<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BEM dan Rektor Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/bem-dan-rektor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/bem-dan-rektor/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Jan 2016 09:31:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>BEM dan Rektor Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/bem-dan-rektor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Balasan Surat Pembaca, Didaktika Jadi Humas Penguasa?</title>
		<link>https://unjkita.com/balasan-surat-pembaca-didaktika-jadi-humas-penguasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2016 05:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1100</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tulisan ini adalah balasan untuk tulisan Andi Ryansyah Reporter Didaktika Jadi Humas Penguasa Salam kawan Andi Ryansyah, Saya sangat mengapresiasi pendapat kawan Andi. Sebenarnya hal seperti...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/balasan-surat-pembaca-didaktika-jadi-humas-penguasa/">Balasan Surat Pembaca, Didaktika Jadi Humas Penguasa?</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Tulisan ini adalah balasan untuk tulisan Andi Ryansyah <strong><a href="http://unjkita.com/reporter-didaktika-jadi-humas-penguasa/" target="_blank">Reporter Didaktika Jadi Humas Penguasa</a></strong></p></blockquote>
<p>Salam kawan Andi Ryansyah,</p>
<p>Saya sangat mengapresiasi pendapat kawan Andi. Sebenarnya hal seperti ini yang saya dan penggawa didaktika lainnya tunggu. Mengenai tulisan opini saya, sebelumnya saya sudah jelaskan bahwa posisi didaktika adalah hanya membela kebebasan berpendapat dan mendorong terjadinya demokratisasi kampus, baik rektorat maupun kelembagaan mahasiswa.</p>
<p>Jadi, kami tidak pernah menyatakan baik secara implisit maupun eksplisit bahwa kami lebih condong ke rektorat dan menyatakan setiap yang Badan Eksekutif Mahasiswa katakan adalah salah, terutama pernyataan bahwa BEM meminta maaf. <em>Toh</em>, tulisan yang dibuat oleh reporter didaktika lainnya tetap mengkritisi kebijakan kampus. Contohnya http://www.didaktikaunj.com/?p=6048 dan http://www.didaktikaunj.com/?p=6155 .</p>
<p>Itu merupakan gagasan tulisan Andi kepada kami. Berdasarkan hal tersebut, kawan Andi menyatakan bahwa didaktika terutama saya pribadi bekerja sebagai humas untuk penguasa—dalam hal ini rektorat. Bagi saya tuduhan tersebut sangat prematur dan kekanak-kanakan. Sikap kritis bukan hanya tertuju pada penguasa semata, melainkan ditujukan kepada siapa pun. Jika, didaktika mengkritisi BEM, kemudian hal itu dianggap pro-terhadap rektorat artinya telah terjadi sikap anti-kritik di dalam tubuh BEM dan tentu hal itu menunjukkan matinya sikap demokrasi di dalam tubuh BEM—ini asumsi jika kawan Andi merupakan salah satu anggota BEM.</p>
<p>Saya tidak akan bahas masalah bahasa yang kawan Andi permasalahkan, sebab yang ada hanya perdebatan interpretasi seperti pengacara mengintepretasikan undang-undang dan selalu bisa multi tafsir. Oleh sebab itu, saya akan lebih memilih hal yang lebih substansial daripada perkara interpretasi teks. Yakni terkait yang anda permasalahkan, kawan Andi menolak anggapan bahwa BEM meminta maaf.</p>
<p>Saya akan lebih membiacarakan sikap. Jika BEM UNJ menolak meminta maaf, maka yang seharusnya terjadi seperti empat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Mereka dengan tegas menolak meminta maaf dan menandatangani surat pernyataan yang telah disediakan oleh rektorat. Saya apresiasi sikap mereka, konsisten berjuang. Bahkan kalau bisa, BEM UNJ mestinya belajar tentang perjuangan kepada mereka. Salah satu dari mereka mengutip pernyataan WS Rendra, “perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata.”</p>
<p><em>Toh</em>, kalau kawan Andi melihat surat yang dibuat oleh rekorat untuk beberapa mahasiswa lainnya yang terancam <em>DO</em>, tercantum kalimat dengan ini “saya menyatakan bersalah dan meminta maaf.” Surat tersebut beredar setelah Ronny islah dengan rektorat. Dengan demikian, surat dengan kata-kata tersebut tidak mungkin ada, jika tidak ada kejadian yang serupa sebelumnya. Merujuk kejadian itu rektorat merasa menang serta merasa dapat memperlakukan hal yang sama kepada mahasiswa lainnya.</p>
<p>Jika cara sebelumnya berhasil, maka selanjutnya akan menaklukan dengan cara yang sama. Persis seperti pemerintah kolonial, menaklukan perlawanan rakyat Indonesia dengan cara yang sama di setiap daerahnya yakni <em>devide et impera</em>. Saya rasa cukup, penjelasan untuk Bung Andi, jika masih merasa kurang saya siap menerima tulisan dari Bung Andi lagi. Tabik.</p>
<p><strong>Virdika Rizky Utama</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/balasan-surat-pembaca-didaktika-jadi-humas-penguasa/">Balasan Surat Pembaca, Didaktika Jadi Humas Penguasa?</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reporter Didaktika Jadi Humas Penguasa</title>
		<link>https://unjkita.com/reporter-didaktika-jadi-humas-penguasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2016 00:58:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1096</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanggapan saya buat opini yang ditulis oleh reporter LPM Didaktika UNJ, Virdika Rizky Utama. (http://www.didaktikaunj.com/?p=6150). Saya suka dengan kata-kata Pemred Didaktika Yogo Harsaid, yang dikutip...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/reporter-didaktika-jadi-humas-penguasa/">Reporter Didaktika Jadi Humas Penguasa</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggapan saya buat opini yang ditulis oleh reporter <a class="profileLink" href="https://www.facebook.com/LPM-Didaktika-UNJ-215555151874453/" data-hovercard="/ajax/hovercard/page.php?id=215555151874453">LPM Didaktika UNJ</a>, Virdika Rizky Utama. (<a href="http://l.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fwww.didaktikaunj.com%2F%3Fp%3D6150&amp;h=YAQHLXKktAQGsyiX6RN5g5M9g0WUCkaamBz2n4zc5O5j03A&amp;enc=AZMctECh6ZAyI11RTneovf7cautQNrmh2VZ4KQhczsd86J4FXQeoBFNY318gMtj6bnpF-Q4Chuu5h--Vu3GHMQrbe1MKbPVO_xEM2cGLDoeyoXTO4CUzA_o6GiVia2OwBETQPlkt59ngUElEFqaMkMGp3RuIg-5pA7DO-505TJPPWDfo-PweGvFDuS_eIJNR000&amp;s=1" target="_blank" rel="nofollow">http://www.didaktikaunj.com/?p=6150</a>).</p>
<p>Saya suka dengan kata-kata Pemred Didaktika Yogo Harsaid, yang dikutip oleh Virdika bahwa, &#8220;Tulisan dibalas dengan tulisan&#8230; agar perdebatannya lebih akademik&#8230;&#8221; Walau kata-kata itu ditujukan untuk <a class="profileLink" href="https://www.facebook.com/bem.unj" data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=100007791940951">Bem Unj</a>, tapi tak ada salahnya kan saya membalasnya. Toh semua warga negara punya hak berpendapat.</p>
<p>Dalam tulisan itu, menurut saya, Virdika amat me<span class="text_exposed_show">maksakan argumennya untuk menyudutkan BEM UNJ sebagai pihak yang bersalah dan yang meminta maaf kepada rektor.</span></p>
<div class="text_exposed_show">
<p>Virdika memulai argumennya dengan mengutip pernyataan PR I Muchlis R. Luddin. “Saya menyakinkan rektor untuk jangan bertindak seperti itu (mengeluarkan Ronny-red), ini bukan perkara mudah. Pak rektor awalnya tidak mau, tapi kemudian saya bilang pak rektor mundur satu langkah dulu. Saya akan bicara kepada Ronny agar melunak dan meminta maaf, agar tidak di DO. Toh, kita (rektorat-red) ini seperti bapak dan anak dengan mahasiswa. Dan itu berhasil.”</p>
<p>Kuli tinta Didaktika yang dikenal amat kritis terhadap kebijakan rektorat, mendadak kali ini amat percaya dengan suara penguasa. Ada apa? Apakah Virdika nyambi sebagai Humas penguasa? Hingga suara Badan Eksekutif Mahasiswa pokoknya salah!</p>
<p>Kemudian ia lanjutkan argumennya dengan mengutip kicau Ketua Fraksi DPR PKS, Jazuli. “Rektor UNJ juga tegaskan janji telah memaafkan Ronny dan segera usulkan anulir SK pemecatan DO kepada rapim.”</p>
<p>Dan ia simpulkan, &#8220;Secara logika bahasa, kata telah memaafkan merupakan sebuah reaksi terhadap aksi yang sebelumnya dilakukan, yakni meminta maaf.&#8221;</p>
<p>Dari kesimpulannya, saya bertanya, sebenarnya itu logika bahasa atau logika Anda? Karena bila saya analogikan kata &#8220;memaafkan&#8221; dan &#8220;meminta maaf&#8221; dengan kata &#8220;menolong&#8221; dan &#8220;meminta tolong&#8221;, maka logika bahasa ala Virdika tak senantiasa bisa diterima.</p>
<p>Apakah yang menolong orang pingsan akibat kecelakaan, sebagai reaksi terhadap aksi korban meminta tolong? Apakah orang pingsan bisa minta tolong? Apakah sebelum pingsan, ia instruksikan, &#8220;Saya minta tolong ya karena nanti saya kecelakaan terus pingsan?&#8221;</p>
<p>Artinya memaafkan orang lain bisa dilakukan tanpa didahului dengan permintaan maaf. Tapi bisa juga memaafkan orang lain agar yang dimaafkan tampak bersalah.</p>
<h5 id="js_30" class="_5pbw" data-ft="{&quot;tn&quot;:&quot;C&quot;}"><span class="fwn fcg"><span class="fwb fcg" data-ft="{&quot;tn&quot;:&quot;;&quot;}"><a id="js_3b" href="https://www.facebook.com/andi.ryansyah.5?fref=nf" data-hovercard="/ajax/hovercard/user.php?id=1528402562&amp;extragetparams=%7B%22fref%22%3A%22nf%22%7D">Andi Ryansyah<br />
</a>Mahasiswa FMIPA UNJ</span></span></h5>
</div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/reporter-didaktika-jadi-humas-penguasa/">Reporter Didaktika Jadi Humas Penguasa</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Hanya Ronny, Banyak Mahasiswa UNJ Juga Terancam Drop Out</title>
		<link>https://unjkita.com/tak-hanya-ronny-banyak-mahasiswa-unj-juga-terancam-drop-out/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2016 04:17:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1080</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJkita.com &#8211; Tidak hanya ketua BEM UNJ yang terancam Drop Out, beberapa mahasiswa lain dari berbagai fakultas juga diancam Drop Out oleh pihak rektorat dikarenakan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tak-hanya-ronny-banyak-mahasiswa-unj-juga-terancam-drop-out/">Tak Hanya Ronny, Banyak Mahasiswa UNJ Juga Terancam Drop Out</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>UNJkita.com</strong> &#8211; Tidak hanya ketua BEM UNJ yang terancam Drop Out, beberapa mahasiswa lain dari berbagai fakultas juga diancam Drop Out oleh pihak rektorat dikarenakan menyebar tulisan anonim berjudul &#8220;Almanak Kepemimpinan Rektor Djaali&#8221;. Saat ini dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Andika Baehaqi dan Jati Aprianto masih terancam Drop Out. Keduanya belum mau membuat permohonan maaf kepada rektor sebagai syarat bebas dari ancaman Drop Out.</p>
<p>“Kami diminta untuk meminta maaf kepada rektor dengan disertai surat pernyataan yang dibuat oleh rektorat. Kami menolaknya,Kami ingin mempertanyakan dulu, apa salah kami,” ungkap Jati mahasiswa angkatan 2012kepada Didaktika UNJ. Jati melanjutkan bahwa dirinya dan Andika Baehaqi merasa tidak melalukan hal-hal yang dianggap membahayakan kampus.</p>
<p>“Pak rektor awalnya sudah melaporkan semua mahasiswa yang terindikasi melakukan pencemaran nama baik. Untuk mencabut itu semua, harus ada pernyataan permohonan maaf melalui surat atau media sosial yang bersangkutan,” ungkap Pembantu Rektor (PR) I UNJ kepada Didaktika UNJ.</p>
<p>Beberapa Mahasiswa lain berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) dan Fakultas Teknik (FT) bersedia menandatangani surat permohonan kepada rektor dan bebas dari ancaman Drop Out. Isi Surat pernyataan tersebut yang telah ditandatangin oleh Rian Fadilah Mahasiswa FMIPA berisikan beberapa poin seperti permohonan maaf telah memposting tulisan &#8220;Almanak Kepemimpinan Rektor Djaali&#8221;, bukan penulis dari tulisan tersebut, bersedia memposting surat pernyataan, bukan bagian dari Didaktika, BEM UNJ, Green Force, tidak Ikut FGD, dan berjanji tidak mengulangi hal tersebut.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tak-hanya-ronny-banyak-mahasiswa-unj-juga-terancam-drop-out/">Tak Hanya Ronny, Banyak Mahasiswa UNJ Juga Terancam Drop Out</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Di Bilik Rekonsiliasi Rektor Unj Dengan Ketua Bem Unj</title>
		<link>https://unjkita.com/cerita-di-bilik-rekonsiliasi-rektor-unj-dengan-ketua-bem-unj/</link>
					<comments>https://unjkita.com/cerita-di-bilik-rekonsiliasi-rektor-unj-dengan-ketua-bem-unj/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2016 19:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1059</guid>

					<description><![CDATA[<p>1. Mengamati ramainya berita yg berseliweran mengenai kisruh di kampus, saya jd ingin ikutan cerita.. 2. Kebetulan saya ikut terlibat dalam pergumulan peristiwa ini dg...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/cerita-di-bilik-rekonsiliasi-rektor-unj-dengan-ketua-bem-unj/">Cerita Di Bilik Rekonsiliasi Rektor Unj Dengan Ketua Bem Unj</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>1. Mengamati ramainya berita yg berseliweran mengenai kisruh di kampus, saya jd ingin ikutan cerita..</p>
<p>2. Kebetulan saya ikut terlibat dalam pergumulan peristiwa ini dg hadir dalam forum mediasi di rektorat.</p>
<p>3. 3a. Ya, kebetulan karena rony mahasiswa Kimia dan saya anggota IKA Jurusan Kimia juga mantan ketua BEM,</p>
<p>3b. dan dua hari kemarin saya sedang ada keperluan di kampus (baca: ngerjain tesis)</p>
<p>4. Berbekal kebetulan-kebetulan itulah yg membuat saya juga ikutan nimbrung dan tau sedikit banyak tentang kronologisnya</p>
<p>5. Rabu, (06/01/16) ikatan keluarga alumni (IKA) UNJ menemui rektor sebagai upaya mediasi</p>
<p>6. Dari pertemuan tersebut rektor menyatakan bersedia untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan</p>
<p>7. Beliau mengakui adanya kesalahan dalam pengeluaran sk tersebut, dan bersedia untuk memperbaikinya</p>
<p>8. Akhirnya rony diminta hadir dalam forum tersebut untuk melakukan rekonsiliasi</p>
<p>9. Sebelum rony mengetahui agenda tersebut, beliau sudah mengagendakan untuk konsultasi hukum ke salah satu alumni</p>
<p>10. Kabarnya alumni ini punya akses ke KOMNAS HAM, Kapolres dll</p>
<p>11. Kemudian disaat bersamaan beliau jg dikabari ada anggota dewan yg ingin bertemu, katanya beliau siang ini hendak bertemu rektor</p>
<p>12. Maka sebelum itu beliau hendak mendengar kronologis versi mahasiswa sebagai perimbangan berita</p>
<p>13. Akhirnya berbekal prasangka baik maka ditemuilah anggota dewan tersebut dan bercerita secukupnya</p>
<p>14. Setelah itu barulah rony menerima kabar mengenai agenda mediasi dari IKA UNJ</p>
<p>15. Rony memenuhi undangan untuk hadir dlm mediasi dg syarat semua tuntutan mahasiswa siap diakomodir rektor</p>
<p>16. Setelah mendapat garansi itu dari IKA UNJ maka rony pun datang ke forum mediasi IKA UNJ</p>
<p>17. Nah, pada saat rony datang ternyata anggota dewan yg tadi masih ada di ruangan rektor</p>
<p>18. Pada saat bersamaan pula masih berkumpul pengurus IKA UNJ, menunggu rony</p>
<p>19. Disinilah bias informasi terjadi, yakni forum mediasi yg digagas oleh IKA UNJ akhirnya malah dibajak oleh anggota dewan tersebut</p>
<p>20. Dengan momentum yg tepat akhirnya dibuatlah angle berita bahwa mediator rekonsiliasi tsb adalah sang anggota dewan</p>
<p>21. Bukan IKA UNJ yg sejak pagi bernegosiasi dengan rektor dan menunggu kedatangan rony</p>
<p>22. Padahal ternyata anggota dewan ini hadir atas undangan rektor karena beliau juga mahasiswa S3 UNJ</p>
<p>23. Nah yg janggal menurut saya adalah mengapa rektor menghubungi mhsw S3 yg dari PKS, bkn dari parpol lain? Apakah ada penggiringan opini?</p>
<p>24. Dan media juga begitu sigap untuk akhirnya memberitakan bahwa sang aleg inilah yg jadi mediator</p>
<p>25. Masuklah itu barang untuk jadi bahan gorengan di sana sini, yg akhirnya menggembosi gerakan mahasiswa</p>
<p>26. Maka saya ingin tegaskan sekali lagi bahwa gerakan yg dibangun rekan-rekan BEM adalah murni gerakan mahasiswa</p>
<p>27. Dan isu yg berkembang saat ini hanyalah klaim, bahwa mediasi dibantu oleh aleg</p>
<p>28. Karena sebenarnya tanpa kehadiran aleg tersebut pun mediasi sudah berjalan dan membuahkan hasil</p>
<p>29. Namun diakhir agenda ini dibajak untuk kepentingan pribadi yg akhirnya malah merugikan mahasiswa itu sendiri</p>
<p>30. Selanjutnya saya juga ingin menyoroti isi dalam nota kesepakatan BEM dengan rektorat</p>
<p>31. Banyak pihak yg menyayangkan isi surat ini, termasuk saya</p>
<p>32. Karena memang secara sekilas terlihat bahwa seolah-olah BEM yg membuat kesalahan dan berada pada posisi kalah</p>
<p>33. Hal ini terlihat pada point nomer 1</p>
<p>34. Yg saya ingin sampaikan adalah bahwa draft ini sudah disiapkan oleh pihak rektorat dan sempat diberikan kesempatan untuk dibahas</p>
<p>35. Cukup alot waktu itu, untuk bisa menyepakati isi dalam draft kesepakatan, terutama point 1</p>
<p>36. Namun posisi rony saat itu dalam keadaan kurang menguntungkan</p>
<p>37. Karena adanya desakan dari berbagai pihak, agar segera menyelesaikan urusan ini</p>
<p>38. Juga diposisikan saat itu jika rony masih menahan diri untuk ttd seolah rony menjadi pihak yg tidak kooperatif</p>
<p>39. Akhirnya setelah ditegaskan bahwa makna dalam point 1 ini, bukanlah BEM UNJ yg menyebarkan fitnah, penghinaan, dll</p>
<p>40. Tapi BEM UNJ pasang badan dengan memberikan himbauan agar mahasiswa UNJ tidak melakukan hal tsb</p>
<p>41. Akhirnya rony pun tanda tangan</p>
<p>42. Dan ternyata benar, dengan diksi yg ada pada point 1 memang membuat posisi BEM UNJ menjadi pihak yg dirugikan</p>
<p>43. Terlebih lagi ditambah dengan klaim sepihak dari pihak rektorat, bahwa rony meminta maaf</p>
<p>44. Ini disampaikan saat konferensi pers dan berbagai wawancara oleh rektor</p>
<p>45. Padahal sepanjang agenda dan dalam semua klausul kesepakatan, rony sama sekali tidak menyampaikan permohonan maaf</p>
<p>46. Yg menunjukkan bahwa memang beliau beserta BEM yg bersalah</p>
<p>47. Tetapi rektor telah menggiring opini, serta membuat pernyataan-pernyataan yg tidak sesuai dengan kesepakatan</p>
<p>48. Sehingga membuat posisi rony dan BEM UNJ lagi-lagi menjadi pihak yg dirugikan</p>
<p>49. Jadi lengkaplah sudah kerugian yg dialami rekan-rekan mahasiswa</p>
<p>50. Kerugian pertama kisruh yg dijadikan panggung oleh pihak-pihak tertentu</p>
<p>51. Kerugian kedua terstigma bahwa mahasiswalah yg salah dg adanya pernyataan permintaan maaf</p>
<p>52. Sungguh ironis, gerakan mahasiswa yg sempat melambung dalam waktu singkat</p>
<p>53. Juga ambruk dalam waktu sekejap karena ulah oknum-oknum yg tidak bertanggung jawab</p>
<p>54. Tulisan ini saya buat sebagai bentuk keprihatinan kepada rony serta gerakan mahasiswa UNJ</p>
<p>55. Perjuangan belum selesai, teruslah bergerak!</p>
<p>56. Hiraukan segala opini negatif yg melemahkan. Tidak mungkin Gerakan lemah bahkan mati hanya karena ada opini miring</p>
<p>57. Pada waktunya orang-orang akan melihat bahwa kebenaran akan menang meskipun jalannya berliku</p>
<p>58. Tetap semangat saudaraku @ronnyunj @BEMUNJ_OFFICIAL @PP_Djayakarta</p>
<p><strong>Ali Sibro Malisi</strong><br />
Presidium Pemuda Djayakarta<br />
Ketua BEM UNJ 2009</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/cerita-di-bilik-rekonsiliasi-rektor-unj-dengan-ketua-bem-unj/">Cerita Di Bilik Rekonsiliasi Rektor Unj Dengan Ketua Bem Unj</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/cerita-di-bilik-rekonsiliasi-rektor-unj-dengan-ketua-bem-unj/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kadept Sospol BEM UNJ 2015 Klarifikasi Proses Rekonsiliasi</title>
		<link>https://unjkita.com/kadept-sospol-bem-unj-2015-klarifikasi-proses-rekonsiliasi/</link>
					<comments>https://unjkita.com/kadept-sospol-bem-unj-2015-klarifikasi-proses-rekonsiliasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2016 05:08:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1055</guid>

					<description><![CDATA[<p>Saya, Syahril Sidik sebagai pihak BEM UNJ yg mendampingi saudara Ronny Setiawan dalam proses rekonsiliasi dengan Rektor UNJ akan memberikan penjelasan untuk isu simpang siur...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kadept-sospol-bem-unj-2015-klarifikasi-proses-rekonsiliasi/">Kadept Sospol BEM UNJ 2015 Klarifikasi Proses Rekonsiliasi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Saya, Syahril Sidik sebagai pihak BEM UNJ yg mendampingi saudara Ronny Setiawan dalam proses rekonsiliasi dengan Rektor UNJ akan memberikan penjelasan untuk isu simpang siur yg beredar.</p>
<ol>
<li>Pertama perihal poin 1 dlm kesepakatan tersebut, BEM UNJ dalam hal ini tidak menyatakan permohonan maaf dan tidak mengiyakan bahwa BEM UNJ bersalah terlibat dalam aktivitas mencemarkan nama baik atau menyebarkan fitnah, karena rilis resmi yg dikeluarkan akun resmi BEM UNJ senantiasa berbasis data.
<p>Mengenai kata menarik dan meralat dalam poin itu dimaksudkan sebagai upaya BEM UNJ untuk melindungi dan menjamin 17 orang rekan mahasiswa UNJ yg diduga telah melakukan pelanggaran dalam pernyataan tertulisnya di media sosial.</p>
<p>Sehingga dalam hal ini BEM UNJ menjamin mereka tetap aman dan tidak diberkan sanksi apapun.</p>
<p>Oleh karena itu BEM UNJ mengimbau kepada seluruh mahasiswa UNJ untuk bijak dalam menggunakan hak menyampaikan pendapat, agar TUNAS Mahasiswa UNJ yang kita perjuangkan dapat terealisasi secepatnya.</li>
<li>Terdapat dua surat kesepakatan. Satu surat dibubuhi materai ditandatangani rektor, dan satu surat lagi dibubuhi materai di tandatangani oleh Ronny. Jadi tidak ada istilah kesepakatan sepihak, hanya saja screenshoot yg beredar hanya pada surat yg dibubuhi materai pd ttd ronny.</li>
<li>Mengenai keterlibatan anggota DPR yang merupakan pihak dari fraksi PKS dalam hal ini, kehadiran beliau tidak diketahui oleh kami sebagai pihak yang diundang IKA UNJ maupun IKA UNJ itu sendiri untuk melakukan proses rekonsiliasi. Belakangan kami baru mengetahui bahwa anggota dewan tersebut merupakan mahasisws S3 UNJ dan hadir atas undangan Rektor UNJ.
<p>Maka saya yg hadir dalam agenda itu menyatakan menolak bahwa ada pihak partai yang memediasi, karena kami hadir atas undangan dan kesepakatan dengan IKA UNJ.</p>
<p>Serta saya pribadi sangat menyayangkan bila ada tokoh maupun parpol yg melakukan klaim berhasil memediasi. Karena ini adalah murni hasil perjuangan seluruh rekan mahasiswa yg konsisten bahu membahu berjuang.</li>
<li>Tidak ada kata usai dalam perjuangan ini, kami akan terus mengawal seluruh mahasiswa yg dituduh melakukan pelanggaran selain Ronny Setiawan, tidak boleh ada lagi tindakan sewenang2 terhadap mahasiswa.</li>
</ol>
<div class="text_exposed_show">
<p>Kita akan kembali ke perjuangan awal yaitu TUNAS mahasiswa UNJ yang harus terealisasi untuk kepentingan seluruh Mahasiswa UNJ.</p>
<p>Tertanda,</p>
<p>Syahril Sidik<br />
KaDept Sosial Politik BEM UNJ</p>
</div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/kadept-sospol-bem-unj-2015-klarifikasi-proses-rekonsiliasi/">Kadept Sospol BEM UNJ 2015 Klarifikasi Proses Rekonsiliasi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/kadept-sospol-bem-unj-2015-klarifikasi-proses-rekonsiliasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semoga Saya Keliru!</title>
		<link>https://unjkita.com/semoga-saya-keliru/</link>
					<comments>https://unjkita.com/semoga-saya-keliru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2016 03:49:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1049</guid>

					<description><![CDATA[<p>Maaf Saudaraku Ronny, mungkin saya hanya penonton, tapi KAMI PEDULI terhadap gerakan mahasiswa di UNJ tidak sebatas menyelamatkanmu. Apapun langkahmu kemarin sudah menjadi keputusanmu, alhamdulillah...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/semoga-saya-keliru/">Semoga Saya Keliru!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf Saudaraku Ronny, mungkin saya hanya penonton, tapi KAMI PEDULI terhadap gerakan mahasiswa di UNJ tidak sebatas menyelamatkanmu. Apapun langkahmu kemarin su<span class="text_exposed_show">dah menjadi keputusanmu, alhamdulillah kau kembali. Tapi saya kecewa karena keputusan itu membuat lemah dan mengebiri gerakan mahasiswa ke depan.</span></p>
<p><span class="text_exposed_show">Kedepan mungkin orang tua akan berpikir ulang mengizinkan anaknya menjadi Ketua BEM, kedepan mahasiswa akan takut membuat tulisan apalagi di sosial media, kedepan mahasiswa bingung apa yang akan didiskusikan mengenai masa depan kampusnya.</span></p>
<p><span class="text_exposed_show">SEMOGA SAYA KELIRU!</span></p>
<p>oleh: <strong><a href="https://www.facebook.com/ntez.trezadigjaya?fref=ts">Ntez Trezadigjaya</a></strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/semoga-saya-keliru/">Semoga Saya Keliru!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/semoga-saya-keliru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sikap Aliansi Mahasiswa UNJ Terhadap Rekonsiliasi</title>
		<link>https://unjkita.com/sikap-aliansi-mahasiswa-unj-terhadap-rekonsiliasi/</link>
					<comments>https://unjkita.com/sikap-aliansi-mahasiswa-unj-terhadap-rekonsiliasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2016 15:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1042</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mencermati perkembangan yang terjadi seputar Dicabutnya SK Pemecatan terhadap Ketua BEM UNJ, Ronny Setiawan, dan merespon atas Pernyataan Bersama Pimpinan UNJ dan BEM UNJ tertanggal...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/sikap-aliansi-mahasiswa-unj-terhadap-rekonsiliasi/">Sikap Aliansi Mahasiswa UNJ Terhadap Rekonsiliasi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mencermati perkembangan yang terjadi seputar Dicabutnya SK Pemecatan terhadap Ketua BEM UNJ, Ronny Setiawan, dan merespon atas Pernyataan Bersama Pimpinan UNJ dan BEM UNJ tertanggal 6 Januari 2016, kami, Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu, dengan ini menyatakan beberapa sikap sebagai berikut:</p>
<p>Pertama, sebagai bagian dari civitas akademika UNJ, gerakan mahasiswa UNJ lahir atas semurni-murninya dimaksudkan sebagai upaya untuk memperbaiki dan memajukan UNJ sebagai lembaga pendidikan. Gerakan kami adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk terus memajukan UNJ dan kemaslahatan seluruh Civitas Akademika di dalamnya.</p>
<p>Kedua, kami menghargai putusan rektor dan pimpinan universitas yang dengan kerendahan hati telah mencabut SK Pemecatan terhadap Ketua BEM UNJ, sehingga dengan itu seluruh hak-haknya sebagai mahasiswa dapat dipulihkan.</p>
<p>Ketiga, kami menilai bahwa putusan pencabutan SK Pemecatan terhadap Ketua BEM UNJ adalah langkah awal untuk dibangunnya sikap rekonsiliasi, saling menghargai dan menghormati dalam kerangka kebebasan akademis yang dijamin oleh Undang-undang.</p>
<p>Keempat, kami berkomitmen untuk terus mengawal isu dalam kampus UNJ sampai tuntutan kami betul-betul dipenuhi oleh pimpinan UNJ sesuai dalam koridor untuk saling menghargai dan menghormati kebebasan menyampaikan pendapat.</p>
<p>Kelima, kami menyerukan kepada seluruh civitas akademika UNJ &amp; seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap konsisten dalam menjaga budaya kritis-solutif terhadap segala bentuk tindak kesewenangan.</p>
<p>Kelima, kami ucapkan terimakasih yang mendalam kepada seluruh netizen dan mahasiswa seluruh indonesia yang telah menandatangani petisi kami, (hingga pukul 20.00, lebih dari 50 ribu tanda tangan dalam 22 jam). Ini bukti bahwa gerakan rakyat &amp; mahasiswa tidak akan pernah padam, dan akan terus mengawal setiap kesewenangan yang terjadi di Indonesia.</p>
<p>Tertanda,<br />
Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/sikap-aliansi-mahasiswa-unj-terhadap-rekonsiliasi/">Sikap Aliansi Mahasiswa UNJ Terhadap Rekonsiliasi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/sikap-aliansi-mahasiswa-unj-terhadap-rekonsiliasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Press Release Resmi Ronny Soal Islah</title>
		<link>https://unjkita.com/press-release-resmi-ronny-soal-islah/</link>
					<comments>https://unjkita.com/press-release-resmi-ronny-soal-islah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2016 15:42:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1040</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bismillah… UNJ, Rabu 6 Januari 2016, Melalui mediasi yang dilakukan oleh Ikatan Alumni UNJ dengan Rektorat UNJ, Rektor bersepakat ber-rekonsiliasi dengan Saya. Rekonsiliasi dalam arti...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/press-release-resmi-ronny-soal-islah/">Press Release Resmi Ronny Soal Islah</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah…</p>
<div class="text_exposed_show">
<p>UNJ, Rabu 6 Januari 2016, Melalui mediasi yang dilakukan oleh Ikatan Alumni UNJ dengan Rektorat UNJ, Rektor bersepakat ber-rekonsiliasi dengan Saya. Rekonsiliasi dalam arti berdamai dan bersepakat menyelesaikan segala permasalahan yang ada secara kekeluargaan.</p>
<p>Kurang lebih pukul 14.15 saya datang menemui Rektor UNJ. Dalam rekonsiliasi tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan:</p>
<p>1. Mencabut SK Pemberhentian Mahasiswa yang ditujukan pada Saya dan menjamin kebebasan aspirasi Mahasiswa</p>
<p>2. Rektor UNJ bersedia memenuhi tuntutan yang diaspirasikan oleh Aliansi Mahasiswa UNJ Bersatu</p>
<p>3. Rektor UNJ bersedia menyelesaikan semua persoalan yang ada dengan cara musyawarah dan mufakat</p>
<p>4. Saya ucapkan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat, mahasiswa Indonesia, profesional dan pegiat media sosial yang turut mendukung dan menjaga iklim demokrasi.</p>
<p>5. Kepada seluruh mahasiswa UNJ dan Mahasiswa Indonesia, Perjuangan kita belum usai, mari tetap Lantang suarakan keberanan</p>
<p>TTD</p>
<p>Mahasiswa UNJ<br />
<strong>Ronny Setiawan</strong></p>
</div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/press-release-resmi-ronny-soal-islah/">Press Release Resmi Ronny Soal Islah</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/press-release-resmi-ronny-soal-islah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BEM Seluruh Indonesia menuntut Rektor UNJ mencabut SK Rektor Pemberhentian Ketua BEM UNJ</title>
		<link>https://unjkita.com/bem-seluruh-indonesia-menuntut-rektor-unj-mencabut-sk-rektor-pemberhentian-saudara-ronny-setiawan-sebagai-mahasiswa/</link>
					<comments>https://unjkita.com/bem-seluruh-indonesia-menuntut-rektor-unj-mencabut-sk-rektor-pemberhentian-saudara-ronny-setiawan-sebagai-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2016 22:12:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[BEM dan Rektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=1034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia pendidikan Indonesia kembali berduka dan demokrasi dibungkam. Saudara Ronny Setiawan (Ketua BEM UNJ – Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek Banten) diberhentikan statusnya sebagai Mahasiswa...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/bem-seluruh-indonesia-menuntut-rektor-unj-mencabut-sk-rektor-pemberhentian-saudara-ronny-setiawan-sebagai-mahasiswa/">BEM Seluruh Indonesia menuntut Rektor UNJ mencabut SK Rektor Pemberhentian Ketua BEM UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia pendidikan Indonesia kembali berduka dan demokrasi dibungkam. Saudara Ronny Setiawan (Ketua BEM UNJ – Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek Banten) diberhentikan statusnya sebagai Mahasiswa oleh Rektor Universitas Negeri Jakarta Djaali atas tuduhan dianggap melakukan pecemaran nama baik. Hal tersebut terlampir dalam keputusan Rektor UNJ Nomor 01/SP/2016.</p>
<p>Hal tersebut berawal dari demonstrasi Mahasiswa UNJ terkait penggusuran Kampus Fakultas MIPA yang dikoordinatori oleh Saudara Ronny Setiawan selaku Ketua BEM UNJ. Selain itu mahasiswa UNJ juga menuntut keterbukaan Rektor UNJ atas dugaan penyimpangan-penyimpangan lain yang dilakukan oleh Rektor UNJ. Terlepas dari persoalan internal UNJ yang sedang diperjuangkan oleh Saudara Ronny Setiawan dan kawan-kawan mahasiswa UNJ, diberhentikannya Saudara Ronny Setiawan sebagai mahasiswa adalah bentuk totalitarianisme, kemunduran dan pelecehan dalam pendidikan sekaligus dibungkamnya demokrasi dan hak untuk berpendapat. Dan tindakan Rektor UNJ tersebut tidak dapat dibiarkan dan harus dilawan!.</p>
<p>Maka atas nama BEM Seluruh Indonesia, dengan ini menyatakan sikap:</p>
<ol>
<li>Menentang Keputusan Rektor UNJ memberhetikan status Saudara Ronny Setiawan sebagai Mahasiswa UNJ.</li>
<li>Mengajak seluruh Mahasiswa Indonesia untuk bergerak membela hak Saudara Ronny Setiawan dan hak</li>
<li>Mahasiswa dalam berdemokrasi dan menyampaikan pendapat.</li>
<li>Koordinator Pusat atas nama BEM Seluruh Indonesia akan mengirimkan surat kepada Rektor UNJ dan Menristek Dikti untuk mencabut SK Rektor UNJ yang memberhentikan Saudara Ronny Setiawan.</li>
<li>Jika SK Rektor UNJ tidak segera dicabut, maka BEM Seluruh Indonesia akan:
<ol>
<li>Menyerukan aksi turun ke jalan untuk membela hak pendidikan Saudara Ronny Setiawan dan hak mahasiswa dalam berdemokrasi dan menyampaikan pendapat.</li>
<li>Membawa kasus Pemberhentian Saudara Ronny Setiawan sebagai mahasiswa ke ranah hukum<br />
Kebenaran tidak akan pernah mati, dan orang yang memperjuangkannya akan tetap ada dan berlipat ganda. Kami tidak akan diam begitu saja.</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Hidup Mahasiswa!<br />
Hidup Rakyat Indonesia!</p>
<p>Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia<br />
Bambang Irawan</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/bem-seluruh-indonesia-menuntut-rektor-unj-mencabut-sk-rektor-pemberhentian-saudara-ronny-setiawan-sebagai-mahasiswa/">BEM Seluruh Indonesia menuntut Rektor UNJ mencabut SK Rektor Pemberhentian Ketua BEM UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/bem-seluruh-indonesia-menuntut-rektor-unj-mencabut-sk-rektor-pemberhentian-saudara-ronny-setiawan-sebagai-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
