<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Randi Ramdani Pratama, Author at UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/author/randi_rp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Nov 2017 02:44:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Randi Ramdani Pratama, Author at UNJKita.com</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Hal yang Hanya Terjadi di Musim Pemilu UNJ</title>
		<link>https://unjkita.com/dua-hal-yang-hanya-terjadi-di-musim-pemilu-unj/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Nov 2017 02:40:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=17549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hanya Ada Di PEMILU UNJ!!! Kalau kalian merasakan hal-hal ini: Grup BBM, WhatsApp, Line ramai chat ajakkan mencoblos. Timeline media sosial kalian penuh dengan postingan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/dua-hal-yang-hanya-terjadi-di-musim-pemilu-unj/">Dua Hal yang Hanya Terjadi di Musim Pemilu UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya Ada Di PEMILU UNJ!!!</p>
<p>Kalau kalian merasakan hal-hal ini:</p>
<p>Grup BBM, WhatsApp, Line ramai chat ajakkan mencoblos. Timeline media sosial kalian penuh dengan postingan gambar atau video yang berisi seseorang dilengkapi dengan kata-kata bijak. Maka saya pastikan kalian sedang memasuki musim pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari tingkat Prodi hingga Universitas.</p>
<p>Pemilu ketua BEM mempunyai dinamika yang berbeda di setiap tahunnya. Tak khayal banyak sebagian orang menganggap dinamika itulah yang menjadi warna jalannya pemilihan tersebut. Tetapi sadarkah kalian ada moment yang hanya bisa kalian dapatkan ketika Pemilu UNJ ini. Untuk menyadarkan kalian semua, berikut hal hal yang bisa kamu dapati ketika pemilihan ketua BEM</p>
<ol>
<li><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 17px;">KTM menjadi barang yang paling dicari</strong></li>
</ol>
<p>Coba diingat beberapa hari kebelakang, ada berapa orang yang meminta kartu tanda mahasiswa (ktm) kamu?</p>
<p>KTM menjadi barang yang mahal dan tak jarang menjadi barang langka bagi salah satu calon. Mengapa tidak, KTM menjadi salah satu syarat wajib buat para bakal calon ketua untuk memuluskan langkah mereka maju sebagai calon ketua.</p>
<p>Melalui KTM ini lah biasanya percik percik awal mula ketegangan antar kandidat. Tak jarang strategi atau sakin antusias dan semangatnya para tim sukses meminta KTM ke seluruh kelas dari berbagai angkatan di prodi asal calon yang mereka usung. Hal ini membuat kesulitan kandidat lain untuk mendapatkan KTM di prodi sang lawan tersebut.</p>
<p>Gimana kalian para tim sukses merasakankah masalah yang sama ketika mengumpulkan KTM?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 17px;">2. Banyak press release dan tulisan beredar</strong></p>
<p>Selain jarkoman ajakkan untuk memilih salah satu calon, pada saat musim pemilu ini juga sering kita jumpai tulisan dan press release begentayangan di timeline media sosial kalian (termasuk tulisan ini :D).</p>
<p>Tulisan didominasi dengan keresahan para penulisnya terkait pemilu, dari yang mulai mengkritik kinerja KPU, Panwaslu hingga &#8220;menyerang&#8221; kepada sang lawan. Para penulisnya pun ada yg gentle menampilkan namanya ada juga yang memakai nama kelompok agar lebih menggambarkan keresahan itu bukan keresahan individu tapi keresahan bersama.</p>
<p>Kedua hal itulah yang hampir pasti ada di setiap edisi pemilu UNJ. Tentu saja hal tersebut mempunyai nilai positifnya. Salah satunya adalah banyak penulis penulis baru yang bermunculan. Semoga saja mereka tetap menulis di isu-isu yang berbeda <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f600.png" alt="😀" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>Terakhir, pemilihan umum ketua bem ini seharusnya menjadi ajang pertarungan ide gagasan bukan ajang perang meraih kekuasaan. Kandidat harus meyakinkan kepada pemilihnya dengan visi misinya, sementara pemilih harus bisa memilih dengan CERDAS bukan dengan PAKSAAN dari seseorang apalagi embel embel kesolidan satu prodi ataupun fakultas.</p>
<p>Semangat Mencoblos! <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f642.png" alt="🙂" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/dua-hal-yang-hanya-terjadi-di-musim-pemilu-unj/">Dua Hal yang Hanya Terjadi di Musim Pemilu UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Lebih Dekat dengan PLH Rektor UNJ, Prof. Intan Ahmad, Ph.D</title>
		<link>https://unjkita.com/mengenal-lebih-dekat-dengan-plh-rektor-unj-prof-intan-ahmad-ph-d/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2017 08:45:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Save UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=14838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Polemik yang terjadi di Universitas Negeri Jakarta memasuki babak baru. Melalui akun twitter resminya, kampus yang berada di Rawamangun ini mengumumkan jika Prof. Intan Ahmad,...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mengenal-lebih-dekat-dengan-plh-rektor-unj-prof-intan-ahmad-ph-d/">Mengenal Lebih Dekat dengan PLH Rektor UNJ, Prof. Intan Ahmad, Ph.D</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Polemik yang terjadi di Universitas Negeri Jakarta memasuki babak baru. Melalui akun twitter resminya, kampus yang berada di Rawamangun ini mengumumkan jika Prof. Intan Ahmad, Ph.D menjabat sebagai pelaksana harian Rektor UNJ.</p>
<h6><strong>Baca Juga : <a href="http://unjkita.com/rektor-unj-resmi-dipecat-menristekdikti/">Rektor UNJ Resmi Dipecat Menristekdikti</a></strong></h6>
<p><em>“Tanggal 25 September 2017, Prof. Intan Ahmad, Ph.D ditetapkan oleh Menristekdikti sebagai Pejabat Pelaksana Harian Rektor UNJ yang dinyatakan dihadapan para Wakil Rektor dan Dekan dilingkungan UNJ” tweet</em> dari @UNJ_Official</p>
<h6></h6>
<h6><strong>Pengalaman Memimpin Lembaga</strong></h6>
<p>Menristekdikti telah menetapkan Prof. Intan Ahmad, Ph.D untuk menjabat sebagai pelaksana harian rektor UNJ menggantikan rektor UNJ Prof. Djaali. Pria yang khas dengan kacamatanya tersebut saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sejak 30 Juni 2015.</p>
<p>Pria yang meraih gelar Sarjana nya pada tahun 1982 di Institut Teknologi Bandung (ITB) di bidang Biologi ini merupakan Dosen ITB sejak tahun 1992. Prof Intan sendiri memiliki pengalaman segudang dalam hal memimpin suatu lembaga/intansi di lingkungan perguruan tinggi.</p>
<p>Dimulai sejak tahun 1993 sampai tahun 1998 Beliau menjabat Pembantu Dekan 3 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB. Disini beliau berhasil menjalin kerjasama dengan Kanazawa University, Jepang.</p>
<p>Selesai menjabat sebagai PD 3 FMIPA ITB, pada tahun 1998 – 1999 beliau menjabat sebagai Ketua Jurusan Biologi FMIPA ITB. Dengan waktu yang singkat Prof. Intan Ahmad berhasil menorehkan prestasi dengan memperoleh Hibah <em>Quality for Undergraduate Education (QUE) </em>sebesar USD 1,5 Juta (1999 – 2004) untuk meningkatkan mutu lulusan program sarjana Biologi ITB.</p>
<p>Pria yang lahir di Bandung 1 Mei 59 Tahun yang lalu ini pun pernah menduduki posisi sebagai Asisten Direktur III Program Pascasarjana ITB (1999-2002), Kepala Pusat Sumber Daya Informasi (PSDI) ITB (2002-2004), Dekan FMIPA ITB (2004-2005), Dekan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (STIH – Pemekaran FMIPA) ITB (2006-2010), Ketua Senat STIH ITB (2011-2015) dan Ketua Senat Akademik ITB (2012-2015).</p>
<p>Selama Ia menjabat banyak sekali torehan prestasinya, diantaranya berhasil menginisiasi <em>digital library</em> pada program pasca sarjana ITB.Selanjutnya berhasil menyakinkan <em>European Commision </em>di Brussels, sehingga ITB menjadi wakil dari Indonesia sebagai mitra <em>Trans-Euro Information Network </em>(TEIN) dan mendapatkan bantuan akses Internet. Prof Intan pun selama memimpin banyak mendapatkan Program Hibah dari Universitas/Lembaga terkemuka di dunia untuk memajukkan instansi yang Ia pimipin.</p>
<p>Pria peraih gelar Ph.D di <em>University Of Illinois at Urbana Champaign, Illinois, USA </em>dibidang Entomologi pada tahun 1992 telah menulis lebih dari 40 karya ilmiah, termasuk 16 yang diterbitkan di jurnal internasional. Namun, Prof Intan Ahmad belum beruntung untuk menduduki orang nomor satu di ITB. Beliau kalah dalam pemilihan rektor ITB periode 2014 – 2019.</p>
<p>Selain prestasi di bidang akademik, Pria yang dikenal dengan <em>the authority for urban pest management in Indonesia</em> ini mempunyai prestasi dibidang olahraga. Ia  menggeluti olahraga Karate. Beliau berhasil meraih medali Emas di Pekan Olahraga Nasional ke X serta medali Perak diajang yang sama periode berikutnya dengan mewakili Provinsi Jawa Barat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Prof. Intan Ahmad, Ph.D Siap bertemu dengan Senat dan Mahasiswa UNJ</strong></h6>
<p>Dalam wawancara ekslusif dengan reporter UNJkita, Prof Intan sudah membuat rencana untuk bertemu dengan senat, dekan dan mahasiswa UNJ kedepannya.</p>
<h6><strong>Baca Juga : <a href="http://unjkita.com/wawancara-eksklusif-reporter-unjkita-dengan-plh-rektor-unj/">Wawancara Eksklusif Reporter UNJKita dengan PLH Rektor UNJ</a></strong></h6>
<p><em>“Ya itu, itu. Kesimpulannya itu. Jadi nanti tentu saya akan bertemu dengan Senat, bertemu lagi dengan Mahasiswa, Saya akan bertemu lagi lebih intens dengan para Dekan Fakultas untuk membicarakan kemajuan Universitas Negeri Jakarta.” </em><em>Ujar Prof Dr. Intan Ahmad, Ph.D selasa 26 September 2017 di Depan Gedung Rektorat UNJ.</em></p>
<p><em> </em><em>Selain itu Prof Intan juga siap jika mahasiswa ingin duduk bersama dengannya dalam suatu forum ataupun mimbar bebas.</em></p>
<p><em> </em><em>“Bukan masalah siap. Ya ga ada masalah, justru saya seneng. Karena gini mas, saya juga pernah jadi mahasiswa. (Dengan gelak tawa) Iya kan saya juga pernah jadi mahasiswa. Cuma saya lahir duluan.” </em><em>Lanjut Prof Intan Ahmad.</em></p>
<p>Pembawaannya yang ramah terhadap mahasiswa dan ingin tak ada jarak digambarkan dengan Ia menyuruh reporter kami untuk mencari tau tentang kepribadiannya.</p>
<p><em> </em><em>“Jadi you kalo mau tahu lebih banyak tentang saya, Google aja supaya lebih akrab, oke ? Sukses!”, </em><em>tutup Prof Intan.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Harapan Baru</strong></h6>
<p>Pemberhentian Prof Djaali sebagai Rektor sebenernya tidak akan seketika mengubah wajah UNJ yang saat ini menjadi bahan obrolan banyak orang. Namun munculnya Prof. Intan Ahmad, Ph.D yang ditunjuk sebagai PLH Rektor UNJ oleh Menristekdikti setidaknya menimbulkan harapan bagi mahasiswa bahkan alumni UNJ untuk mengembalikan marwah kampus yang dahulu bernama IKIP tersebut.</p>
<p>Tentu seluruh sivitas akademika dan alumni UNJ berharap dengan kapabilitas dan <em>track record</em> yang dimiliki Prof Intan Ahmad mampu merubah pandangan masyarakat umum terhadap UNJ kearah yang lebih baik serta mampu berkolaborasi dengan <em>stakeholder </em>yang ada di lingkungan kampus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em>“Jadikan Semua Tempat adalah Sekolah</em></p>
<p><em>Jadikan Semua Teman adalah Guru</em></p>
<p><em>Dan, Guru Terbaik adalah Guru dari Lulusan Universitas Negeri Jakarta”</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mari Bersama Kita Kembalikan Marwah Tersebut!</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mengenal-lebih-dekat-dengan-plh-rektor-unj-prof-intan-ahmad-ph-d/">Mengenal Lebih Dekat dengan PLH Rektor UNJ, Prof. Intan Ahmad, Ph.D</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Ingin Masyarakat Daerah Terisolir Bangga Menjadi WNI</title>
		<link>https://unjkita.com/presiden-jokowi-ingin-masyarakat-daerah-terisolir-bangga-menjadi-wni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2017 07:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Pidato Kenegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=13051</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Dengan menggunakan pakaian adat Bugis, Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraannya di gedung MPR/DPR dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72....</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/presiden-jokowi-ingin-masyarakat-daerah-terisolir-bangga-menjadi-wni/">Presiden Jokowi Ingin Masyarakat Daerah Terisolir Bangga Menjadi WNI</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Dengan menggunakan pakaian adat Bugis, Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraannya di gedung MPR/DPR dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72.</p>
<p>Di dalam pidato tersebut, Presiden Jokowi, sapaan akrabnya, menginginkan masyarakat di daerah terisolir merasakan bangga menjadi warga negara Indonesia.</p>
<p><em>“ … di tahun ketiga masa kabinet bakti Kabinet Kerja, Pemerintah lebih fokus untuk melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. Kita ingin rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, di kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan, dan merasa bangga menjadi Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.”</em> UjarPresiden Jokowi dihadapan para wakil rakyat.</p>
<p>Banyak hal yang disoroti dalam Pidato kenegaraan Presiden hari ini. Dari hal ekonomi hingga mengapresiasi kinerja beberapa lembaga negara, seperti MPR, DPR, DPD dan lembaga negara lainnya.</p>
<p>Berikut tim redaksi UNJKita sampaikan pidato kenegaraan orang nomor satu di Republik ini pada Sidang Tahunan MPR-RI tahun 2017.</p>
<p><em>Bismillahirrahmanirrahim,</em><br />
<em> Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,</em></p>
<p><em>Selamat Pagi,</em><br />
<em> Salam Damai Sejahtera untuk kita semua, Om Swastiastu,</em><br />
<em> Namo Buddhaya,</em><br />
<em> Salam Kebajikan.</em><br />
<em> Yang saya hormati, seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Ketua, para Wakil Ketua, dan para Anggota Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Ketua, para Wakil Ketua, dan para Anggota Lembaga-Lembaga Negara;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati para Menteri Kabinet Kerja dan Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Bapak BJ Habibie, Presiden Republik Indonesia Ketiga;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Ibu Hj Megawati Soekarnoputri, Presiden Republik Indonesia Kelima;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Bapak Try Sutrisno Wakil Presiden Keenam;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Bapak Boediono Wakil Presiden Kesebelas Republik Indonesia;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati Ibu Karlina Umar Wirahadikusumah;</em></p>
<p><em>Yang saya hormati yang mulia Duta Besar negara-negara sahabat</em></p>
<p><em>Bapak Ibu, Hadirin yang berbahagia,</em></p>
<p><em>Hadirin sekalian yang berbahagia</em><br />
<em> Saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air,</em></p>
<p><em>Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya atas rahmat-Nya, kita dapat menghadiri Sidang Tahunan Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia tahun 2017.</em></p>
<p><em>Di depan sidang yang terhormat ini, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh lembaga negara, atas kekompakan, atas sinergi dan atas kerja sama yang baik selama ini. Saya yakin dengan kekompakan, dengan sinergi, dengan kerja bersama, itu tidak akan memperlemah tugas dan tanggung jawab konstitusional yang dijalanankan oleh setiap lembaga negara, tetapi justru memperkuat semua dalam memenuhi amanah rakyat.</em></p>
<p><em>Dalam semangat Persatuan Indonesia itu, lembaga-lembaga negara justru bisa bekerja dengan lebih baik, bila saling mengingatkan, bila saling kontrol, bila saling mengimbangi dan saling melengkapi. Tidak ada satu lembaga negarapun yang memiliki kekuasaan absolut, memiliki kekuasaan yang lebih besar dari lembaga negara yang lain. Inilah jati diri bangsa Indonesia dalam bernegara. Inilah kekuatan bangsa kita dalam menghadapi setiap tantangan. Inilah keunggulan bangsa kita dalam menghadapi masa depan. Kekuatan yang juga terefleksi dalam 72 tahun perjalanan bangsa dan negara kita.</em></p>
<p><em>Kita harus menjadikan sejarah sebagai fondasi untuk menatap masa depan. Pelajaran yang sangat penting dari sejarah bangsa kita adalah kemerdekaan bisa kita rebut, bisa kita raih, bisa kita proklamasikan karena semua anak-anak bangsa mampu untuk bersatu, mampu untuk bekerjasama, mampu untuk kerja bersama.</em></p>
<p><em>Modal persatuan Indonesia yang kokoh itu harus terus kita jaga, terus kita rawat, kita perkuat. Dan harus jadi pijakan kita bersama dalam menghadapi ujian sejarah berikutnya yaitu memenuhi janji-janji kemerdekaan. Janji kemerdekaan untuk mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Saya percaya, tugas yang maha berat itu akan bisa kita tunaikan apabila kita semua mau bersatu, mau bekerja sama, mau kerja bersama.</em></p>
<p><em>Ke depan, bangsa kita menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kita akan mengarungi samudera globalisasi. Kita akan berhadapan dengan dinamika perubahan yang sangat cepat. Kita akan menghadapi kemajuan inovasi teknologi yang destruktif. Tapi, saya yakin dengan bersatu, kita akan bisa menghadapi semua itu. Karena bangsa kita adalah bangsa besar. Bangsa kita adalah bangsa yang teruji. Bangsa kita adalah bangsa petarung.</em></p>
<p><em>Saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,</em></p>
<p><em>Tujuh puluh dua tahun kita merdeka, kita bersyukur atas seluruh capaian yang kita raih. Ini semua atas kerja keras dari seluruh rakyat Indonesia, kerja bersama dari lembaga-lembaga negara.</em></p>
<p><em>Namun, kita menyadari bahwa belum semua rakyat Indonesia merasakan buah kemerdekaan. Kita menyadari bahwa manfaat pembangunan belum sepenuhnya merata di seluruh pelosok tanah air. Kita menyadari bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia belum sepenuhnya bisa kita wujudkan.</em></p>
<p><em>Untuk itu, di tahun ketiga masa kabinet bakti Kabinet Kerja, Pemerintah lebih fokus untuk melakukan pemerataan ekonomi yang berkeadilan. Kita ingin rakyat Indonesia yang berada di pinggiran, di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terdepan, di kawasan terisolir merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan, dan merasa bangga menjadi Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.</em></p>
<p><em>Keadilan sosial harus mampu diwujudkan secara nyata dalam kehidupan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Rakyat di Aceh harus bisa merasakan pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pelayanan sanitasi dan air bersih maupun pelayanan transportasi, sama baiknya dengan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara yang lain di seluruh pelosok negeri. Kita ingin rakyat di perbatasan Papua, bisa memiliki rasa bangga pada tanah airnya, karena kawasan perbatasan telah dibangun menjadi beranda terdepan dari Republik kita. Kita ingin rakyat Papua di pegunungan juga bisa menikmati harga BBM dan harga bahan pokok yang sama dengan saudara-saudaranya di wilayah lain Indonesia. Kita ingin rakyat Pulau Miangas bisa merasakan kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Program Kartu Indonesia Sehat, Program Kartu Indonesia Pintar, dan Program Pemberian Makanan Tambahan untuk balita dan ibu hamil. Kita ingin rakyat di Pulau Rote juga bisa merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, lancarnya konektivitas dan turunnya biaya logistik.</em></p>
<p><em>Kita ingin kualitas hidup rakyat Indonesia semakin meningkat. Walaupun IPM kita naik dari 68,90 di tahun 2014 menjadi 70,18 di tahun 2016 kita tidak boleh cepat berpuas diri. Kita juga harus terus berupaya menekan ketimpangan pendapatan, yang saat ini Indeks, Indeks Gini Rasio bisa kita turunkan dari 0,414 pada September 2014 menjadi 0,393 pada Maret 2017.</em></p>
<p><em>Saya yakin hanya dengan pemerataan ekonomi yang berkeadilan, kita akan semakin bersatu. Pembangunan yang merata akan mempersatukan Indonesia. Pembangunan yang berkeadilan akan membuat kita semakin kuat dalam menghadapi persaingan global. Tidak ada yang merasa menjadi warga negara kelas dua, warga negara kelas tiga. Karena semuanya adalah warga negara Republik Indonesia. Semuanya, setara mendapatkan manfaat dari pembangunan. Semuanya ikut terlibat mengambil tanggung jawab dalam kerja bersama membangun bangsa.</em></p>
<p><em>Kita ingin negara, kita ingin kerja bersama tidak hanya dalam pemerataan ekonomi yang berkeadilan tapi juga dalam pembangunan ideologi, politik, sosial dan budaya. Dalam bidang ideologi, kita harus terus memperkuat konsensus kebangsaan untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah telah menginisiasi pembentukan UKP-PIP untuk melakukan pembinaan ideologi Pancasila kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, dan penerus masa depan kita. Dalam bidang politik, kita harus menuntaskan agenda konsolidasi demokrasi sehingga semakin terlembaga. Kita bersyukur telah mampu menyelenggarakan proses demokrasi di level lokal, pilkada serentak di 101 daerah pada tahun 2017, dengan aman dan damai.</em></p>
<p><em>Selain pembangunan ideologi dan politik, kita tidak boleh melupakan pembangunan sosial dan kebudayaan. Kita harus mendidik anak-anak kita menjadi generasi pelanjut sejarah yang cinta pada tanah airnya, memiliki etika, budi pekerti dan sopan santun, mempunyai karakter yang kuat dan tangguh. Kita juga terus membangun kebudayaan bangsa yang ber-bhinneka, ekspresi seni dan budaya dari berbagai daerah di Nusantara harus terus dibangkitkan untuk memperkaya Indonesia, ke-Indonesia-an kita.</em></p>
<p><em>Saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air,</em></p>
<p><em>Saya percaya tugas sejarah untuk Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur, tidak lepas dari dukungan dan partisipasi aktif Lembaga-Lembaga Negara.</em></p>
<p><em>Selama setahun terakhir, MPR terus berusaha untuk menjembatani berbagai arus perubahan, pemikiran, aspirasi masyarakat dan daerah, dan berbagai etika politik kebangsaan yang bertumpu pada nilai permusyawaratan dan perwakilan, kekeluargaan, gotong royong dalam bingkai NKRI.</em></p>
<p><em>Sebagai pengawal ideologi, MPR teguh menjaga Pancasila sebagai pemandu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Saya menyambut baik, sikap MPR yang berketetapan untuk bersinergi dengan Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila yang saya tetapkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 untuk sosialisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</em></p>
<p><em>Terhadap tugas pengkajian sistem ketatanegaraan UUD 1945 serta pelaksanaannya, MPR telah berhasil memformulasikan Penataan Sistem Perekonomian Nasional, yang kita harapkan dapat mendukung suksesnya pemerataan pembangunan secara berkeadilan. Adapun terhadap tugas penyerapan aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan UUD 1945, MPR telah memfasilitasi sejumlah kegiatan kebangsaan guna memperluas penerapan etika kehidupan berbangsa dan bernegara di segenap kalangan masyarakat.</em></p>
<p><em>Sementara itu, DPR juga terus melanjutkan reformasi internalnya dan menjadi lembaga representasi rakyat yang makin modern dan dipercaya.</em></p>
<p><em>Terhadap fungsi legislasi, DPR antara lain telah menyelesaikan 14 RUU pada Prioritas Program Legislasi Nasional Tahun 2017. Beberapa diantaranya berkaitan langsung dengan dukungan kelancaran program Pemerintah selama tahun 2017 seperti peningkatan ekspor non-migas barang dan jasa yang bernilai tambah tinggi, penyederhanaan perizinan serta penyediaan layanan dan fasilitas untuk investasi.</em></p>
<p><em>Adapun terhadap fungsi pengawasan jalannya pemerintahan, DPR telah membentuk 46 panitia kerja di berbagai ranah pembangunan, serta menyelenggarakan uji kepatutan dan kelayakan atas usulan pengangkatan sejumlah pejabat publik. Uji kepatutan dan kelayakan itu antara lain terhadap Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan; Anggota Badan Pemeriksa Keuangan; Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu; serta Kepala Badan Intelijen Negara Republik Indonesia. DPR juga memberi pertimbangan dan persetujuan terhadap 23 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk negara-negara sahabat.</em></p>
<p><em>Yang tidak kalah penting adalah DPR juga melanjutkan diplomasi parlemen untuk memperkuat kerjasama Indonesia dengan negara-negara sahabat guna memperjuangkan kepentingan nasional dan pencarian solusi atas berbagai permasalahan internasional. Diplomasi itu dilakukan melalui Grup Kerja Sama Bilateral DPR dengan Parlemen Negara-negara Sahabat. DPR saat ini telah membentuk 49 Grup Kerja Sama Bilateral serta berperan aktif dalam forum kerja sama antar-parlemen internasional.</em></p>
<p><em>Saudara-saudara se-Bangsa dan se-tanah Air</em></p>
<p><em>Di sisi lain, DPD terus memantapkan peran konstitusionalnya sebagai penampung dan penyalur aspirasi masyarakat dan daerah. Sungguh kita berbesar hati karena DPD telah menunjukkan kinerja dan kematangannya dalam melewati masa-masa sulit konsolidasi internalnya.</em></p>
<p><em>Di tengah tantangan itu, kerja keras DPD hingga semester pertama tahun 2017 ini telah menghasilkan 10 pertimbangan terhadap RUU dan 5 pertimbangan berkaitan dengan anggaran serta 13 hasil pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang tertentu.</em></p>
<p><em>Beberapa diantara pertimbangan itu ada yang sangat kita perlukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah-daerah, seperti pertimbangan atas RUU tentang Pengelolaan Kawasan Perbatasan Negara dan RUU tentang Kewirausahaan Nasional serta pengawasan atas pelaksanaan UU tentang Desa.</em></p>
<p><em>Saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air,</em></p>
<p><em>Dalam pengawalan pengelolaan keuangan negara, BPK terus berupaya menempuh langkah terobosan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara di pusat maupun daerah. Kita bersyukur pada tahun 2016, untuk pertama kalinya dalam pembangunan nasional, BPK merilis opini Wajar Tanpa Pengecualian terhadap pengelolaan keuangan pemerintah.Terhadap pelaksanaan tugas itu, BPK antara lain telah bersinergi dengan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah. Melalui sinergi itu, dapat diatasi kondisi pemeriksaan yang tumpang tindih yang terjadi beberapa tahun terakhir.</em></p>
<p><em>BPK juga telah menerapkan Sistem Informasi Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan. Melalui penerapan sistem itu, BPK dapat memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan di setiap Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, secara lebih akurat, efisien dan tepat waktu.</em></p>
<p><em>Kita juga mengapresiasi BPK yang sejak tahun lalu, terpilih menjadi auditor eksternal bagi Badan Energi Atom Internasional periode 2016-2020. Keterpilihan BPK itu bukan saja menjadi wujud pengakuan internasional atas kinerjanya, namun juga mengangkat nama baik dan reputasi bangsa Indonesia.</em></p>
<p><em>Pada pembangunan bidang hukum, Mahkamah Agung terus berupaya mempermudah masyarakat dalam perolehan keadilan dan layanan publik. Hingga semester pertama tahun 2017, MA telah berhasil menerapkan beberapa inovasi antara lain Sistem Audio Text Recording dan Mekanisme Penghitungan Biaya Perkara Sendiri secara elektronik guna makin memudahkan layanan peradilan. MA juga terus memperluas pelayanan masyarakat di wilayah terpencil, melalui program sidang keliling dan sidang di luar gedung pengadilan.</em></p>
<p><em>Selain inovasi peningkatan layanan publik, MA juga melanjutkan Akreditasi Penjaminan Mutu Badan Peradilan. Hingga bulan Juni 2017, telah berhasil mengakreditasi 186 pengadilan.</em></p>
<p><em>Sementara itu, Mahkamah Konstitusi terus bekerja dan mengukuhkan perannya sebagai penjaga konstitusi.</em></p>
<p><em>Sampai pertengahan tahun 2017, dari 55 perkara yang diterima, seluruhnya telah diputuskan oleh MK. Beberapa diantaranya termasuk perselisihan hasil pemilihan kepala daerah. Keberhasilan MK dalam memutus perkara itu, telah mengantarkan MK meraih penghargaan Bawaslu Award Tahun 2017. Dalam melaksanakan perannya sebagai pengawal nilai-nilai demokrasi, pada tahun 2017 ini, MK berhasil mempertahankan kepercayaan komunitas internasional sebagai Sekretariat Tetap dari Mahkamah Konstitusi se-Asia.</em></p>
<p><em>Kita juga apresiasi upaya Komisi Yudisial dalam memajukan akuntabilitas peradilan di Tanah Air. KY telah menyelesaikan 8 kasus advokasi hakim serta melakukan pemantauan 89 persidangan atas laporan masyarakat. KY juga telah memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan Kode Etik dan Pedoman Perilaku bagi 277 hakim. Dalam pemeliharaan martabat peradilan, KY telah merekomendasikan penjatuhan sanksi kepada 33 hakim, mulai dari sanksi ringan hingga sanksi berat.</em></p>
<p><em>Saudara-saudara se-Bangsa dan se-Tanah Air,</em><br />
<em> Hadirin yang saya muliakan</em></p>
<p><em>Sekali lagi, semua capaian itu seharusnya tidak membuat kita cepat berpuas diri. Karena tantangan yang kita hadapi sekarang ini dan ke depan tidaklah ringan. Kita masih dihadapkan dengan kemiskinan dan kesenjangan; kita masih dihadapkan dengan ketidakpastian ekonomi global, dan kita juga masih dihadapkan dengan gerakan ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme.</em></p>
<p><em>Namun, dari sekian banyak tantangan itu, tantangan yang paling penting dan seharusnya menjadi prioritas bersama dari semua lembaga negara adalah mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari rakyat. Kepercayaan rakyat adalah jiwa dan sekaligus energi bagi lembaga-lembaga negara dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing,</em></p>
<p><em>Saya mengajak kita semua, seluruh lembaga Negara untuk menjadikan rakyat sebagai poros jiwa kita. Saya mengajak kita semua untuk selalu mendengar amanat penderitaan rakyat. Saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan, bekerjasama, kerja bersama untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</em></p>
<p><em>Akhirnya dengan semangat persatuan Indonesia, saya yakin kita akan mampu menjalankan tugas konstitusional kita, menuju kehidupan berbangsa dan bernegara yang mandiri, berdaulat, dan berkepribadian.</em></p>
<p><em>Dirgahayu Republik Indonesia!</em><br />
<em> Dirgahayu Negeri Pancasila!</em></p>
<p><em>Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,</em><br />
<em> Om Shanti Shanti Shanti Om,</em><br />
<em> Namo Buddhaya.</em></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/presiden-jokowi-ingin-masyarakat-daerah-terisolir-bangga-menjadi-wni/">Presiden Jokowi Ingin Masyarakat Daerah Terisolir Bangga Menjadi WNI</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNJ Kita Gelar Pesta Literasi, 2 Pelajar Asal Bekasi dan Sulut Ikut Ambil Bagian</title>
		<link>https://unjkita.com/unj-kita-gelar-pesta-literasi-2-pelajar-asal-bekasi-dan-sulut-ikut-ambil-bagian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 May 2017 12:04:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Literasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=8816</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Media Citizen Journalism Kampus, UNJKita.com bersiap menyelenggarakan pesta literasi untuk menyemarakkan HUT Universitas Negeri Jakarta (UNJ). &#8220;Pesta literasi adalah kompetisi menulis yang diselenggarakan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/unj-kita-gelar-pesta-literasi-2-pelajar-asal-bekasi-dan-sulut-ikut-ambil-bagian/">UNJ Kita Gelar Pesta Literasi, 2 Pelajar Asal Bekasi dan Sulut Ikut Ambil Bagian</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Media <em>Citizen Journalism</em> Kampus, UNJKita.com bersiap menyelenggarakan pesta literasi untuk menyemarakkan HUT Universitas Negeri Jakarta (UNJ).</p>
<p><em>&#8220;Pesta literasi adalah kompetisi menulis yang diselenggarakan oleh Tim Redaksi UNJkita.com dalam menyambut Dies Natalis UNJ ke 53&#8221;,</em> ujar Achmad Fauzi Novianto, Ketua penyelenggara Pesta Literasi UNJkita, saat dihubungi di Jakarta kemarin malam.</p>
<p>Ozi, sapaan akrabnya, menambahkan jika pesta literasi UNJkita dapat diikuti oleh seluruh civitas akademika UNJ, alumni UNJ dan calon mahasiswa baru UNJ serta para siswa-siswi SMA yang berminat masuk UNJ kelak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6 style="text-align: left;"><strong>Pelajar Asal Kota Bekasi dan Kota Bitung Siap Menyemarakan Pesta</strong></h6>
<p>Berdasarkan info dari panitia, jumlah pendaftar peserta Pesta Literasi UNJKita saat ini sudah mencapai 50 orang lebih. Uniknya terdapat 2 peserta yang masih menyandang gelar pelajar SMA.</p>
<p>Pertama, ada Mega Zulaila Dinni berasal dari SMA Negeri 1 Setu Bekasi yang sangat antusias mengikuti Pesta Literasi UNJkita 2017.</p>
<p><em>&#8220;Saya tahu info Pesta Literasi UNJ dari Instagram UNJkita dan saya langsung menghubungi kontak person yang tertera pada info tersebut&#8221;,</em> ujar Mega saat dihubungi di Bekasi kemarin malam.</p>
<p>Mega menambahkan, yang membuat hatinya langsung tergerak untuk mengikuti lomba ini adalah kegemarannya dalam hal membaca dan menulis guna mengembangkan bakatnya di dunia pendidikan.</p>
<p>Walaupun menjadi satu dari dua peserta termuda, Mega yang mempunyai mimpi menjadi penulis ternama, sangat optimis akan menjadi pemenang di Pesta Literasi UNJ ini.</p>
<p><em>&#8220;Perasaan saya ketika harus bersaing dengan kakak-kakak mahasiswa, alumni bahkan dosen yang ikut serta dalam perlombaan literasi UNJ ini yaitu penuh syukur karena Allah masih memberikan saya kesempatan untuk terus berkarya guna mengembangkan bakat saya dan menjadi tonggak sejarah baru dalam hidup saya mampu berdiri dan berjuang di tengah tengah begitu banyak orang yang jauh lebih hebat dari saya. Tetapi saya sangat percaya Usaha tidak mengecawakan hasil. Bismillahirohmanirahin.. saya mampu menjadi pemenang Pesta Literasi UNJ tahun ini. Amin&#8221;,</em> tutup Mega.</p>
<p>Selanjutnya, ada Agung Gumelar yang berasal dari SMK Garuda 16 Kota Bitung, Sulawesi Utara. Pelajar yang berencana masuk jurusan sastra UNJ ini ingin meluangkan aspirasinya dalam Pesta Literasi UNJkita 2017.</p>
<p><em>&#8220;Tak ada harapan lebih, saya hanya mau luangkan aspirasi saya&#8221;,</em> ujar Agung, saat dihubungi di Bitung kemarin malam.</p>
<p>Pria yang dari kecil menyukai puisi ini menjelaskan awal ia suka menulis karena perkataan dari seniornya yg membekas di hatinya.</p>
<p><em>&#8220;Senior saya mengatakan &#8216;suara keledai lebih indah di banding suaramu&#8217; dan &#8216;kata-katamu lebih tertata kalau menulis di banding bicara&#8217;, dari situ saya suka menulis&#8221;,</em> tambah Agung.</p>
<p>Dalam Pesta Literasi ini, Agung tidak merasa canggung sama sekali meskipun ia menjadi satu dari dua peserta termuda. Dia pun optimis menang dan akan memberikan yang terbaik.</p>
<p><em>&#8220;Canggung mh gak sama sekali. Karna kita sama-sama manusia dan sama-sama mencintai sastra. Kalau masalah optimis menang atau gak sih. Yang pasti optimis. Tapi tidak terlalu mengharapkan karena kita sudah berikan yang terbaik ada juga yang lebih baik. Nasib tidak akan mengkhianati sebuah perjuangan&#8221;,</em> tutup Agung.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/unj-kita-gelar-pesta-literasi-2-pelajar-asal-bekasi-dan-sulut-ikut-ambil-bagian/">UNJ Kita Gelar Pesta Literasi, 2 Pelajar Asal Bekasi dan Sulut Ikut Ambil Bagian</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jika Saya Menjadi Gubernur DKI Jakarta, Saya Akan&#8230;</title>
		<link>https://unjkita.com/jika-saya-menjadi-gubernur-dki-jakarta-saya-akan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2017 06:28:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=6264</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan memasuki masa yang teramat penting. Tepat esok hari tepatnya tanggal 15 Februari 2017, masyarakat di 101 daerah akan...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/jika-saya-menjadi-gubernur-dki-jakarta-saya-akan/">Jika Saya Menjadi Gubernur DKI Jakarta, Saya Akan&#8230;</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan memasuki masa yang teramat penting. Tepat esok hari tepatnya tanggal 15 Februari 2017, masyarakat di 101 daerah akan menggunakan haknya untuk menentukan pemimpinnya selama 5 tahun mendatang.</p>
<p>Tak terkecuali Di DKI Jakarta. Berbagai permasalahan dan tantangan harus bisa diperbaiki oleh gubernur yang terpilih nanti. Sejatinya kita sebagai generasi muda harus mempunyai ide dan gagasan untuk memperbaiki Jakarta. Selama beberapa hari ini Tim Redaksi UNJKita.com menanyakan secara acak kepada mahasiswa UNJ dengan pertanyaan yang sama ; <em>&#8221;Jika saya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Lalu apa aja saja ide dan gagasan yang akan dilakukan ketika jadi gubernur DKI Jakarta?&#8221;</em> Penasaran seperti apa ide dan gagasan dari para mahasiswa UNJ? Yuk kita cek.</p>
<ol>
<li><strong>Diandra Putri Setiani</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat program khusus untuk lanjut usia yang masih berusaha untuk bekerja. Mewadahi mereka untuk dapat membantu kehidupan mereka nantinya.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Azam Ibrohim</strong></li>
</ol>
<p>Jika saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat pusat pelatihan <em>urban farming.</em> Tujuannya adalah untuk mengatasi masalah kelangkaan pangan serta inflasi bahan pangan teratasi.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Rizki Sutikawati</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat mata kuliah tentang kebudayaan daerah agar nantinya lebih diperhatikan lagi oleh masyarakat. Akan dikuatkan lagi dengan praktik seni tari, seni musik dll. Serta akan sering melakukan blusukan dan nongkrong dengan warga sambil minum kopi.</p>
<ol start="4">
<li><strong>Diki Baidowi</strong></li>
</ol>
<p>Jika saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat program yang “SAFAAT”. Program itu kepanjangaan dari Sadar Manfaat yang berisi tentang informasi untuk pencerdasan dan tujuan dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sama pemerintah provinsi. Disini juga nantinya akan di-<em>update</em> kegiatan-kegiatan apa saja yang telah dikerjakan pemprov.</p>
<ol start="5">
<li><strong>Gilang Satria Binanto</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat Jakarta dan Bekasi bergabung dan menjadi kota baru yaitu JAKASI.</p>
<ol start="6">
<li><strong>Devia Lidayati</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat program makan durian gratis setiap hari minggu. Karena durian akan membawa kebahagian yang hakiki.</p>
<ol start="7">
<li><strong>Angga Zainudin</strong></li>
</ol>
<p>Jika saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat TransJakarta berjalan di jalur busway dengan arah berlawan dari kendaraan lainnya yang dijalur umum agar tidak ada kendaraan umum yang menerobos jalur transjakarta. Dan juga membuat tempat parkir yang murah dan banyk terutama dekat dengan stasiun atau halte transjakarta.</p>
<ol start="8">
<li><strong>Haris Ikhsan Wiyana</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan mengganti metro dan kopaja dengan angkutan yang dikelola oleh Pemerintah. Memperbanyak taman bacaan selain taman kota. Mewajibkan pekerja ber-KTP DKI. Mengembalikan fungsi pantai dan revitalisasi sungai dan teluk Jakarta.</p>
<ol start="9">
<li><strong>Mi’raj Adib Mustafa</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan fokus untuk membahagiakan rakyat Jakarta dengan melakukan penggusuran yang memindahkan semua ke rusun. Membuat tempat wisata yang terintegrasi MRT dan TJ serta membuat <em>Water Taxy.</em></p>
<ol start="10">
<li><strong>Dicky Saputra</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan membuat program arena bermain anak yang tersambung dari rumah mereka ke taman bermain. Untuk orang luar atau asing yang ingin masuk taman akan menggunakan <em>ID Card</em> sebagai tanda agar terhindar dari penculikan anak.</p>
<ol start="11">
<li><strong>Natasha Theodora</strong></li>
</ol>
<p>Bila saya menjadi Gubernur DKI Jakarta, saya akan mewajibkan kampus untuk memiliki duta budaya Betawi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Demikian hasil jawaban para civitas akademika UNJ tentang<em> &#8221;Jika Aku Menjadi Gubernur DKI Jakarta&#8221;.</em> Mulai dari jawaban yang serius sampai jawaban yang kocak kita rangkum menjadi satu. Semoga di tahun mendatang terpilih salah satu gubernur DKI Jakarta dari kampus UNJ ya sob. Dan semoga Gubernur DKI Jakarta yang terpilih di pilkada esok bisa membawa kota jakarta tercinta dan masyarakatnya lebih baik lagi. Selamat menjalani pesta demokrasi. Jangan sampai Golput ya sob&#8230;</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/jika-saya-menjadi-gubernur-dki-jakarta-saya-akan/">Jika Saya Menjadi Gubernur DKI Jakarta, Saya Akan&#8230;</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mencermati Perbedaan Hasil Release Lembaga Survei</title>
		<link>https://unjkita.com/mencermati-perbedaan-hasil-release-lembaga-survei/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2017 01:04:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=6190</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com – Menjelang hari pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 15 Februari 2017, lembaga survei saat ini berlomba-lomba mengeluarkan hasil surveinya kepada masyarakat....</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mencermati-perbedaan-hasil-release-lembaga-survei/">Mencermati Perbedaan Hasil Release Lembaga Survei</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>UNJKita.com</strong> – Menjelang hari pencoblosan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tanggal 15 Februari 2017, lembaga survei saat ini berlomba-lomba mengeluarkan hasil surveinya kepada masyarakat. Tak jarang hasil <em>release</em> antar lembaga survei tersebut berbeda-beda. Lalu, bagaimana kita mencermati perbedaan hasil <em>release </em>lembaga survei yang saat ini menjamur di tengah-tengah masyarakat?</p>
<h6><strong>Awal mula trend lembaga survei.</strong></h6>
<p>Lembaga survei menjadi bagian penting yang tidak bisa dilepaskan dalam pesta demokrasi di Indonesia. Masih teringat dalam ingatan kita semua di pemilihan presiden 2014, lembaga survei seperti terbelah dua dalam hasil surveinya terutama pada saat me-<em>release </em>hasil perhitungan cepat (<em>quick count</em>). Namun, tanpa disadari lembaga survei ternyata sudah ada sejak pasca reformasi pada tahun 1999.</p>
<p><em>“Tahun 1999 setelah reformasi itu sebenarnya sudah ada survey-survey. Tetapi untuk publikasinya yang mulai masif ketika pilpres tahun 2004. Sudah mulai ada poling survey dan seterusnya. Fenomena tersebut terjadi sampai saat ini,”</em> ujar Ali Rif’an, Manajer Riset Poltracking Indonesia, saat ditemui di Jakarta, Sabtu 4 Februari 2017.</p>
<p>Saat ini sudah banyak lembaga survei yang terdaftar pada asosiasi lembaga survei. Di Indonesia ada 2 asosiasi lembaga survei yaitu Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) dan Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia (AROPI).</p>
<p><em>“Lembaga yang kredibel dan punya badan hukum dan rekam jejak yang bagus ada sekitar 30an. Itu yang terdaftar di PERSEPI. Belum nanti di AROPI dan beberapa lembaga yang belum tercover,”</em> ungkap Ali.</p>
<p>Ali menambahkan, fenomena menjamurnya lembaga survei disebabkan karena sistem politik semakin terbuka. Sistem pemilihan langsung ini yang membutuhkan lembaga-lembaga survei tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Peran Sebagai Konsultan Politik</strong></h6>
<p>Di Indonesia ada beberapa lembaga survei yang merangkap sebagai konsultan politik. Namun ada pula beberapa lembaga yang memang hanya hanya melaksanakan survei saja. Lalu lembaga mana yang hasilnya dapat dipercaya?</p>
<p><em>“Tidak bisa disimpulkan lembaga suvei yang tidak menjadi konsultan politik itu lebih bagus. Juga tidak bisa disimpulkan bahwa lembaga survei yang menjadi konsultan politik itu lebih buruk. Ini tergantung rekam jejak,”</em> tegas Ali.</p>
<p>Ali menambahkan, lembaga survei yang merangkap sebagai konsultan politik ketika mengeluarkan hasil survei itu sebagai laboratorium untuk menjadi bahan pertimbangan dan strategi politik sang klien. Namun ada juga lembaga yang memanfaatkan hasil survei tersebut untuk melakukkan penggiringan publik. Sehingga Ia lebih setuju jika lembaga tersebut lebih baik tidak mengeluarkan hasil release nya kepada publik.</p>
<p><em>“Saya sebenernya lebih setuju ketika lembaga mencakup konsultan politik, hasil survei nya itu sebaiknya tidak usah di publish tapi untuk menyusun strategi sang klien,”</em> tambah Ali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Perbedaan hasil <em>release</em> lembaga survei</strong></h6>
<p>Kita tentu akhir-akhir ini melihat banyaknya lembaga survei yang mengeluarkan <em>release </em>terkhususnya pilkada DKI Jakarta. Dari sana pula lah ditemukan beragam hasil survei yang berbeda-beda. Lalu bagaimana kita mengetahui lembaga survei yang independen dalam mengeluarkan hasil surveinya?</p>
<p><em>“Hasil survey antar lembaga survei dipengaruhi karena 4 hal. Pertama, rentang waktu. Kalau waktu berbeda otomatis hasilnya bisa berbeda. Kedua adalah responden. Jumlah responden juga berpengaruh terhadap hasil. Jumlah responden 400 dibandingkan dengan jumlah responden 1200 itu berbeda karena margin off errornya itu berbeda. Yang ketiga adalah metodologi. Metode berbeda otomatis hasil berbeda. Yang keempat adalah rekam jejak. Apakah lembaga ini punya rekam jejak yang baik selama ini atau tidak,”</em> jelas Ali.</p>
<p>Ali menambahkan, jika ada data yang janggal nantinya akan ada sidang etik yang dilakukkan oleh asosiasi lembaga survei. Sebelum melakukan sidang etik, asosiasi tersebut melakukan audit kepada lembaga survei yang dicurigai memliki kejanggalan data.</p>
<p><em>“Misalkan ada data janggal itu bisa di sidang. Diliat kuesionernya, metodenya apa. Kalau ketemu kejanggalan ada sidang etik,”</em> tutup Ali.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mencermati-perbedaan-hasil-release-lembaga-survei/">Mencermati Perbedaan Hasil Release Lembaga Survei</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak ada kata Liburan Bagimu Wahai Para Mahasiswa UNJ Tingkat Akhir!</title>
		<link>https://unjkita.com/tak-ada-kata-liburan-bagimu-wahai-para-mahasiswa-unj-tingkat-akhir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2017 14:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Akhir]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=5734</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Jika dilihat dari judul tulisan ini memang terasa menyeramkan, menakutkan, menggores hati dan sebagainya. Namun itulah realita yang terjadi untuk kalian mahasiswa tingkat...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tak-ada-kata-liburan-bagimu-wahai-para-mahasiswa-unj-tingkat-akhir/">Tak ada kata Liburan Bagimu Wahai Para Mahasiswa UNJ Tingkat Akhir!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Jika dilihat dari judul tulisan ini memang terasa menyeramkan, menakutkan, menggores hati dan sebagainya. Namun itulah realita yang terjadi untuk kalian mahasiswa tingkat akhir yang mempunyai niat untuk melepas status mahasiswanya pada September nanti.</p>
<p>Jalan terjal menuju <em>“September ceria”</em> itu pasti selalu ada. Salah satunya adalah godaan liburan pada semester ini.  Tak bisa dipungkuri liburan semester ganjil ini cukuplah sangat panjang. Sehingga kita tergoda untuk menghabiskan waktu liburan itu untuk berkumpul bersama para sahabat, berpergian ke tempat-tempat hiburan maupun wisata dan masih banyak lagi.</p>
<p>Tapi tenang buat kalian para mahasiswa akhir yang mempunyai niat untuk lulus di semester depan nanti, saya mempunyai beberapa cara untuk menghabiskan waktu liburan kalian yang tetap bisa mengerjakan skripsi. Berikut beberapa liburan yang bisa kalian lakukan di musim libur ini :</p>
<ol>
<li><strong>Berwisata ke Perpustakaan</strong></li>
</ol>
<p><em>“Hah, wisata ke perpustakaan? Masa aku liburan harus ke UPT Perpus lagi ka?”</em></p>
<p>Kalian pasti merasa aneh dan berpikir seperti itu. Namun itu cara terbaik kalian untuk mengerjakan skripsi di musim liburan ini. Eitss, namanya juga wisata, berarti kalian dalam mencari buku tidak harus pergi ke perpustakaan di UNJ saja. Kalian bisa pergi ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang ada di jalan Salemba Raya, Perpustakaan Daerah DKI Jakarta (Perpusda) di dekat Gor Soemantri. Jika kalian ingin mencari referensi jurnal kalian bisa pergi ke lembaga ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) di daerah Gatot Subroto. Kalian juga bisa mengunjungi ke berbagai perpustakaan yang ada di kampus lain untuk mencari referensi yang lebih luas lagi. Dan yang terpenting semuanya <em>free</em> wifi loh.</p>
<div id="attachment_5758" style="width: 4170px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5758" class="size-full wp-image-5758" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ.jpg" alt="" width="4160" height="3120" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ.jpg 4160w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-560x420.jpg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-80x60.jpg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-100x75.jpg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-180x135.jpg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-238x178.jpg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-640x480.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/BI-Corner-Perpustakaan-UNJ-681x511.jpg 681w" sizes="(max-width: 4160px) 100vw, 4160px" /><p id="caption-attachment-5758" class="wp-caption-text">BI Corner Perpustakaan UNJ</p></div>
<p>Jarang-jarangkan kalian menghabiskan liburan kalian di perpustakaan. Eits, janganlah kalian men-<em>judge </em>jika hal tersebut akan membosankan. Cobalah kalian jalankan dahulu. Tetapi jangan salahkan saya yah jika kalian akan betah dan menghabiskan waktu dari pagi sampai sore disana. Sehingga skripsi kalian pun sedikit demi sedikit akan ada kemajuan.</p>
<ol start="2">
<li><strong>Bersilaturahmi Kepada Para Alumni</strong></li>
</ol>
<p>Waktu masa kanak-kanak ketika guru kita menyuruh menuliskan cerita liburan sekolah, kita pasti selalu menulis tentang liburan ke rumah nenek. Nah sama dengan saat ini, anggaplah rumah nenek tersebut para alumni yang harus kalian temui.</p>
<p>Walaupun kalian sudah mempunyai 2 dosen pembimbing, dalam proses penyusunan skripsi pasti kalian akan membutuhkan yang namanya <em>“dosen pembimbing ke 3”</em>. Dospem ke 3 itu bisa diisi oleh teman kalian. Namun ketika teman kalian sedang sama-sama buntu kalian bisa menghubungi para kakak tingkat kalian yang sudah lulus. Sehingga liburan kalian ini banyak-banyaklah bersilaturahmi dengan para alumni untuk membantu proses penyusunan skripsi mu.</p>
<ol start="3">
<li><strong>Berkunjung ke Tempat Makan</strong></li>
</ol>
<p><em>“kak liburan kok ke tempat makan? Perut bisa gendut kantong menjadi tipis dong.”</em></p>
<p>Waduh bukan itu maksudnya. Skripsi memang sangat menghabiskan berbagai hal, baik tenaga, waktu, pikiran bahkan sampai uang. Jadi harus pintar-pintarnya kita mengatur itu semua. Selain untuk nge-<em>print</em> dan <em>fotocopy</em> kita harus memikirkan pengeluaran biaya untuk pembelian kuota internet. Karena tak dipungkuri internet membantu dalam menyusun skripsi kita.</p>
<p>Untuk itulah dalam liburan ini saya menyarankan kalian ke tempat makan untuk menekan biaya skripsi kalian. Tempat makan yang dimaksud disini adalah yang menyediakan <em>wifi</em> dengan kecepatan yang sangat baik serta yang terpenting adalah biisa berlama-lama disana. Contohnya kalian bisa ke restaurant <em>fast food</em>, dan cukup membeli minuman yang seharga Rp5.000 – 10.000 dan kalian bawa bekel dari rumah.</p>
<blockquote>
<h3 style="text-align: center;"><a href="http://unjkita.com/tempat-nongkrong-yang-asik-sekitar-kampus-unj-part-1/" target="_blank">Tempat Nongkrong Yang Asik Sekitar Kampus UNJ</a></h3>
</blockquote>
<p>Simpel kan? Malu-maluin? Hellooo.. itu cara terbaik kalian menghemat pengeluaran uang kalian. Dengan uang Rp 5.000-Rp 10.000 kalian mendapatkan sebuah minuman segar, ruangan yang dingin, internet yang kencang sehingga membuat kalian nyaman dan membantu penyusunan skripsi kalian. Ayo susun jadwal restaurant <em>fast food</em> yang akan kalian kunjungi secara bergantian.</p>
<p>Itulah beberapa tips yang bisa kalian lakukan dalam mengerjakan skripsi di musim liburan ini. Ingatlah, sejatinya liburan yang sebenenarnya adalah pada saat kalian dinyatakan LULUS ketika sidang skripsi nanti. <em>Good Luck!</em></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tak-ada-kata-liburan-bagimu-wahai-para-mahasiswa-unj-tingkat-akhir/">Tak ada kata Liburan Bagimu Wahai Para Mahasiswa UNJ Tingkat Akhir!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BEM UNJ dan SospolNett Wariskan Mobil Pergerakan UNJ</title>
		<link>https://unjkita.com/bem-unj-dan-sospolnett-wariskan-mobil-pergerakan-unj/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2017 11:14:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[BEM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=5585</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com – Berakhirnya masa pemilihan umum ketua &#38; wakil BEM UNJ menandakan akan segera berakhirnya masa kepengurusan BEM UNJ saat ini. Berbeda dari tahun sebelumnya...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/bem-unj-dan-sospolnett-wariskan-mobil-pergerakan-unj/">BEM UNJ dan SospolNett Wariskan Mobil Pergerakan UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com – Berakhirnya masa pemilihan umum ketua &amp; wakil BEM UNJ menandakan akan segera berakhirnya masa kepengurusan BEM UNJ saat ini. Berbeda dari tahun sebelumnya BEM UNJ Kabinet Kolaborasi Madani bersama SospolNett (aliansi Sospol dan Tim Aksi se-UNJ) memberikan sebuah warisan kepada generasi selanjutnya yakni berupa <strong>mobil pergerakan UNJ.</strong></p>
<p>Mobil pergerakan ini dinamakan mobil komando. Mobil tersebut sudah di beli oleh BEM UNJ seharga 17 juta rupiah dengan type mobil Daihatsu Zebra tahun 1994. Pendanaan mobil tersebut berasal dari pada donatur dan iuran SospolNett.</p>
<p><em>“Total donatur 14 juta yang berasal dari para kalangan pengusaha dan beberapa orang tua mahasiswa serta iuran SospolNett 3,5 juta,”</em> ujar Rizky Fajrianto, Kepala Departemen Sospol BEM UNJ, saat dihubungi di Jakarta, pada Selasa 2 Januari 2017.</p>
<p>Fajri, sapaan akrabnya, menegaskan tujuan pembelian mobil komando untuk alat transportasi BEM UNJ dan menekan <em>cost</em> penyewaan mobil sound ketika aksi turun ke jalan.</p>
<p><em>“Tujuan pembelian mobil komando ini untuk aksi agar tidak banyak mengeluarkan cost untuk penyewaan mobil dan dapat digunakan untuk kajian-kajian pergerakkan menggunakan sound system dari mobil komando,”</em> tegas Fajri.</p>
<div id="attachment_5588" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5588" class="wp-image-5588 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando.jpeg" width="640" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-150x113.jpeg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-800x600.jpeg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-560x420.jpeg 560w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-80x60.jpeg 80w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-100x75.jpeg 100w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-180x135.jpeg 180w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-238x178.jpeg 238w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/Mobil-Komando-681x511.jpeg 681w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-5588" class="wp-caption-text">Tampak Depan Mobil Komando BEM UNJ &amp; SospolNett</p></div>
<p>Mobil komando tersebut masih membutuhkan biaya untuk pembelian <em>sound system</em> setidaknya sebesar 25 juta rupiah. Untuk mewujudkan harapannya tersebut BEM UNJ membuka para donatur yang ingin memberikan donasinya dapat <em>transfer</em> ke <strong>Bank BNI 0261674303 atas nama Rizky Fajrianto dan Konfirmasi ke nomor 083899467218 (Fajri).</strong></p>
<p><em>“Kami membuka donasi untuk seluruh donatur, terkhusus alumni pergerakan di UNJ dengan harapan niat kami untuk meninggalkan mobil komando bagi pergerakan mahasiswa di UNJ dapat terealisasi,”</em> lanjut Fajri.</p>
<p>Mantan Ketua BEM FT ini berharap mobil komando dapat menjadi penyemangat mahasiswa UNJ untuk bergerak dan bermanfaat bagi rakyat.</p>
<p><em>“Semoga mobil ini bermanfaat untuk pergerakan mahasiswa di UNJ dan memotivasi gerakan mahasiswa di Indonesia agar terus semangat bergerak dan bermanfaat untuk rakyat,”</em> tutup Fajri.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/bem-unj-dan-sospolnett-wariskan-mobil-pergerakan-unj/">BEM UNJ dan SospolNett Wariskan Mobil Pergerakan UNJ</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batal Berdiskusi di Rubrik UNJKita, Pasangan Calon Ketua BEM UNJ Membuat Grup Sendiri</title>
		<link>https://unjkita.com/ketua-bem-unj-membuat-grup-sendiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Randi Ramdani Pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2016 13:49:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[BEM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=5530</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com – Pemilu Universitas Negeri Jakarta (UNJ) merupakan pesta demokrasi bagi mahasiswanya disetiap akhir tahun. Banyak mahasiswa yang ingin mengambil peran dan pesta tersebut. Ada...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/ketua-bem-unj-membuat-grup-sendiri/">Batal Berdiskusi di Rubrik UNJKita, Pasangan Calon Ketua BEM UNJ Membuat Grup Sendiri</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com – Pemilu Universitas Negeri Jakarta (UNJ) merupakan pesta demokrasi bagi mahasiswanya disetiap akhir tahun. Banyak mahasiswa yang ingin mengambil peran dan pesta tersebut. Ada yang menjadi Calon ketua dan wakil, adapula yang menjadi tim sukses (timses) dan tak jarang berbagai kelompok pun ikut menyemarakan pemilu UNJ dengan caranya masing-masing.</p>
<p>Begitupun dengan UNJKita, dengan berbagai ikhtiar untuk tujuan agar pemilu ini lebih inovatif dan atraktif dengan menginisiasi Poster Infografis dan Artikel Profil Calon di <strong><a href="http://unjkita.com/yuk-kenali-calon-ketua-wakil-bem-unj-2017-2018/">Yuk Kenali Calon Ketua &amp; Wakil BEM UNJ 2017-2018</a></strong>. Lalu dilanjutkan dengan melakukan <strong><a href="http://unjkita.com/rilis-survei-unjkita-menakar-elektabilitas-calon-ketua-wakil-bem-unj-2017-evaluasi-kinerja-bem-unj-2016/">Survei UNJKita ; ”Menakar Elektabilitas Calon Ketua-Wakil BEM UNJ 2017 &amp; Evaluasi Kinerja BEM UNJ 2016”</a></strong> pada rentang waktu 17-21 Desember 2016  dan ditutup dengan ruang terbuka UNJKita (rubrik) spesial pemilu UNJ diskusi via <em>Whatsapp</em> (WA) bersama para pasangan calon (paslon) ketua BEM UNJ. Kegiatan tersebut ditanggapi positif oleh mahasiwa UNJ. Terbukti dengan 312 mahasiswa yang mengisi survei tersebut dan terpenuhinya kuota grup WA rubrik tersebut (lebih dari 250 peserta).</p>
<p>Rubrik sendiri berlangsung dua hari yaitu pada tanggal 22 dan 23 Desember 2016 dengan menghadirkan para kandidat calon. Kedua paslon diberi waktu yang berbeda, yaitu paslon nomor 1 mendapat giliran pada tanggal 22 sedangkan paslon nomor 2 pada tanggal 23 Desember 2016.</p>
<h6><strong>Kepastian Paslon Mengikuti Rubrik</strong><strong> </strong></h6>
<p>Sebelum membuat jarkoman publikasi dan grup rubrik tentu saja tim UNJKita menghubungi para kandidat ketua BEM UNJ untuk konfirmasi hadir pada acara ini. Hal tersebut di ungkapkan oleh Ferly Ferdyant selaku CEO UNJkita. Ferly yang menghubungi langsung para calon ketua BEM UNJ tersebut. Berikut bukti pesan konfirmasi yang di-<em>capture</em> oleh Ferly :</p>
<div id="attachment_5534" style="width: 371px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5534" class="wp-image-5534" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Soleh2.jpeg" width="361" height="643" /><p id="caption-attachment-5534" class="wp-caption-text">Capture konfirmasi dengan Soleh</p></div>
<div id="attachment_5533" style="width: 371px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5533" class="wp-image-5533" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Miqdad.jpeg" width="361" height="642" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Miqdad.jpeg 270w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Miqdad-85x150.jpeg 85w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Miqdad-338x600.jpeg 338w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Miqdad-237x420.jpeg 237w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/12/Miqdad-640x1136.jpeg 640w" sizes="auto, (max-width: 361px) 100vw, 361px" /><p id="caption-attachment-5533" class="wp-caption-text">Capture konfirmasi dengan Miqdad</p></div>
<p>Dengan kepastian tersebutlah tim UNJKita membuat publikasi jarkoman dan grup yang kurang dari satu hari sebelum diskusi dimulai sudah memenuhi kuota grup <em>Whatsapp.</em></p>
<h6><strong>Pembatalan Sepihak</strong></h6>
<p>Namun sayang niat baik dari UNJkita mempertemukan mahasiswa dengan calon pemimpinnya melalui diskusi online itu kandas. Secara mengejutkan Saudara Soleh-Muad (paslon ketua BEM UNJ nomor urut 1) mendadak membatalkan diskusi tersebut ketika menjelang 30 menit jadwal diskusi mereka akan dimulai. Diikuti dengan pasangan calon nomor urut 2, Saudara Miqdad-Hafizh yang membatalkan pada pagi hari oleh saudara Miqdad dan sehabis magrib hari ini oleh Hafizh.</p>
<p>Menurut Soleh ia tidak ingin berdiskusi karena pasalnya pasangan calon nomor 2 tidak bisa hadir dalam diskusi tersebut. <em>“Saya tidak ingin jika hanya pasangan SM yang mengikuti diskusi online UNJkita,</em> <em>Jika hanya pasangan SM yang mengikuti diskusi online UNJ Kita karena dikhawatirkan pandangan warga UNJ negatif kepada UNJ Kita karena UNJ Kita hanya menggelar diskusi online kepada satu pasangan calon saja.</em>&#8221; ujar Soleh. Faktanya, Ruang Terbuka UNJKita.com (Rubrik) sebagai wadah diskusi online yang rutin dan berkelanjutan dilakukan secara transparan, profesional, objektif dan independen tanpa kepentingan apapun. Sungguh sebuah alasan irasional yang dikemukakan oleh Capresma no.urut 1 tersebut.</p>
<p>Sementara Miqdad sehari sebelum jadwalnya untuk berdiskusi sudah mngkonfirmasi jika tanggal 23 Desember 2016 ia hanya menyanggupi sampai pukul 21.00 WIB dan akan dilanjutkan oleh Hafizh. Namun magrib hari ini Hafizh mengkonfirmasi jika tidak menyanggupi dikarenakan kondisi fisik yang tidak memungkinkan. <em>“Memang arahan dokter saya diminta untuk menjauhi gadget. Saya kena semacam migrain,”</em> ujar Hafizh.</p>
<p>Dengan pembatalan yang secara sepihak dan cenderung mendadak ini menurut Saudara Miqdad menganggap pembatalan ini merupakan hal yang wajar. <em>“Sebenarnya masalah biasa apabila pembicara cancel walaupun sebelumnya sudah bisa,”</em> tegas Miqdad.</p>
<h6><strong>Kekecewaan Peserta Rubrik</strong></h6>
<p>Beberapa mahasiswa yang sudah antusias di grup tersebut bahkan telah menyiapkan pertanyaan untuk calon pemimpinnya tidak bisa menutupi kekecewaannya. Hal ini terlihat oleh chat yang mereka lontarkan di grup rubrik tersebut.<em> “Ahh ini lah pemimpin bahkan pemimpin lingkup yang masih dibilang sempit pun sudah banyak mengobral janji dan mengecewakan,”</em> ujar Nanda Wiradhika.</p>
<p>Bahkan ada yang menanyakan kepemimpinan mereka ketika nanti terpilih. <em>“Bagaimana kelak akan memimpin BEM kalau untuk hal begini tidak hadir,”</em> ujar Hamdan, Mahasiswa asal Psikologi. <em>“Kita harus fokus mengembalikan marwah BEM. BEM itu untuk belajarnya sedikit kebanyakan belajar mengelola event,”</em> lanjut Hamdan.</p>
<p>Peserta lainnya pun menyayangkan sikap dari kedua pasangan calon tersebut.<em> “Forum ini tidak dimaksimalkan sepenuhnya oleh kedua kandidat calon pasangan,”</em> ujar Marwan. Ia, lanjut Marwan, menganggap forum rubrik ini sangat membantu bagi mahasiswa untuk mengenali kedua calon tersebut. Terlebih bagi mereka yang tidak sempat hadir pada acara dialog kandidat dan juga membantu bagi mahasiswa tingkat akhir yang masih ingin peduli dengan pesta demokrasi.</p>
<h6><strong>Membuat Grup Diskusi Sendiri</strong></h6>
<p>Keanehan muncul ketika alasan para kandidat membatalkan dengan apa yang mereka lakukan. Pasangan calon nomor satu melalui timsesnya mengatakan ingin membuat diskusi online. Ketika UNJKita menfasilitasi mereka yang hanya tinggal menghadirkan Soleh dan Muad sebagai jagoan yang mereka usung ini tidak mereka manfaatkan dengan alasan tidak mau diskusi jika paslon nomor 2 tidak ikut. Pertanyaannya ketika mereka membuat grup diskusi sendiri apakah ada paslon nomor 2 di diskusi internal yang mereka buat? Jika ada, berarti alasan mereka logis. Namun jika tidak ada, apa bedanya dengan diskusi yang dibuat UNJKita?</p>
<p>Hampir sama dengan paslon nomor 1, tim Miqdad dan Hafizh bahkan sudah membuat grup bagi mereka yang ingin bertanya kepada kandidat nomor 2 tersebut. Hal itu diungkapkan langsung oleh sang calon wakil ketua. “<em>bila ada yang ingin didiskusikan dengan kami kandidat nomor 2 dapat melalui link group yang akan saya share. In syaa allah akan Miqdad pimpin,”</em> tegas Hafizh. Pertanyaannya kenapa bilang tidak bisa diskusi di UNJkita tetapi bisa memimpin suatu diskusi yang jarkomannya baru disebar siang menjelang sore tersebut.</p>
<p>Itulah dinamika yang dihadirkan oleh kedua calon ketua dan wakil ketua BEM UNJ. Tim UNJKita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mendekatkan para kandidat dengan para calon pemimpinnya. Dengan kejadian seperti ini Tim UNJKita meminta maaf dan mengapresiasi kepada para peserta Rubrik spesial pemilu atas antusias ingin berdiskusi dengan kedua kandidat. Semoga pemilu UNJ tahun ini melahirkan pemimpin yang terbaik dan yang baik. Dan Pemimpin yang bisa mengakomodir kepentingan seluruh mahasiswa UNJ.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/ketua-bem-unj-membuat-grup-sendiri/">Batal Berdiskusi di Rubrik UNJKita, Pasangan Calon Ketua BEM UNJ Membuat Grup Sendiri</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
