dr. Agus Setyo Budi (UNJ, Indonesia)</span></li>
</ol>
<div class="text_exposed_show">
<p><strong>Bidang-bidang atau topik seminar yang dimasukkan ke dalam prosiding meliputi:</strong></p>
<ol>
<li>Pendidikan Fisika</li>
<li>Fisika Instrumentasi dan Komputasi</li>
<li>Fisika Material</li>
<li>Fisika Medis dan Biofisika</li>
<li>Fisika Kebumian dan Antariksa</li>
<li>Fisika Teori, Partikel dan Nuklir</li>
<li>Fisika Lingkungan dan Energi Terbarukan</li>
<li>dan bidang-bidang lain yang belum termasuk topik diatas selama masih relevan dengan ilmu fisika.</li>
</ol>
<p>Semua makalah yang masuk dan dipresentasikan akan dipublikasikan dalam Prosiding Online. Makalah terpilih akan dipublikasikan dalam Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika dan Jurnal Spektra yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta. Jurnal ini terindeks oleh Google Scholar dan Indonesian Publication Index. Semua makalah yang dipublikasikan akan mendapatkan Digital Object Identifier (DOI).</p>
<p><strong>Pendaftaran: </strong><a href="http://l.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fregistrasi.snf-unj.ac.id%2F&amp;h=UAQEachcSAQH5QHw7al4OC6aYnsUv-p1UmbtzPrnbvE96eA&amp;enc=AZNnWu8Vf3ullZatWHORTg4KQH5-uMX7OeIV9Cld0yh6052ErgzrD5Wf_Db0dGhJitQn8B1T3DtH6IActIOMDmSywFWKfqh0s9OFW50Ob5VtaRXHFNCfikpiWxTVUyPPfEH_9p20RhztuCHs2gL_xis24UCAc15okWR53DehePMQA5KmGGnCHcJxudAZitEE-4w&amp;s=1" target="_blank" rel="nofollow">http://registrasi.snf-unj.ac.id/</a></p>
<p><strong>Penerimaan Abstrak sampai tanggal 15 April 2016.</strong></p>
<p>Informasi lebih lanjut silakan kunjungi: <a href="http://snf-unj.ac.id/">http://snf-unj.ac.id/</a></p>
</div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/seminar-nasional-fisika-2016/">Seminar Nasional Fisika 2016</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Invasi Opini Melanda UNJ</title>
		<link>https://unjkita.com/invasi-opini-melanda-unj/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2016 03:10:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=2159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tersebarnya sebuah opini liar di tengah masyarakat sangat berbahaya. Ia seperti masuknya ular berbisa kesebuah rumah; menimbulkan gaduh, ketakutan, ketegangan para penghuni rumah; setidaknya, mereka...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/invasi-opini-melanda-unj/">Invasi Opini Melanda UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tersebarnya sebuah opini liar di tengah masyarakat sangat berbahaya. Ia seperti masuknya ular berbisa kesebuah rumah; menimbulkan gaduh, ketakutan, ketegangan para penghuni rumah; setidaknya, mereka harus berusaha membunuh ular itu atau mengusirnya keluar. Begitulah keadaan ketika berhembus opini sesat ketengah masyarakat; menimbulkan salah paham, prasangka buruk, curiga-mencurugai, pertentangan pendapat, konflik, sampai saling serang satu sama lain. Masyarakat yang semula tenang, menjadi rusuh akibat opini sesat. Sama halnya seperti yang dialami UNJ saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir-akhir ini saya mendadak suka membaca meskipun bahasa buku kadang sulit dipahami. Berbagai opini hadir dalam tulisan-tulisan luar biasa yang kemudian dikemas dan disajikan kepada mahasiswa UNJ. Bagimana tidak luar biasa? Satu-persatu muncul tulisan-tulisan baru melalui akun masing-masing atau bahkan dimuat didalam media.</p>
<p style="text-align: justify;">Dimulai dari opini hingga sanggahan atau bahasa salah satu adik saya adalah klarifikasi. Dinamika ini membuat saya tertarik untuk ikut membahasnya. Oh ya, tulisan sederhana ini bukan anti-kritik tapi klarifikasi dan hanya berbagi ilmu yang saya dapat. That’s all. Jujur saja saya kasihan kepada pembaca khususnya mahasiswa UNJ. Bagi sebagian orang yang mungkin tidak sehebat abang akan bingung dan mempertanyakan “siapa yang benar?” atau bahkan berkata “emang benar ya BEM UNJ kayak gitu?”. Jelas sebuah fitnah manakala kita memberikan informasi tidak sesuai dengan kenyataan. Mahasiswa UNJ akan menjadi objek dalam tulisan sederhana ini. Khususnya buat mereka yang sedang mengamati dan mendadak suka membaca tapi bingung akan menentukan kebenaran. Mohon maaf bang tanpa mengurangi rasa hormat saya harus membuat tulisan sederhana ini supaya informasi yang disampaikan kepada masyarakat, khususnya UNJ tidak bersumber dari satu sudut pandang ataupun satu kelompok saja.</p>
<h5 style="text-align: justify;">Dear Mahasiswa UNJ, Bagaimana Kabarmu?</h5>
<p style="text-align: justify;">Apa pendapatmu tentang berita-berita yang beredar dari tulisan abang-abang atau adik-adikmu? Seru ya? Budaya membaca dan menulis kian hadir hampir tiap hari. Semoga berita-berita tersebut tidak lantas membuat proses indoktrinisasi berjalan mulus, khususnya buat perkara yang buruk. Semoga kita menjadi “smart reader” dan jangan sampai perkara baik dianggap buruk , perkara buruk dianggap baik, kebenaran dianggap kesalahan, kesalahan diakui sebagai suatu kebenaran, perbuatan dosa bisa dipuji, perbuatan baik malah dicela. Jangan sampai mahasiswa UNJ dikondisikan untuk menerima tata-nilai terbalik.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya sudah membaca tulisan karya bang Jali, kan? Jika belum mari cek dilink ini : <strong><a href="http://unjkita.com/bem-unj-hari-ini/" target="_blank">BEM UNJ Hari Ini</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dari sisi Etika Jurnalistik, Pertama, seharusnya setiap hal yang disajikan terlebih tentang sebuah kecurigaan atau tuduhan dilengkapi dengan bukti. Seperti foto, video, dokumen, dan seterusnya. Jangan hanya sebatas opini asal “njeplak”.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, Sudahkah melakukan cross check ke lembaga yang bersangkutan? Jangan hanya memuat pernyataan berdasarkan asumsi pribadi atau satu sudut pandang saja. Dimana prinsip Cover Both Side? Ini dia klarifikasi dari Ahmad Firdaus yang terlibat dengan BEM UNJ 2015. Red : <strong><a href="https://web.facebook.com/juzt.ahmad/posts/1308964925784132" target="_blank">Klarifikasi Ahmad Firdaus</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, dari sisi judul bombastik dengan menyebut &#8220;BEM UNJ Hari Ini”. Ini adalah suatu pelecehan jika berita yang disajikan tidak relavan dengan kenyataan. Bicara “BEM UNJ Hari Ini” maka bicara secara keseluruhan tentang BEM UNJ, mengapa hanya memuat berita yang sempit dan tidak menyeluruh tentang BEM UNJ? Apakah tidak bang Jali temukan tentang perjuangan rekan-rekan advokasi, terlebih dimasa bayaran? Atau para pejuang-pejuang lainnya yang hingga saat ini masih berstrategi bagaimana caranya bermanfaat bagi masyarakat?</p>
<p style="text-align: justify;">Dear mahasiswa UNJ, mari sama-sama berfikir kritis dan jangan mencampuradukan setiap tulisan dengan perasaan. Sungguh logika sangat dibutuhkan supaya kebaperan tidak menguasai diri dan hati kita. Selamat menentukan diantara kebenaran dan kebohongan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bicara masalah opini, maka opini merupakan salah satu yang bisa dibentuk dan diarahkan. Maka saya tidak ingin masyarakat terbentuk oleh opini-opini sesat. Kali ini saya akan bahas tentang “10 Trik Curang Membentuk Opini” karya AM. Waksito yang berjudul &#8220;Invasi Media Melanda Kehidupan Umat&#8221;, kemudian saya ringkas menjadi 4. Ya, setidaknya ada 4 trik curang yang seringkali dilakukan oleh para penulis untuk membentuk opini, mempengaruhi opini, mempengaruhi akal masyarakat dan melakukan pembodohan.</p>
<p style="text-align: justify;">Oke cekidot :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;">Tidak adil dalam mengambil narasumber. Berita-berita yang dimunculkan oleh penulis berdasarkan pada narasumber yang pro , sedangkan narasumber yang kontra tidak diberi tempat sama sekali atau naasnya berita yang dimunculkan hanya berdasarkan sudut pandang pribadi tanpa adanya data atau fakta.</li>
<li style="text-align: justify;">Menyembunyikan fakta-fakta. Berita yang disajikan oleh penulis miskin fakta-fakta hal ini dilakukan untuk mengelabui masyarakat dan membodohi bangsa. Fakta-fakta yang merugikan atau bisa menguntungkan seringkali disembunyikan. Contoh, penulis sangat galak dan semangat jika menyajikan berita soal kecurigaan dana aksi-aksi masa, padahal banyak saksi hidup yang hingga saat ini masih hidup dan siap memberikan kesaksiannya terkait dana aksi. Di FIP contohnya, untuk sekedar memberangkatkan aksi masa FIP saja tak jarang kami merogoh kocek dari kantong-kantong kami untuk menyewa metromini hingga sampai ketempat aksi.</li>
<li style="text-align: justify;">Melakukan dramatisasi pemberitaan sesuka hati. Contoh, sebuah pemberitaan yang saya kutip dari bang Jali yang berjudul BEM UNJ HARI INI “namun tentu akan sulit diterima bagi mahasiswa yang beragama selain Islam untuk bersama membaca doa kafaratul majelis ataupun mengawali mengawali kegiatan dengan pembacaan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawahnya”. Padahal jelas bahwa tidak ada paksaan bagi mahasiswa non Islam untuk membaca doa kafaratul majelis apalagi membaca Al-Qur’an dan sari tilawahnya. Tidak ada pula larangan berdoa sesuai dengan keyakinannya.</li>
<li style="text-align: justify;">Melakukan penyesatan opini. Berita-berita yang beredar seringkali melakukan penyesatan opini sehingga akibatnya merusak persepsi yang dibangun dibenak publik. Contoh, menjalankan ajaran agamanya dianggap intoleransi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Saya rasa BEM UNJ pun terbuka dalam menerima kritik, terlebih jika memang itu benar dan tidak asal “njeplak”. Tulisan-tulisan yang hadir saya yakin bukan anti-kritik hanya saja bentuk klarifikasi dan jangan sampai kejadian ini terulang kembali seperti kata Ahli propaganda Barat : “If you repeat a lie often enough, people will be believe it, and you will even come to believe it your self” (jika kamu terus mengulang-ulang menyiarkan suatu kebohongan, masyarakat lama-lama akan mempercayainya bahkan kamu sendiri akan ikut mempercayainya). Kesalahan pasti ada, karena saya yakin tiada kesempurnaan atas ikhtiar kita. Kita hanya manusia biasa yang tidak terlepas dari dosa dan jauh dari kata sempurna. Para pengemban amanah, mengemban dan memikulnya dalam keadaan berbuat zalim disertai kebodohan. Para pengemban amanah itu senyatanya telah memikul beban yang teramat berat.</p>
<p style="text-align: justify;">Cukuplah tafsir Qs. An Nisa : 83 menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak terlalu tergesa-gesa memberitakan dan menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya.<br />
Wallahu &#8216;allam bish-shawab</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Septian Dicky Pratama</strong><br />
<strong> Mahasiswa UNJ yang dulunya IKIP</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/invasi-opini-melanda-unj/">Invasi Opini Melanda UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNJ Berencana Bangun Pusat Studi Islam</title>
		<link>https://unjkita.com/unj-berencana-bangun-pusat-studi-islam/</link>
					<comments>https://unjkita.com/unj-berencana-bangun-pusat-studi-islam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2015 13:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Studi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=77</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berencana membangun Pusat Studi Islam di kampusnya. Namun, hal tersebut masih belum bisa terealisasi. Gagasan itu pun disambut baik oleh...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/unj-berencana-bangun-pusat-studi-islam/">UNJ Berencana Bangun Pusat Studi Islam</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berencana membangun Pusat Studi Islam di kampusnya. Namun, hal tersebut masih belum bisa terealisasi.</p>
<p>Gagasan itu pun disambut baik oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia,Musthafa Ibrahim al Mubarak, yang berkunjung ke kampus UNJ seperti yang dilansir dalam laman resmi humas <a href="http://www.unj.ac.id/">unj.ac.id</a> di hari Senin 16 November 2016. Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof. Dr. Djaali saat menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi, Musthafa Ibrahim Al Mubarak pada 16 November 2015. Kunjungan tersebut merupakan kujungan balasan setelah sebelumnya Rektor UNJ beserta jajarannya mengadakan kunjungan ke <em>King Saudi University.</em></p>
<p>Rektor UNJ yang didampingi oleh Wakil Rektor I, Wakil Rektor IV, Pembantu Dekan III Fakultas Ilmu Sosial, dan Sekretaris <em>Office International of Education</em> berdiskusi mengenai kerjasama di bidang pendidikan dengan Dubes Arab Saudi. Rektor UNJ sendiri menyampaikan niatnya untuk membangun Pusat Studi Islam yang hingga kini belum terlaksana. Tujuan dari pembangunan itu ialah untuk menanamkan karakter islami di lingkungan Kampus UNJ. Lebih lanjut, niat baik itu disambut oleh Dubes Arab Saudi yang langsung menawarkan waqaf untuk pembangunan gedung pusat kajian tersebut.</p>
<p>Dubes Arab Saudi sendiri kagum dengan UNJ. Kekaguman itu karena UNJ memiliki jumlah mahasiswa aktif yang cukup besar, yaitu lebih dari 31 ribu. Dubes Arab Saudi juga senang karena UNJ memiliki jurusan Bahasa dan Sastra Arab serta jurusan Pendidikan Agama Islam. Ia juga menginginkan agar ke depannya ada kerjasama dalam melakukan pelatihan-pelatihan.</p>
<p>“Kita berharap kerjasama yang lebih erat kedepannya. UNJ merupakan Pembina dari 12 LPTK negeri. Setiap semester UNJ mewisuda kurang lebih 5000 orang, dimana 3000 diantaranya adalah calon guru. Tidak semua LPTK punya jurusan Bahasa Arab dan UNJ punya jurusan Bahasa Arab. UNJ salah satu LPTK yang paling lengkap jurusannya”, jelas Rektor kepada Dubes Saudi Arabia.</p>
<p>Setelah diskusi, Rektor UNJ beserta jajarannya mengajak Dubes Arab Saudi ke lokasi yang rencananya akan dibangun sebagai Pusat Studi Islam tersebut. Luas tanah yang akan dibangun tersebut sekitar 400 meter persegi. Harapan dari Rektor UNJ ialah agar pihak Arab Saudi dapat membantu dalam mewujudkan cita-cita UNJ dalam melakukan pengembangan dan pendidikan di bidang pendidikan Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/unj-berencana-bangun-pusat-studi-islam/">UNJ Berencana Bangun Pusat Studi Islam</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/unj-berencana-bangun-pusat-studi-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
