<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PKM UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/pkm-unj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/pkm-unj/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jul 2018 07:50:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>PKM UNJ Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/pkm-unj/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ARTSTOCK Kursi Kembali Otomatis</title>
		<link>https://unjkita.com/artstock-kursi-kembali-otomatis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2018 07:50:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM 2018]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=21295</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di ruang kerja, ruang rapat, restoran, serta ruangan-ruangan untuk beraktifitas lainnya, kita pasti akan membutuhkan kursi untuk memudahkan kita melakukan aktifitas. Biasanya kita menggunakan kursi...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/artstock-kursi-kembali-otomatis/">ARTSTOCK Kursi Kembali Otomatis</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di ruang kerja, ruang rapat, restoran, serta ruangan-ruangan untuk beraktifitas lainnya, kita pasti akan membutuhkan kursi untuk memudahkan kita melakukan aktifitas. Biasanya kita menggunakan kursi untuk beristirahat, meregangkan otot-otot kaki kita, dan melakukan aktifitas yang dikerjakan ketika duduk.<br />
Setelah menggunakannya, pengguna merapikan kembali agar kursi kembali ketempat semula. Hal ini yang seharusnya dilakukan, tapi beberapa dari kita sering kali membiarkan kursi-kursi tidak tertata setelah digunakan dan akhirnya orang lainlah yang merapikannya.</p>
<p>Saat merapikannya pun beragam, ada yang diangkat, digeser hingga mengeluarkan suara, serta didorong. Kalau diperhatikan, jika saat merapikannya tidak benar, seperti digeser hingga bersuara, seperti direstoran misalnya, hal ini dapat membuat permukaan lantai lecet dan lantai tidak enak dipandang. Kemudian untuk merapikannya akan memakan waktu dan tenaga anda.</p>
<p>Dari hal-hal diatas, dapat disimpulkan bahwa, banyak waktu yang seharusnya kita lakukan, yang termakan karena hanya untuk merapikan kursi yang tidak tertata rapi selain kita seharusnya menghemat waktu kita juga dapat menghemat tenaga. Maka dari itu pembuatan Prototipe ARTSTOCK ini diharapkan mampu mengurangi waktu dan biaya, karena Prototipe ini ialah kursi yang mampu kembali ketempatnya setelah digunakan atau diduduki.</p>
<p>Kursi ARTSTOCK ini bekerja apabila, seseorang yang duduk di atas kursi kemudian mengenai limit switch yang berada di bagian bawah kursi, memindahkan kursi dengan cara ditarik atau didorong, maka secara otomatis kursi akan kembali ke posisi semula setelah 5 detik apabila orang tersebut sudah tidak duduk di atas kursi.</p>
<p>ARTSTOCK menggunakan metode quadrature encoder, yaitu sebuah sensor yang berguna untuk mengukur kecepatan dan arah dari sebuah gerakan linear yang kemudian akan dilacak sejauh apa pergerakannya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-large wp-image-21307" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/WhatsApp-Image-2018-07-20-at-15.56.30-516x600.jpeg" alt="" width="516" height="600" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/WhatsApp-Image-2018-07-20-at-15.56.30-516x600.jpeg 516w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/WhatsApp-Image-2018-07-20-at-15.56.30-129x150.jpeg 129w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/WhatsApp-Image-2018-07-20-at-15.56.30-361x420.jpeg 361w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/WhatsApp-Image-2018-07-20-at-15.56.30-300x350.jpeg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/WhatsApp-Image-2018-07-20-at-15.56.30.jpeg 600w" sizes="(max-width: 516px) 100vw, 516px" /></p>
<p>Quadrature encoder ini biasanya memiliki 2 output yaitu channel A dan B yang masing-masing menghasilkan pulsa digital. Pulsa digital ini akan dihasilkan dihasilkan ketika hal yang diukur melakukan pergerakan. Pulsa-pulsa ini kemudian akan mengikuti pola tertentu yang dapat mengetahui ke arah mana benda bergerak.</p>
<p>Pulsa ini 90 derajat dari fase, yang berarti satu pulsa memimpin pulsa lainnya dengan seperempat siklus lengkap (siklus adalah transisi lengkap dari low -&gt; high -&gt; kembali low lagi.</p>
<p>ARTSTOCk dalam pembuatannya masih memiliki kekurangan, yaitu penggunaan metode quadrature encoder sangat mudah dipengaruhi oleh slip,apalagi jika beban tidak terbagi secara merata sehingga tidak semua roda menapak dengan sempurna. Selain itu titik keseimbangan juga harus diperhatikan agar beban terbagi secara merata sehingga mengurangi slip agar encoder dapat bekerja secara mekasimal. Roda juga dibuat sedemikian rupa agar tidak licin, sehingga resiko slip berkurang dan menambah keakurasian kursi kembali ke posisi awal.</p>
<p>ARTSTOCK (SMART SEAT SET TO BACK ) adalah karya PKM 2018 yang digagas oleh Davin Bagas Adriano, Wahyu Apsari Ciptoning Budi, dan Gustafin Sundoro Putroyang merupakan mahasiswa Diploma Tiga Teknologi Elektronika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/artstock-kursi-kembali-otomatis/">ARTSTOCK Kursi Kembali Otomatis</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Fakultas Teknik UNJ Kembangkan Alat Manajemen Cairan Infus Pasien</title>
		<link>https://unjkita.com/mahasiswa-fakultas-teknik-unj-kembangkan-alat-manajemen-cairan-infus-pasien/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jul 2018 12:29:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM 2018]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=21274</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tiga serangkai dari Fakultas Teknik UNJ yaitu Muhamad Afrian Pratama, Faris Taqwa Hadiyono, &#38; Krismes mengembangkan produk yang diberi nama Influmon (Intravenous Fluid Monitoring) Influmon...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mahasiswa-fakultas-teknik-unj-kembangkan-alat-manajemen-cairan-infus-pasien/">Mahasiswa Fakultas Teknik UNJ Kembangkan Alat Manajemen Cairan Infus Pasien</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga serangkai dari Fakultas Teknik UNJ yaitu Muhamad Afrian Pratama, Faris Taqwa Hadiyono, &amp; Krismes mengembangkan produk yang diberi nama Influmon (Intravenous Fluid Monitoring)</p>
<p>Influmon dikembangkan untuk memberikan kemudahan perawat dalam memantau cairan infus tersebut demi kebaikan pasien dan penghematan waktu. Prototipe ini juga membangun system instrumentasi yang selain dapat memantau keberadaan cairan infus juga untuk memantau jumlah tetesan per menit serta memantau adanya rembesan darah pada selang infus akibat adanya pendarahan yang terjadi pada daerah persekitaran jarum infus yang menancap pada pasien tersebut.</p>
<div class="epcl-gallery"><ul class="columns-2 grid-container grid-parent np-tablet np-mobile">
                        <li class="grid-50 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/Influmon-1.jpeg" class="full-image mfp-image hover-effect" title=""><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/Influmon-1.jpeg"></span></a>
                           </div>
                        </li>
                        <li class="grid-50 tablet-grid-33 mobile-grid-50">
                           <div class="wrapper">
                               <a href="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/Influmon-2.jpeg" class="full-image mfp-image hover-effect" title=""><span class="img cover lazy" data-src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/Influmon-2.jpeg"></span></a>
                           </div>
                        </li></ul><div class="clear"></div></div>
<p>Alat ini dikembangkan untuk mengatasi masalah yang sering terjadi yaitu perawat telat mengganti infus pasien yang sudah habis. Apabila cairan infus yang berada di dalam kantung plastik atau botol kaca yang khusus telah habis, maka perawat harus menggantinya dengan yang baru. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh kehabisan cairan infus adalah darah akan naik ke atas karena tekanan yang lebih besar dari pembuluh darah ketimbang di dalam kantung infus yang sudah mengempis karena sudah habis sama sekali.</p>
<p>INFLUMON dalam pembuatannya masih memiliki kekurangan, yaitu sensor optocoupler tidak mendeteksi cairan pengganti darah yang kami gunakan, seperti Fanta dan Betadine. Saat menggunakan darah asli, sensor optocoupler hanya mendeteksi sedikit saja karena darahnya hanya naik sedikit ke selang infusan.</p>
<p>Influmon adalah salah satu karya Mahasiswa UNJ yang lolos mendapatkan pendanaan dari PKM Dikti 2018.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/mahasiswa-fakultas-teknik-unj-kembangkan-alat-manajemen-cairan-infus-pasien/">Mahasiswa Fakultas Teknik UNJ Kembangkan Alat Manajemen Cairan Infus Pasien</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ecofam-Monopoly, Permainan Peduli Lingkungan Hidup untuk Anak</title>
		<link>https://unjkita.com/ecofam-monopoly-permainan-peduli-lingkungan-hidup-untuk-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jul 2018 10:25:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM 2018]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=21270</guid>

					<description><![CDATA[<p>Permasalahan lingkungan saat ini menjadi perhatian bangsa untuk segera terselesaikan oleh seluruh pihak, baik pemerintah, akademisi hingga keluarga. Salah satu permasalahan lingkungan saat ini yang...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/ecofam-monopoly-permainan-peduli-lingkungan-hidup-untuk-anak/">Ecofam-Monopoly, Permainan Peduli Lingkungan Hidup untuk Anak</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Permasalahan lingkungan saat ini menjadi perhatian bangsa untuk segera terselesaikan oleh seluruh pihak, baik pemerintah, akademisi hingga keluarga. Salah satu permasalahan lingkungan saat ini yang menjadi genting ialah permasalahan sampah.</p>
<p>Kementerian lingkungan hidup dan kehutanan menyebutkan bahwa total sampah di indonesia mencapai 187,2 juta ton per tahun. Berdasarkan data national geographic di tahun 2015 menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-2 Penghasil Sampah setelah negara China.</p>
<p>Salah satu faktor penyebab permasalahan tersebut ialah lemahnya karakter peduli lingkungan pada individu. Karakater peduli lingkungan dapat ditanamkan sejak usia dini di lingkungan keluarga. Berdasarkan 8 fungsi keluarga menurut bkkbn menjelaskan bahwa keluarga memiliki fungsi menjaga dan melestarikan lingkungan melalui sosialisasi dan penanaman karakter peduli lingkungan pada anak-anak.</p>
<p>Sikap peduli lingkungan yang sering dijumpai pada kehidupan sehari-hari bukan hanya membuang sampah sembarangan melainkan lupa mematikan keran air, boros listrik, lupa mematikan lampu kamar hingga penggunaan transportasi yang tidak ramah lingkungan menjadi indikator sikap tidak peduli lingkungan.</p>
<p>Kelompok Penelitian Bidang Sosio-Humaniora yang dipimpin oleh Ramadhan Hadi Saputra (PVKK 2015),Ridho Idham Anwar (PVKK 2016) dan Muhammad Farhan Affif (PVKK 2016) yang dimbimbing oleh Dr. Shinta Doriza, M. Pd, M. S. E mengembangkan produk Ecofam-Monopoly sebagai solusi permasalahan karakter peduli lingkungan hidup melalui permainan monopoli.</p>
<p>Permainan monopoli bagi anak-anak di Indonesia sudah tidak asing di dengar. Permainan monopoli juga sering diterapkan dalam media pembelajaran di sekolah. Permainan monopoli dinilai efektif dalam menyampaikan tujuan pembelajaran. Namun berbeda pada produk yang telah berhasil kami kembangkan dengan mengubah konsep permainan ke dalam materi peduli lingkungan bagi anak.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-21277" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/PKM-UNJ-Monopoli-2.jpeg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/PKM-UNJ-Monopoli-2.jpeg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/07/PKM-UNJ-Monopoli-2-150x84.jpeg 150w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Ecofam-Monopoly merupakan media permainan peduli lingkungan hidup dengan target sasaran adalah anak usia 4-6 tahun. Menurut asal kata, Ecofam terdiri dari 2 kata yakni Ecology (Lingkungan) dan Family (Keluarga). Permainan ini dimainkan oleh keluarga (Orangtua-anak). Tujuan pengembangan produk ini ialah sebagai media pembelajaran guna penanaman karakter peduli lingkungan pada anak di lingkungan keluarga.</p>
<p>Harapan kedepannya semoga media ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat di indonesia dan dapat dipasarkan guna kebutuhan pendidikan.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/ecofam-monopoly-permainan-peduli-lingkungan-hidup-untuk-anak/">Ecofam-Monopoly, Permainan Peduli Lingkungan Hidup untuk Anak</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASKLING (Asesmen Keliling) oleh Veronika dan tim</title>
		<link>https://unjkita.com/askling-asesmen-keliling-oleh-veronika-dan-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2017 02:55:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=10988</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/askling-asesmen-keliling-oleh-veronika-dan-tim/">ASKLING (Asesmen Keliling) oleh Veronika dan tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi.</p>
<p>Diharapkan mahasiswa kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis, profesional, dapat menerapkan, mengembangkan, meningkatkan sebuah konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta memperkaya budaya nasional.</p>
<p>Ajang PKM ini berupa  pembiayaan kegiatan dan ide kreatif mahasiswa yang telah terpilih berdasarkan seleksi proposal oleh Dirjen Dikti untuk dibiayai.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya unjkita.com berkesempatan untuk lebih dekat mengenal ke-13 tim yang mengharumkan nama UNJ tersebut.</p>
<p>Berikut salah satu tim  PKM dari UNJ yang di ketuai oleh Veronika Fresty Florestina, tim mereka maju dengan mengambil judul <em>&#8220;PKM-M ASKLING (Asesmen Keliling) : Menemukenali Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Program ASKLING (Asesmen Keliling) di Wilayah Jakarta Timur&#8221;</em></p>
<p>Menurut mereka masyarakat pada umumnya belum mengenali Anak Berkebutuhan Khusus dan bagaimana cara menanganinya. Masih banyak orangtua dan masyarakat yang kurang peduli dikarenakan minimnya pengetahuan. Sehingga kesadaran terhadap tumbuh kembang Anak Berkebutuhan Khusus menjadi terabaikan. Akibatnya, sering terjadi diskriminasi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di masyarakat.</p>
<p>Dalam upaya memahami kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus, seorang guru dan orangtua akan selalu membutuhkan data yang akurat yang berkenaan dengan kebutuhan belajar dan masalah yang dihadapi setiap anak. Untuk dapat menggali data dan informasi tersebut maka perlu dilakukannya asesmen. Asesmen merupakan proses yang dilakukan dalam kegiatan secara sistematis dalam rangka mengumpulkan informasi tentang perkembangan anak dan  kemajuan belajar yang dicapainya.</p>
<p>Berdasarkan penjelasan di atas, maka mereka memunculkan ide untuk mengusung program ASKLING (Asesmen Keliling) yang masuk dalam ranah Program Kreativitas Mahasiswa dalam bidang Pengabdian Masyarakat (PKM M).</p>
<p>Kegiatan ASKLING (Asesmen Keliling) ini terbagi menjadi 2 kegiatan utama, yaitu kegiatan konsultasi tumbuh kembang anak dan kegiatan identifikasi kebutuhan belajar anak. Perbedaan program asesmen yang kami lakukan dengan program asesmen lainnya yaitu terletak pada strategi yang kami gunakan dalam konsep pelaksanaan kegiatan. asesmen terhadap setiap anak dengan mendatangi setiap rumah warga atau setiap lingkungan masyarakat, sehingga kegiatan asesmen ini dapat menjangkau semua lapisan masyarakat.</p>
<p>Sehingga Veronika dan timnya, berharap dengan dilaksanakannya program ini secara kontinu diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas tentang kegiatan Asesmen ini dalam menemukenali Anak Berkebutuhan Khusus yang dapat memberikan informasi bagi orangtua dalam menangani dan memperhatikan tumbuh-kembang anaknya juga sebagai salah satu pedoman bagi guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas.</p>
<p>Dengan begitu, Anak Berkebutuhan Khusus dapat di terima dengan baik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, diharapkan semoga program ini dapat melebarkan sayapnya dengan memperluas mitra, wilayah, dan sasaran pelaksanaan kegiatan di wilayah DKI Jakarta lainnya.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/askling-asesmen-keliling-oleh-veronika-dan-tim/">ASKLING (Asesmen Keliling) oleh Veronika dan tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>POTENSI dari PEMANFAATAN SAMPAH oleh Agus dan Tim</title>
		<link>https://unjkita.com/potensi-dari-pemanfaatan-sampah-oleh-agus-dan-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2017 23:57:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=10994</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/potensi-dari-pemanfaatan-sampah-oleh-agus-dan-tim/">POTENSI dari PEMANFAATAN SAMPAH oleh Agus dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi.</p>
<p>Ajang PKM ini berupa  pembiayaan kegiatan dan ide kreatif mahasiswa yang telah terpilih berdasarkan seleksi proposal oleh Dirjen Dikti untuk dibiayai.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya unjkita.com berkesempatan untuk lebih dekat mengenal ke-13 tim yang mengharumkan nama UNJ tersebut.</p>
<p>Berikut salah satu tim  PKM dari UNJ yang di ketuai oleh Agus Nur Hidayat, tim mereka maju dengan mengambil judul <em>&#8220;POTENSI PEMANFAATAN SAMPAH KALENG BEKAS MINUMAN<br />
YANG MENGANDUNG ALUMUNIUM SEBAGAI ELEKTRODA PADA<br />
SEL SURYA SEDERHANA BERBASIS PHOTOELECTROCHEMICAL&#8221;</em></p>
<p>Menurut mereka Saat ini DKI Jakarta sebagai ibukota negara Indonesia dituntut harus dapat mandiri dalam pengelolaan permasalahan sampah. Karena berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2014 tentang persentase rumah tangga<br />
menurut provinsi dan perlakuan memilah sampah mudah membusuk dan tidak mudah membusuk, diketahui DKI Jakarta mempunyai persentase sampah dipilah dan sebagian dimanfaatkan sebesar 3,74%; sampah dipilah kemudian dibuang sebesar 10,48%; dan sampah tidak dipilah sebesar 85,77%.</p>
<p>Dengan jumlah persentase sampah tidak dipilah sebesar 85,77%, Jakarta menempati posisi pertama dibandingkan dengan provinsi lainnya. Jumlah 3,74% untuk sampah yang dipilah dan dimanfaatkan tentunya sangat sedikit bila dibandingkan dengan persentase yang tidak dimanfaatkan bahkan dengan yang tidak dipilah (Badan Pusat Statistik, 2015).</p>
<p>Solusi yang pernah ditawarkan ialah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya menanggulangi volume sampah dengan memperbanyak jumlah bank sampah. Bank sampah adalah upaya pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle) menggunakan manajemen perbankan konvensional. Warga yang menabung sampah atau nasabah, memiliki buku tabungan yang dinilai dengan rupiah (Dinas Kebersihan DKI Jakarta, 2014).</p>
<p>Berdasarkan prinsip 3R (reduce, reuse, dan recycle) ini perlu diadakan penelitian bagaimana cara memanfaatkan sampah-sampah ini. Diantara sampah-sampah itu terdapat sampah kaleng bekas kemasan minuman yang mempunyai kandungan alumunium didalamnya.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-11081 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/pengujian-prototipe.jpg" alt="" width="550" height="383" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/pengujian-prototipe.jpg 550w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/pengujian-prototipe-150x104.jpg 150w" sizes="(max-width: 550px) 100vw, 550px" />Sehingga, Agus dan timnya berharap dengan diajukannya proposal ini dapat memberikan manfaat dalam membantu masyarakat untuk lebih mengetahui potensi dari proses pengelolaan sampah khususnya sampah kaleng minuman.</p>
<p>Serta juga turut andil dalam membantu mengembangkan inovasi dalam dalam bidang energi terbarukan. Untuk turut mengembangkan inovasi dalam pengelolaan sampah yang berprinsip 3R (reduce, reuse dan recycle).</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/potensi-dari-pemanfaatan-sampah-oleh-agus-dan-tim/">POTENSI dari PEMANFAATAN SAMPAH oleh Agus dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PENDEKATAN ANTIGEN CAPTURE oleh Delia Ayu dan Tim</title>
		<link>https://unjkita.com/pendekatan-antigen-capture-oleh-delia-ayu-dan-tim-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2017 22:42:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=11042</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/pendekatan-antigen-capture-oleh-delia-ayu-dan-tim-2/">PENDEKATAN ANTIGEN CAPTURE oleh Delia Ayu dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi.<br />
Diharapkan mahasiswa kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis, profesional, dapat menerapkan, mengembangkan, meningkatkan sebuah konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta memperkaya budaya nasional.</p>
<p>Ajang PKM ini berupa  pembiayaan kegiatan dan ide kreatif mahasiswa yang telah terpilih berdasarkan seleksi proposal oleh Dirjen Dikti untuk dibiayai.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya unjkita.com berkesempatan untuk lebih dekat mengenal ke-13 tim yang mengharumkan nama UNJ tersebut.</p>
<p>Berikut salah satu tim  PKM dari UNJ yang di ketuai oleh Delia Ayu Wiguna, tim mereka maju ke <em>Program Kreativitas Mahasiswa-Penelitian Eksakta</em> dengan mengambil judul <em>&#8220;</em>PENGEMBANGAN SPESIFISITAS <em>RAPID KIT TES</em> DEMAM TIFOID DENGAN PENDEKATAN <em>ANTIGEN CAPTURE</em><em>&#8220;</em></p>
<p>Menurut mereka demam tifoid adalah demam <em>typhus</em> pada manusia yang disebabkan oleh bakteri <em>Salmonella typhi</em>. Demam tifoid merupakan penyakit menular dan tersebar di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara berkembang dengan kondisi sanitasi yang buruk. Di Indonesia, insiden demam tifoid masih tinggi bahkan menempati urutan ketiga diantara negara-negara di dunia.</p>
<p>Tidak adanya gejala klinis yang spesifik dari demam tifoid seringkali menyebabkan kerancuan dalam mendiagnosa penyakit tersebut. Hingga saat ini, metode imunoserologis merupakan metode yang paling umum digunakan sebagai alat diagnosis demam tifoid, meliputi uji widal, tes TUBEX, metode <em>enzyme immunoassay</em> (<em>EIA</em>), <em>metode enzyme-linked immunosorbent assay </em>(<em>ELISA</em>), dan pemeriksaan dipstik, tetapi metode ini masih memiliki tingkat spesifisitas yang rendah.</p>
<p>Kemudian juga telah dikembangkan <em>rapid test</em> demam tifoid terbaru yaitu IgM/IgG <em>chromatographic immunoassay</em>, namun adanya laporan yang menyebutkan bahwa terjadi <em>cross reactivity</em> pada hasil tes IgM <em>chromatographic</em> <em>immunoassay</em> pada sepertiga pasien selama fase demam dari <em>Dengue Virus Infection.</em></p>
<p>Oleh karena itu, penelitian yang akan dilakukan oleh Delia Ayu Wiguna bersama timnya ini adalah untuk mengembangkan spesifisitas <em>rapid kit tes</em> demam tifoid dengan pendekatan <em>antigen capture</em>. <em>Antigen capture</em> merupakan metode penangkapan antigen dari sampel dengan menggunakan antibodi penangkap spesifik yang telah dilapisi pada kit uji, dalam hal ini adalah antibodi anti Fim-C <em>Salmonella typhi</em>, dimana hasil positif akan ditandai dengan munculnya garis warna pada kit uji tersebut.</p>
<p>Delia dan timnya memiliki tujuan khusus dari penelitian ini yakni menghasilkan informasi tentang spesifisitas dari antibodi anti Fim-C <em>S.typhi</em> dalam pengembangan <em>rapid kit tes</em> demam tifoid dengan pendekatan <em>antigen capture</em></p>
<p>Sehingga urgensi dari penelitian ini sangat penting dilaksanakan untuk memperoleh informasi mengenai spesifisitas dari antibodi anti Fim-C <em>Salmonella typhi</em> dalam pengembangan <em>rapid kit tes</em> demam tifoid sehingga dapat diproduksi secara luas.</p>
<p><em>Rapid kit tes</em> demam tifoid memiliki kelebihan diantaranya alat deteksi yang spesifik dan sensitif dalam mendeteksi demam tifoid, mudah digunakan, terhindar dari hasil <em>false positif</em> dan hasil tes yang diperoleh lebih cepat. Berdasarkan hal tersebut diharapkan penelitian ini dapat mengatasi kelemahan alat deteksi demam tifoid yang telah ada.</p>
<p>Hasil yang diperoleh nantinya diharapkan mampu mengembangkan alat deteksi demam tifoid yang bersifat spesifik, cepat, dan mudah digunakan, sehingga dapat meningkatkan kualitas peralatan medis di Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/pendekatan-antigen-capture-oleh-delia-ayu-dan-tim-2/">PENDEKATAN ANTIGEN CAPTURE oleh Delia Ayu dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prototype Marcury oleh Aswin Bimo Subandoro dan Tim</title>
		<link>https://unjkita.com/prototype-marcury-oleh-aswin-bimo-subandoro-dan-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2017 22:33:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=11036</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/prototype-marcury-oleh-aswin-bimo-subandoro-dan-tim/">Prototype Marcury oleh Aswin Bimo Subandoro dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi.</p>
<p>Diharapkan mahasiswa kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis, profesional, dapat menerapkan, mengembangkan, meningkatkan sebuah konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta memperkaya budaya nasional.</p>
<p>Ajang PKM ini berupa  pembiayaan kegiatan dan ide kreatif mahasiswa yang telah terpilih berdasarkan seleksi proposal oleh Dirjen Dikti untuk dibiayai.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya unjkita.com berkesempatan untuk lebih dekat mengenal ke-13 tim yang mengharumkan nama UNJ tersebut.</p>
<p>Berikut salah satu tim  PKM dari UNJ yang di ketuai oleh Aswin Bimo Subandoro, tim mereka maju ke <em>Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta</em> dengan mengambil judul <em>&#8220;Prototype MARCURY (Manufacture Security System) Sistem Keamanan Nirkabel dengan Mengantisipasi Kebocoran Gas dan Kebakaran Pada Industri Berbasis Mikrokontroler&#8221;</em></p>
<p>Menurut mereka pembangunan suatu gedung, penting untuk memperhatikan keselamatan jiwa para penghuninya. Di Indonesia pembangunan suatu gedung terkadang masih tidak memenuhi syarat. Dilansir dari Peraturan Kepala BNPB kecelakaan industri adalah kecelakaan yang disebabkan oleh dua faktor, yaitu perilaku kerja yang berbahaya (unsafe human act) dan kondisi yang berbahaya (unsafe conditions).</p>
<p>Angka kematian yang tinggi pada industri dan lingkungan sekitar industri disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah keracunan gas dan kebakaran, salah satunya disebabkan oleh keracunan gas beracun. Keracunan merupakan terjadinya disfungsi bahkan kerusakan pada beberapa bagian tubuh yang disebabkan oleh reaksi kimia antara zat yang ada di dalam tubuh dengan zat asing yang masuk kedalam tubuh. Gas beracun tersebut berasal dari industri kimia. Maka dari itu diharapkan dengan pembuatan Prototype MARCURY mampu mengurangi angka kematian yang ada di industri, karena Prototype MARCURY mampu mendeteksi gas beracun dan mapu mendeteksi adanya api dan mampu melakukan antisipasi dalam keadaan tersebut.</p>
<p>Aswin dan timnya bertujuan menciptakan alat yang mampu mencegah kecelakaan kerja akibat kebocoran gas beracun dan kebakaran pada industri. Melalui pembuatan Prototipe MARCURY diharapkan mampu mencegah timbulnya korban jiwa akibat kebocoran gas beracun serta kebakaran pada industri.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/prototype-marcury-oleh-aswin-bimo-subandoro-dan-tim/">Prototype Marcury oleh Aswin Bimo Subandoro dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prototipe PORTWEDER oleh Eko Cahyono dan Tim</title>
		<link>https://unjkita.com/prototipe-portweder-oleh-eko-cahyono-dan-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2017 22:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=11030</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/prototipe-portweder-oleh-eko-cahyono-dan-tim/">Prototipe PORTWEDER oleh Eko Cahyono dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi.</p>
<p>Diharapkan mahasiswa kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis, profesional, dapat menerapkan, mengembangkan, meningkatkan sebuah konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta memperkaya budaya nasional.</p>
<p>Ajang PKM ini berupa  pembiayaan kegiatan dan ide kreatif mahasiswa yang telah terpilih berdasarkan seleksi proposal oleh Dirjen Dikti untuk dibiayai.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya unjkita.com berkesempatan untuk lebih dekat mengenal ke-13 tim yang mengharumkan nama UNJ tersebut.</p>
<p>Berikut salah satu tim  PKM dari UNJ yang di ketuai oleh Eko Cahyono, tim mereka maju ke <em>Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta</em> dengan mengambil judul <em>&#8220;Prototipe PORTWEDER (Portable Weather Detector)&#8221;</em></p>
<p>Menurut mereka seiring dengan berkembangnya zaman, teknologipun semakin maju. Setiap hari jumlah manusia yang menggunakan atau bahkan memiliki kendaraan bermotor terus bertambah. Banyaknya jumlah kendaraan bermotor tersebut menimbulkan polusi udara akibat dari gas buang kendaraan<br />
bermotor.</p>
<p>Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah polusi udara bahkan menimbulkan masalah yang cukup serius. Misalnya saja yang sering kita dengar dengan istilah “Global Warming” atau pemanasan global. Salah satu dampak besar yang ditimbulkan oleh pemanasan global adalah berubahnya iklim di seluruh penjuru dunia. Perubahan iklim ini juga menyebabkan perubahan cuaca yang tak menentu dan sulit untuk diprediksi.</p>
<p>Secara singkat cuaca dapat diartikan sebagai keadaan udara pada suatu waktu tertentu dan berada pada wilayah yang relatif sempit. Pada dasarnya, keadaan cuaca mudah sekali berubah-ubah karena ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi cuaca. Perubahan cuaca yang semakin tak menentu akibat pemanasan global tentu menjadi masalah bagi masyarakat karena dapat<br />
mengganggu aktifitas atau kegiatan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktifitas sehari-hari di luar rumah.</p>
<p>Di Indonesia keadaan cuaca selalu diumumkan untuk jangka waktu sekitar 24 jam melalui prakiraan cuaca hasil analisis Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Departemen Perhubungan. Prakiraan yang ada di Indonesia inipun belum belum<br />
sepenuhnya akurat.</p>
<p>Dari pemaparan yang telah dijelaskan maka untuk mengatasi masalah yang sering dihadapi masyarakat, pada proposal PKM KC ini Eko dan timnya akan membuat sebuah prototipe dengan judul “Prototipe PORTWEDER (Portable Weather Detector)”. Prototipe ini merupakan perangkat pendeteksi cuaca dengan cara mengumpulkan data yang berhubungan dengan cuaca dan lingkungan di sekitar. Data-data tersebut berupa tekanan udara, kelembaban, kecepatan angin, dan juga temperatur yang didapat dari hasil pendeteksian berbagai sensor. Dari data-data tersebut dapat diambil kesimpulan tentang cuaca yang berada di sekitar prototipe, sehingga diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk mengantisipasi cuaca buruk.</p>
<p>Sehingga tujuan dari Eko dan timnya adalah membantu<br />
masyarakat yang memiliki aktifitas keseharian berada di luar rumah untuk mengantisipasi perubahan cuaca berdasarkan data-data yang didapatkan dari pendeteksian oleh prototipe tersebut.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11114" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/Poster-PKM.jpg" alt="" width="453" height="640" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/Poster-PKM.jpg 453w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/Poster-PKM-106x150.jpg 106w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/Poster-PKM-425x600.jpg 425w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/06/Poster-PKM-297x420.jpg 297w" sizes="auto, (max-width: 453px) 100vw, 453px" /></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/prototipe-portweder-oleh-eko-cahyono-dan-tim/">Prototipe PORTWEDER oleh Eko Cahyono dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CRITTING BADOT oleh Fariz dan Tim</title>
		<link>https://unjkita.com/critting-badot-oleh-fariz-dan-tim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akbar Evandio (aka)]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2017 22:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ]]></category>
		<category><![CDATA[PKM UNJ 2017]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=11021</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/critting-badot-oleh-fariz-dan-tim/">CRITTING BADOT oleh Fariz dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>UNJKita.com &#8211; Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu program atau ajang yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litabmas), Ditjen Dikti untuk meningkatkan kualitas peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi.</p>
<p>Diharapkan mahasiswa kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis, profesional, dapat menerapkan, mengembangkan, meningkatkan sebuah konsep Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta memperkaya budaya nasional.</p>
<p>Ajang PKM ini berupa  pembiayaan kegiatan dan ide kreatif mahasiswa yang telah terpilih berdasarkan seleksi proposal oleh Dirjen Dikti untuk dibiayai.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya unjkita.com berkesempatan untuk lebih dekat mengenal ke-13 tim yang mengharumkan nama UNJ tersebut.</p>
<p>Berikut salah satu tim  PKM dari UNJ yang di ketuai oleh Fariz Alhamra, tim mereka maju ke <em>Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta</em> dengan mengambil judul <em>&#8220;CRITTING BADOT (Car Security System Monitoring Based on STNK)&#8221;</em></p>
<p>Menurut mereka kemajuan zaman telah membuat kebutuhan akan transportasi semakin meningkat untuk mendukung pergerakan yang lebih efektif. Hal ini menyebabkan semakin menjamurnya kepemilikan mobil. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor ini berbanding lurus dengan jumlah pencurian terhadap kendaraan bermotor. Produsen otomotif hanya mengandalkan kunci kontak sebagai pengaman kendaraan sehingga kendaraan sangat mudah untuk dicuri.</p>
<p>Kejahatan Pencurian kendaraan ini juga diikuti dengan kejahatan<br />
pemalsuan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Hal ini adalah upaya untuk melegalkan kendaraan hasil curian. STNK palsu dibuat tentunya untuk kendaraan hasil curian.</p>
<p>Berdasarkan beberapa paparan di atas maka kejahatan yang ditimbulkan akibat kurangnya pengamanan dan pemalsuan terhadap surat kendaraan bermotor sangatlah besar. Karena itulah penting untuk memperhatikan keamanan kendaraan dan kelengkapan berkendara, dengan alat <em>CRITTING BADOT</em> (<em>Car Security System Monitoring Based On STNK</em>) mampu mengatasi<br />
masalah pencurian kendaraan roda empat, pemalsuan STNK, pengamanan mobil menggunakan sistem elektronik yang sangat sulit dibobol, mampu memonitoring keberadaan dan posisi titik koordinat mobil, sehingga pemilik mobil tidak khawatir akan pencurian dan kehilangan kendaraan.</p>
<p>Sehingga, Fariz dan tim mengusulkan bahwa dengan adanya alat ini dapat memberikan tujuan yang akan dicapai dalam program PKM ini adalah menghasilkan sebuah alat yang mampu mencegah dan mengurangi pencurian kendaraan bermotor dengan menggunakan teknologi RFID dan SMS Gateway sehingg mengefisiensikan kunci kontak dan STNK menjadi satu kesatuan yang nantinya mengubah kunci kontak mobil menjadi ID Card agar pemilik mampu memonitoring posisi kendaraannya secara lebih efisien.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/critting-badot-oleh-fariz-dan-tim/">CRITTING BADOT oleh Fariz dan Tim</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
