<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fresh Graduate Archives - UNJKita.com</title>
	<atom:link href="https://unjkita.com/tag/fresh-graduate/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://unjkita.com/tag/fresh-graduate/</link>
	<description>Saling Menginspirasi untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Oct 2021 10:13:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://unjkita.com/wp-content/uploads/2018/08/cropped-unjkita-32x32.png</url>
	<title>Fresh Graduate Archives - UNJKita.com</title>
	<link>https://unjkita.com/tag/fresh-graduate/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Wawancara Kerja Paling Efektif agar Anda Lolos Seleksi</title>
		<link>https://unjkita.com/tips-wawancara-kerja/</link>
					<comments>https://unjkita.com/tips-wawancara-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 11:54:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://unjkita.com/?p=22542</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam proses seleksi penerimaan karyawan, sesi wawancara merupakan tahap yang sangat penting dan memengaruhi sukses tidaknya Anda mendapatkan pekerjaan. Karena itu, mengetahui tips wawancara kerja...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tips-wawancara-kerja/">Tips Wawancara Kerja Paling Efektif agar Anda Lolos Seleksi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Dalam proses seleksi penerimaan karyawan, sesi wawancara merupakan tahap yang sangat penting dan memengaruhi sukses tidaknya Anda mendapatkan pekerjaan. Karena itu, mengetahui tips wawancara kerja sangat penting bagi Anda yang hendak mengajukan lamaran kerja.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Tahap wawancara biasanya dilakukan setelah proses seleksi awal berdasarkan surat lamaran dan <em>curriculum vitae</em> atau riwayat hidup yang dikirimkan sebelumnya. Pelamar yang lulus pada tahap inilah yang kemudian diundang untuk mengikuti tes wawancara.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Banyak pelamar kerja yang merasa grogi dan tidak percaya diri ketika hendak mengikuti tes wawancara. Pada kenyataannya, memang banyak yang gugur di tahap ini. Supaya Anda lebih siap, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum dan saat mengikuti tes wawancara.</p>
<h1>Sebelum Tes Wawancara</h1>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Jika Anda lulus pada tahap seleksi awal, Anda akan mendapatkan undangan untuk mengikuti tes wawancara. Pasti ada jeda waktu antara pemberitahuan tersebut dengan jadwal wawancara. Manfaatkan waktu yang sedikit ini untuk melakukan persiapan wawancara dengan cara berikut.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Memahami Deskripsi Pekerjaan yang Dilamar</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Selain kualifikasi yang diinginkan, tidak jarang perusahaan mencantumkan tugas dan tanggung jawab posisi yang ditawarkan di dalam iklan lowongan pekerjaan yang dibuatnya. Tentunya sangat aneh jika Anda tidak bisa menjawab pertanyaan seputar deskripsi pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk benar-benar memahami <em>job description</em> untuk posisi yang Anda lamar. Meskipun deskripsi pekerjaan untuk posisi yang sama bisa berbeda di masing-masing perusahaan, pasti ada tugas dan tanggung jawab yang berlaku umum.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Informasi tentang <em>job description </em>bisa dicari di internet atau dari pengalaman orang lain yang sudah lebih dahulu menduduki posisi tersebut. Dengan pengetahuan tentang <em>job description</em> yang baik, pewawancara akan yakin bahwa Anda memang layak dipercaya menduduki posisi tersebut.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><span style="display: inline-block; position: relative; text-indent: -21.3pt; font-weight: bold; font-size: 12pt;">2.</span><strong>Mengenal Profil Perusahaan dengan Baik</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Sering kali, pewawancara akan menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan perusahaan dikaitkan dengan posisi yang Anda lamar. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memiliki pengetahuan yang cukup tentang seluk-beluk perusahaan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Sebagai contoh, jika Anda melamar sebagai tenaga pemasaran di sebuah perusahaan pengembang, pewawancara mungkin akan bertanya tentang produk properti yang pernah dibangun beserta lokasinya. Salah dalam menjawab pertanyaan ini akan mengurangi poin Anda.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Sebelum datang ke tempat tes wawancara, pelajari kembali profil perusahaan tersebut. Cari tahu tentang latar belakang, misi, ruang lingkup aktivitas perusahaan, produk, perkembangan perusahaan, dan sebagainya.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Membuat Daftar Pertanyaan dan Menyiapkan Jawaban</strong></h2>
<p style="text-align: center; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 0pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong><img decoding="async" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/04/INTERVIEW2-503w334h.jpeg" alt="INTERVIEW2.jpg" /></strong></p>
<p style="text-align: center; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><em>termofservices.com</em></p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Kebanyakan orang pasti akan merasa gugup saat menjalani tes wawancara kerja. Meskipun merupakan hal yang manusiawi, sebisa mungkin Anda harus berusaha menghilangkan rasa gugup ini. Caranya tentu saja adalah dengan mengatasi penyebab rasa gugup tersebut.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Salah satu penyebab timbulnya rasa gugup adalah ketidaksiapan dalam menjawab pertanyaan. Untuk mengatasinya, buatlah daftar pertanyaan yang biasa ditanyakan saat wawancara. Anda bisa mencarinya dari artikel-artikel yang ada di internet.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Buatlah catatan berisi daftar pertanyaan tersebut dan persiapkan jawaban terbaik. Beberapa pertanyaan yang sering diajukan adalah pengalaman kerja, strategi memecahkan masalah, gaji yang diharapkan, alasan perusahaan harus menerima Anda, dan target kerja.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Selanjutnya, tuliskan jawaban terbaik yang akan Anda berikan. Anda bisa menyusunnya jawaban berdasarkan pengalaman sendiri, dengan bertanya kepada karyawan perusahaan tersebut yang Anda kenal, atau bisa juga dari sumber-sumber di internet tentang trik menjawab pertanyaan.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Mempersiapkan Dokumen dan Alat Tulis</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Tidak jarang perusahaan meminta Anda untuk membawa beberapa dokumen untuk diserahkan saat tes wawancara dilakukan, seperti seperti CV, fotokopi ijazah, transkrip nilai, pas foto, dan lainnya. Selain dokumen, bawa juga alat tulis untuk mengisi formulir, tanda tangan, atau lainnya.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Melakukan Latihan</strong></h2>
<p style="text-align: center; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 0pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><em><img decoding="async" src="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2020/04/interview3-503w336h.jpeg" alt="interview3.jpg" /></em></p>
<p style="text-align: center; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><em>thoughtco.com</em></p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Untuk mengurangi rasa gugup saat wawancara sesungguhnya, ada baiknya Anda melakukan latihan. Carilah informasi dari internet dan buatlah daftar pertanyaan yang biasanya ditanyakan oleh pewawancara sesuai posisi yang Anda lamar serta persiapkan jawaban yang baik dan benar.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Cara berlatih wawancara bisa bermacam-macam. Anda bisa meminta tolong anggota keluarga atau teman untuk berperan sebagai pewawancara dan memberi masukan yang diperlukan. Jika tidak memungkinkan, manfaatkan cermin atau kamera untuk berlatih, termasuk melatih gestur.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Mempersiapkan Pakaian</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Selain dari jawaban-jawaban yang diberikan, pewawancara juga akan menilai penampilan Anda saat datang memenuhi undangan wawancara. Karena itu, persiapkan pakaian yang akan dikenakan sebaik mungkin. Untuk memberikan kesan positif, pakaian formal lebih disarankan.</p>
<h1>Saat Tes Wawancara</h1>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Selain persiapan yang matang sebelum wawancara dilakukan, Anda juga perlu menerapkan beberapa strategi berikut pada hari yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Tips menghadapi hari-H ini sangat penting agar persiapan yang telah dilakukan tidak sia-sia.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Datang Lebih Awal</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Kesan pertama sangat penting saat Anda hendak mengikuti tes wawancara. Datang lebih awal akan memberikan kesan yang positif karena bisa mencerminkan bahwa Anda nantinya akan memiliki budaya kerja yang baik.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Datang lebih awal juga penting bagi kelancaran wawancara yang akan dihadapi. Agar bisa menjawab pertanyaan dengan baik, Anda harus tenang. Datang terlambat akan membuat Anda gugup. Akibatnya, seluruh persiapan yang sudah dilakukan akan berantakan dan sia-sia.</p>
<blockquote><p>Baca Juga: <a href="https://unjkita.com/lakukan-6-hal-ini-ubah-dirimu-dalam-waktu-satu-tahun/">6 Hal ini Terbukti Ampuh Mengubah Hidupmu</a></p></blockquote>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><span style="display: inline-block; position: relative; text-indent: -21.3pt; font-weight: bold; font-size: 12pt;">2.</span><strong>Memberikan Jawaban dengan Jelas</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Selain isi dari jawabannya sendiri, pemilihan kosakata dan kalimat juga memengaruhi penilaian dari pewawancara. Jawaban Anda mungkin benar, tetapi karena tidak disampaikan dengan baik, bisa jadi pewawancara menangkap maksud yang berbeda sehingga mengurangi nilai.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Tidak perlu terlalu terburu-buru ketika menjawab pertanyaan dari pewawancara. Pahami benar-benar maksud pertanyaan tersebut supaya Anda bisa memberikan jawaban yang tepat. Gunakan bahasa Indonesia yang baik, sampaikan dalam kalimat yang padat dan jelas.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Manfaatkan Kesempatan untuk Bertanya</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Tidak jarang pewawancara memberikan kesempatan bertanya kepada kandidat pegawai yang sedang diwawancarainya. Manfaakan kesempatan ini untuk bertanya seputar posisi yang dilamar sekaligus menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik pada pekerjaan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Anda juga bisa menanyakan penilaian awal dari pewawancara apakah menurutnya Anda cukup memenuhi kualifikasi yang diinginkan perusahaan. Jika ada hal yang dirasa kurang, Anda bisa menambahkan penjelasan tentang kemampuan dan nilai plus yang dimiliki.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><strong>Menjawab Pertanyaan tentang Gaji dengan Tepat</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Hampir dapat dipastikan setiap perusahaan pasti akan menanyakan besaran gaji yang diinginkan oleh kandidat pegawai yang diwawancarai. Pertanyaan ini sering kali membuat calon karyawan kebingungan menjawabnya.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Untuk menjawab pertanyaan ini dengan tepat, sebelumnya Anda harus mencari informasi mengenai kisaran gaji karyawan perusahaan tersebut untuk posisi yang sama atau setara. Jadikan angka tersebut sebagai standar ketika menjawab pertanyaan ini.</p>
<h2 style="text-align: justify; margin-top: 12pt; padding-top: 0; margin-bottom: 10pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><span style="display: inline-block; position: relative; text-indent: -21.3pt; font-weight: bold; font-size: 12pt;">5.</span><strong>Tunjukkan Strategi Mengatasi Kelemahan</strong></h2>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Selain gaji, Anda juga biasanya akan diminta untuk menyebutkan kelemahan diri. Untuk menjawabnya, tidak perlu berusaha menunjukkan bahwa Anda orang yang sempurna, tetapi juga jangan terlalu banyak menunjukkan kelemahan diri.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Sebaiknya sebutkan satu kelemahan saja. Selanjutnya, sampaikan juga strategi yang Anda miliki untuk mengatasi kelemahan tersebut. Inilah tujuan sebenarnya mengapa pewawancara menanyakan kelemahan kandidat pegawai.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Mempersiapkan diri menghadapi tes wawancara memang sangat penting. Namun, selain mempraktikkan tips wawancara kerja seperti di atas, ada hal lain yang tak kalah penting, yaitu menjawab setiap pertanyaan dengan jujur dan percaya diri.</p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;"><span style="display: inline-block;"><span style="display: none;">.</span></span></p>
<p style="text-align: justify; margin-top: 5pt; padding-top: 0; margin-bottom: 5pt; padding-bottom: 0; line-height: 1.8;">Sumber:</p>
<div class="ul" style="margin: 0;">
<div class="li" style="margin: 0;">
<div style="margin-top: 0pt; padding-top: 0; margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.8; margin-left: 36pt;"><span style="display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: italic; font-size: 12pt;">&#8211;</span><a href="http://www.ekrut.com"><em>www.ekrut.com</em></a></div>
</div>
<div class="li" style="margin: 0;">
<div style="margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.8; margin-left: 36pt;"><a href="http://novehasanah.blogspot.com/2014/04/tips-wawancara-kerja-yang-baik.html"><em>novehasanah.blogspot.com</em></a></div>
</div>
<div class="li" style="margin: 0;">
<div style="margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.8; margin-left: 36pt;"><span style="display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: italic; font-size: 12pt;">&#8211;</span><a href="https://www.shopback.co.id/katashopback/4-tips-persiapan-interview-kerja-untuk-hasil-yang-terbaik"><em>www.shopback.co.id</em></a></div>
</div>
<div class="li" style="margin: 0;">
<div style="margin-bottom: 0; padding-bottom: 0; line-height: 1.8; margin-left: 36pt;"><span style="display: inline-block; position: relative; text-indent: -18pt; font-style: italic; font-size: 12pt;">&#8211;</span><a href="https://www.tribunnews.com/nasional/2019/11/04/tips-dan-trik-lolos-tahap-wawancara-kerja-datang-lebih-awal-hingga-jaga-kontak-mata"><em>www.tribunnews.com</em></a><span style="display: inline-block;"><span style="display: none;">.</span></span></div>
</div>
</div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/tips-wawancara-kerja/">Tips Wawancara Kerja Paling Efektif agar Anda Lolos Seleksi</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/tips-wawancara-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambil Menunggu Panggilan Kerja, Cobain Kegiatan Menyenangkan Berikut Deh!</title>
		<link>https://unjkita.com/sambil-menunggu-panggilan-kerja-cobain-kegiatan-menyenangkan-berikut-deh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Apr 2017 01:34:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=7377</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sobat UNJKita sedang berjuang mendapatkan pekerjaan? Setelah menempuh euphoria wisuda, beban baru yang lebih besar menghampiri. Yaps, apalagi kalau bukan mendapatkan pekerjaan. Sudah melamar kemana-mana,...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/sambil-menunggu-panggilan-kerja-cobain-kegiatan-menyenangkan-berikut-deh/">Sambil Menunggu Panggilan Kerja, Cobain Kegiatan Menyenangkan Berikut Deh!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sobat UNJKita sedang berjuang mendapatkan pekerjaan?</p>
<p>Setelah menempuh euphoria wisuda, beban baru yang lebih besar menghampiri. Yaps, apalagi kalau bukan mendapatkan pekerjaan. Sudah melamar kemana-mana, telah melewati dan menghadiri beragam jobfair, tetapi belum dapat kabar dari tempat dimana kalian melamar pekerjaan?</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <span style="color: #800000;"><strong><a style="color: #800000;" href="http://unjkita.com/mendapatkan-pekerjaan-sebelum-wisuda-kenapa-tidak/">Mendapatkan Pekerjaan Sebelum Wisuda, Kenapa Tidak?</a></strong></span></p>
<p>Sembari menunggu, manfaatkan waktu dengan cara-cara ini yuk:</p>
<h4><strong>1. Jadi Relawan</strong></h4>
<p>Meski gratisan alias kerja tanpa bayaran, namun kegiatan kerelawanan akan mendatangkan beragam manfaat. Dilansir dari beberapa pengakuan perusahaan dan banyak situs kerelawanan besar di Indonesia, sekarang ini perusahaan tak sedikit yang memilih kandidat calon karyawan dari jejak kegiatan kerelawanan yang dimiliki. Para relawan selain dinilai memiliki loyalitas tinggi, punya <em>skill</em> kerjasama yang baik, serta kegiatan kerelawanan pastinya memperkenalkan relasi baru bagi kamu.</p>
<h4><strong>2. Hadiri Workshop dan Seminar</strong></h4>
<p>Guna menambah kemampuan, ilmu pengetahuan, dan membekali diri dengan pengalaman, kegiatan workshop dan seminar akan menguntungkan bagi sobat UNJKita. Tentunya, sertifikat yang kalian dapat, bisa digunakan sebagai tambahan portofolio dalam CV.</p>
<h4><strong>3. Kursus</strong></h4>
<p>Cukup banyak perusahaan yang meminta calon karyawannya harus sudah berpengalaman. Lantas, bagaimana yang baru lulus dan minim kemahiran? Siasati dengan les atau kursus, baik formal maupun non-formal. Untuk bahan pertimbangan, perusahaan banyak yang mulai membutuhkan karyawan berkriteria wajib mampu berkomunikasi dengan bahasa asing, cobalah kuasai bahasa inggris misalnya.</p>
<p><strong>Baca juga:<span style="color: #800000;"><a style="color: #800000;" href="http://unjkita.com/tujuh-keuntungan-jadi-pekerja-kantoran/"><strong> </strong>Tujuh Keuntungan Jadi Pekerja Kantoran</a></span></strong></p>
<h4><strong> 4. Mencoba Peluang Bisnis</strong></h4>
<p>Pintu rezeki bisa dimulai dari berdagang. Kalau sobat UNJKita pandai berjualan, tak ada salahnya sedikit-sedikit terjun pada bidang kewirausahaan. Barangkali, meski sekarang sulit mendapat pekerjaan, kelak jika sukses di bidang bisnis, justru kamulah yang membuka peluang pekerjaan bagi orang lain yang membutuhkan.</p>
<h4><strong>5. Kerja Part Time</strong></h4>
<p>Sudah lulus, tidak lagi ingin membebani orang tua secara finansial terus-menerus? Di era kekinian, posisi marketing, guru bimbel, dan masih banyak lagi lapangan pekerjaan menawarkan kerja paruh waktu lho!</p>
<h4><strong>6. Perbanyak Relasi</strong></h4>
<p>Membangun koneksi dengan siapapun, menjadi hal penting saat mencari pekerjaan. Kadang, dari pertemanan kamu dapat informasi mengenai lowongan pekerjaan.</p>
<h4><strong>7. Beribadah</strong></h4>
<p>Secara konkret, Sobat UNJKita telah melakukan beragam usaha. Maka yang bisa dilakukan lagi ialah tinggal berpasrah dan berserah pada Sang Maha Pemberi Rezeki. Rajin-rajinlah mendekatkan diri pada Tuhan, serta menjauhi larangan, yang terpenting cobalah imbangi dengan menuruti nasihat dan saran dari orang tua.</p>
<h4><strong>8. Selalu Tanamkan Pikiran Positif</strong></h4>
<p>Jangan pernah berputus asa. Kesempatan selalu datang bagi orang yang pantang menyerah. Teruslah melakukan hal-hal terbaik dari diri sendiri, jangan bosan mengirim lamaran secara online maupun dikirim langsung. Perbanyaklah menggali info-info lowongan pekerjaan.</p>
<h4><strong>9. Periksa CV </strong></h4>
<p>Perusahaan ataupun tempat kamu melamar pekerjaan bisa jadi belum juga memberimu kesempatan lanjut ke seleksi berikut karena ada yang salah, kurang, ataupun dianggap tidak sesuai dalam <em>curriculum vitae</em> yang kamu buat. Coba kembangkan CV kamu agar menarik dan informatif. Lamarlah kembali ke pekerjaan lain sesuai persyaratan, update data diri serta hal lainnya dengan tidak berlebihan. Selama kamu belum tanda tangan kontrak pekerjaan, artinya masih diperbolehkan mencari pekerjaan lain sambil menunggu panggilan dari perusahaan yang kamu lamar.</p>
<p><strong>Baca juga: </strong><span style="color: #800000;"><strong><a style="color: #800000;" href="http://unjkita.com/contoh-cv-kreatif/">9 Contoh CV Kreatif untuk Melamar Kerja</a></strong></span></p>
<p>Nah, sudah dapat pencerahan dari Tim UNJkita kan? Sobat UNJKita yang masih menunggu panggilan kerjaan, jangan lagi bergalau ria ya. Selamat menikmati masa transisi, semoga kita diberi karier yang tak hanya bergaji besar, namun juga berguna bagi agama, negara serta dapat membahagiakan orang tua dan diri sendiri.</p>
<p><strong>Oleh: Dian Pertiwi Joshua (PKK, Fakultas Teknik 2012)</strong></p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/sambil-menunggu-panggilan-kerja-cobain-kegiatan-menyenangkan-berikut-deh/">Sambil Menunggu Panggilan Kerja, Cobain Kegiatan Menyenangkan Berikut Deh!</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>List Barang Yang Gak Boleh Ketinggalan Saat Datang Ke Jobfair</title>
		<link>https://unjkita.com/list-barang-yang-gak-boleh-ketinggalan-saat-datang-ke-jobfair/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[UNJKita.com &#124; @pemburukampus]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2017 03:41:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Job Fair]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=6706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selamat kepada Abang dan Mpok yang hari ini resmi menjadi wisudawan dan wisudawati Universitas Negeri Jakarta. Semoga ilmu yang didapat membawa pada kesuksesan dan yang...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/list-barang-yang-gak-boleh-ketinggalan-saat-datang-ke-jobfair/">List Barang Yang Gak Boleh Ketinggalan Saat Datang Ke Jobfair</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat kepada Abang dan Mpok yang hari ini resmi menjadi wisudawan dan wisudawati Universitas Negeri Jakarta. Semoga ilmu yang didapat membawa pada kesuksesan dan yang memilih mengabdi di dunia pendidikan, mudah-mudahan diberi keikhlasan selama masa pengabdian.</p>
<p>Bagi yang masih bingung, setelah lulus ingin cari pekerjaan dimana? Memulai karier sebagai apa? Coba datang dan kunjungi bursa kerja atau karier expo dan lebih dikenal dengan sebutan <em>Jobfair.</em> Pastikan dulu kalian membawa benda berikut sebelum pergi mengunjungi <em>Jobfair.</em></p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/">Serial Amunisi Fresh Graduate #3 ; Menyusun Strategi Menuju Job Fair</a></strong></p>
<p><strong>1. CV <em>(Curriculum Vitae) / Resume</em></strong><br />
Wah, sekarang sudah sarjana nih. Tentulah CV sebagai hal yang wajib, secara tujuan datang ke <em>Jobfair</em> kan untuk mencari pekerjaan. CV itu serupa cara perusahaan megenal kita, apakah sesuai kualifikasi yang dibutuhkan, siapa diri kamu, bagaimana latar pendidikan yang telah kamu jalani, sampai pada informasi lain yang berkaitan tentang kamu. Meski terkesan banyak yang ingin kamu beri tahu pada perusahaan dan atau tempat lain kamu melamar pekerjaan, yang perlu diingat bahwa isi CV jangan terlalu bertele-tele, jelas, ringkas dan padat isi.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-5708 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif.jpg" alt="" width="729" height="379" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif.jpg 729w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-150x78.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-800x416.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-808x420.jpg 808w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-640x333.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-681x354.jpg 681w" sizes="(max-width: 729px) 100vw, 729px" /></p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/">Serial Amunisi Fresh Graduate #2 ; Menyusun Amunisi Curriculum Vitae</a></strong></p>
<p><strong>2. Kelengkapan Akademik</strong><br />
Tidak hanya CV saja, sebagai bukti kamu telah menyelesaikan studi, maka Ijazah dan Transkrip Nilai juga mesti dibawa saat datang ke <em>jobfair</em>. Semisal kamu punya prestasi akademik maupun non-akademik yang menunjang, boleh juga membawa bukti sertifikatnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5725" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif.png" alt="" width="520" height="736" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif.png 520w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-106x150.png 106w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-424x600.png 424w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2017/01/contoh-cv-kreatif-297x420.png 297w" sizes="(max-width: 520px) 100vw, 520px" /></p>
<p><strong>3. Dokumen Data Diri</strong><br />
KTP, SIM, Akte Kelahiran atau Kartu Keluarga sebagai persiapan kalau dibutuhkan pelengkap identitas pribadi dalam melamar pekerjaan yang kamu incar.</p>
<p><strong>4. Alat tulis</strong><br />
Ketika berkeliling <em>stand jobfair</em>, perusahaan terkadang menyediakan formulir yang perlu diisi, atau pada CV yang akan kalian titipkan pada panitia perusahaan dalam <em>jobfair</em> diharuskan diberi kode tertentu. Kamu pasti butuh pulpen, pensil, atau spidol.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-3548 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan.jpg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan.jpg 1280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan-150x100.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan-800x533.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan-990x660.jpg 990w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p><strong>5. Tisu atau Sapu Tangan</strong><br />
Sarjana yang lulus dalam waktu berbaregan dengan kalian tentu enggak cuma dari UNJ. Selama proses wisuda, di luar JIEXPO saja sudah jadi lautan manusia. Kebayang dong, itu baru satu universitas. Sedang yang mencari kerja bisa jadi <em>fresh graduate</em> se-Jakarta atau bahkan se-Jabodetabek. Kapasitas gedung yang tak seberapa, ditambah jumlah pengunjung yang membludak akan membuat suasana ruangan menjadi lebih panas. Belum lagi saat berdesak-desakan saat mengantre. Mengurangi lepek akibat keringat bercucuran, ada baiknya kamu siapkan tisu atau sapu tangan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5131 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Jobfair-penuh.jpg" alt="" width="640" height="381" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Jobfair-penuh.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Jobfair-penuh-150x89.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><strong>6. Klip Kertas dan Map atau Amplop Coklat</strong><br />
Kalau perusahaan yang kamu incar merupakan skala besar, lebih sopan dalam menitipkan CV dan dokumen pelengkap lain dalam map atau amplop coklat, terkecuali jika memang perusahaan tersebut yang memberikan ketentuan tidak perlu menggunakan map atau amplop coklat. Jangan lupa sediakan klip kertas untuk menyatukan dokumenmu agar tidak tercecer.</p>
<p><strong>7. <em>Flashdisk</em></strong><br />
Teknologi semakin canggih, dengan kemajuan tersebut perusahaan biasanya mulai menyediakan fasilitas komputer, laptop atau <em>notebook</em> untuk kamu masukkan sendiri data yang dibutuhkan perusahaan sebagai ganti dari <em>hardcopy</em> berkas. Selain menghemat kertas, cinta lingkungan, tentunya menerapkan IPTEKS. Agar tidak kebingungan saat dihadapi situasi yang kekinian dalam <em>jobfair</em>, solusinya membawa <em>flashdisk</em> yang berisi CV serta kelengkapan lain dan juga foto resmi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3523 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Flashdisk-Memory-Card.jpg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Flashdisk-Memory-Card.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Flashdisk-Memory-Card-150x100.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p><strong>8. Foto</strong><br />
Perusahaan tentulah ingin tahu seperti apa kandidat calon yang nantinya akan diajak bekerjasama membangun visi dan misi kantor, caranya bisa melalui foto. Kerap kali ini yang sering dilupakan karena ukurannya yang kecil.</p>
<p>Setelah membuat list dan memeriksa apa saja yang dibutuhkan untuk datang ke<em> jobfair</em>, bersiaplah berjuang! Semoga kesuksesan selalu menyertai kita semua.</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/list-barang-yang-gak-boleh-ketinggalan-saat-datang-ke-jobfair/">List Barang Yang Gak Boleh Ketinggalan Saat Datang Ke Jobfair</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serial Amunisi Fresh Graduate #3 ; Menyusun Strategi Menuju Job Fair</title>
		<link>https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Nov 2016 03:07:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Professional]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Job Fair]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Fresh Graduate]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=5129</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mencari pekerjaan memang bukan perkara mudah, perlu usaha sekeras baja dan doa yang tiada hentinya. Berbagai cara telah dilakukan demi mendapatkan sebuah pekerjaan yang sesuai...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/">Serial Amunisi Fresh Graduate #3 ; Menyusun Strategi Menuju Job Fair</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mencari pekerjaan memang bukan perkara mudah, perlu usaha sekeras baja dan doa yang tiada hentinya. Berbagai cara telah dilakukan demi mendapatkan sebuah pekerjaan yang sesuai dengan potensi diri, mulai dari menyebar Lamaran ke segala penjuru perusahaan, datang langsung ke perusahaan, dan mengikuti beberapa acara <em>Job Fair </em>atau <em>Job Expo</em>. <em>Job Fair</em> atau <em>Job Expo</em> sering diselenggarakan sebagai sarana untuk mempertemukan perusahaan dengan calon-calon karyawannya. Ada banyak perusahaan yang ikut serta, sehingga dengan hanya mendatangi tempat di mana diselenggarakannya pameran ini, Kamu bisa langsung melamar ke banyak perusahaan. Dengan demikian, dapat menghemat waktu dan biaya daripada harus mendatangi atau mengirim surat lamaran kepada perusahaan satu per satu.</p>
<p style="text-align: justify;">Saking seringnya kamu ikut <em>Job Fair</em> tapi gak ada hasil, akhirnya yang kamu lakukan adalah menyerah, males untuk datang lagi ke acara <em>Job Fair</em> yang lain, karena kamu berpikir bahwa acara <em>Job Fair</em> ini merupakan acara yang <em>worthless</em>, gak tentu, dan buang waktu. Padahal tidak demikian loh! Faktanya ada saja orang yang mendapatkan respon panggilan tes dari acara <em>Job Fair</em>. Bukan karena beruntung, melainkan karena dia telah melakukan apa yang terbaik untuk dilakukan. Oleh karena itu yuk simak Serial Amunisi Fresh Graduate #3 ; <strong>Menyusun Strategi Menuju <em>Job Fair</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cari Informasi Sebanyak-banyaknya.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cari tahu kapan dan di mana <em>Job Fair</em> akan dilaksanakan. Untuk mendapatkan jadwal <em>Job Fair</em>, Kamu dapat mencarinya pada iklan di koran, internet atau dengan mengikuti milis pencari kerja atau milis universitas. Informasi lain yang perlu unutk diketahui adalah informasi tentang perusahaan mana saja yang ikut serta. Informasi ini akan membantu Kamu mencari tahu company profile, reputasi perusahaan dan menentukan apakah Kamu tertarik untuk memasukkan lamaran pekerjaan. Penting banget! Karena apa? Agar kamu tahu perusahaan tersebut bergerak dibidang apa?</p>
<div id="attachment_5130" style="width: 710px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5130" class="wp-image-5130 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Job-Fair.jpg" alt="job-fair" width="700" height="393" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Job-Fair.jpg 700w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Job-Fair-150x84.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Job-Fair-640x359.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Job-Fair-681x382.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><p id="caption-attachment-5130" class="wp-caption-text">Suasana Job Fair di salah satu Universitas terkemuka.</p></div>
<p style="text-align: justify;">Biasanya pada beberapa event <em>Job Fair</em> sudah dipajang di depan pintu masuk daftar perusahaan yang ikut dalam <em>Job Fair</em>. Kamu dapat melihat dulu daftar perusahaan tersebut apakah ada yang menjadi minat atau membuat kamu tertarik atau tidak. Jika kamu tipe orang yang selektif dalam memilih perusahaan tempat bekerja maka hal ini cukup penting.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Siapkan CV Sebagai Amunisi Terbaik.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Curriculum Vitae</em> (CV) sejatinya sebagai senjata awal kita dalam memberikan informasi tentang “siapa kita” kepada pihak perusahaan yang kita lamar, itulah kenapa CV menjadi penting. Periksa apakah penulisan nama, alamat dan no telepon/HP sudah diisi dengan benar. Setelah membuat CV, baca dan periksa kembali CV tersebut untuk mengetahui apakah ada kata-kata yang salah. Kamu harus membuat lamaran pekerjaan sebaik dan selengkap mungkin. Jika memungkinkan urus semua berkas pendukung yang penting seperti Kartu Kuning/Pencari Kerja, SKCK, Surat Keterangan Sehat, Surat Keterangan Kerja dan lain sebagainya. Jika kamu belum tahu perusahaan dan posisi mana yang ingin kamu lamar maka kamu bisa mengkosongkan bagian nama perusahaan yang di tuju dan posisi pekerjaan yang ingin di lamar.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4989 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif.jpg" alt="perbandingan-cv-kreatif" width="604" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif.jpg 604w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-150x119.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-755x600.jpg 755w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-528x420.jpg 528w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-640x509.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-681x541.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 604px) 100vw, 604px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Perbanyak jumlah salinan CV dan <em>cover letter</em> yang akan kamu bawa ke <em>Job Fair</em>. Jika kamu juga membawa softcopy pun juga akan sangat membantu. Jangan lupa untuk menyimpan CV dalam bentuk softcopy dengan nama yang mudah dicari dan simpan dalam flash disk. Lakukan scanning antivirus untuk memastikan tidak ada virus yang dapat merusak data. Terdapat beberapa perusahaan yang telah berbasis digital, sehingga mungkin mereka akan meminta kamu untuk menyimpan file resume dan cover letter kamu di laptop mereka. Selain itu, jasa printing biasanya hadir di setiap <em>Job Fair</em>, maka lebih baik kamu persiapkan softcopy dokumen kamu. Softcopy CV penting sebagai cadangan apabila CV yang telah dicetak pada kertas rusak, hilang atau kurang.</p>
<p style="text-align: justify;">Kamu masih bingung mengisi <em>conten</em>t dalam CV pekerjaan kamu? Silakan baca dan pelajari  : <strong><a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/">Menyusun Amunisi Curriculum Vitae</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Jangan Lupa Bawa Perlengkapan Pendukung</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jangan lupa untuk membawa beberapa perlengkapan pendukung seperti pulpen, flash disk, laptop, <em>paperclip, </em>map berisi dokumen pendukung adalah beberapa peralatan yang penting untuk dibawa. Seperti pulpen yang penting untuk mengisi formulir, flash disk sebagai media penyimpanan softcopy CV, laptop untuk menyimpan data atau memperlihatkan contoh aplikasi yang sudah pernah dibuat. <em>Paperclip</em> untuk menyatukan aplikasi formulir pendaftaran serta CV, Foto Diri dan Surat Lamaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penampilan Harus <em>Good Looking</em></strong><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3548 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan.jpg" alt="Pendidikan" width="1280" height="853" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan.jpg 1280w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan-150x100.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan-800x533.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/06/Pendidikan-990x660.jpg 990w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika akan menghadiri <em>Job Fair</em>, jangan remehkan penampilan pribadi Kamu. Walau sebagian perusahaan pencari tenaga kerja hanya meminta CV untuk ditindaklanjuti kemudian, tetapi ada juga yang langsung melaksanakan wawancara <em>(Walk in Interview)</em>. Maka penampilan penting untuk memberi kesan rapi dan profesional. Ketika akan menghadiri <em>Job Fair</em>, kenakan pakaian dan penampilan yang rapi layaknya Kamu akan wawancara kerja. Berpakaianlah dengan rapi seolah-olah kamu sudah siap memasuki dunia kerja. Hindari pemakaian kaos dan celana jeans. Untuk pria bisa memakai kemeja, celana kain dan sepatu hitam.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3544 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Eksistensi.jpg" alt="Eksistensi" width="719" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Eksistensi.jpg 719w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Eksistensi-150x100.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Eksistensi-800x534.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/07/Eksistensi-990x661.jpg 990w" sizes="auto, (max-width: 719px) 100vw, 719px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Para pencari kerja biasanya mengenakan pakaian yang bernuansa kasual saat menghadiri <em>Job Fair</em> karena lebih nyaman saat digunakan untuk berjalan ke sana ke mari. Tapi ini dapat menjadi hal yang memalukan ketika kamu mendadak diundang untuk mengikuti wawancara. Lebih baik kamu bersiap walaupun dengan outfit yang kasual, namun kamu harus terlihat “smart” untuk berjaga-jaga ketika hal ini terjadi. Ingat bahwa kamu sedang berlomba-lomba mendapatkan pekerjaan, jadi penampilan kamu harus lebih baik dari yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong>Latihan Menjawab Pertanyaan Wawancara</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selalu ada kemungkinan kamu akan diwawancarai secara <em>on the spot (Walk in Interview),</em> jadi sebaiknya kamu berlatih menjawab pertanyaan wawancara. Cari tahu lebih dulu setiap pertanyaan yang mungkin muncul sehingga kamu siap selama proses tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3725 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor.jpg" alt="Kerja di Kantor kirim tulisan" width="712" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor.jpg 712w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-150x101.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-800x539.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-990x667.jpg 990w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" /></p>
<p style="text-align: justify;">About.com’s Alison Doyle menyarankan bahwa berlatih sebelum menghadiri <em>Job Fair</em> atau bahkan sebelum wawancara merupakan hal yang perlu dilakukan. Latihan membantu kamu menjadi familiar terhadap pertanyaan yang berpotensi muncul selama proses perekrutan. Ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan membantu agar lebih tenang saat merespon pertanyaan yang diajukan. Semakin baik jawaban kamu, maka semakin besar kesempatan kamu mendapat tawaran pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Persiapkan Kondisi Fisik dan Psikis yang Prima</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Percuma saja jika sudah menyiapkan segalanya tetapi belum mempersiapkan kondisi fisik dan psikis yang menyakinkan. Jangan habiskan waktu yang terlalu banyak untuk memikirkan <em>Job Fair</em> yang kamu hadiri keesokan hari sebab kamu harus beristirahat dengan cukup, terutama di malam hari sebelumnya.  Jika kamu begadang dan kurang tidur, maka kondisi badan tidak akan fit, mood kamu mungkin saja buruk keesokan harinya, dan tentu saja wajah kamu juga tidak fresh. Ini bukan tampilan yang cocok  untuk sesbuah sesi wawancara kerja, sebab bisa jadi kamu mengantuk dan melantur ketika menjawab pertanyaan dari interviewer disana.</p>
<div id="attachment_5131" style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5131" class="wp-image-5131 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Jobfair-penuh.jpg" alt="jobfair-penuh" width="640" height="381" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Jobfair-penuh.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Jobfair-penuh-150x89.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /><p id="caption-attachment-5131" class="wp-caption-text">Job Fair Yang Penuh Sesak Sepanjang Hari Menuntutmu Persiapkan Fisik Prima</p></div>
<p style="text-align: justify;">Istirahatlah yang cukup dimalam harinya, agar kamu Fit dan Fresh dalam menghadapi <em>Job Fair</em> yang mungkin akan berlangsung sepanjang hari. Jangan lupa sarapan di pagi harinya agar tubuh dan pikiranmu bisa bekerja dengan maksimal selama berada di <em>Job Fair</em> tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, itulah beberapa tips kece yang kami berikan untukmu para sobat Fresh Graduate dalam menyusun strategi menuju <em>Job Fai</em>r guna menembus persaingan di dunia professional nantinya. Semoga kamu bisa mendapatkan pekerjaan dan karir sesuai yang kamu impikan ya sobat. Tunggu serial amunisi Fresh Graduate selanjutnya yang terbit setiap hari minggu!</p>
<h2>Serial Amunisi Fresh Graduate</h2>
<ol>
<li>Part 1: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Jurus Pamungkas Pasca Lulus</strong></a></li>
<li>Part 2: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Menyusun Amunisi CV</strong></a></li>
<li>Part 3: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Menyiapkan Amunisi Menuju Job Fair</strong></a></li>
</ol>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/">Serial Amunisi Fresh Graduate #3 ; Menyusun Strategi Menuju Job Fair</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serial Amunisi Fresh Graduate #2 ; Menyusun Amunisi Curriculum Vitae</title>
		<link>https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2016 04:14:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Professional]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Fresh Graduate]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=4988</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mau cari kerja, butuh pengalaman. Mau cari pengalaman, butuh kerja. Dilema ini sering kali dirasakan mahasiswa yang baru akan mulai mencicipi dunia profesional. Kalau yang...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/">Serial Amunisi Fresh Graduate #2 ; Menyusun Amunisi Curriculum Vitae</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mau cari kerja, butuh pengalaman. Mau cari pengalaman, butuh kerja. Dilema ini sering kali dirasakan mahasiswa yang baru akan mulai mencicipi dunia profesional. Kalau yang sudah punya banyak pengalaman kerja atau magang sih, enak. Bagaimana dengan yang tidak? Apa yang mau ditulis di CV, ya?</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan perkara mudah bagi para <em>fresh graduate</em> untuk mencari pekerjaan. Kurangnya pengalaman seringkali membuat peluang mereka untuk diterima bekerja, terutama di perusahaan besar, menjadi tipis. Namun, untuk kamu yang baru lulus dari kuliah dan sedang mencari pekerjaan pertama, tak perlu gundah. Menurut Brandon Labman, pendiri <em>Responsible Outgoing College Students (ROCS)</em>, agen layanan pencari kerja untuk kelas <em>entry-level</em> di <em>Northern Virginia</em>, energi dan antusiasme para lulusan baru bisa saja mengalahkan faktor pengalaman.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Curriculum Vitae</em> (CV) sejatinya sebagai senjata awal kita dalam memberikan informasi tentang “siapa kita” kepada pihak perusahaan yang kita lamar, itulah kenapa CV menjadi penting. Tapi jangan khawatir kalau kamu akan mendaftar ke suatu perusahaan dengan CV yang kosong di bagian working experience. Ada banyak hal, kok, yang bisa kamu tulis di aplikasi selain pengalaman kerja.  Oleh karena itu yuk simak <strong>Serial Amunisi <em>Fresh Graduate</em> #2 ; Menyusun Amunisi <em>Curriculum Vitae</em></strong><em>.</em></p>
<h4 style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga  : <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/">Serial Amunisi Fresh Graduate Part – 1</a></strong></h4>
<h6 style="text-align: justify;"><strong>Sertakan Data Diri Lengkap, Singkat dan Padat.</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Cantumkan alamat profesional kamu, termasuk nomor handphone dan e-mail untuk korespondensi. Pastikan email kamu bukan <em>f3rlyGu4anTen6@yahoo.com</em> yah! Pastikan juga semua data komunikasi yang kamu isikan, dapat dihubungi kapan saja oleh penerima CV. Di dunia professional, seseorang bisa dikatakan “professional” atau “tidak professional” hanya dengan menilai apakah ia sanggup mengangkat telepon kapan pun dibutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan lupa untuk tampilkan keunikan dan keunggulan kemampuan personal kamu. CV kamu harus mampu merepresentasikan kompetensi, pengalaman, dan gaya presentasi diri kamu. Profesional yang dimaksudkan di sini tak harus bersifat formal dan membosankan, melainkan kamu harus membuat diri kamu tampil semenarik mungkin pada CV yang kamu buat. Namun juga Jangan terlalu banyak membuang halaman, CV sebaiknya dibuat singkat dan padat. Agar pembaca tidak bosan, panjang CV disarankan maksimal dua halaman.</p>
<h6 style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4989 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif.jpg" alt="perbandingan-cv-kreatif" width="604" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif.jpg 604w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-150x119.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-755x600.jpg 755w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-528x420.jpg 528w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-640x509.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/perbandingan-cv-kreatif-681x541.jpg 681w" sizes="auto, (max-width: 604px) 100vw, 604px" /><strong>Pengalaman Organisasi Saat Kuliah.</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Punya pengalaman berorganisasi dalam CV akan menambah nilai jualmu di hadapan sang <em>reviewer</em> personalia. Dengan punya pengalaman berorganisasi, perusahaan yang merekrutmu pasti akan mempertimbangkanmu baik-baik, karena itu artinya kamu dianggap sudah punya pengalaman dalam bekerja dalam kelompok, alias punya <em>Softskill.</em> Contoh <em>softskill </em>dalam organisasi yang bisa kamu terapkan di dunia kerja adalah bagaimana kamu bekerja dalam tim, bagaimana kamu mengatur bawahan, bekerja sama dengan rekan sepantaran, maupun menerima perintah dari atasan. Bagaimana kamu mengatur waktu, bagaimana kamu berdisiplin, bagaimana kamu mengatur target yang luar biasa tapi realistis.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-2279 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/Jurnal-Club-Macaca.jpg" alt="Jurnal Club Macaca" width="517" height="305" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/Jurnal-Club-Macaca.jpg 517w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/03/Jurnal-Club-Macaca-150x88.jpg 150w" sizes="auto, (max-width: 517px) 100vw, 517px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kamu bukan sekadar mahasiswa ber-IPK tinggi tapi kerjanya cuma bolak-balik kuliah-pulang-kuliah-pulang (istilah lawas, “mahasiswa kupu-kupu”). IPK itu penting untuk dipertahankan, untuk menunjukkan bahwa kamu serius dalam studimu, tapi jangan sampai kamu mendewakkan IPKmu sehingga tidak mengembangkan diri di luar perkuliahan.</p>
<h6 style="text-align: justify;"><strong>Cantumkan Pendidikan, Pelatihan, Prestasi.</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Dalam kualifikasi, beri penekanan pendidikan atau pelatihan yang pernah kamu ikuti. Cantumkan penugasan, proyek individu, proyek kelompok, presentasi, nilai, prestasi yang pernah diraih, apa pun yang membuat kamu menonjol dan relevan dengan posisi yang diincar. Proporsi pencantuman antara tugas dan prestasi, perlu seimbang.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kamu pernah melakukan pelatihan atau kursus, maka sertakan sertifikat tersebut di dalam CV. Saat ini, sudah banyak platform yang menyediakan kursus online dari universitas-universitas ternama di dunia. Jika kamu mengambil kursus ini dan lulus, maka kualifikasi yang kamu dapat sama dengan jika kamu lulus dari mata kuliah di universitas tersebut. Hal ini akan membantu untuk meningkatkan kualitas CV-mu di mata rekruter, karena terlihat bahwa kamu serius ingin mendalami suatu skill.</p>
<div id="attachment_2685" style="width: 970px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-2685" class="wp-image-2685 size-full" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/MAPRES-UNJ.jpg" alt="MAPRES UNJ" width="960" height="720" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/MAPRES-UNJ.jpg 960w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/MAPRES-UNJ-150x113.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/MAPRES-UNJ-800x600.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/MAPRES-UNJ-378x283.jpg 378w" sizes="auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px" /><p id="caption-attachment-2685" class="wp-caption-text">Prestasi Saat Kuliah Itu Penting!</p></div>
<p style="text-align: justify;">Namun, jika kamu belum punya pengalaman kerja full-time atau pun internship, coba ingat-ingat apakah selama kuliah kamu pernah mengerjakan tugas dari mata kuliah tertentu yang bersifat proyek. Misalnya, jika kamu kuliah prodi Teknologi Pendidikan dan pernah membuat suatu media dalam sebuah pengajaran, cantumkanlah itu dalam CV-mu. Tidak hanya proyek dari kuliah, kamu juga bisa memasukkan side project lain, misalnya proyek membuat website untuk event kampus.</p>
<h6 style="text-align: justify;"><strong>Jangan lupa Kemampuan Khusus</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Jelaskan pula kemampuan khusus apa yang kamu miliki dan kamu sangat <em>skill-able</em> dalam bidang itu. Misal : <em>strategic leadership</em>, <em>communication (public speaking)</em> <em>time management, project management, social media, design, photography</em>, dan lainnya. Kamu juga harus menguatkan kemampuan bahasa asing. Setiap <em>fresh graduate</em> selalu memiliki pemahaman yang cukup baik tentang bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Perusahaan yang besar dan sering mendapatkan klien dari luar negeri tentu membutuhkan tenaga kerja yang pandai dalam berbahasa Inggris.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-3725" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor.jpg" alt="Kerja di Kantor kirim tulisan" width="712" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor.jpg 712w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-150x101.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-800x539.jpg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/08/Kerja-di-Kantor-990x667.jpg 990w" sizes="auto, (max-width: 712px) 100vw, 712px" /></p>
<h6 style="text-align: justify;"><strong>Referensi, Ini Penting!</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Jika ada pihak tertentu yang merekomendasikan perusahaan tempat kamu akan bekerja, cantumkan nama pihak pemberi referensi yang bisa menambah kredibilitas kamu. Bisa tokoh di bidang kreatif, mentor saat bekerja sebelumnya, dosen pembimbing, atau seseorang yang memiliki reputasi baik di bidang yang dilamar dan pastikan orang atau institusi yang merekomendasikan kamu telah mengenal pribadi kamu dengan baik sebelumnya. Mintalah izin terlebih dahulu pada pihak pemberi referensi, bahwa nama mereka kamu sertakan, dan kirim update CV terakhir kamu ke alamat pemberi referensi sebagai backup data kamu saat dihubungi pihak perekrut.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-2339" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/pexels-photo-38940.jpeg" alt="Happy with our friend" width="1920" height="1280" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/pexels-photo-38940.jpeg 1920w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/pexels-photo-38940-150x100.jpeg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/pexels-photo-38940-800x533.jpeg 800w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/04/pexels-photo-38940-990x660.jpeg 990w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<h6 style="text-align: justify;"><strong><em>Cover Letter</em> yang Spesifik</strong></h6>
<p style="text-align: justify;">Biasanya, kita sering lupa bahwa <em>cover letter</em> juga adalah bagian dari aplikasi, sehingga kita cenderung menulis cover letter dengan normatif, bahkan hanya mengikuti <em>template</em>. Padahal, pengalaman kerja yang kurang menonjol di CV dapat diimbangi dengan <em>cover letter</em> yang spesifik.</p>
<p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-4990 aligncenter" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Cover-Letter.jpg" alt="cover-letter" width="480" height="480" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Cover-Letter.jpg 480w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Cover-Letter-150x150.jpg 150w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Cover-Letter-420x420.jpg 420w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/11/Cover-Letter-580x580.jpg 580w" sizes="auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Di <em>cover letter</em>, kamu bisa menulis tentang skill serta pengalaman-pengalaman yang relevan dengan posisi yang kamu incar dan bisnis yang dijalankan perusahaan. Misalnya, jika kamu pernah bekerja sebagai jurnalis di majalah kampus, dan sering mewawancarai narasumber untuk mengumpulkan bahan artikel, maka kamu memiliki <em>transferable skill</em>, yaitu <em>interviewing skill</em> yang akan <em>stand out</em> di <em>cover letter</em> jika kamu mendaftar di posisi <em>market researcher, account executive, </em>atau <em>human resources.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Ya, itulah beberapa tips kece yang kami berikan untukmu para sobat <em>Fresh Graduate</em> dalam menyusun amunisi <em>Curriculum Vitae</em> nya guna menembus persaingan di dunia professional nantinya. Semoga kamu bisa mendapatkan pekerjaan dan karir sesuai yang kamu impikan ya sobat. Tunggu serial amunisi <em>Fresh Graduate</em> selanjutnya yang terbit setiap hari minggu!</p>
<h2>Serial Amunisi Fresh Graduate</h2>
<ol>
<li>Part 1: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Jurus Pamungkas Pasca Lulus</strong></a></li>
<li>Part 2: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Menyusun Amunisi CV</strong></a></li>
<li>Part 3: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Menyiapkan Amunisi Menuju Job Fair</strong></a></li>
</ol>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/">Serial Amunisi Fresh Graduate #2 ; Menyusun Amunisi Curriculum Vitae</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serial Amunisi Fresh Graduate #1 : Jurus Pamungkas Pasca Lulus</title>
		<link>https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2016 12:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Professional]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Curicullum Vitae]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Serial Fresh Graduate]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=4739</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di Indonesia, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Ketidakseimbangan antara lapangan pekerjaan dengan pencari kerja membuat mencari pekerjaan sesuai dengan bidang kita akan terasa sangat...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/">Serial Amunisi Fresh Graduate #1 : Jurus Pamungkas Pasca Lulus</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Di Indonesia, mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Ketidakseimbangan antara lapangan pekerjaan dengan pencari kerja membuat mencari pekerjaan sesuai dengan bidang kita akan terasa sangat sulit. Persaingan yang begitu ketat, membuat kita harus mempersiapkan diri dan memiliki nilai lebih untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minat dan bakat merupakan impian kita semua, akan tetapi kenyataannya banyak orang yang bekerja tidak sesuai dengan bidangnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lulus kuliah adalah momentum yang sangat membahagiakan untuk kita dan orang tua. Lulus kuliah merupakan tahap awal untuk menghadapi kehidupan yang sesungguhnya, yaitu dunia kerja. Menjadi lulusan terbaru <em>(Fresh Graduate)</em> memang agak sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Karena jaman sekarang rata &#8211; rata perusahaan hanya mau merekrut orang yang sudah memiliki pengalaman kerja. Dalam mencari kerja kita masih harus berjuang dan bersaing satu dengan lainnya. Tak jarang, para <em>fresh graduate</em> pun akan memikirkan matang-matang tentang pekerjaannya. Apa yang akan dilakukan untuk mencari uang. Berapa yang ingin dihasilkan dalam jangka waktu tertentu. Hal itu tentu akan menjadi dasar pertimbangan dalam mencari. Buat kamu sobat UNJKita yang baru saja menjadi atau bakal calon <em>fresh graduate </em>nantinya, tidak usah khawatir dengan persaingan yang ketat di luar sana. Dalam beberapa pekan kedepan, kami akan menghadirkan <strong>Serial Amunisi F<em>resh Graduate</em> </strong>yang akan terbit setiap hari Minggu.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Pertajam Skill dan Pengetahuan</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya ijazah yang berpengaruh pada proses perekrutan karyawan, skill dan pengetahuan yang kita miliki adalah faktor paling penting yang dinilai oleh bagian yang akan menyeleksi kita. Skill merupakan amunisi untuk bersaing dengan <em>fresh graduate</em> lain, semakin banyak bidang yang kita kuasai, makin kemahiran dengan bidang yang biasa kalian geluti maka makin baik penilaian yang akan diberikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi tidak ada salahnya seraya menunggu panggilan pekerjaan sobat juga mempertajam skill dan kemampuan, misalnya saja kalian dapat mengisi waktu dengan mengikuti kursus bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jepang atau Mandarin. Atau kita bisa juga mengikuti kursus brevet pajak, kursus desain, public speaking, dan sebagainya ini mungkin adalah pilihan yang tepat.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Buat <em>Curriculum Vitae</em> (CV) Yang Menarik</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Buatlah CV pekerjaan sebaik, semenarik dan se-berbeda mungkin dari para pesaing kamu. Lupakan format CV konvensional, apalagi CV yang ditulis tangan dengan pulpen dan kertas folio. Dalam melamar pekerjaan, HRD juga akan memperhatikan CV yang kita apply ke perusahaan. Buatlah CV semenarik mungkin agar memungkinkan HRD berminat untuk mengetahui lebih banyak tentang diri kita dan memanggil kita untuk wawancara. Jika kita tidak tahu bagaimana membuat CV yang baik, kita dapat berkonsultasi dengan orang yang sudah berpengalaman dalam berkarier. Ada banyak contoh CV yang menarik di internet, yang kamu perlukan hanyalah mencarinya. Setelah dapat, kita bisa mencontohnya untuk digunakan pada surat lamaran milik Kita sendiri. Dalam beberapa pekan kedepan tim redaksi UNJKita.com akan mengupas tuntas bagaimana mempersiapkan amunisi mu dalam membuat Curriculum Vitae (CV) Yang Menarik. Ditunggu ya sobat.</p>
<p style="text-align: justify;">Buatlah agak banyak salinan CV dan surat lamaran, fotokopi KTP, Ijazah &amp; transkrip nilai, foto diri dan kelengkapan lainnya kemudian masukkan kedalam beberapa amplop. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus persiapan apabila ada panggilan mendadak dari HRD untuk melakukan sesi wawancara kerja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Ikuti Program Magang</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apabila kalian belum mendapatkan pekerjaan hingga berbulan-bulan lamanya, sebaiknya ikuti program magang yang biasanya diadakan oleh kampus yang bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan ternama atau langsung mencoba pada perusahaan yang menyediakan program post-graduate internship. Setidaknya dengan mengikuti program tersebut, kalian masih berada dalam jalur edukasi yang sesuai.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://unjkita.com/pentingnya-magang-bagi-mahasiswa/"><strong>Baca Juga : Magang, Penting Gak Sih…???</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Rata-rata perusahaan saat ini menganggap bahwa kerja magang adalah nilai tambah bagi seorang kandidat saat perusahaan melakukan perekrutan pegawai baru. Perusahaan lebih suka jika pegawai baru tersebut sudah pernah terjun ke dunia kerja sebelumnya. Kesempatan bagi kita yang pernah menjalani kerja magang jauh lebih besar dibanding kita yang tidak pernah melakukanya. Belum lagi jika pekerjaan kita disenangi oleh perusahaan, mungkin kita akan mendapatkan kesempatan dijadikan pegawai tetap di perusahaan tersebut ketika masa magang kita selesai.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Bangun Jaringan Seluas Mungkin.</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Kamu tentu pernah mendengar ucapan bijak “Bukan apa yang kita tahu, tapi siapa yang kita tahu.” Kelilingi diri kamu dengan orang-orang berkualitas, baik dari dunia karier maupun personal. Hadiri acara yang berhubungan dengan dunia karir atau industri yang kamu idamkan. Kamu juga boleh mempertimbangkan menghadiri reuni. Kesempatan bisa datang dari mana saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak informasi tentang lowongan pekerjaan pastinya ini akan mempermudah kalian menemukan pekerjan yang tepat, oleh karena itu perluas jaringan pertemanan kalian atau hubungi kembali kerabat yang sudah lama tidak berjumpa. Selain ini akan berguna untuk kalian saat kalian belum bekerja, jaringan yang kalian bangun sejak dini akan sangat bermanfaat untuk kalian nantinya.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Hadiri <em>Job Fair/Career Development Center</em></strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan sebanyak-banyaknya akan sangat membantu kamu nantinya dalam memilih posisi yang akan di lamar, khususnya bagi <em>fresh graduate</em>. Kamu harus selalu aktif mengetahui info lowongan kerja terbaru dan masukkan lamaran sebanyak-banyaknya. Semakin banyak lamaran yang kamu masukkan, maka semakin besar kemungkinan kamu akan mendapat panggilan interview. Hal ini juga akan menambah pengalaman dan wawasan kamu untuk ke depannya. Selain itu kamu juga bisa mengerti apa aja kekurangan kamu agar bisa lolos dalam mencari kerja.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Optimasi Profil <em>Linkedin </em>dan Google</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Dengan era internet seperti sekarang, LinkedIn telah menjadi sebuah alat pencari kerja yang besar, dimana kalian dapat terhubung dengan para alumni dari sekolah kalian sebelumnya. Tentu saja, hal ini membuat kalian memiliki jaringan koneksi yang besar dan akses cepat untuk menghubungi orang-orang tersebut. Fungsi linkedIn disini mampu mendongkrak daya tawar kamu sebagai pelamar dan pencari pekerjaan, karena bisa dibilang linkedIn adalah CV online kamu di internet yang sudah  memberikan semua info tentang kamu. Namun yang perlu diperhatikan disini adalah menggunakan bahasa yang lebih professional dalam menjelaskan ‘siapa kamu’ dan ‘apa yang bisa membuat saya tertarik merekrut kamu’, karena itu adalah modal awal kamu untuk mendapatkan daya tawar dalam mencari pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin bagi kita generasi Y mesin pencari google bukanlah hal asing, namun masih banyak yang belum mengoptimalkan mesin ini. ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu kamu menemukan lowongan pekerjaan di mesin pencari. Salah satu tips paling penting adalah dengan mengatur alat penelusuran kamu mode waktunya menjadi sebulan terakhir. Sangat penting dilakukan karena lowongan kerja biasanya dibuka selama satu bulan saja. tips ini perlu dilakukan untuk memastikan kamu tidak mendapatkan lowongan yang kadaluarsa. ikuti langkah berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Masukkan kata yang mau kamu telusuri, misalkan “lowongan guru sejarah 2015.”</li>
<li>klik tombol alat penelusuran</li>
<li>ubah pengaturan “S<strong>embarang waktu”</strong> menjadi “<strong>Sebulan terakhir</strong>.”</li>
</ol>
<h2><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Daftarkan Diri di Situs Penyedia Lowongan Kerja</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Di Era digital saat ini kita diberikan kemudahan dalam hal distribusi data. semuda data kita dengan mudahnya didistribusikan secara online, sehingga bermuncuan beberapa situs lowongan kerja. kamu cukup upload dan buat sebaik mungkin CV kamu. berikut beberapa situs lowongan kerja yang kami rekomendasikan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><strong><a href="http://www.jobstreet.co.id/" target="_blank" rel="noopener">Jobstreet.co.id</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://id.jobsdb.com/id" target="_blank" rel="noopener">Jobsdb.com</a></strong></li>
<li><strong><a href="https://www.karir.com/" target="_blank" rel="noopener">Karir.com</a></strong></li>
<li><strong><a href="http://www.jobindo.com/" target="_blank" rel="noopener">Jobindo.com</a></strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Ada juga opsi untuk kamu yang mau mencoba menjadi freelancer seperti:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><a href="https://www.sribulancer.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>sribulancer.com</strong> </a>(indonesia)</li>
<li><strong><a href="http://freelancer.com/" target="_blank" rel="noopener">freelancer.com</a></strong> (internasional)</li>
<li><a href="http://ruangguru.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>ruangguru.com</strong></a> (privat pendidikan)</li>
</ol>
<h2><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Pilih dan Kenali Perusahaan Yang Tepat</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Kenali perusahaan yang akan dilamar atau jika sudah ada janii bertemu interview. Apa saja yang perlu dikenali dari perusahaan? Kenali bisnisnya, produk atau servicenya, siapa saja jajaran executivenya. Pengenalan kalian para <em>fresh graduate</em>, terhadap perusahan akan menunjukan banyak hal dari kualitas kita sebagai orang yang mau melamar. Kamu sebagai calon pelamar harus membuat riset kecil, sebuah hal sederhana tapi akan membuat hasil yang berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Impian semua orang berada di perusahaan yang menyenangkan dan nyaman seperti yang telah kita bahas sebelumnya, ini yang harus menjadi challenge kalian sebagai <em>fresh graduate</em> untuk mencari perusahaan yang bukan hanya menjadi tempat kalian mencari nafkah tetapi bisa menjadi rumah kedua, tempat kalian merintis karir, tempat kalian mengembangkan bakat, yang peduli dengan kesejaterahan kalian.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong style="font-family: 'Open Sans', arial, sans-serif; font-size: 16px;">Persiapkan diri Untuk Wawancara &amp; Psikotest</strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Pada umumnya, setiap orang yang akan melamar pekerjaan akan melalui tahap wawancara. Setelah lulus seleksi dokumen (surat lamaran kerja dan CV) dan psikotest, tes wawancara merupakan tes yang paling menentukan diterima atau tidaknya si pelamar kerja di perusahaan. Tes wawancara sering dikatakan sebagai momok dalam melamar pekerjaan karena cenderung menegangkan untuk orang-orang yang baru pertama kali melamar pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga sering kali bagi pelamar kerja pemula mengalami kegagalan pada tahap tes ini. Salah satu penyebab kegagalan dalam tes wawancara adalah kurangnya persiapan sang pelamar kerja terkait materi wawancara dan perilaku sebelum tes wawancara dimulai. Sehingga, ketika wawancara kerja berlangsung, peserta akan merasa gugup dalam menjawab pertanyaan, dan performa saat wawancara pun menjadi kurang baik. Dalam beberapa pekan kedepan setiap hari Minggu tim redaksi UNJKita.com akan mengupas tuntas bagaimana mempersiapkan amunisi mu menghadapi wawancara kerja dan psikotest. Ditunggu ya sobat.</p>
<h2>Serial Amunisi Fresh Graduate</h2>
<ol>
<li>Part 1: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Jurus Pamungkas Pasca Lulus</strong></a></li>
<li>Part 2: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-2-menyusun-amunisi-curriculum-vitae/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Menyusun Amunisi CV</strong></a></li>
<li>Part 3: <a href="http://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-3-menyusun-strategi-menuju-job-fair/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Menyiapkan Amunisi Menuju Job Fair</strong></a></li>
</ol>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/serial-amunisi-fresh-graduate-part-1/">Serial Amunisi Fresh Graduate #1 : Jurus Pamungkas Pasca Lulus</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magang, Penting Gak Sih&#8230;???</title>
		<link>https://unjkita.com/pentingnya-magang-bagi-mahasiswa/</link>
					<comments>https://unjkita.com/pentingnya-magang-bagi-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ferly Ferdyant, S.E]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2015 06:08:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Fresh Graduate]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Perusahaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://unjkita.com/?p=68</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahukah Anda bahwa di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia, magang merupakan salah satu syarat wajib untuk kelulusan? Mahasiswa tingkat akhir yang menuntut ilmu di...</p>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/pentingnya-magang-bagi-mahasiswa/">Magang, Penting Gak Sih&#8230;???</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p style="text-align: justify;">Tahukah Anda bahwa di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia, magang merupakan salah satu syarat wajib untuk kelulusan? Mahasiswa tingkat akhir yang menuntut ilmu di perguruan tinggi di Indonesia harus melakukannya di satu perusahaan sebelum ia mendapatkan gelar sarjananya. Begitu juga dikampus kita, di hampir seluruh jurusan di Kampus UNJ juga wajib mengikuti program magang (red : PKL / Praktek Kerja Lapangan) selama 2-3 bulan di perusahaan/instansi bagi mahasiswa tingkat 3 sebelum melaksanakan skripsi.</p>
<p style="text-align: justify;">Permasalahan magang sendiri memang sudah diatur secara khusus di dalam Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, pada pasal 21-30. Peraturan tersebut bahkan diperkuat dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.22/Men/IX/2009 tentang Penyelenggaraan Pemagangan Dalam Negeri.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Peraturan Menteri tersebut, pemagangan diartikan sebagai bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang lebih berpengalaman dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan, dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu. Pemerintah Indonesia seperti setuju bahwa kegiatan kerja magang bisa menjadi salah satu modal yang baik bagi para calon <em>fresh graduate</em> sebelum mereka masuk ke dunia pekerjaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan sekadar persyaratan untuk lulus kuliah, berikut alasan kenapa kamu harus mengikuti program Magang bagi mahasiswa.</p>
<h3 style="text-align: justify;">1. Magang, Mengaplikasikan Ilmu</h3>
</div>
<div style="text-align: justify;">Jika selama ini Anda hanya mendapatkan ilmu dan teori tertulis saja di bangku kuliah, maka dengan kerja magang Anda bisa langsung mempraktikkan ilmu dan teori tersebut. Anda juga bisa mendapatkan kesempatan untuk mengetahui dalam dunia pekerjaan nyata seberapa jauhkah Anda bisa mengaplikasikan semua ilmu yang telah Anda dapatkan di kampus.</div>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>2. Mengukur Kemampuan Diri</strong></h3>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/02/Opini-Suara-Anda.jpg" rel="attachment wp-att-1612"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1612" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/02/Opini-Suara-Anda.jpg" alt="Opini Suara Anda" width="640" height="426" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/02/Opini-Suara-Anda.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2016/02/Opini-Suara-Anda-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<div style="text-align: justify;">Dengan mengikuti kerja magang, Anda juga akan memiliki peluang untuk mengukur kemampuan yang dimiliki oleh diri Anda. Bidang apa saja yang bisa Anda kuasai dengan baik dan bidang apa saja yang ternyata Anda tidak kuasai. Dengan begini juga Anda bisa memperbaiki kemampuan di bidang yang kurang Anda pahami. Hal ini pun bisa Anda jadikan sebagai tolak ukur kemampuan Anda saat nanti Anda benar-benar akan masuk ke dunia bekerja.</div>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>3. Mengenali Lingkungan Bekerja</strong></h3>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/team-spirit-bisnis.jpg" rel="attachment wp-att-705"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-705" src="http://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/team-spirit-bisnis.jpg" alt="team-spirit-bisnis" width="640" height="320" srcset="https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/team-spirit-bisnis.jpg 640w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/team-spirit-bisnis-300x150.jpg 300w, https://unjkita.com/wp-content/uploads/2015/12/team-spirit-bisnis-568x284.jpg 568w" sizes="auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px" /></a></p>
<div style="text-align: justify;">Cepat atau lambat Anda pasti akan berkenalan dengan lingkungan bekerja yang sesungguhnya. Dengan mengikuti kerja magang maka Anda akan berkesempatan ‘berkenalan’ lebih dini dengan lingkungan baru tersebut. Posisi sebagai pekerja magang juga akan menguntungkan Anda, karena jika ada kesalahan yang dilakukan, toh perusahaan tahu bahwa posisi Anda memang sedang belajar. Manfaatkan kesempatan ini sebagai salah satu proses <em>trial</em> dan <em>error</em>sebelum Anda resmi terjun ke dunia kerja.</div>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>4. Memahami Proses Bekerja</strong></h3>
<div style="text-align: justify;">Dunia kerja dan bangku kuliah benar-benar sesuatu yang berbeda, proses-proses bekerja yang sering diceritakan di kampus bisa jadi berbeda jauh dengan kenyataan yang ada di lapangan. Anda juga bisa mengenal proses-proses yang dilakukan di dunia kerja dengan lebih baik lagi. Apa saja hambatan yang akan Anda temui nantinya, sehingga Anda bisa belajar untuk mengantisipasinya lebih dini.</div>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>5. Nilai Tambah Bagi Perusahaan</strong></h3>
<div style="text-align: justify;">Rata-rata perusahaan sekarang menganggap bahwa kerja magang adalah nilai tambah bagi seorang kandidat saat perusahaan melakukan perekrutan pegawai baru. Perusahaan lebih suka jika pegawai baru tersebut sudah pernah terjun ke dunia kerja sebelumnya. Kesempatan bagi Anda yang pernah menjalani kerja magang jauh lebih besar dibanding Anda yang tidak pernah melakukanya. Belum lagi jika pekerjaan Anda disenangi oleh perusahaan, mungkin Anda akan mendapatkan kesempatan dijadikan pegawai tetap di perusahaan tersebut ketika masa magang Anda selesai.</div>
<p>The post <a href="https://unjkita.com/pentingnya-magang-bagi-mahasiswa/">Magang, Penting Gak Sih&#8230;???</a> appeared first on <a href="https://unjkita.com">UNJKita.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://unjkita.com/pentingnya-magang-bagi-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
