<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dosen Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/dosen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/dosen/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Apr 2017 07:29:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Dosen Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/dosen/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen Bergelar Doktor Baru 31 Ribu Orang Di Seluruh Indonesia</title>
		<link>https://unjkita.com/dosen-bergelar-doktor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Apr 2017 03:06:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Pendidik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=7330</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Jumlah dosen bergelar doktor se-Indonesia saat ini baru mencapai 31 ribu orang. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Direktur Jenderal (Dijen) Sumber Daya dan Iptek...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/dosen-bergelar-doktor/">Dosen Bergelar Doktor Baru 31 Ribu Orang Di Seluruh Indonesia</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Jumlah dosen bergelar doktor se-Indonesia saat ini baru mencapai 31 ribu orang. Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Direktur Jenderal (Dijen) Sumber Daya dan Iptek Pendidikan Tinggi Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Prof John Hendri Saat peresmian Rumah Sakit Pendidikan, Rabu (29/3)</p>
<p>&#8220;Jumlah ini dari keseluruhan dosen sebanyak 270 ribu orang baik yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional atau Nomor Induk Dosen Khusus,&#8221; ujarnya seperti dilansir oleh republika..</p>
<p>Hendri menambahkan, jumlah ini termasuk 5.417 orang guru besar yang tersebar di 4 ribu Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Menurutnya fakta ini jumlah yang mengkhawatirkan bila dibandingkan beberapa negara di Asia seperti Malaysia, Thailand terlebih Jepang.</p>
<p>&#8220;Di negara tersebut dosennya minimal memiliki gelar doktor dan tidak ditemukan dosen bergelar master ke bawah seperti yang banyak ditemui di Indonesia. Untuk profesor pun persyaratan menjadi guru besar di Indonesia hanya menyertakan satu publikasi terindeks internasional&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Profesor di Jepang harus minimal menyertakan 40 jurnal terindeks internasional.</p>
<p>&#8220;Kekurangan ini menjadi tugas bagi Kemenristekdikti dan pimpinan kampus,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/dosen-bergelar-doktor/">Dosen Bergelar Doktor Baru 31 Ribu Orang Di Seluruh Indonesia</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Problem Paling Berbahaya Pilkada DKI Putaran Kedua adalah Data Pemilih</title>
		<link>https://unjkita.com/problem-paling-berbahaya-pilkada-dki-putaran-kedua-adalah-data-pemilih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2017 06:10:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Alumni UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=6559</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada pilkada DKI putaran pertama 15 Februari lalu dilaksanakan dengan data DPT (Daftar Pemilih Tetap) resmi dari KPU DKI (2017) sebanyak 7.108.589 orang, dan dengan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/problem-paling-berbahaya-pilkada-dki-putaran-kedua-adalah-data-pemilih/">Problem Paling Berbahaya Pilkada DKI Putaran Kedua adalah Data Pemilih</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pada pilkada DKI putaran pertama 15 Februari lalu dilaksanakan dengan data DPT (Daftar Pemilih Tetap) resmi dari KPU DKI (2017) sebanyak 7.108.589 orang, dan dengan antisipasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) karena belum mencetak e-KTP dan belum terdaftar dalam DPT sebanyak 57.763 orang . Mereka yang belum mencetak e-KTP dan belum terdaftar dalam DPT diharuskan membawa Surat Keterangan (Suket) dari Dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil). Mereka boleh memilih pada jam 12.00 s.d.13.00 di RT/RW sesuai KTP.</p>
<p>Setelah putaran pertama 15 Februari usai, saya dikejutkan dengan data jumlah DPTb pada putaran pertama Pilgub DKI Jakarta tersebut. Datanya cukup mencengangkan hingga mencapai 237.003 pemilih. Jumlah itu terdiri dari 109.238 pemilih laki-laki dan 127.765 pemilih perempuan.</p>
<p>Tentu itu mengejutkan karena data sebelum pemilihan disebutkan oleh KPUD bahwa jumlah DPTb adalah 57.763 tetapi setelah pelaksanaan pemilihan ditemukan data mencapai 237.003 pemilih, naik sangat signifikan menembus angka kenaikan 300% lebih.</p>
<p>Parahnya sampai saat ini data DPTb tersebut belum diketahui berapa pemilih yang menggunakan Suket (surat keterangan dukcapil),  dan berapa yang membawa Kartu Keluarga (KK) atau yang hanya membawa KTP? Faktanya model suket yang digunakan saat putaran pertama ternyata ada tujuh varian model suket (temuan bawaslu,2017).</p>
<p>Fakta DPTb yang naik 300% lebih patut menjadi catatan kritis karena ini terjadi di DKI Jakarta bukan di Papua. DKI Jakarta adalah ibu kota negara yang memiliki sumber daya birokrasi yang jauh lebih baik dibanding derah lain. Juga didukung akses fasilitas teknologi informasi yang jauh lebih mudah dibanding daerah lain. Jangkauan pendataan oleh struktur terendah RT (Rukun Tetangga) terhadap warganya juga jauh lebih mudah dibanding daerah lain.Dengan tiga hal itu seharusnya tidak terjadi DPTb yang mencapai 237.003 tersebut.</p>
<p>Jika setiap kali pemilu problem data tersebut masih kerap terjadi di DKI Jakarta, maka patut dicurigai bahwa tidak ada keseriusan pemerintah atau mungkin patut diduga ada unsur kesengajaan dari pihak pengolah data pemilih. Sebab angka DPTb yang jumlahnya ratusan ribu tentu cukup signifikan untuk menentukan kemenangan pada kontestasi politik di DKI Jakarta. Pada titik ini ada ruang  kemungkinan data DPTb menjadi celah yang dipakai untuk melakukan kecurangan pemilu. Ini problem paling berbahaya yang merusak kualitas pilkada DKI 2017. Fakta ini seharusnya menjadi perhatian sangat serius KPU DKI Jakarta untuk melakukan verifikasi dan validasi berlapis terkait data pemilih untuk putaran dua pilkada DKI 19 April mendatang.</p>
<p><strong>Ubedilah Badrun<br />
</strong>Analis Sosial Politik UNJ, Direktur Puspol Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/problem-paling-berbahaya-pilkada-dki-putaran-kedua-adalah-data-pemilih/">Problem Paling Berbahaya Pilkada DKI Putaran Kedua adalah Data Pemilih</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen, Orangtua yang Terlupakan</title>
		<link>https://unjkita.com/dosen-orangtua-yang-terlupakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 May 2016 03:05:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pendidikan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=2764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perayaan Hari Pendidikan Nasional pada tahun 2016 ini harus dinodai dengan adanya sebuah insiden memilukan. Sungguh ironi ketika para mahasiswa sedang menyuarakan aspirasinya agar pendidikan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/dosen-orangtua-yang-terlupakan/">Dosen, Orangtua yang Terlupakan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Perayaan Hari Pendidikan Nasional pada tahun 2016 ini harus dinodai dengan adanya sebuah insiden memilukan. Sungguh ironi ketika para mahasiswa sedang menyuarakan aspirasinya agar pendidikan di Indonesia bisa jauh lebih baik lagi, di salah satu universitas di daerah Medan justru terjadi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang mahasiswa terhadap dosennya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari hal tersebut, kita sebagai mahasiswa yang lahir dulunya pernah duduk di bangku sekolahan pasti pernah mendengar isitilah “guru adalah orangtua kita di sekolah”. Sehingga dapat dikorelasikan terhadap keadaan kita saat ini menjadi “dosen adalah orangtua kita di kampus”. Maka sudah seharusnya dosen-dosen kita mendapatkan hak untuk ditaati dan dipatuhi selama tidak melanggar aturan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun realita saat ini adalah ketika terjadi masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa, norma-norma dan adab-adab yang dulu kita pelajari dan kita terapkan di bangku sekolah secara perlahan-lahan mulai dilepaskan. Saat ini masih banyak mahasiswa yang sudah tidak menaruh respek terhadap dosen di kampus, baik itu adalah dosen mata kuliah wajib maupun dosen mata kuliah umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Nasib yang lebih parah dialami oleh para dosen mata kuliah umum, dimana mata kuliah yang diambil oleh para mahasiswa biasanya dipandang sebelah mata karena pada umumnya mahasiswa mengambil hanya untuk mencari tambahan nilai. Imbasnya adalah sikap kepada dosen ketika di dalam kelas maupun di luar kelas amat sangat tidak mencerminkan diri kita bahwa kita adalah mahasiswa yang termasuk ke dalam golongan kaum terdidik.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih banyak dari kita yang melengos atau pura-pura tidak melihat bahkan pura-pura tidak mengenal dosen kita. Jangankan berjabat tangan, menyapa, atau sekadar memberi senyum, ketika mengantri untuk naik ke dalam lift saja seolah-olah dosen kita tersebut adalah orang yang tidak pernah kita kenal sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Kasus-kasus di atas bukanlah bermaksud untuk mengeneralisir seluruh mahasiswa, namun setidaknya hal ini dapat menjadi sebuah gambaran bahwa semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat menjamin karakter seseorang akan menjadi semakin baik pula. Karena bukanlah suatu hal yang tidak mungkin ketika saat ini siswa dan mahasiswa mulai tidak menghormati lagi guru dan dosennya adalah akibat tontonan-tontonan dari tayangan yang ada di televisi yang secara tidak sadar mampu mempengaruhi alam bawah sadar kita untuk bertindak seperti yang dicontohkan oleh aktor dan aktris muda saat ini.</p>
<div style="width: 550px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="http://setia1heri.com/wp-content/uploads/2015/08/etika-komunikasi-mahasiswa-dosen-di-UIN-Syarif-Hidayatullah-Jakarta.jpg" alt="Adab Komunikasi kepada Dosen" width="540" height="960" /><p class="wp-caption-text">Adab Komunikasi kepada Dosen</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang mahasiswa sudah sepatutnya kita dapat menjadi contoh dan panutan sehingga diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dan mampu menempatkan posisi yang sesuai dengan kontur dan budaya setempat. Salah satunya adalah mampu menjalin komunikasi yang baik dengan tetap memerhatikan norma-norma dan adab-adab terhadap dosen kita. Karena keberkahan dari suatu ilmu yang kita pelajari hanya dapat didapatkan ketika orang yang mengajarkan ikhlas dan ridho terhadap ilmu tersebut, dan salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan memerhatikan adab-adab dalam menuntut ilmu.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini setidaknya dapat menjadi sebuah pembelajaran bagi kita bahwa untuk menjadikan suatu negeri itu maju dalam berbagai bidang tidaklah cukup ketika hanya melakukan pembenahan terhadap struktur dan sistem pendidikan yang ada. Karena biar bagaimanapun penanaman karakter kepada generasi muda saat ini merupakan langkah yang amat sangat penting dan akan memberikan dampak yang besar terhadap kemajuan bangsa ini. Karena dulu para pemuda di zaman kemerdekaan berani menumpahkan darahnya demi tercapainya kemerdekaan bangsa ini adalah karena mereka semua memiliki karakter dan karakter tersebut haruslah sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/dosen-orangtua-yang-terlupakan/">Dosen, Orangtua yang Terlupakan</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lowongan Dosen Tetap Dompet Dhuafa University</title>
		<link>https://unjkita.com/lowongan-dosen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Ihsan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2016 02:31:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=2530</guid>

					<description><![CDATA[<p>Untuk Alumni S2 UNJ berikut ada lowongan dosen tetap di Dompet Dhuafa University. Dompet Dhuafa University adalah corporate university dalam lingkungan Yayasan Dompet Dhuafa Republika...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/lowongan-dosen/">Lowongan Dosen Tetap Dompet Dhuafa University</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Alumni S2 UNJ berikut ada lowongan dosen tetap di Dompet Dhuafa University. Dompet Dhuafa University adalah corporate university dalam lingkungan Yayasan Dompet Dhuafa Republika yang akan segera berproses dan mengembangkan dirinya menjadi universitas yang sebenarnya.</p>
<p>Dompet Dhuafa University bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia Dompet Dhuafa Group dan masyarakat luas dalam berbagai bidang kompetensi seperti bisnis, professional, pemerintahan dan kegiatan kemasyarakatan. Implementasi dari tujuan tersebut adalah turut aktif dalam mewujudkan pendidikan berkualitas sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.</p>
<p>Dalam rangka mewujudkan hal tersebut maka Dompet Dhuafa University mengajak generasi muda untuk bergabung mengikuti seleksi lowongan dosen tetap Dompet Dhuafa University.</p>
<p>Berikut keterangan lebih lanjut</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-2534" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/Lowongan-Dosen-Tetap.jpg" alt="Lowongan Dosen Tetap" width="800" height="513" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/Lowongan-Dosen-Tetap.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/Lowongan-Dosen-Tetap-150x96.jpg 150w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Tata Cara Pendaftaran</h3>
<ol>
<li>Kirimkan berkas lamarang lengkap ke email: <strong>hrd@dduniversity.org</strong> atau <strong>dduniversity1993@gmail.com</strong></li>
<li>Cantumkan subjek email &#8220;Lamaran Dosen DDU- Program studi yang dilamar&#8221;</li>
<li>Pada kepala surat lamaran ditujukan kepada Rektor DD Unversity c.q HRD DD University<br />
Gedung Philanthropy, Jl. Warung Jati Barat No.14, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 12540</li>
<li>Lamaran diterima <strong>paling lambat 30 Mei 2016</strong></li>
</ol>
<p>Dompet Dhuafa adalah organisasi nirlaba berbasis dana zakat, infaq, shadaqah, dan wakaf yang mendedikasikan diri untuk mengangkat martabat kaum dhuafa melalui pelayanan, pemberdayaan, dan advokasi di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pengembangan ekonomi.</p>
<p>Dompet Dhuafa memberikan pelayanannya kepada masyarakat di seluruh Indonesia, program-program nya juga menyebar ke berbagai negara di Asia, Afrika, Australia, Amerika, dan Eropa melalui 22 kantor cabang dan perwakilan di Indonesia dan mancanegara seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, dan Amerika Serikat.</p>
<p>Segera daftarkan diri anda! yuk ikuti lowongan dosen di Dompet Dhuafa University</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/lowongan-dosen/">Lowongan Dosen Tetap Dompet Dhuafa University</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Mahasiswa Skripsian</title>
		<link>https://unjkita.com/7-kesalahan-yang-sering-dilakukan-oleh-mahasiswa-skripsian/</link>
					<comments>https://unjkita.com/7-kesalahan-yang-sering-dilakukan-oleh-mahasiswa-skripsian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gia Ghaliyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jan 2016 16:02:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Tingkat Akhir]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=977</guid>

					<description><![CDATA[<p>Skripsi adalah mahakarya seorang mahasiswa yang akan menyandang gelar sarjana. Namun, banyak mahasiswa yang mengalami beberapa kesalahan dalam proses pengerjaan mahakaryanya tersebut. Apa sajakah kesalahan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/7-kesalahan-yang-sering-dilakukan-oleh-mahasiswa-skripsian/">7 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Mahasiswa Skripsian</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Skripsi adalah mahakarya seorang mahasiswa yang akan menyandang gelar sarjana. Namun, banyak mahasiswa yang mengalami beberapa kesalahan dalam proses pengerjaan mahakaryanya tersebut. <em>Apa sajakah kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa saat mengerjakan skripsinya?</em></p>
<h4><strong>Kurang Paham sama EYD</strong></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>EYD (Ejaan yang Disempurnakan) sebenarnya simpel banget. Namun, banyak mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, masih kurang paham dengan EYD. Nah, karena sikripsi adalah sebuah mahakarya, maka pengerjaan kata demi katanya, kalimat demi kalimatnya, paragraf demi pragrafnya juga harus sempurna. Minimal, kamu paham penggunaan tanda baca deh.</p>
<p>Dosen pembimbingmu akan sangat teliti sekali jika BAB 1 – BAB 5 mu, ada kesalahan EYD. Gak mau dong ya, revisi melulu. Makanya, yuk pahami EYD. Pasti bisa deh! Kamu, bisa cek EYD di buku, di google.com, bahkan kamu juga bisa buka KBBI online lho. Banyak banget cara supaya EYD-mu bisa sempurna. Semangat mengerjakan skripsi ya!</p>
<blockquote><p><span style="color: #000000;"><strong>Baca juga:</strong></span></p>
<p><span style="color: #d11717;"><strong><a style="color: #d11717;" href="http://unjkita.com/kriteria-ideal-membuat-slide-power-point-yang-memikat-hati-audiens/">Kriteria Ideal Membuat Slide Power Point Yang Memikat Hati Audiens</a></strong></span></p>
<p><span style="color: #d11717;"><strong><a style="color: #d11717;" href="http://unjkita.com/strategi-jitu-presentasi-skripsi/">Strategi Jitu Presentasi Skripsi Bagi Anda Mahasiswa Akhir</a></strong></span></p></blockquote>
<h4><strong>Bingung Merangkai Kata-kata Baku</strong></h4>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/person-hand-smartphone-technology-1.jpg" rel="attachment wp-att-117"><img decoding="async" class="size-large wp-image-117 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/person-hand-smartphone-technology-1-1024x683.jpg" alt="person-hand-smartphone-technology (1)" width="640" height="427" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/person-hand-smartphone-technology-1-1024x683.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/person-hand-smartphone-technology-1-300x200.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/person-hand-smartphone-technology-1-990x660.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/11/person-hand-smartphone-technology-1.jpg 1920w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Untuk bisa janjian sama dosen pembimbing, maka kamu harus bisa menghubungi dosen lewat SMS atau WA, atau bisa juga meneleponnya langsung. Hampir semua dosen lebih <em>respect</em>, jika kamu menghubunginya dengan kata-kata yang sopan dan baku. Namun, banyak mahasiswa yang sulit sekali merangkai kata-kata yang baku, jika ingin menghubungi dosen pembimbingnya.</p>
<p>Ingat, dosen pembimbingmu adalah <em>partner</em> seniormu dan ayahanda atau ibundamu di kampus yang siap membimbingmu untuk membuat mahakaryamu sendiri. Maka, bersikap sopan dan santunlah kepada mereka. Misalnya, berkomunikasi dengan rangkaian kalimat baku.</p>
<p>Contoh SMS/WA ke dosen pembimbingmu: <em>“Assalammua’laikum ibu. Saya Ihsan, mahasiswa bimbingan ibu. Saya sudah menyelesaikan revisi skripsi saya sesuai bimbingan ibu minggu lalu. Apakah saya bisa menemui ibu untuk bimbingan skripsi saya selanjutnya? Kalau boleh, kapan dan dimana ya bu? Terima kasih. Wassalammua’alaikum.”</em></p>
<h4><strong>Perut Cepat Lapar = Kelaparan = Sakit</strong></h4>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant.jpg" rel="attachment wp-att-979"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-979 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant-1024x768.jpg" alt="food-plate-toast-restaurant" width="640" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant-1024x768.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant-300x225.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant-768x576.jpg 768w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant-378x283.jpg 378w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant-990x743.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/food-plate-toast-restaurant.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Kesalahan yang tak terduga oleh mahasiswa yang sedang skripsian adalah kelaparan. <em>Benarkah?</em> Kelaparan yang dimaksud adalah mahasiswa sering lupa jam makannya sendiri, saking sibuknya menyelesaikan skripsi. <em>Nah, kalau kamu kelaparan, kira-kira apa yang akan terjadi ya? </em>Kamu bisa sakit, lho! Otak dan tenaga yang terlalu diporsir akan membuat perutmu cepat kelaparan. Jika hal itu terjadi, maka cepatlah memberi asupan gizi untuk tubuhmu sendiri. Sehingga kelaparan tidak akan mungkin terjadi.</p>
<p>Ada juga, mahasiswa lain mengantisipasinya dengan ngemil. Ngemil chiki, cookies, biskuit, coklat, dan lain sebagainya. Ngemil itu gak akan membuat perutmu kenyang. Malah, akan semakin membuatmu bertambah gemuk lho. Bisa sih gak bikin membuatmu gemuk, asal…. pilih cemilan yang sehat, seperti sayur, buah, dan agar-agar ya.</p>
<p>Jadi, jangan sampai perutmu kosong alias kelaparan saat mengerjakan skripsi. Atur pola makanmu dengan baik dan beri asupan gizi yang sehat, agar kamu tetap prima selama mengerjakan skripsi. Karena, banyak loh yang kejadian mahasiswa sakit saat mengerjakan skrispi, alhasil membuang-buang waktu penyelesaian skripsi deh.</p>
<h4><strong>Gak Bawa Pulpen di Saku Baju</strong></h4>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen.jpg" rel="attachment wp-att-978"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-978 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen-1024x682.jpg" alt="coffee-cup-desk-pen" width="640" height="426" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen-1024x682.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen-300x200.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen-768x512.jpg 768w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen-990x660.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/coffee-cup-desk-pen.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Banyak hal yang tak terduga saat mahasiswa sedang mengerjakan skripsinya. Misalnya, kamu gak sengaja ketemu dosen pembimbingmu (walaupun gak janjian, tapi kesempatan bagus untuk bertemu dengannya), lalu skripsimu tiba-tiba saja diminta dan diperiksa. Otomatis, (walaupun gak semua dosen sih) dosenmu akan meminta pulpen agar dia bisa mencorat-coret skripsimu. Nah lho, mana pulpen guueeee?? Ribet ah nyari lagi di tas! Nah, makanya siapkan pulpen di saku bajumu ya.</p>
<p>Kesempatan lain, dosenmu akan beranjak dari kampus. Satu menit lagi, ia akan sampai di parkiran. Padahal, kamu butuh sekali tanda tangannya saat itu juga untuk menyetujui bahwa kamu besok akan sidang. Nah lho! Pulpen harus siap nih! “Pak, maaf pak. Saya butuh tanda tangan bapak. Ini pak pulpennya,” ucapmu sambil menyodorkan pulpen. Gak sampai setengah menit, kamu akan mendapatkan tanda tangannya. Yipiiieee!</p>
<h4><strong>Laptop Lupa di-Charger</strong></h4>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook.jpg" rel="attachment wp-att-980"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-980 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook-1024x669.jpg" alt="apple-iphone-laptop-notebook" width="640" height="418" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook-1024x669.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook-300x196.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook-768x502.jpg 768w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook-990x647.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/01/apple-iphone-laptop-notebook.jpg 729w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p>Semalaman kamu menggunakan laptop untuk membuat mahakarya alias skripsi. Keesokan harinya, kamu sudah janjian dengan dosen pembimbing untuk membahas hasil revisianmu. Dan, gak tahunya, laptopmu lupa di-<em>charger</em>! Nah lho!</p>
<p>Jika lupa di-<em>charger</em>, nanti pas bimbingan, laptopmu gak akan bisa diandelin. Mau nge-<em>charge</em> di ruangan dosen, takut gak enak. Satu-satunya cara, kamu jangan lupa meng-<em>charge</em> laptopmu sampai penuh ya sebelum bimbingan dengan dosen. Ingat, ingat, ting!</p>
<h4><strong>Punya Jam Karet</strong></h4>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/numbers-time-watch-white-1.jpg" rel="attachment wp-att-396"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-large wp-image-396 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/numbers-time-watch-white-1-1024x682.jpg" alt="numbers-time-watch-white (1)" width="640" height="426" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/numbers-time-watch-white-1-1024x682.jpg 1024w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/numbers-time-watch-white-1-300x200.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/numbers-time-watch-white-1-990x660.jpg 990w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/numbers-time-watch-white-1.jpg 1280w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<p><em>Jam yang kamu gunakan tuh terbuat dari apa sih? Dari karet ya?</em> Hihihi</p>
<p>Banyak sih faktor yang membuatmu tidak tepat waktu alias ngaret! Bisa saja, karena begadang semalaman, mengantuk di perjalanan menuju kampus, kesasar, macet, ditilang polisi, lupa ingatan, dan lain-lain. <em>Iya gak?</em> Nah, untuk menghindari jam karet tersebut saat janjian dengan dosen pembimbing, kamu harus terus berawas diri untuk memanajemenkan waktu. Iya sih, hidupmu emang gak akan tenang, karena harus terus waspada. Gapapa deh, demi skripsi ya.</p>
<blockquote><p><strong>Baca juga:</strong></p>
<p><strong><span style="color: #d92b2b;"><a style="color: #d92b2b;" href="http://unjkita.com/cara-meluluhkan-hati-dosen-pembimbing/">Cara Meluluhkan Hati Dosen Pembimbing</a></span></strong></p></blockquote>
<h4><strong>Gak Update Info</strong></h4>
<p><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/bertanya.php_.jpg" rel="attachment wp-att-261"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-261 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/bertanya.php_.jpg" alt="bertanya.php" width="585" height="300" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/bertanya.php_.jpg 585w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/bertanya.php_-300x154.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 585px) 100vw, 585px" /></a></p>
<p><em>Apa sih untungnya update info bagi mahasiswa yang sedang skripsian?</em> Banyak banget! Kamu harus tetap mengetahui info-info yang tentunya berhubungan dengan pengerjaan skripsi kamu. Misal, tahu kapan perpustakaan buka dan tutup. Tahu, kalau dosen-dosen sedang rapat. Tahu, kalau gedung FMIPA sudah pindah *upss. Ya pokoknya gitu deh!</p>
<p>Termasuk, harus tahu jejak-jejak dosen pembimbingmu sendiri. Kalau bisa pasang alat pendeteksi keberadaan dosenmu ya, biar kamu gak kehilangan dia terus *tsaahhh.</p>
<p>Itulah tujuh kesalahan yang paling sering mahasiswa lakukan saat pengerjaan skripsinya. Semoga ketujuh hal tersebut tidak terjadi pada dirimu sendiri ya! Aamiin&#8230; Dan jangan lupa, agar ketujuh hal tersebut gak kamu lakukan, ingatlah Allah di setiap denyut nadimu, agar berkah selalu perjuanganmu.</p>
<p><a href="https://account.ratakan.com/aff/go/ihsanamuslim/?i=395" target="_blank" rel="nofollow"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter" src="https://account.ratakan.com/file/get/path/.banners.54fd11c43eec0/i/5331" alt="Template Presentasi Skripsi Powerpoint 336x280" width="336" height="280" border="0" /></a></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/7-kesalahan-yang-sering-dilakukan-oleh-mahasiswa-skripsian/">7 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Mahasiswa Skripsian</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/7-kesalahan-yang-sering-dilakukan-oleh-mahasiswa-skripsian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>‘Tamparan’ dari Dosen untuk Mahasiswa</title>
		<link>https://unjkita.com/tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/</link>
					<comments>https://unjkita.com/tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gia Ghaliyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2016 10:43:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=946</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dosen menampar mahasiswa dengan keras. Namun, ini bukan sekedar tamparan biasa karena tamparan ini mampu mempengaruhi masa depan mahasiswa. Sobat unjkita.com, tulisan di bawah ini merupakan tulisan dari...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/">‘Tamparan’ dari Dosen untuk Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dosen menampar mahasiswa dengan keras. Namun, ini bukan sekedar <em>tamparan </em>biasa karena <em>tamparan</em> ini mampu mempengaruhi masa depan mahasiswa. Sobat <a href="http://unjkita.com">unjkita.com</a>, tulisan di bawah ini merupakan tulisan dari Bapak I Made Andi Arsana (Teknik Geodesi UGM). Yuk kita simak!</p>
<p>Sebuah renungan untuk diri sendiri . Ini cara saya menggampar mahasiswa saya . Semoga menginspirasi. Tamparan dari dosen untuk mahasiswa ini semoga dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan bekerja keras.</p>
<ol>
<li>
<div class="wp-caption alignright">
<p><img loading="lazy" decoding="async" class=" " src="http://i.qkme.me/3r92uq.jpg" alt="" width="280" height="271" /></p>
<p class="wp-caption-text">
</div>
<p>Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak <em>pinter</em>? BELAJAR!</li>
<li>Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak <em>cuma</em><em>twitteran</em> saja sampai lulus nanti.</li>
<li>Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. <em>Alay</em> itu tidak keren, tidak usah bangga!</li>
<li>Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun <em>niennna_catique@<span class="skimlinks-unlinked">gmail.com</span></em>itu!</li>
<li>Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email <em>kok</em>!</li>
<li>Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia <em>kok</em>. Tidak usah gaya!</li>
<li>Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!</li>
<li>Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dengan MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi <em>alay</em>!</li>
<li>Bangga bisa <em>software</em> dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!</li>
<li>Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!</li>
<li>Kamu kira orang teknik hanya ngobrol <em>sama</em> mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong <em>sama</em>manusia!</li>
<li>Malas basa-basi <em>sama</em> orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kantor untuk presentasi <em>sama</em> klien yang tidak kamu kenal. Belajar!</li>
<li>Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”</li>
<li>Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan <em>shortcut</em> <em>gimana</em>ya?’ Mau nyengir?</li>
<li>Mahasiswa senior, jangan bangga bisa mem<em>bully</em> Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu di<em>interview</em> <em>sama</em> dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing <em>sama</em> orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?</li>
<li>Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, <em>masa’</em> urusannya <em>cetek</em>–<em>cetek </em>begitu <em>sih</em>?!</li>
<li>Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh SBY berani <em>sama</em> Amerika kalau kamu diskusi<em>sama</em> mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>Tentara kita tidak takut <em>sama</em> tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!</li>
<li>Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen <em>sama</em> teman saat demo antikorupsi!</li>
<li>Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!</li>
<li>Kalau <em>file</em> laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!</li>
<li>Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!</li>
<li>Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan <em>doang</em>. Sama seperti mahasiswa yang tidak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan <em>sama</em> temannya <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di <em>paper</em>nya tanpa menyebutkan sumbernya.</li>
<li>Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi <em>file</em> dari senior dan ubah judul, pendahuluan <em>sama font</em>-nya <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-bigsmile" title=":D"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li><em>Gimana</em> mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing? <span class="wp-smiley wp-emoji wp-emoji-smile" title=":)"><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></span></li>
<li>Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!</li>
</ol>
<p>NB. Kata-kata saya di atas memang SADIS. Maafkan jika ada yang tersinggung. FYI, saya juga banyak kesalahan saat mahasiswa. Pesan ini sebuah refleksi, sebagian dari pengalaman nyata dan berharap mahasiswa saya tidak mengulangi kesalahan yang sama. Matur nuwun <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/">‘Tamparan’ dari Dosen untuk Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/tamparan-dari-dosen-untuk-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
