Pendapatan negara dapat diartikan sebagai jumlah penerimaan pendapatan yang diterima dari penyerahan faktor-faktor produksi oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.

Sumber pendapatan negara Indonesia berasal dari tiga sektor yaitu: Pajak, Non Pajak dan Hibah. Tiga sumber inilah yang menjadi penopang penerimaan kas negara. Sumber pendapatan negara nantinya akan digunakan untuk membangun fasilitas dan infrastruktur umum dan juga akan kembali lagi untuk rakyat dalam program bantuan guna menyejahterakan rakyat.

Saat ini, sumber pendapatan negara Indonesia di dominasi oleh pajak. Pajak merupakan bentuk kontribusi rakyat kepada negara yang wajib di bayar oleh setiap wajib pajak untuk kepentingan pemerintah dan kesejahteraan masyarakat umum.

Di Indonesia, pajak di bagi menjadi 2 yaitu pajak pusat dan pajak daerah. Pajak pusat adalah jenis pajak yang di kelola oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jendral Pajak (DJP). Sedangkan, pajak daerah merupakan jenis pajak yang di kelola oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pendapatan Daerah.
Sumber pendapatan negara yang berasal dari pajak terbagi dalam tujuh sektor yaitu Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Bumi Dan Bangunan, Pajak Ekspor, Pajak Perdagangan Internasional serta Bea Masuk Dan Cukai.

Besar tarif pajak sudah ditentukan berdasarkan undang-undang perpajakan yang berlaku. Pajak bersifat memaksa bagi setiap warga Negara, Negara memiliki hak untuk memaksa masyarakat untuk membayar pajak. Dan uang pajak tersebut akan digunakan untuk penyelenggaraan pemerintah.

Pada tahun 2019, penerimaan pajak telah mencapai 1.786,4 T sedangkan penerimaan non pajak sebesar 378,3 T dan penerimaan hibah sebesar 0,4 T. Indonesia menjadikan pajak sebagai sumber penerimaan Negara yang paling utama dan memiliki peran besar dalam penerimaan pendapatan Negara Indonesia dan pembangunan ekonomi. Sebesar 80% penerimaan Negara Indonesia bersumber dari pajak, baik pajak pusat maupun pajak daerah. Maka dari itu, pajak menjadi aspek penting dalam pembangunan Negara.

Mengapa pajak menjadi sumber utama pendapatan Negara Indonesia? Pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangat berpengaruh positif terhadap penerimaan pajak. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, maka penghasilan yang diterima masyarakat akan semakin tinggi. Hal tersebut mengakibatkan penerimaan pajak yang diterima oleh Negara pun akan semakin tinggi.

Begitu pula dengan inflasi, inflasi memengaruhi pendapatan Negara. Semakin tinggi inflasi yang terjadi, maka penerimaan pendapatan pajak akan semakin tinggi pula.
Asumsi harga minyak mentah dunia dan produksi minyak dalam negeri berpengaruh terhadap penerimaan sumber daya gas dan minyak bumi yang juga akan berpengaruh terhadap penerimaan pajak PPh (Pajak Penghasilan) migas.

Maka dari itu, marilah kita sebagai warga Negara Indonesia tertib membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik dan masyarakat dapat menikmati hasil dari pembangunan yang dibiayai dari hasil pajak tersebut. Selain itu, masyarakat harus menjaga fasilitas-fasilitas umum agar dapat dipakai untuk kepentingan bersama.

oleh: Aura Aliffia
Mahasiswa Universitas Indonesia