Home Berita

Nusantara Droid War, Lestarikan budaya lewat komik !!!

8840
BAGIKAN

Hi Sobat unjkita.com!! Komik merupakan sebuah format terbaru sebagai cara melestarikan budaya dari bangsa Indonesia, kali ini unjkita.com mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai komikus tanah air kita, yaitu Satria Suleman dan Vega Mandalika Jhauhari yang kerennya sudah dapat melestarikan budaya di Indonesia dalam format komik dengan judul “Nusantara Droid War”  loh yang bisa kamu baca karyanya terbit setiap hari Sabtu di Line Webtoon..

Yuk kita simak hasil wawancara Satria dan Vega dengan tim unjkita.com tentang kegiatan membuat Nusantara Droid War (NDW).

Pertanyaan pertama untuk Satria Suleman dulu ya hehe…

Hai Satria, Gimana proses sejarahnya bisa lahir nih ide untuk membuat Nusantara Droid War atau lebih dikenal dengan NDW?

Ngga bisa dibilang sejarah juga sih hahahaha. tapi sedikit chit chat sebelum dijelasin. aku itu tipikal orang yang kalo ngomik pengennya bikin cerita yang diluar biasanya. beberapa komikku yang lainpun storynya pun anti mainstream. NDW itu lahir dari buah pikiran;

“bagaimana caranya aku bisa bikin komik yang disukai Indonesia tapi ngga biasa? bagaimana mencuri perhatian pembaca dengan cerita yang tidak terpikirkan sebelumnya?” dari hasil brainstorming itu aku dapat ide untuk menggabungkan seluruh budaya Indonesia dalam satu cerita. karena dasarnya Indonesia adalah negeri yang penuh dengan budaya.

sayangnya ini susah terwujud karena masing-masing daerah punya ceritanya masing-masing. lalu saat lagi mikir2 aku kemudian ngeliat postingan tentang pokemon di media sosial dan ketemu ide. Gimana kalo aku ngga perlu nulis cerita dari setiap budaya dan hanya menggambil karakter-karakter pokok yang ada didalamnya untuk dibattle-in kayak digimon, pokemon, ato bakugan. dan JREENGG! jadilah Nusantara Droid War!

Nah untuk yang belum tahu NDW nih? Bisa tolong di jelaskan NDW itu apa? hhe

seperti yang aku jelasin diatas. NDW itu cerita tentang permainan dari boneka atau action figure, yang ketika disummon (summon seperti pokemon) bisa muncul karakter-karakter dari kebudayaan Indonesia untuk diadu selayaknya adu silat, tinju dll. pemeran utamanya bernama Sagriya Legi. Gadis yang memiliki droid unik yang bisa bertarung diluar arena. droidnya diambil dari tarian perang asal sulawesi utara, Kabasaran.

Oh begituuu… Lalu bagaimana proses untuk mengenalkan NDW hingga bisa dikenal seperti sekarang?

kalo mengenalkan sih itu usaha yang paling besar dari pihak Line webtoon selaku perusahaan yang menaungi NDW. mereka yang ngiklanin dan semacamnya. tapi kami juga mengenalkan ndw lewat fanpage resminya di facebook.

Kenapa menjadikan budaya sebagai fokus disini sebagai alur dari komik NDW sendiri?

ya kita semua tahu kalo budaya adalah salah satu senjata utama untuk menggaet pasar Internasional kepada Indonesia. sayangnya banyak masyarakat Indonesia yang menyepelehkan budaya kita sendiri dan lebih tertarik dengan budaya luar. hahaha makanya aku bisa dapat ide ini. Indonesia itu punya cerita-cerita dongeng luar biasa yang kalo diangkat jadi cerita bisa bersaing dengan cerita-cerita yang ada diluar negeri. kenapa ngga ngangkat seluruh budaya Indonesia dan dilempar kepasar. sasaran aku bikin ndw bukan hanya untuk menumbuhkan rasa cinta anak negeri akan budayanya. tapi juga mau bikin orang luar mengenal budaya Indonesia yang sangat melimpah.

Didalam komik ini tokoh utamanya adalah Sagria dan Kabasaran, semoga gak salah hehe… Nah kenapa memilih mereka sebagai tokoh utama disamping banyak budaya, tarian adat, dan tokoh nusantara lain yang lebih dikenal masyarakat? Maaf ya kalau agak rasis hehe…

agak rasis sih lol. xD

aku milih sagriya dan kabasaran karena Kabasaran itulah adalah tarian dari Sulawesi Utara. dan aku orang SUlawesi Utara. nama Sagriya Legi sendiri diambil dari nama temenku dan nama belakang ibuku hehehe. ada alasan lainnya juga sih. kenapa kabasaran yang kujadiin droid utama. karena untuk riset yang mendalam aku bisa jauh lebih matang karena yang kupelajari adalah budaya sendiri. biar ngga keluar konteksnya…. kan bahaya kalo nulisnya asal-asalan tanpa riset xD. bisa-bisa arwah nenek moyang datang dan cubit aku hahahahaha.

Nusantara Droid War ini kan juga salah satu komik yang meraih juara di line Webtoon lalu, itu gimana ceritanya tuh hehe?

ya ceritanya ngga istimewa banget sih. cuman waktu itu denger kalo ada lomba dari webtoon yang hadiahnya gede. dan kebetulan aku lagi riset-riset soal cerita NDW ini. awalnya judul ndw itu NUSANTARA ACTION FIGURE WAR,tapi ngga jadi. karena tergiur hadiahnya dan pengen masuk penerbit maka diikut sertakanlah cerita ini ke lomba. dan ternyata bisa jadi juara 3. hehehehe

Selain Webtoon sendiri, ada media lain gak untuk mempromosikanNDW ini?

ehmmm, kalo promosiin kayak udah kubilang tadi, kita punya fanpage di facebook. search aja nusantara droid war. pasti ketemu xD

 

Pertanyaan untuk Vega nih sekarang hehe

Untuk pembuatan NDW sendiri, format apa yang digunakan dan software apa yang di gunakan untuk proses pembuatan NDW sendiri?

nusantara droid war 1

formatnya memanjang kebawah 700 pixel x 1000 pixel. kalo software aku dan satria pakai itu paintool SAI dan Photoshop kalau format yang digunakan itu “.jpg” hehehe

Dan untuk konsep cerita NDW sendiri, ada gak terinspirasi dari komik lain atau tokoh tertentu? Kalau iya boleh tolong di jelasin gak hehe?

Sebenernya konsep cerita lebih ke bagian satria hehe. aku cuman menyumbang beberapa bagian penghubung cerita saja. kebanyakan ya dari komik-komik fantasy lain dari jepang seperti onepiece, naruto, kill la kill.  dan beberapa riset2 cerita fantasy yang lainnya.iya ada beberapa. idenya terinspirasi dari Pokemon, Digimon, Bakugan. anime dan komik laris dari Jepang. tapi ternyata konsep tentang mainan yang bisa disummon dan dipakai bertarung mirip dengan manga angelic layer karya CLAMP. aku dan satria benar-benar kaget karena sejujurnya ngga pernah tahu dan ngga pernah baca tentang manga itu. x’D

Hehe keren tuh, terus bagaimana cara kalian untuk bisa meyakinkan public, untuk bisa membuat “Kabasaran” dan “Sagriya” menjadi tokoh yang bisa booming?

mudah sih. ini soal character building dan design karakternya kami buat semenarik dan menyenangkan mungkin untuk menarik pasar. Dan juga yang pasti desain unik, gampang di ingat dan tidak mainstream. sehingga orang sekali liat tau itu tokoh dari komik kita. tidak di mirip- miripin tokoh lain. Setelah membuat desain original tersebut. karakterisasi nya dibangun mulai perlahan2 biasanya dari sifat labil gimana prosesnya menjadi dewasa, sehingga pembaca tau dan selalu mengikuti perkembangan karakter tersebut dan memotivasi pembaca juga kalau sagriya dan kabasaran bisa berusaha lebih baik, pembaca pasti juga bisa berubah menjadi lebih baik selama dia berusaha hehe…

Menurut Vega sendiri apa yang dibutuhkan oleh komikus di Indonesia, untuk bisa bersaing dalam menyalurkan idenya dalam membuat komik?

kalo soal ini sih berat jawabnya. tapi aku coba jabarin. ada dua tipikal komikus sukses. komikus idealis yang idealismenya sesuai dengan pasar. komikus tipe ini biasanya apapun cerita yang mereka bikin akan sukses. jadi kalo kamu tipe yang idealis ya woles aja. ngomik aja sesukamu dan posting di media sosial sebanyak mungkin. kalo kamu terkenal pasti langsung ditarik penerbit. karena sekarang penerbit lebih tertarik ke komikus yang sudah punya nama dulu. yang terpenting jangan sok pinter dan teruslah belajar. jangan ngerasa diri udah bagus dan karena idealis ngga mau nerima saran orang lain. biasanya yang begitu ujung-ujungnya akan kena bully dan jadi drama di media sosial.

tipe kedua itu tipe yang mikir apa yang bakal sukses dan nerapin ke komiknya dia. aku dan satria mungkin tipe tipe yang seperti ini. hahaha aku selalu mikirin apa yang akan sukses dan apa yang bisa menarik perhatian pembaca. untuk tipe yang seperti ini kamu harus punya intuisi yang tajam dan harus pinter-pinter riset dan menelaah pasarmu. kamu juga harus belajar tipe art seperti apa yang sesuai dengan cerita yang akan kamu buat. karena biasanya komikus yang mikir sesuatu yang bisa populer ujung-ujungnya akan terhambat di masalah style gambar,…. karena ngga semua karya terkenal cocok dengan style gambar komikus itu. pastinya tugasmu berat banget kalo kamu tipe ini… tapi yang tipe begini tapi keras kepala pasti bisa sukses dan terkenal hehehehe… dan jangan lupa yang pasti pertama niat! tanpa niat semua gak akan terjadi. lalu setelah niat ada, pastikan berusaha. niat yang kuat pastinya menjadi semangat untuk berusaha membuat komik. membuat komik juga perlu ilmu, seperti membuat naskah, storyboard, inking, coloring, editing. tidak perlu harus menguasai semua. yang pasti udah paham basic. lalu buatlah komikmu. kalau tidak punya alat digital bisa dengan manual kertas dan pensil di scan. dan publish karyamu. maka akan dapat respon dari pembaca. telaah semua kritik saran. tapi jangan terlalu down dengan kritik2 yang belum tentu bermanfaat. Jadikan pembaca tersebut menjadi acuan semangat dan teruslah berkarya. skill lambat laun akan improve dengan sendirinya, dan karya akan semakin dikenal seiring berjalannya waktu. intinya beranikan diri untuk terus berkarya!

Ada kesulitan apa aja selama proses pembuatan NDW dari minggu ke minggunya?

kebanyakan soal teknis. seperti di daerah satria sering lampu mati, atau sakit berkepanjangan. untuk dari akunya sendiri sering travelling jadi liburan sambil bekerja. tidur di mobil/pesawat. malemnya kerja bikin komik. kalau hari-hari biasa kan sambil kerja fulltime di Alkemis games studio juga. Pagi sampai malam kerja. tengah malam sampai subuh bikin komik. jadi punya waktu tidur 2-3 jam sehari. Normalnya aku bikin NDW jumat-minggu. hari kerja tidur normal. tapi kalo satria kirim telat ya pake jadwal ke 2 yang tadi.pastinya kesulitan terberat adalah waktu yang terbatas. kita harus mikirin cerita yang keren, harus riset, terus bikin ceritanya, sketsa, inking dan editing… setelah itu masih ada bagian coloring dan editorin dari vega juga dari webtoon….. rasa-rasanya waktu seminggu ngga cukup dan kami banyak begadang dan kurang tidur supaya  ndw bisa publish setiap minggu hehehe x’D

Dan dalam pembuatan komik sendiri banyak banget masyarakat yang berfikir kalau membuat komik itu selain membuang waktu dan gak dibayar juga. Nah menurut mas dan mbak itu gimana? Kalau buat komik itu pemasukannya dari mana ya? hehe

ya awalnya memang jadi komikus itu ngga dibayar… kalo kalian ngga kuat ngga punya gaji dan dimarahin ortu lebih baik urungkan niatnya jadi komikus deh hahaha… tapi kalo kalian keras kepala ayo terus belajar dan tekuni kerjaanmu. rajin-rajin masukin karya ke penerbit. siapa tahu bisa dilirik penerbit dan digaji. ada juga sih yang bisa dapat penghasilan hanya dari iklan-iklan yang mereka dapat dari postingan mereka di media sosial atau websitenya sendiri. kalau menurut saya, membuang waktu itu menurut pribadi masing-masing ya. mungkin orang liat hidupnya komikus susah, tidur cuman 2-3jam sehari. Awal juga berpikir begitu. tapi waktu aku memberanikan diri mencoba. aku merasakan senangnya karya ku dibaca, dihargai, dapat dukungan teman dan keluarga, dapat fanart. itu merupakan suatu anugrah sendiri buatku. meski buatnya susah dan waktu tidur gak normal. tapi timbal baliknya juga menurutku sangat berkesan dan menyenangkan sekali. ide kita yang dituangkan dikomik banyak yang menikmatinya, dan karyaku ini gak sia – sia buat pembaca karena menghibur mereka. membuat komik sangat menyenangkan!

untuk nggak dibayar. kita dibayar kok dari webtoon. kalo jalur komikus lain bisa lewat penerbit. sekarang banyak penerbit yang nyediain komikus indonesia untuk unjuk gigi dan mereka dibayar loh sperti re:on, kosmik, shonen fight dll. lewat online bisa pakai jalur ads. tokohmu mempromosikan sesuatu sprti maghfirare. ada yang baca berbayar seperti situs ngomik.com/ tapastic . atau kamu bisa bikin komik gk bisa bikin cerita? bisa lewat jalur freelance. perusahaan/storywriter bayar jasamu untuk buat versi komiknya.  yang paling gampang lagi nih lewat jalur indie. buat komik cetak sendiri dan jual di sosial mediamu atau event2 komik. yang ini penghasilan 100% masuk kamu sendiri!
jadi membuat komik ini bisa jadi peluang besar di jaman sekarang ini. mungkin jaman dulu emang susah cari duit lewat situ di Indonesia. untuk sekarang
peluang banyak terbuka. tinggal kalian yang ingin buat komik aja milih jalur yang mana 🙂

Dan terakhir nih buat Satria dan Vega hehe, apa saja proyek selanjutnya dari NDW?

rencananya sih kita mau bikin action figure dan card gamenya… mudah-mudahan bisa terwujudlah… dan kalau ada perusahan yang mau bikin game serta animasinya,   tentu saja kami dengan senang hati akan menerimanya… tentu saja dengan pembagian royalti yang jelas hehehehe dan untuk projek bareng satria sementara fokus ke NDW saja. setelah men-tamat kan NDW mungkin next nya bakal bikin projek berbeda antar aku dan satria.
Wih seru banget nih, yang lain jangan lupa ya untuk baca Nusantara Droid War (NDW) satiap hari Sabtu di Line Webtoon mu 😀

Komentar Kamu?

BAGIKAN

Mahasiswa Akuntansi dengan nama pena “Awan Tijel” yang tertarik dengan dunia jurnalistik…